Jump to ratings and reviews
Rate this book

Buku Beginilah Rasulullah Berbisnis

Rate this book
Umat Islam di zaman modern ini mengalami keterpurukan hampir di seluruh aspek kehidupannya, mulai dari akhlak, strata sosial, ekonomi, dll. Masyarakat dunia menilai Islam identik dengan pengangguran, perbudakan, rumah kumuh, tidak berpendidikan, peminta-minta (bahkan untuk mendirikan tempat ibadah), dan bentuk-bentuk kemiskinan lainnya. Hal ini sangat berkebalikan dengan kondisi umat Islam di era kejayaan beberapa abad yang lalu. Kenapa hal ini bisa terjadi?
Banyak faktor pastinya. Umat terdahulu berpedoman hanya kepada Al Qur’an dan menjadikan Rasulullah sebagai tauladan, sedangkan umat zaman ini telah melalaikan petunjuk Rabb-Nya dan telah menjadikan kaum kafir sebagai panutannya. Maka, umat ini membutuhkan sosok-sosok yang “kembali” meniti jalan kesuksesan umat terdahulu untuk dapat mengembalikan kejayaan umat Islam. Salah satu keteladanan yang harus dipaksakan untuk dilakukan adalah mengikuti jejak sukses Rasulullah dalam hal finansial, yaitu kemampuan beliau menyiapkan modal ibadah, dakwah, dan jihadnya.
“Jika ada sepuluh pintu, maka Sembilan di antaranya adalah berdagang”. Karena itulah Rasulullah berbisnis sebagai jalan kesuksesannya.
Lalu, apa yang membedakan bisnis ala Rasulullah dengan bisnis-bisnis yang lainnya?

“Buku karya Hepi Andi Bastoni ini menyuguhkan satu pendekatan lain. Sebagai penulis produktif, ia membawakannya dengan lugas dan segar. A must read book.” (Dr. Muhammad Syafii Antonio, MEc, Komite Ekonomi Nasional & Chairman Tazkia Group)

145 pages, ebook

Published January 1, 2017

4 people want to read

About the author

Hepi Andi Bastoni

19 books4 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
1 (33%)
4 stars
1 (33%)
3 stars
1 (33%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 of 1 review
Profile Image for Anisa Nurliani.
22 reviews
June 22, 2024
Judul : beginilah Rasulullah berbisnis
Penulis: Hepi Andi Bastoni
Penerbit: Pustaka Al Bustan, Bogor 2017
Tebal : 257 halaman
Peresensi: Anisa nurliani

Idealnya sebuah negara memiliki 4 -7% dari penduduknya yang menjadi pengusaha, saat ini Indonesia baru memiliki sekitar 0,2% dari total penduduknya. Dalam Islam, semangat wirausaha justru begitu jelas. Islam mengajarkan kepada umatnya untuk bekerja dengan tangannya sendiri. Rasulullah memuji para pedagang yang jujur. Dalam bentangan sejarah, Nabi Saw dan para sahabatnya adalah pelaku bisnis yg sukses.

Memang salah satu aspek kehidupan nabi Muhammad Saw yang kurang mendapat perhatian serius adalah kepemimpinan beliau di bidang bisnis dan entrepreneurship. Rasulullah Saw lebih dikenal sebagai seorang rasul, pemimpin masyarakat atau negara dan pemimpin militer padahal sebagian besar kehidupannya sebelum menjadi utusan Allah adalah sebagai pengusaha. Nabi Muhammad Saw telah memulai merintis karir dagangnya (magang) ketika usia 12 tahun dan memulai usahanya sendiri ketika usia 17 tahun. Pekerjaan ini terus dilakukan sampai menjelang beliau menerima wahyu.

Pemaparan di dalam buku ini diawali dengan kedudukan harta dalam Islam. Kemudian kita diajak memahami bahwa umat Islam perlu menguasai sumber-sumber rezeki untuk umat manusia. Harta ibarat pisau bergantung kepada siapa yang memegangnya. Setelah itu penulis dengan tegas membongkar pemikiran kita betapa bahayanya menjadi orang miskin dan betapa banyak manfaatnya kekuatan ekonomi bagi umat Islam. Didukung dengan data dan dalil yang berasal dari Alquran dan hadist, penulis menjelaskan mengapa kaum muslimin harus kaya dengan cara menjadi pengusaha dan bagaimana Rasulullah Saw berbisnis. Dilengkapi pula bahaya kemiskinan dan solusinya menurut Syekh Yusuf Al-Qardhawi.

Salah satu buku bacaan wajib pengusaha. Dilengkapi dengan pengantar dari DR. M.Syafi'i Antonio,M.Ec.

#resensijuni2024
#coverbukukuning
Displaying 1 of 1 review

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.