Jump to ratings and reviews
Rate this book

WACANA: Jurnal Transformasi Sosial #38

‘Menegarakan’ Tanah dan Darah Papua

Rate this book
Jurnal WACANA No.38/ 2020 | ‘Menegarakan’ Tanah dan Darah Papua

Serangkaian protes besar, kekerasan, dan kematian senantiasa mengiringi perlawanan terhadap rasisme Papua yang terus mengemuka. Penghinaan atas martabat kemanusiaan menjadi sumber kobaran kemarahan yang meluas, baik di Papua maupun di luar Papua, bahkan seketika beresonansi dengan kemuakan terhadap rasisme di Amerika Serikat belakangan ini. #BlackLivesMatter menggema bersama #PapuanLivesMatter. Rasisme dipandang sebagai akar dari rasa frustasi rakyat asli Papua ‘menjadi Indonesia’. Di sisi lain, masalah konflik agraria dan perampasan tanah yang semakin akut tidak selalu dibicarakan bersamaan sebagai salah satu ekspresi rasisme dari pembangunan Indonesia di Papua. WACANA edisi ini bermaksud membangun diskusi mengenai politik pembedaan rasial yang secara disadari atau tidak, disengaja atau bukan, bahkan pun jika tidak ingin diakui, telah dijalankan oleh negara sekaligus digunakan oleh rakyat pribumi Papua untuk menarungkan kuasa atas tanah dan darah.

DAFTAR ISI:
>> Pengantar | ‘Menegarakan’ Tanah dan Darah Papua | Laksmi A. Savitri

>> Kajian |Pelembagaan Adat, Negara, dan Perjuangan bagi Penentuan Nasib Sendiri di Tanah Papua | Veronika Kusumaryati

>> Kajian |Program TORA di Papua: Perampasan Tanah dan Deforestasi | Franky Samperante

>> Kajian |Sang Pemburu dalam Jerat Kerja Upahan: Investigasi Moda Produksi dalam Proses Industrialisasi Sagu di Papua Barat | Fuad Abdulgani

>> Kajian  | Sagu dan Krisis Reproduksi Sosial Orang Kaiso | Ciptaningrat Larastiti

>> Kajian | Demokrasi Ekonomi dan Industri Rakyat: Tawaran Jalan bagi Industri Sagu oleh Masyarakat Adat di Sorong Selatan, Papua Barat | Rindu Sanubari Mashita Firdaus & Istianto Ari Wibowo

>> Kasus | Reforma Agraria Kehutanan dan Perluasan Privatisasi Tanah di Merauke, Papua  |  Laksmi A. Savitri

>> Kasus | Memeriksa Program TORA dan Perhutanan Sosial di Jayapura dan Keerom  | Erpan Faryadi & Asrida Elisabeth

>> Kasus |  Meneropong Pelaksanaan Reforma Agraria dan Perhutanan Sosial di Papua dari Perspektif Hak   | Emil Ola Kleden

>> Kasus | Relasi Patronase dalam Adat dan Birokrasi Negara sebagai Kontradiksi Pencapaian Kesejahteraan di Sorong Selatan, Papua Barat  | Mardiansyah Nugraha & Siti Febriyanti

>> Rehal | “Tangan-Tangan Tidak Berdaya”: Menafsir Teka-Teki atas Pesan Leluhur, Melampaui Kemelut Sejarah Papua … | Haryanto Cahyadi

276 pages, Paperback

Published July 1, 2020

Loading...
Loading...

About the author

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
4 (100%)
4 stars
0 (0%)
3 stars
0 (0%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
No one has reviewed this book yet.