Jump to ratings and reviews
Rate this book

Blue Morpho

Rate this book
Konon menurut ramalan, jodoh Drupadi berhubungan dengan kupu-kupu. Yang benar saja, Drupadi kan fobia kupu-kupu. Tapi muncul Arka, vokalis band Caterpillar. Apa mungkin Arka jodoh Drupadi? Bukankah caterpillar alias ulat bulu kelak akan berubah menjadi kupu-kupu? Melihat ketertarikan Arka, Drupadi langsung menyambar kesempatan. Lagi pula, Drupadi bosan terus-terusan diancam mamanya bakal dijodohkan.

Pertemuan Drupadi dengan Gusti membuyarkan segala keyakinan gadis itu. Drupadi belum pernah merasakan jantung berdebar-debar hebat seperti ketika berada di dekat Gusti. Ironisnya, Gusti itu sahabat Arka! Dan ramalan jodoh kupu-kupu itu tidak sesuai dengan Gusti. Haruskah Drupadi mengorbankan cinta yang dia rasakan terhadap Gusti untuk tetap bersama Arka?

168 pages, Paperback

Published July 27, 2020

7 people are currently reading
52 people want to read

About the author

Sekar Ayu Asmara

16 books35 followers
Sekar Ayu Asmara lahir di Jakarta, Indonesia. Menghabiskan masa kecil berpindah-pindah di beberapa negara mengikuti karier diplomat ayahnya. Pernah menetap di Afghanistan, Turki, dan Negeri Belanda.

Semua bidang seni yang ditekuni, dipelajari Sekar secara otodidak. Baik itu sebagai sutradara film, pelukis, produser musik, penulis skenario, maupun penulis novel.

Film pertamanya, Biola Tak Berdawai, mendapatkan anugerah The Naguib Mahfouz Prize di Cairo International Film Festival 2003. Penghargaan bergengsi ini diberikan kepada sutradara film pertama. Film ini juga dianugerahi penghargaan Best Actress untuk Ria Irawan di Asia Pacific Film Festival, Shiraz, Iran 2003. Sementara Bali International Film Festival, Indonesia 2003, menganugerahkan penghargaan Best Actor bagi Nicholas Saputra dan Best Music untuk Addie MS.

Film keduanya, Belahan Jiwa, juga memenangkan penghargaan The Best International Feature Film di ajang New York International Independent Video and Film Festival 2007.

Sekar telah menerbitkan tiga novel: Pintu Terlarang, Kembar Keempat, dan Doa Ibu. Film Biola Tak Berdawai dinovelisasikan oleh Seno Gumira Ajidarma. Sementara novel Pintu Terlarang telah diangkat menjadi film layar lebar oleh Joko Anwar.
email: xekarayu@gmail.com

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
2 (1%)
4 stars
12 (9%)
3 stars
63 (51%)
2 stars
38 (31%)
1 star
7 (5%)
Displaying 1 - 30 of 39 reviews
Profile Image for Pauline Destinugrainy.
Author 1 book265 followers
September 23, 2020
Ketika buku ini muncul di GD, saya sempat ragu Sekar Ayu Asmara, penulis novel thriller-misteri kesukaan saya, menulis sebuah novel Metropop Romance. Saya sudah membaca karya beliau yang berjudul Pintu Terlarang, Kembar Keempat dan Doa Ibu.

Drupadi sibuk mencari jodoh, karena janji pada mamanya bahwa di usia 24, dia sudah memiliki pacar. Beberapa peramal yang didatanginya menyebutkan jodohnya adalah pria yang berhubungan dengan kupu-kupu. Padahal Drupadi fobia sama kupu-kupu.

Lalu muncullah Arka, vokalis band Catepillar yang memenuhi hampir semua kriteria cowok dalam Kitab Undang-Undang Jodoh milik Drupadi. Untuk meyakinkan diri, Drupadi menemui kembali beberapa peramal memastikan apakah jodohnya beneran berhubungan dengan kupu-kupu atau ulat? Lagipula ulat kan bagian dari metamorfosis kupu-kupu?

Gusti, seorang penyair dan juga sahabat Arka. Dia baru saja patah hati karena ditinggalkan kekasihnya. Tapi Oma-nya meyakinkan Gusti bahwa Jessica bukanlah jodohnya. Pada saat Gusti bertemu dengan wanita yang akan menjadi jodohnya, ada perasaan bergetar di dalam dada, lalu sesuatu akan jatuh dari langit tepat di antara mereka. Begitulah keyakinan Oma. Gusti menertawakan apa yang Oma bilang, tapi saat hal itu terjadi ketika dia berjumpa dengan Drupadi, Gusti tidak bisa berkata-kata selain menyimpan layang-layang yang jatuh tepat di antara dirinya dan Drupadi saat itu. Hanya saja, tidak mungkin dia merebut kekasih Arka, sahabatnya.

