Volume kedua ini menceritakan lebih detail soal alasan Taiga bersikap begitu pesimis ke manusia, serta perkembangan konflik Koito yang ternyata sangat tragis :(
Tapi Sugata-sensei mengemasnya dengan sangat sederhana, seperti anak SMA yang sedang meniti tangga kedewasaan ( ◜‿◝ )♡
Aku suka banget gimana rasa sukanya Koito tergambarkan dari persepektif nya yang masih anak kelas 1 SMA, yang masih bimbang dan gak ngerti sama perasaannya sendiri. Sangat inosen dan hangat ( ꈍᴗꈍ)