Jump to ratings and reviews
Rate this book

時計じかけのエトランゼ

Rate this book
暁(あき)はいとこの命(みこと)くんにいつもたよってばかりの、ちょっぴり内気な女子中学生。あまりに内気で頼りなくて、お母さんにはいつも呆れられてばかり。そんな彼女の前に25年の時を飛び越えやってきたのは、なんと中学時代のお母さん……!?表題のふしぎなラブコメディほか、傑作コミック2本も同時収録。

189 pages, Kindle Edition

First published September 1, 1990

Loading...
Loading...

About the author

Yui Ayumi

34 books10 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
4 (13%)
4 stars
2 (6%)
3 stars
15 (50%)
2 stars
9 (30%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 2 of 2 reviews
Profile Image for Harumichi Mizuki.
2,550 reviews76 followers
December 1, 2019
Jadi-jadi-jadiiiiii... komik ini tuh salah satu pecahan keping masa kecilku. Ahahaha. Komik tahun 92, yah. Terbitnya di Indonesia tahun '93. Dulu iklan komik ini pernah nongol beberapa kali di Majalah Bobo lawas yang kupunya. Tapiiiiii... aku nggak pernah dapat kesempatan untuk membacanya waktu aku masih kecil haahahaha. Kaciaaan.

Sekitar dua dekade kemudian, tanpa sengaja aku menemukannya di tempat yang nggak terduga. Di perpustakaannya Gedung Balai Pustaka Jakarta waktu ke sana buat wawancara seleksi tahap dua pertukaran mahasiswa di Aminef bareng adik tingkat. Lupa, bacanya pas lagi nunggu giliran wawancara atau setelah selesai.

Hasil wawancaranya sendiri? Aku nggak lolos sayangnya. Haahahahaha! Jadi aku tuh dikirim Takdir ke Jakarta simply buat bisa nemuin komik ini kali, ya. Doeng! SUPPAAAHHH!!! XD

Surprised banget, nemu komik jadul di sana. Kukira buku-buku di sana bakal buku "serius" semua. But somehow, ingatanku soal komik ini sayangnya kok malah terhapus. Astagaaa. Udah jauh-jauh ke Jakarta buat baca(sampe nggak lolos saat wawancara #PLAK) malah lupa.

Daaaan.... kali ini aku tak sengaja menemukannya lagi di perpustakaan kotaku. Ingatan kisah ini harus diabadikan dalam prasasti digital Goodreads! Mwahaha!

Ada tiga kisah dalam komik ini. But somehow aku cuma suka kisah pertama aja. Yaitu kisah Time Tunnel yg jadi cerita utama dan kover komik ini. Kisahnya simple, tapi dengan bumbu fantasi dan hubungan ibu-anak, ada kesan kedalaman dan kehangatan tersendiri di dalamnya.

Sejak kecil Aki (cewek) akrab dengan sepupunya, Mikoto (cowok). Mereka satu sekolah, dan teman-teman Aki suka menjodohkan dia dengan Mikoto. Aki selalu menolak tudingan itu dengan dalih mereka kan sepupu. Padahal, sebenarnya memang dia mulai ada rasa ama Mikoto.

Di sisi lain, karena nilai-nilainya yang pas-pasan, Aki jadi sebel karena dipaksa les dan belajar sama ibunya. Dia mulai membandingkan dirinya dengan Mikoto yang bisa diandalkan. Dia juga mulai kesal karena dirinya selalu tergantung pada Mikoto.

Karena kelelahan dia pun tertidur sambil memutar jarum jam kalung dan bertanya-tanya apa iya ibunya itu bakal rajin belajar juga waktu berusia 14 tahun seperti dirinya???

Dia pun bermimpi ada di sebuah tempat yang penuh dengan pohon plum, dan melihat siluet seorang anak laki-laki yang tampak familier dengannya. Lalu dia melihat seorang gadis yang wajahnya mirip dengannya berteriak, "Aku benci!"