Cerita Blue Morpho ini ringan, konfliknya pun sederhana. Setiap bab-nya tidak panjang dan bisa diselesaikan dalam sekali duduk. Dengan gaya komedi romantis, Blue Morpho juga menyajikan syair-syair indah dalam lagu Arka ataupun puisi Gusti.

Update
Saya menemukan buku karya penulis yang berjudul Takkan Lari Jodoh Dikejar di iPusnas. Diterbitkan oleh Garuda Mas Sejahtera pada tahun 2018. Jalan ceritanya sama dengan Blue Morpho ini, hanya nama tokohnya diubah.
Profile Image for Amaya.
745 reviews58 followers
November 28, 2022
Actual rating 2.8

Nggak mau kasih rating rendah sebenarnya, malah aku tuh suka sama tulisan Kak Sekar ini. Simpel dan nggak bikin mikir. Tapi trope cheating-nya yang kurang bisa kutolerir. Oke, sebenarnya aku udah agak berdamai sama apa yang dialami Drupadi. Yah, namanya jodoh pasti ada lah keselip satu dua kali, bahkan sering seliweran jokes "jangan terlalu sayang, nggak ada yang tau kita lagi jagain jodoh orang". Yah intinya, Drupadi keselip, terlalu cepat ambil keputusan kalo Arka itu jodohnya.

Terus nggak bisa dimakluminya saat dia akhirnya nangis dan minta maaf ke Arka di restoran itu. Aduh, langsung anjlok lah ini ekspektasi mau kasih bintang 3, huft. Kenapa kata "maaf"-nya gampang banget? I mean, Arka, kamu cowok yang bakal diputusin dengan alasan "kamu terlalu baik buat aku", hiks. Terus aku setuju sama Jen, Drupadi bakal menangin kontes ratu denial sejagad karena terang-terangan menyangkal apa yang jelas buat dia. Buat semua orang di luar sana, please, jangan pertahankan hubungan hanya karena pasangannya terlalu baik dan nggak tega buat ngomong jujur, alias takut menyakiti hatinya. Apalagi sampai rela bertahan, mengorbankan hal yang jelas2 bikin dia bahagia, hanya karena kepengin menghargai kebaikan pasangan yang baik itu? Nooo, justru tambah bikin runyam.

Buat Gusti, cinta sejati emang pantas diperjuangkan, ya, tapi caranya nggak begitu, bro. Kamu harus jadi cowok yang gentle dan bisa menyelesaikan masalah tanpa menimbulkan masalah macam pegadaian. Atau Oma bakal kecewa banget sama cara kamu, oke?

Ada satu hal lagi yang mengganjal. Kenapa Arka dibilang berhati lapang, tapi sama emaknya begitu? Drupadi juga menilai Arka kurang bisa menghargai ibunya. Idk, menurutku imej Arka yang sabarnya seluas stadion sepak bola itu lebih selaras kalo dia nurut sama ibunya? Atau malah nggak bisa memilih sisi pasangan ketimbang ibunya.

Overall, enjoy bacanya. Page turner, sih, cuman alasanku lebih cepat baca ini karena halamannya sedikit, langsung fokus ke satu masalah juga.
Profile Image for Leila Rumeila.
992 reviews30 followers
October 9, 2022
Mau kasih 1-star karna semua aspek tentang buku ini mengecewakan, kecuali ilustrasi sampul depannya yg unik yg bikin gue mutusin buat kasih 2-star *bisa gitu*.
Konsep cerita, alurnya, karakter2nya aneh in a bad way.

Ibu si karakter utama yg terlalu memaksakan kehendak supaya anaknya cepat2 menikah, tapi ketika anaknya punya pacar malah suspect "sudah yakin? Kamu sayang dan cinta pacarmu? Lalala". Lah gimana, kan si ibu yg engga nyantai dan pengennya buru2 nyuruh anaknya punya calon suami -_-
Selain ada sosok ibu yg gengges dan repot, ada juga karakter Oma yg terlalu ikut campur dan sok tau, huhu.

Dan apalah itu list 30 poin tipe cowok idaman. Kaya no purpose banget sih, mengingat karakter2 cowok di buku ini engga match sama guide di list tersebut.
Romansanya pun aneh, fall in love at the first sight dan dalam sekejap jadi cinta mati, merasa jadi belahan jiwa, cannot live without you?!? Hehe bullshit, i don't buy that kind of love story.

