Mayit merupakan novel kedua Kak Huning yang kubaca, setelah sebelumnya aku pernah membaca dan mereview novel Diary Arwah.
Sejujurnya, aku menghindari membaca novel horor, tapi buat Kak Huning aku rasa itu pengecualian. Tapi, tetap saja aku gak berani baca novel ini malam-malam, takut membayangkan si arwah dan penampakan lainnya 😂😂😂😂
Novel ini mencoba membawaku ke kehidupan Keoni pasca dia nekat mencuri barang bukti sebuah kasus pembunuhan.Tindakan impulsif untuk menolong Sebastian, mantan kekasihnya yang butuh info terkini terkait kasus pembunuhan itu.
Masalahnya, Keoni tak menyangka kenekatannya itu berbuah sesuatu yang "membahayakan" dirinya, karena sejak saat itu sang arwah korban, malah menggentayanginya. Mana munculnya bisa kapan saja lagi.
Sebenarnya alurnya mudah ketebak, baru sepertiga buku aku sudah mulai mendapatkan bayangan terkait si korban pembunuhan dan dugaan siapa pelaku pembunuhannya.
Tapi, itu sama sekali tidak membuatku berhenti membaca, sensasi menegangkan dan horor itu yang buat aku bertahan hingga halaman akhir 😊
Walau mungkin buat penggemar kisah horor ini konfliknya tak terlalu berat dan kurang begitu horor, tapi buatku cukup bikin merinding membayangkan penampakannya.
Secara keseluruhan, kamu yang suka baca kisah horor berbalut misteri dan romansa, yuk baca novel Mayit