Mimpi ini sebenarnya sudah terjadi lebih dari sekali. Begitu bangun, Aki bertanya-tanya apa maksud dari mimpi itu dan bingung melihat jarum jam kalungnya berputar ke arah sebaliknya. Lebih kaget lagi waktu dia mendapati seorang anak perempuan yang seusia dengannya dan memakai baju jadul ada di kamarnya. Aki pun histeris memanggil ibunya. Anehnya, begitu ibunya masuk ke kamar, anak itu malah menghilang secara misterius. Waktu ibunya pergi, lah anak itu muncul lagi dan dengan santainya bilang, "Dari tadi aku di sini, kok!"

Hlaaa hantu, kah?

Anak perempuan aneh itu lalu berlari keluar rumah setelah kaget melihat kalender bertuliskan tahun 1990. Aki yang khawatir mengejarnya, dan berpapasan dengan Mikoto. Dia pun minta Mikoto ikut mengejar anak itu. Setelah terkejar, anak yang kelihatan kebingungan dengan lingkungan di sekitarnya itu mengaku berasal dari tahun 1965. Hebringnya lagi, namanya Nao (ay lupa nama keluarganya) yang persis dengan nama ibu Aki.

Dhieng!

Ternyata mereka memang ibu dan anak. Keren ga ceritanya. Bayangin terjadi time slip dan tiba-tiba di depanmu berdiri orangtuamu yang seusia denganmu karena ke-summon dari masa lalu xD Bakal akrab atau malah berantem? Hehee. I love this idea!

Nao dan Aki pun langsung berteman akrab. Tapi Aki malah cemburu waktu Nao dekat dengan Mikoto. Hmm. Absurd. Cemburu sama ibu sendiri. Kalaupun Mikoto suka sama Nao, bakal ribet kan. Masa suka sama bibinya sendiri? #SLAP xD

Nao belajar banyak hal dari trend tahun 90 yang nggak ada di masanya berada. Salah satunya adalah trend ngasih cokelat ke cowok tiap Valentine Day. Dia pun belajar membuat cokelat dari anaknya sendiri: Aki. Hahaha. Weird situation. Aki biasa membuat cokelat setiap tahun untuk diberikan pada Mikoto. Ngakunya sih cokelat kewajiban(giri choco), padahal perasaan yang dituangkannya tiap bikin cokelat ya perasaan honmei choco eiiii xD Sweet tsundere.

Aki sendiri bingung apa dia akan bikin cokelat lagi buat Mikoto, justru setelah cowok itu berkata bahwa dia nungguin cokelatnya Aki. Pada akhirnya Aki pun ikutan bikin karena dibujuk Nao.

Nah ternyata Nao memberikan cokelat itu justru pada Mikoto! Alasannya sebagai pengganti karena orang yang disukai Nao berwajah sangat mirip dengan Mikoto. Aki yang kebetulan lewat di TKP pun jadi shock dan cemburu waktu Nao berkata, "Aku suka kamu," pada Mikoto.

Gara-gara itu, Aki jadi jadi cemburu dan bersikap kasar ada Mikoto. Hubungan mereka pun merenggang, meski itu hanya perasaan Aki sendiri.

Nao yang mengetahui masalah Aki dengan Mikoto lalu bercerita bahwa sebelum terlempar ke masa depan, dirinya sedang menanti kedatangan teman masa kecil yang dia sukai (yang wajahnya mirip Mikoto itu). Tapi karena temannya datang terlambat dua jam, ia marah dan berkata "Aku benci!"

Aki merasa deja vu karena adegan itu persis dengan apa yang ada dalam mimpinya. Lebih lanjut lagi dia nggak menyangka kalau saat seusianya, ibunya pun juga punya masalah yang persis seperti dirinya. Ia merasakan ikatan yang lebih dalam dengan ibunya. Dia pun berpikir bagaimana caranya agar bisa mengembalikan Nao ke masa lalu. Tapi dia jadi sebal sendiri karena tak bisa memecahkan masalah itu tanpa Mikoto.

Nao pun menyemangatinya. Menyuruh Aki untuk jujur dengan perasaannya sendiri. Dan nanti, begitu ia kembali ke masa lalu, ia pun akan melakukan hal yang sama.