*Listened the audiobook by Storytel*
Profile Image for Bunga ✿.
185 reviews10 followers
October 8, 2022
Dari dulu memang kurang suka dengan tema instant love, eh loh ya di buku ini dipasanginnya sama kisah perselingkuhan :''))) sorry deh, tapi bawaannya jadi ilfeel sendiri ketika baca. Arka best boy, jen terbaik

Untuk gaya penulisannya baik sih. Tapi menurutku alurnya terlalu cepat dan terkesan terburu-buru
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for nana.
69 reviews9 followers
June 10, 2024
Actually ⭐3.9 dari 5.

Ini adalah buku ke-3 dari penulis yang saya baca: sebelumnya saya juga membaca Pintu Terlarang dan Gong Nyai Gandrung yang keduanya merupakan novel bertema misteri—thriller. Agak kaget saat mengetahui bahwa buku ini genrenya metropop. Namun, saya tentu saja makin tergugah untuk membaca karena sampul bukunya yang cantik dan unik.

Novel ini berkisah mengenai Drupadi yang kebingungan karena sebentar lagi menginjak usia 24, dan sang mama terus mendesaknya untuk mempunyai pacar. Drupadi yang frustasi akhirnya mengunjungi beberapa peramal, dan kesemuanya berkata sama; bahwa jodoh Drupadi berhubungan dengan kupu-kupu. Tentu saja Drupadi tidak senang dibuatnya, sebab perempuan itu adalah pengidap lepidopterophobia alias fobia kupu-kupu.

Tak lama setelah itu, Drupadi ternyata bertemu dengan Arka—personil band Caterpillar. Pertemuan Drupadi dengan Arka membuat perempuan itu yakin bahwa Arka adalah jodohnya, sebab dari 30 ayat di KUUJ (Kitab Undang-Undang Jodoh) yang disusun sendiri oleh Drupadi, Arka memenuhi nyaris semua poin. Namun, nampaknya Drupadi salah. Pertemuannya dengan Gusti—seorang penyair sekaligus sahabat Arka—malah membuat keadaan semakin rumit. Drupadi dibuat bimbang, bingung harus menambatkan hatinya pada Arka ataukah Gusti.

Hmmm, secara garis besar storyline dari novel ini cukup biasa. Tidak ada yang spesial; kisah cinta segitiga, antara dua orang sahabat, bingung harus pilih yang mana. Namun, ada satu hal yang paling menyebalkan dari novel ini adalah; membuat tokoh yang berselingkuh jadi bersatu dengan dalih cinta sejati. Sejujurnya karena hal itu terlalu menyebalkan jadi tidak bisa memberi rating tinggi. Tapi, memang harus diakui novel ini cukup biasa. Baik dari storyline, diksi yang digunakan, sampai eksekusi akhir dari cerita. Tidak hanya itu, ada beberapa part yang amat cringe menurut saya, yaitu mengenai puisi-puisi Gusti ke Drupadi.

Selain itu, karakter Arka di sini digambarkan terlalu sempurna. Dibuat tanpa celah, dan itu menjadi kekurangan paling vital dari cerita ini karena sangat tidak realistis. Mana ada laki-laki yang dengan mudahnya dan berlapang dada mau memaafkan setelah diselingkuhi dengan sahabat sendiri? Ditolak disaat ia melamar pula. Rasanya sungguh sangat tidak realistis.

Walaupun begitu, sisi positifnya novel ini sangat ringan. Bisa banget dibaca sekali duduk dan dibaca menemani waktu-watu senggang. Ceritanya yang ringan sangat cocok buat tipe pembaca yang tidak suka konflik berat-berat dan suka happy ending. Namun bagi saya, buku ini kurang membekas selain sampul bukunya yang cantik.
Profile Image for Sharon.
33 reviews2 followers
February 24, 2022
Walaupun romance di novel Blue Morpho ini jenisnya insta-love yg sebenernya "bukan gw banget" tp hebatnya bisa bikin aku kepincut utk tamatin bukunya.

Tokoh Drupadi digambarkan sbg "cewek zaman now" yg cerdas dan sukses, sayangnya kurang beruntung dalam cinta. Ibunya tipe emak-emak berpandangan kolot yg blg Drupadi "terlalu cerdas sampai bikin cowok minder". Beliau mencemooh jam kerja Drupadi yg fleksibel, "Harusnya dibatasi supaya gak menyalahi kodrat cewek ngurus rumah, anak, dan suami nantinya".
Saking desperatenya Drupadi krn teror "mana pacar" dan "kapan nikah", dia sampe minta bantuan peramal untuk nerawang jodoh 🤣🤣

Hal yg menonjol di novel ini adalah para tokohnya yg variatif, menggambarkan masyarakat Indo yg majemuk: suku Jawa, Batak, Chindo, keturunan India. Bahkan ada 1 tokoh yang khas banget ngomong "p" dan "f"nya tertukar..."Lulusan Pakultas Desain Grapis dari Ferth" 😂😂😂

Blue Morpho mengangkat isu profesi seni yg masih dipandang sebelah mata, khususnya bidang animasi, musik, dan sastra.
Novel ini jg berani nyindir isu sosial ttg orang yg sulit dapat pasangan krn stigma "terlalu pemilih". Drupadi bikin list kriteria yg hrs dipenuhi calon pasangannya, lho. Menurutku kriteria pasangan Drupadi tuh masih standar minimum deh, tapi tetep aja dikatain 'picky'.
Terakhir, aku suka cara penulis bikin kondisi dilematis buat Drupadi saat hrs milih untuk 'stay' atau 'strive for the better'.

