“Sir, maaf kalau saya terkesan kurang sopan. Tapi pesona Anda tidak akan mempan, karena saya tidak menyukai pria dari dunia nyata.”
Mia Starr, wanita berusia 25 tahun yang baru saja diterima bekerja di perusahaan besar bernama Diamond Corp. Namun, semenjak diterima menjadi sekretaris Brandon Armstrong—pemilik Diamond Corp, kehidupannya yang tenang mulai berubah.
Brandon, sang eligible bachelor itu terang-terangan menunjukkan ketertarikan pada Mia, namun wanita itu tak segan-segan menolak segala pesonanya. Tak peduli sekeras apapun Brandon berusaha mendekatinya, Mia akan langsung menjauh secepat kilat.
Rasa penasaran Brandon semakin bertambah saat ia mengetahui rahasia si sektretaris. Bukan hanya tidak tertarik padanya, Mia benar-benar tak memiliki ketertarikan pada manusia secara umum. Satu-satunya yang dapat menggerakkan hati wanita itu hanyalah sesosok kekasih khayalan yang bahkan tidak dapat Brandon sentuh!
Brandon tahu benar, Mia adalah wanita teraneh dan tersulit yang pernah ia temui. Lantas mengapa ia justru tak bisa berpaling dari wanita berhati batu itu?
Lately aku lagi males nge review, jadi sekarang pun mau seadanya aja, wkwk.
Klo baca pas bagian awal crta ini, rada cringe dan ouy of nowhere. Mia-nya gaje dan Brandon-nya juga sama gajenya. 😂 kalau ini bukan bukunya Kak Ara, aku bakalan dnf di 10 halaman pertama. Tapi karena aku tahu penulisnya biasnya nggak ngasih kekecewaan,jadi aku lanjut baca.
Dah yup, aku juga nggak menyesal bacanya, sih. Karena emang makin ke sini nakin seru. Brandon-nya emang otoriter sih, tapi tingkah Mia kadang bikin aku ngakak. Perdebatan metreka juga seru buat diikutin. Terus ini bku walaupin mainstream, tetep anti mainstream karena cweknya sukanya cowok dua dimensi (mirip2 kayak aku yang sukanya Conan Edogawa. 😂 😂).
Terus aku suka sama penyelesaian konfliknya. Pelan tapi pasti. Dinamika hubungan mreka juga bagus. Walaupun Brandon terlalu cepet buat jatuh cinta, sih, tapi Mia-nya oke. Ngiktin banget malau perkembangan perasaan dia.
Seperti biasa aku dibuat larut sama gaya penulisan Kak Aranindy. Bahasanya semi-formal dan menyenangkan untuk dibaca. Pemilihan diksi dan kalimat keseluruhan cerita menarik banget. Dibuat larut juga sama karakter Brandon yang denial di awal-awal, dan karakter Mia sebagai wanita cantik, cerdas, mandiri dan tangguh. Jalan ceritanya juga oke, tapi menurutku alurnya terlalu cepat. Dan agak sedikit membingungkan, kenapa Brandon bisa semudah itu jatuh cinta sama sekretaris yang baru banget aja dikenalnya. Tapi overall aku suka sama karakter keduanya. Perilaku manis Brandon ke Mia bikin aku mesem-mesem sendiri sampe batin "bisa ae lu tong". Pokoknya suka! Anw aku cuma baca ini beberapa jam aja, nggak membuang waktu buat selesain ini selain makan dan ke kamar mandi.
At first I was so cringe reading this story. If it were me from 10 years ago, I'd be fawning over how the cold guy became head over heels to the girl. But now, nuh-uh. The ML is just too cringe, doesn't make sense. He's too stiff within his character setting, that it feels like he's without a brain. He just reacts as a domineering CEO when the FL was acting weak and as if she's a damsel in distress that needs him to play hero. While the FL was a bit ok in my opinion, although she's certainly weird, but she has her own background stories as to why she became what she is now.
What makes me finished this book is because of the FL's redemption arc story. It's good that she got the closure on her trauma.
My advise is, don't use too much common sense when reading this book. Just enjoy it pure entertainment
Bintang 3. Tumben banget ya aku ngasih bintang 3 ke karya Aranindy. Feelnya kurang. Entahlah, atau sepertinya aku lebih suka baca karyanya yang Jejepangan maupun yang orang-orang dan settingnya Indonesia.
Karena aku udah baca buku selanjutnya, aku berharap ada yang beda sama bku ini. Tapi ternyata ceritanya sama kayak cerita CEO-sekretaris kebanyakan. Dengan trope cowok bad boy posesif dan semaunya ketemu cewek lugu yada yada yada.
Meskipun aku rada kecewa gimana gitu, kan tapi bukunya tetep page turning. Aku baca sekitar jam 10 pagian dan beres ashar jam 4 setengah 5 an.
Yang aku suka dari buku ini gimana ceweknya lebih tertarik sama Alladin di cerita Disney dan gak suka cowok di dunia nyata. Background suka alladinnya rada gimana gitu tapi okelah. Aku juga suka sih sama interaksinya karena walaupun trope cowok CEO yadayada, tapi teteo aja interaksi mereka kocak. Aku suka James, wkwk.