Jump to ratings and reviews
Rate this book

Kucing

Rate this book
Seperti Gibran, Fahd Djibran telah memulai satu kemewahan: saling bertukar pikiran, saling menceritakan, atau berdiskusi. Di saat remaja seumurnya lebih senang nongkrong di mall, Fahd menuangkan kegelisahannya dalam tulisan. Sungguh kemewahan sejati! -–Irfan AmaLee, Editor DAR! Mizan.

200 pages, Paperback

First published November 11, 2004

1 person is currently reading
61 people want to read

About the author

Fahd Pahdepie

27 books530 followers
FAHD PAHDEPIE, suami juga ayah penuh-waktu untuk Rizqa Abidin serta dua putra mereka Falsafa Kalky Pahdepie dan Alkemia Malaky Pahdepie. Menulis, bekerja, dan berkreativitas dirayakannya di waktu senggang. Orang rumahan yang menulis untuk diceritakan pada istri dan anak-anaknya.

Selain menulis, Fahd juga merupakan pembicara publik, penulis skenario dan sutradara film maupun teater. Saat ini menjadi co-founder dan CEO inspirasi.co. Ia bisa ditemui di www.fahdpahdepie.com atau facebook.com/fahdpahdepie atau twitter @fahdisme.

Profil lengkapnya bisa dibaca di: http://id.wikipedia.org/wiki/Fahd_Pah...

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
6 (21%)
4 stars
8 (28%)
3 stars
13 (46%)
2 stars
1 (3%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 2 of 2 reviews
Profile Image for Jan.
21 reviews6 followers
December 19, 2008
Buku ini kupinjam dari penulisnya langsung,,
Suatu malam usai diskusi di ruang tengah yang dimotori sendiri olehnya,,
Saat itu aku adalah pendatang baru dan masih sangat awam untuk turut bersuara akan materi yang cukup berat,,
Sepulang diskusi, aku membaca buku penulis muda ini,,
Nama Fahd Djibran kukenal dari buku "Insomnia | Amnesia" terbitan UMY Press,,
Saat itu yang ada di benakku tentang Kang Fahd adalah seorang mahasiswa yang begitu kritis sekaligus produktif,,
Kesan yang kudapat dari seorang Fahd dari buku Kucing ternyata lebih dari itu,,
Tentunya, karena ini buku pertama penulis, yang dilahirkannya saat ia masih duduk di bangku SMA, bahasa yang digunakan terkesan tak begitu luwes,,
Maksudku, tulisan-tulisan kang Fahd sederhana dan mengandung sebuah makna,,
Namun aku belum berani bilang tulisannya bagus,,
Toh, di kemudian hari, Kang Fahd melahirkan kucing sebagai hasil revolusi kucing yang pertama dengan kemasan makin menarik, unik, dan berani kukatakan bagus,,
Untuk buku Kucing yang pertama ini, aku hanya akan bilang, tulisan kang Fahd memang seperti apa yang Bambang Q Anees tulis dalam komentarnya,,
berbeda karena berani mempertanyakan kelaziman,,
untuk lebih jelasnya, silahkan baca sendiri bukunya,,
(tapi sepertinya sulit mendapatkannya,,mungkin sudah tidak diterbitkan,,pinjam saja langsung ke penulisnya,,^_^)
Displaying 1 - 2 of 2 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.