Sisi kekurangannya menurutku ada di tokoh Gusti yg pace interaksinya terlalu cepat. Aku ngerasa adegan pertemuan Drupadi dan Gusti bs lebih dieksplor utk bangun suasana dan feel-nya sblm masuk ke klimaks.

Yg terpenting, novel ini mengingatkan kalo jodoh seringnya adalah seseorang yg gak kita sangka. Buat yg msh single and available, ttp open buat segala kemungkinan yaa, siapa tau sebetulnya udah ketemu jodohnya, cuma kitanya aja yg ga sadar 😂

Rating 4/5🌟
Profile Image for Seffi Soffi.
490 reviews143 followers
August 30, 2020
Kelakuan Drupadi ini lucuk bikin ketawa, apalagi klo udah tentang kitab undang2nya itu.

Dan Arka ini laki2 idaman banget deh, dia bener2 punya hati yang welas asih klo kata Oma.

Kelakuan Gusti ini seniman yang emang khas banget deh.

Overall, cerita roman yang konfliknya terbilang ringan. Bisa dinikmati sekali duduk aja.
Profile Image for Seva.
67 reviews6 followers
November 5, 2020
*2.5/5⭐

alurnya terlalu cepat, jadi banyak bagian yang gak kerasa feel-nya. tapi beberapa part lucu kok dan cukup menghibur.
Profile Image for Novella Dwisri.
213 reviews12 followers
June 12, 2022
Hati saya ingin kasih 4 bintang tapi pikiran saya katakan 3 bintang udah cukup. Aaah.. Dilema..
Jelas saya kasih 4 bintang terlihat terlalu bias karena alasan suka pengarangnya juga judulnya yg bawa2 warna biru dan bahasan kupu2 kalo blue morpho adalah kupu2 haduh gimana baiknya ya ngasih bintang berapa?
Narasi perkenalan tiap tokohnya (selain Dru, sang tokoh utama) lumayan jelas banget ya dimulai dari Pak Selamat, Bu Anisa, Muh, Jen, Gusti, & Arka.. Eh Neneknya Arka bu Marlena bukan sih? Sampe ngenalin kebiasaan para peramal yg didatangi Dru demi dapat inspirasi jodohnya kek gimana juga cukup jelas diceritakan..
Dari sinopsisnya sih keknya PU prianya Arka deh.. Atau Arka disebutkan hanya untuk jadi jembatan buat Dru bersama Gus?
Akhirnya ketemu juga Dru dng Gus tapi Dru keburu berstatus pacarnya Arka. Salah langkah bisa2 Dru membuat hubungan baik persahabatan sedari kecil antara Arka & Gus hancur karena merebutkan hatinya. Pertanda yg dibilang Oma Marlena buat ketemu jodoh ada benda yg jatuh dari langit dan jantung yg berdebar tidak karuan dirasakan baik oleh Dru maupun Gus. Cuma Arka yg jadi halangan mereka. Gak enak ya.. Jadinya baik Dru maupun Gus sekarang hanya dapat menyangkali semua perasaan yg berkecamuk setelah pertemuan mereka.. Hayoloh, Gus, kalo bukan Dru terus siapa jodoh lo? Yg ada di dekat sana cuma Dru dan Arka. Masa kalo bukan Dru, Arka jodoh lo sih? Ahaha...
Sepikiran mereka buat menahan perasaan masing2. Ya gimana ya.. Susah bilangnya sih kalo mau jujur..
Ini ujian kesetiaan? Entahlah.. Nulis enyahlah wkwk
Kalo udah bohong sekali susah lho, Dru, buat gak boong lagi.. Eh beli hadiah buat nebus rasa bersalah ya?
Ya gimana ya, kalo jadi Dru ku akan pilih Gus meski Arka seperfect apa pun..
Eh dari kacamata pembaca emang sejak Gusti muncul saya dah suka meski yg ketemu Dru pertama kali Arka ehehe..
Suka ih sikap dewasanya Jessica menghadapi Gusti, eks pacar, yg ngebet minta balikan sampe ngerubah penampilan demi menahan perasaannya untuk gak merebut pacar sahabatnya sendiri. Ada2 aja cara Dru & Gus menyelamatkan hubungan mereka masing2 dng Arka. Belum ada celah yg jelek soal Arka sih dilihat dari cerita sudut pandangnya Dru mah.. Saya sok suudzon aja Arka bilang tabungannya gak cukup buat beli jam tangan di depan Dru biar dibeliin meski Dru bilang itu ciri pria sejati yg disukainya tahu untuk menahan dirinya sendiri.. Duh kok saya merasa sikap sok setianya Dru salah ya.. Gimana Dru & Gus bisa bersama memperjuangkan perasaan mereka ya? Novelnya kurang dari 200 halaman ini udah pertengahan kok gak ada momen kebersamaan mereka selain momen pertama ketemuan ya? Terus sisi kupu2 Gus apa ya? Apa ini tanda Dru harus kompromi sama KUUJnya soalnya ada sikap Gus yg melanggar (kayak gak ontime yg disinggung oleh Jessica saat keduanya bertemu) kitab sucinya tsb?
Pantesan mereka gak banyak momen bersama soalnya gak ada yg bergerak mendekat.. Sekalinya gerak malah gerak sangkal jelas momennya jadi sulit dan dikit.. Untung ada satu yg maju setelah satu insiden mencerahkan perasaan haha..
Ini nih yg jadi masalah.. Udah tau gitu.. Gak sat set sat set selesaikan dulu yg lama lalu mulai baru.. Ini sih jalan salah yg emang gak mudah dan bikin resah.. Halah..
Kan jadi pake cara kurang terpuji merekanya huhu..
Ini tipuan jodoh apa gimana ya..
Bukan tipe Too Good to be True sih soalnya ini dilema gadis ibu kota dihadapkan pada dua pemuda yg sama2 menarik..
Kan ketahuan juga maunya apa..
Udah deh kalo ada kata "harusnya" gitu kamu emang gak bahagia, bukannya hidup harus bahagia ya, Dru?
Kamu udah maksain diri sih ini jatuhnya.. Arka aneh deh anggap semua gak pernah terjadi balik ke aku halah paling nanti di kemudian hari bakal dipermasalahkan lagi deh.. Sekarang sih ego aja biar balik ke dia aja.. Keluarga Arka udah gak welcome ke Dru dari awal udahlah..
Kalo yg kedua bikin jatuh cinta mau gimana yg pertama senerimanya kamu menduakan dirinya ya pisah aja karena walau gimana sakit lho buat kaliannya.. Tambah sakit lhoo di kemudian hari..
Profile Image for Ditha.
23 reviews6 followers
January 6, 2022
Say suka dengan semua ide yang ditumpahkan Kak Sekar pada buku ini.

