Impunitas lahir ketika kita tidak benar-benar menyelesaikan kekerasan.
Buku yang cukup tipis tetapi lengkap untuk memberikan pandangan alternatif mengenai kejadian 1965 dan dampaknya hingga pasca reformasi. Dalam buku ini dibahas pula dari awal mula G30S dari berbagai sumber versi seperti dari versi John Roosa, Benedict Anderson, Martheim, maupun versi sejarah resmi pemerintah, dampak kekerasan dan propaganda sejarah dalam kehidupan sehari-hari setelah tahun 1965 hingga sekarang. Sebenarnya buku ini seperti versi intisari dari buku-buku G30S seperti Dalih Pembunuhan Massal, Riwayat Terkubur, Berkas Genosida, Metode Jakarta, Kekerasan Budaya Pasca 1965, dan Sejarah Alternatif versi Benedict Anderson, McVey, Martheim. Cocok untuk pembaca yang ingin tau secara "ringkas" dan hubungan dari buku-buku di atas.
Selama membaca buku ini, jujur, saya marah. Saya merasa fakta-fakta sejarah dan bagaimana negara seperti menyembunyikan hal tersebut dari pelajaran sejarah di sekolah merupakan salah satu cara negara memelihara impunitas. Bahkan saya merasa bahwa banyak tokoh-tokoh yang berada di tampuk kekuasaan sekarang tidak terlepas dari hubungannya di tahun-tahun tersebut. Mereka pun masih tetap aman dan melenggang di kontes politik dan menggurita di beberapa sektor ekonomi, pertahanan, dan keamanan.
Saya rasa, buku ini harus sama dipopulerkan dan dibaca oleh masyarakat luas (apalagi anak muda) agar senantiasa tahu dampak propaganda dan genosida di Indonesia untuk memobilisasi massa dan melanggengkan kekuasaan hingga saat ini.