Aku nggak terlalu paham soal mekanisme pengembalian Nao ke masa lalu. Ga terlalu terperinci juga, sih. Tapi endingnya buatku benar-benar manis. Daripada masalah percintaan, aku lebih interest dengan kedalaman hubungan ibu-anak antara Aki dan Nao yang kemudian terjalin berkat masalah itu.

***

Cerita kedua berjudul Bayang-Bayang Matahari. Tentang cewek yang suka sama teman sekelasnya, tapi malu mengakuinya karena merasa tak sebanding. Insecure gitu. Buatnya, cowok itu adalah matahari sedangkan dia adalah bunga matahari yang selalu melihat ke arah matahari.

Suatu hari, saat kelas kosong, cewek ini iseng menulis gambar payung dengan namanya dan nama cowok yang disukainya di papan tulis. Gambar payung ini udah kaya tanda Girl Loves Boy, gitu. Tapi sebelum pulang, ia lupa menghapus tulisan itu. Akibatnya, besok pagi kelasnya langsung heboh dan menggoda mereka berdua.

Si cewek pun merasakan konflik doki-doki apakah dia akan mengakui perasaan yang sesungguhnya pada si cowok. Sedangkan si cowok malah mengira tulisan itu ditulis orang lain yang ingin mengolok-olok mereka berdua.

Udah.
Gitu aja.

***

Cerita ketiga berjudul Hati Mutiara. Tentang anak perempuan (mungkin SMP, ya) yang menyukai anak SMA yang jadi guru lesnya. Begitu tahu si guru ini masih SMA, aku jadi ngerasa aneh karena anak ini manggil tuh cowok dengan "Pak". Kalau dibahasaindonesiakan, meski situasinya guru-murid, harusnya anak itu bakal manggil " "Kak", kan meskipun di bahasa aslinya tetep pakai "Sensei".

Konflik terjadi ketika si anak cewek bingung dengan perasaan sukanya pada guru ini. Dia ngerasa guru lesnya cuma menganggapnya anak kecil. Typical shoujo banget, yha.

Suatu saat guru itu berjanji akan mengajak pergi main berdua kalau nilai ujian cewek itu bagus. Gadis ini pun bersemangat demi bisa mendapatkan hadiah itu. Ketika akan pergi, ibunya menyuruh cewek ini mengikat rambutnya jadi twin tail. Padahal, sebenarnya dia ingin mengurai rambutnya agar terlihat lebih dewasa. Hmmm.... Dan saat ia dan gurunya pergi ke Aquarium, mereka bertemu dengan teman-teman sang guru. Cewek ini pun berpikir andai saja dia mengurai rambutnya agar tak perlu merasa minder saat melihat teman perempuan sang guru.

Age gap issue (padahal ya ga jauh-jauh amat juga kan umurnya). Haha.

Beberapa hari kemudian, cewek itu dibuat shock dengan berita bahwa guru lesnya akan berhenti mengajar karena akan kuliah di luar kota.

Lalu...

Yah gitu, deh. Ending typical. Aku nggak terlalu dapet soal analogi kisah cinta dengan mutiara. Mungkin maksudnya perasaan yang terpendam rapat itu seperti mutiara dalam cangkang kerang, yah.

Tapi ga dapet feel penggambarannya oi! XD


***

Meski aku hanya menyukai satu dari dua cerita yang ada, aku memikirkan hal ini: bahkan dulu komik cinta buatan Jepang masih tergolong lebih aman dan bersih daripada komik-komik zaman sekarang, yah.

No kissing. No hugging. "Hanya" gandengan tangan dan cubit pipi. Tapi tetap bisa menyampaikan kesan manis dan polos yang alami.
Profile Image for Guguk.
1,343 reviews83 followers
May 27, 2017
*menambahkan ☆ karena 1☆ itu rasanya terlalu kejam XD

Gambarnya lumayan, khas shoujo (^-^o)
Ceritanya : ada beberapa cerita (kalau ga salah), cerita utamanya 'dibintangi' ibu dan anak di kovernya itu XD
Displaying 1 - 2 of 2 reviews