Budaya dan seni Indonesia berkolaborasi dengan hiruk pikuk kehidupan fancy warga Jakarta. Membuat buku ini terkesan unik dan membekas di hati saya. selama ini saya belum pernah baca metropop yang mengusung budaya Indonesia di tengah kehidupan kota metropolitan. Karena buku ini pula saya jadi tau sedikit banyak tentang perwayangan. Dan tentunya tempat-tempat hits di Jakarta.

Saya menyukai gaya bercerita Kak Sekar di buku ini yang tidak kaku tapi juga tidak norak dan terkesan sok akrab.

Saya juga menyukai segala definisi tentang cinta. Perbedaan antara cinta dan cinta sejati. Saya tidak tau apapun tentang cinta. Bahkan bisa dibilang saya seperti Drupadi yang belum pernah merasakan getaran cinta. Membaca cerita ini membuat saya bergidik ngeri.

Bagaimana bisa cinta se-abstrak itu?

"Tuhan tidak pernah salah menulis jodoh orang. Hanya saja manusia sering salah membaca tulisan-Nya"

Apakah kesalahan itu harus selalu melibatkan orang tak bersalah? Seperti Arka?

Demi menyatukan cinta sejati Drupadi dan Gusti, Tuhan membuat Arka terluka.

Bagaimana jika saya adalah Arka dalam dunia nyata? Saya tidak bisa berhenti memikirkannya.

Buku ini hanya terdiri dari 172 halaman tapi saya sudah mendapat asupan tentang abstraknya makna cinta.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for endang cippy.
275 reviews26 followers
December 4, 2020
Novel metropop rasa teen-lit.

3 orang dewasa yang mencari cinta.

Drupadi. Cewek mandiri yang punya segudang kriteria untuk mendapatkan cinta sejati. Yang bela-belain bertanya ke orang-orang yang berilmu utk bertanya: siap jodohnya.
Dan ketika cinta sejatinya muncul, kemampuan hatinya pun tumpul.

Arka. Pemusik dan penyair. Penyanyang, baik dan sabar. Saking sayangnya, tetep harus melepaskan dan mengikhlaskan ketika waktunya tiba.

