Jump to ratings and reviews
Rate this book

Forgiving the Unforgivable: Menyembuhkan Luka, Memupuk Welas Asih

Rate this book
Bayangkan, seandainyakita tidak memiliki rasa marah, benci, atau demam kepada orang yang telahmelanggar kita, mungkin kita tidak akan pernah mengenal bagaimana cara memaafkan.

Seandainya memaafkan itu sama mudahnya dengan mengumbar janji-janji politik, mungkin kita akanlebih ringan melakukan kesalahan.

242 pages, Paperback

Published June 1, 2019

12 people are currently reading
39 people want to read

About the author

Afthonul Afif

12 books1 follower

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
3 (14%)
4 stars
10 (47%)
3 stars
5 (23%)
2 stars
3 (14%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 2 of 2 reviews
Profile Image for Alya Putri.
77 reviews135 followers
December 31, 2020
Singkatnya, buku ini tuh ngejelasin soal memaafkan, yang ngga gampang ternyata. Biasanya jalan yang kita pilih tuh cuma ngelupain, padahal itu ngga nyelesain masalah. Atau biasanya malah memendam, alih alih dimaafkan. Atau cuma dimaklumin aja, yang ngga tau kelar masalahnya kapan. Akhirnya, rasa marah, kekecewaan, itu tersimpan dalam benak kita, sampe punya niat buat membalas dendam.

Menarik ya, ternyata maaf pun ada caranya 'yang lebih menenangkan' dan itu juga tergantung banget sama cara kita nanggepin penderitaan. Ya, karena ada perasaan bertanggung jawab untuk akui kesalahan, ngerasa malu, atau marah. Nah, memaafkan ini cara kita bisa lepas dari penderitaan gitu ya. Terus juga kalo soal ini, akan ada yang menjadi korban dan pelanggar, makanya ini jadi ngaruh ke relasi sosial gitu.

Bahasan buku ini cukup lengkap ya, ada 12 bab yang ngejelasin gimana caranya memberi dan meminta maaf, apa aja yang dimaafin, cara cara memaafkan, dan hal hal yang kita kira memaafkan. Terus, banyak juga penelitian yang dipake di tulisan ini. Bisa dibilang padet ya, cukup ringan lah untuk dibaca. Setelah baca ini, aku ngerasa, pantesan memaafkan itu ngga sesimpel ngomong, "maafin ya, besok ngga diulangin lagi."
Profile Image for Nurhalimah.
11 reviews
November 25, 2020
Aku belajar bagaimana seharusnya menyikapi pelanggaran yang telah dilakukan kepadaku
Displaying 1 - 2 of 2 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.