Gusti. Penyair. Bersahabat dengan Arka. Hidup milik gue. Suka-suka gue mau diapain.

3 karakter ini berkutat dalam buku. Berbicara ttg cinta sejati.
Mau ketemu sama jodoh aja ya masa harus selingkuh. Kalau berani. Bilang aja sih kalau udh gak cinta. Gitu aja repot.
Drupadi itu tipe yg mau main aman. Pengen sama Arka yang udh mapan. Tp gak mau berjuang dari bawah. Rasanya, dari awal sih gw udh sebel sama Drupadi.

Baca buku ini berasa balik kembali ke bacaan tahun 90an.
Gak sesuai ekspetasi gw dari pengarang Sekar Ayu Asmara.

Terpaksa gw kasih bintang 3.
Profile Image for fara.
280 reviews43 followers
January 11, 2023
Banyak hal-hal yang lumayan 'mengganjal' hingga pada akhirnya saya memutuskan memberi satu bintang saja. Penokohan yang tidak konsisten (utamanya tokoh ibu), kisah cinta menye-menye sebenarnya akan dengan mudah dimaafkan dan dimafhumi apabila dituliskan dengan baik dan realistis, sayangnya hampir semua aspek di novel ini nggak ada yang realistis alias mengambang (barangkali karena saya sebagai pembaca kurang relate pada kehidupan gemerlap perkotaan yang sebenarnya ya seperti itu), nggak ada konflik yang berarti dengan premis gadis-24 tahun-yang-dipaksa-ibunya-cepat-menikah, humornya garing banget (tokoh Muh yang jahil mungkin diciptakan sebagai penyeimbang, tapi jatuhnya seperti dibuat pajangan atau embel-embel saja), sifat tokoh utama (Drupadi) ini banyak maunya dan nggak bisa dipahami, kekanak-kanakkan, ceroboh, dan plin-plan (untung saja ada Jen yang menemaninya), dan satu lagi yang bikin saya geleng-geleng kepala: endingnya. Satu kata buat Blue Morpho yang tipis ini: Haduhhh.
Profile Image for Ekita10.
50 reviews
March 24, 2023
Saya kira alur ceritanya seindah covernya. Awalnya cerita ini cukup bagus, dengan sentuhan kalimat yang indah bikin pembaca tertarik dengan jalan ceritanya. Namun semakin dalam saya membaca, saya merasa aneh dengan alur ceritanya. Perkenalan female lead dengan cowo yang notabennya sahabat pacarnya terkesan terlalu cepat. Masa baru bertemu langsung jatuh cinta, ngga ada perkenalan lebih dalam dan sedikit bumbu pertikaian antara pacar dan sahabat pacarnya. Disini saya juga ngga suka dengan sifat denialnya female lead, selalu tutup mata dan menyangkal perasaannya. Jadinya kasian pacarnya yang udah beneran sayang malah dikhinatin gitu. Penyelesaian konfliknya juga terlalu mudah, pacarnya yang gampang banget maafin dan ngelepasin female lead, sedangkan female lead seenteng itu minta maaf sama pacarnya. Dan saya ngga suka karakter oma yang terlalu ngurusin jodoh cucunya, terlalu memaksakan insting dia.
Profile Image for Sarah Reza.
235 reviews3 followers
July 19, 2023
Butuh waktu 1,5 jam untuk bisa menamatkan novel ini. Ceritanya sangat ringan sekali (bukan sarkas loh ya). Alurnya emang cepat dan bahkan terkesan tergesa2. Aku suka bagaimana kak Sekar nampilin karakter2nya di sini dengan jelas. Komedinya bisa masuk di aku. Part mereka ketemu para dukun untuk kedua kalinya beneran bikin aku ketawa. Mungkin ada yg sedikit cheesy, tapi itu gak ngurangin esensi komedinya.
Aku sedikit menyayangkan ada satu bagian yg lumayan bikin aku bingung, yaitu transisi POV antara Dru ke Gusti. Paragraf sebelumnya masih ngebahas soal POV Dru, tapi setelahnya langsung POV Gusti. Tidak terdapat pemisah antara keduanya. Aku sampe baca dua kali pas halaman tersebut untuk memastikan ini masih Dru apa Gusti.
Overall, novel ini bisa dikategorikan sebagai bacaan yg bisa dibaca saat lagi reading slump. Karena ceritanya yg sangat amat ringan, konfliknya yg gak berat, karakternya yg juga gak ada yg jelek2.
Profile Image for Valentines Risma.
70 reviews8 followers
December 9, 2020
Saya menambahkan Blue Morpho ke daftar bacaan karena covernya cantik sekali dan ketika tahu nama tokoh utamanya adalah Drupadi, saya jadi tertarik.

Bab-bab dalam buku ini ditulis pendek-pendek, hanya sekitar 4-5 halaman. Khas Sekar Ayu Asmara (setidaknya setelah membaca tiga karyanya). Tokoh-tokoh di Blue Morpho pun tidak banyak dan alur ceritanya menarik, ada yang ditulis dengan alur maju dan ada beberapa alur yang berjalan paralel juga, membuat pembaca tidak bosan.

Namun, di beberapa paragraf, saya menemukan kalimat-kalimat yang terasa tidak padu. Terutama di bab-bab awal. Ada satu paragraf yang isinya tentang deskripsi fisik seorang tokoh tetapi kalimat terakhir paragraf tersebut malah menjelaskan tentang hubungan tokoh tersebut dengan orang terdekatnya. Gak nyambung.

Kejanggalan paragraf tersebut menurut saya lumayan fatal maka dari itu dari saya cukup dua bintang dulu.
Profile Image for Leli.
6 reviews
May 2, 2021
Tertarik baca novel ini, jujur pertama karena covernya yang bagus, dan ada tanda metropop.
Baca sinopsisnya, langsung suka sama nama tokohnya Drupadi.
Saya ga terlalu paham tokoh2 pewayangan dan ceritanya, tapi nama Drupadi cukup familiar dan menarik perhatian.
Setelah baca isinya, well menurut saya alurnya cepet banget, ngingetin ke ftv.
Awalnya saya suka karakter Drupadi yg punya pendirian dan prinsip sampai bikin Kitab Undang Undang Jodoh, tapi setelah masuk fase cinta sejati dan berujung yahh bisa dibaca sendiri, takutnya spoiler hehe.

Temanya menarik, seniman, seni, dari berbagai bidang, yang intinya semua tokohnya latarnya seni.
Yang sayangnya untuk sekelas novel metropop, detail tokoh yg lain masih terasa kurang, mungkin memang lebih ditonjolkannya sisi seni dan sastranya.

Terimakasih Sekar Ayu mengenalkan seni, sastra pada sebuah nobel metropop :)

Oke rate 3.
Profile Image for Vir.
100 reviews6 followers
August 18, 2020
Sorry, but the whole story isn't my cup of tea. Menyelesaikannya cuman buat pingin tau aja endingnya gimana, ya meskipun ketebak juga sih ya. Banyak hal yang mengganggu dari cara penulisannya, baik dari dialog antar tokoh yang rasanya kok banyak sekali yang missed. Semuanya terasa begitu cepat, jalan ceritanya, penyampaiannya, kejadiannya. Terlalu deskriptif tapi tidak diberi tahu detail pendekataan melalui banyak percakapan. Aku merasa terlalu banyak disuguhi hal yang tidak perlu dituliskan, justru bagian penting hanya seperti lewat begitu saja. Sayang sekali, padahal cover bukunya cantik banget.. tapi sepertinya Aku akan nyoba baca karya lain dari mbak sekar (because this is my first time read her novel) semoga karya lainnya lebih baik.
Profile Image for Adhima Ratnaningtyas.
466 reviews3 followers
January 13, 2021
mengusung tema jodoh tidak akan kemana, Blue Morpho menurutku gagal mempermanis peribahasa itu, namun justru memperburuknya. dengan alur yang terkesan terburu-buru dan cinta yang terjadi begitu instan, Blue Morpho tidak mampu menyampaikan kesucian cinta sejati yang coba ditekankannya. tokoh-tokoh di sini juga terkesan datar dan membosankan dan malah terkesan menyebalkan. untung saja, buku ini dihiasi sajak-sajak cantik yang masih bisa dinikmati dan juga beberapa adegan lucu yang membuat buku ini masih bisa dinikmati.
Profile Image for Sera..
24 reviews3 followers
July 30, 2022
⭐3/5!

(Ulasan bersifat subjektif!)



Jujur, sudah lama sekali nggak baca fiksi yang genrenya romance-comedy. Buku ini nggak banyak menyuguhkan komedi, sih, tapi cukup terhibur dengan tokoh Drupadi era modern ini. Lucu.

Baca ini dalam sekali duduk (meski aslinya dibaca sambil tiduran) dengan kurun waktu 3 jam 45 menit. Tujuan baca ini buat selingan setelah baca buku Psikologi-Filsafat yang bikin pusing banget.

Gaya penceritaannya ringan, bahasanya menggunakan bahasa sehari-hari. Senang sekali ketika dikaitkan dengan kisah perwayangan, kisah tentang Drupadi.
Profile Image for nasya.
821 reviews
December 13, 2025
Sejujurnya nggak expect cerita selingkuhnya, yang beneran selingkuh gitu. Soalnya aku sangat menghindari topik cheating ini. Mana karakter Dru tuh kek beneran ngeselin banget, udah mah rill banyak kriteria cowonya, pas udah dapet malah selingkuh. Terus waktu ada part Gusti mau ketemu sama mantannya tapi telat SATU JAM, buset red flag mentok parah. Nggak bisa banyak menikmati, karena sebenernya bingung apa yang mau dinikmati, moment Arka sama Dru menurutku cepet banget, mau menikmati keromantisan Gusti sama Dru juga kaga mau soalnya benci karena selingkuh.
Profile Image for kiadh.
148 reviews7 followers
May 23, 2022
Memiliki halaman yang terbilang sedikit namun sukses memainkan perasaan pembaca. Buku ini menceritakan tentang Drupadi dengan jodohnya yang diramal sebagai "kupu-kupu".

Perjalanan panjang menemukan jodoh. Ia bertemu dengan si "ulat" sahabat karib sang kupu-kupu sampai akhirnya melakukan kesalahan untuk menemukan sang kupu-kupu.

Tbh, ulat deserve better and aku setuju bukan dengan seseorang yang telah menyakitimu.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Bookish Dungeon.
105 reviews
September 24, 2022
Aku membayangkan setiap kata yang tertulis bakalan indah banget seperti sudah dipoles dengan majas atau susunan kata dibuat sedemikian rupa. Sayangnya imajinasiku zonk banget. Hatiku sama sekali nggak terkagum dengan penulisannya, terkesan biasa-biasa saja. Padahal ada karakter Gusti yang digambarkan seorang penyair, tapi entah gimana masih gaya penulisannya masih aja yang kurang klik. Kurang nyatu. Dan mungkin kurang bisa untuk dihayati.
Profile Image for Iyas Utomo.
558 reviews10 followers
August 10, 2020
Paling berat adalah mengakui ketika buku dari penulis favoritmu kurang begitu bisa menjadi teman yang baik untukmu.


Tempo yang terlalu cepat, konflik yang tidak ada klimaksnya, dan cerita yang terlalu amat sederhana.
Kekuatan buku ini satu-satunya terletak pada latar belakang karakter yang rinci dan keterangan mengenai setting lokasi yang cukup informatif.
Profile Image for Neni Cahyati.
10 reviews
December 16, 2022
Aku suka sekali dengan pemilihan kata di awal-awal bab yang bikin aku terus ingin baca buku ini. Tapi setelah bab demi bab dilalui sampai ending, rasanya kurang sreg dengan ending yang terlalu terburu-buru. Pemilihan karakter Arka terlalu sempurna untuk ada di real life, memaafkan perselingkuhan Drupadi dengan sahabatnya sendiri yaitu Gusti.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Nike Andaru.
1,640 reviews111 followers
August 8, 2020
105 - 2020

Saya merasa kurang bisa menikmati buku ini.
Ceritanya kok kerasa cepet ini itu, ga kerasa mengalir, dialognya juga saya merasa kurang enak, beberapa juga terasa maksa dimasukkan sentilannya.
Profile Image for s t.
7 reviews3 followers
January 18, 2021
Tertarik karena covernya sangattt cantikkk

Bacaan yang cukup ringan, lucu, dan bisa dibaca sekali duduk.

Sayang ceritanya tidak terlalu membuat saya terhibur. Alur terlalu cepat, konflik yang sangat biasa, dan penokohan yang dangkal.
Profile Image for Alya N.
306 reviews12 followers
September 25, 2022
Tidak ada hal yang istimewa yang membuat hati saya menghangat, baik ketika membaca buku ini maupun sesudahnya.
Akan tetapi, buku ini juga tidak sampai di level tidak sanggup diselesaikan.
Semua elemen pada buku ini, bagi saya pribadi, terasa biasa saja. Tidak lebih, tidak juga kurang.
5 reviews
April 8, 2024
awal2 enjoy, penjelasannya detail dan kompleks tapi sorry to say aku gasuka gimana plotnya ada cheating section gt. orang sebaik Arka bisa kalah sama orang yg baru ditemuin seperkian detik tuh buat aku aneh, jadi aku langsung skip ke ending.
Profile Image for Pero Hazel .
36 reviews2 followers
March 9, 2025
Novel yg bisa dinikmati sekali duduk. Untuk cerita lmyn seru temponya cepat tp terkesan buru-buru.

Agak kesel sm karakter Oma.
Arka terlalu baik apa terlalu polos atau terlalu... Pacarnya cheating tp dgn mudah dimaafkan.
Profile Image for naga.
449 reviews97 followers
August 24, 2020
actual rating: 1.5 stars (dibulatin jadi 2, makasih Jen)

covernya cakep banget. waktu awal-awal ceritanya kayak asyik sih tapi lama-lama :/
Displaying 1 - 30 of 39 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.