Jump to ratings and reviews
Rate this book

Banyu Biru

Rate this book
Setelah memutuskan pindah ke PT T-Nos, Taufik mendapat tugas lapangan pertama ke Pulau 0017. Karena tidak disambut baik oleh penduduk pulau, mereka harus kembali ke kapal dengan tergesa-gesa. Misi penjelajahan pulau terpencil hari itu gagal.

Secara tak terduga, pulau tersebut kemudian lenyap. Proyek Pulau 0017 pun dihentikan tanpa kejelasan. Taufik teringat gadis kecil berkulit eksotis dan bermata biru dengan tanda unik di pelipis yang ditemuinya di pesisir pulau. Aura gadis yang penuh misteri membuatnya ingin melanjutkan proyek itu.

Lalu Taufik bertemu Banyu Biru, anak SMA dengan ciri khas yang sama dengan gadis di Pulau 0017. Setelah mengetahui Biru satu sekolah dengan adiknya, ia pun berusaha mendekati dan menemukan jati diri pemuda itu yang sebenar-benarnya.

Yang tidak diketahui Taufik, rahasia yang disembunyikan tentang penduduk pulau tersebut bisa saja mengorbankan banyak nyawa, termasuk nyawanya sendiri.

328 pages, Paperback

Published September 7, 2020

16 people are currently reading
133 people want to read

About the author

Ayu Dewi

6 books3 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
33 (19%)
4 stars
59 (35%)
3 stars
59 (35%)
2 stars
14 (8%)
1 star
2 (1%)
Displaying 1 - 30 of 46 reviews
Profile Image for Amaya.
748 reviews58 followers
October 17, 2022
AKH ENDINGNYAAA!!!

Jujur, dari awal buku udah merasa bakalan bikin bosen banget karena info dump, narasinya dragging, terus tipe tell yang banyak skip-skip bagian. Merasa kayak semua harus tau awal Taufik sebelum join T-Nos gimana, tapi bukannya malah kasih detail, cuma setengah bagian aja. Ibaratnya begitu mau kerasa feel langsung dipotong gitu aja.

Premisnya dan ide ceritanya menarik. Unsur sci-fi-nya (and some magical realism too, i think) nggak begitu kental, lebih fokus ke pencarian jati diri Biru (Taufik juga, sih, but on another level). Ini bagian agak sayang, sampai akhir nggak dijelaskan kenapa pulau 0017 itu mendadak lenyap. Aku nungguin banget bagian itu, tapi nggak ada. Plus, beberapa bagian menurutku terlalu repetitif. Kalimat yang sama diulang dengan susunan berbeda. Idk, proofread-nya kurang fokus apa gimana.

Masih bingung eksistensi Taufik di T-Nos. I mean, yah, dia emang pinter, salah satu alasan kenapa dia direkrut, tapi waktu tes terakhir, bagian dia ditertawakan itu kayak lah ini gimana, kok, mereka ngeremehin banget, yak. Orang pilihan lho, ini. Waktu udah masuk as karyawan juga, rasa rendah dirinya Taufik somehow bikin bertanya-tanya. Dia emang newbie, tapi sampai sepolos dan seber-eggak guna itu, kah? Kasihan dia dipojokin terus. Plus waktu tiba-tiba dia ambil alih tanggung jawab 0017, kenapa kok Mas Haris masih tanggung jawab? Bukannya udah di-cancel, ya, projerct 0017? Kalau ada yang harus tanggung jawab harusnya Taufik, kan?

Lalu sempilan kisah romance-nya, sebenarnya nggak terlalu banyak, tapi sekalinya nongol agak-agak bikin cringe ya, wkwkwk, rasanya awkward aja cara Taufik jelasin gimana dia naksir Karin. Kisahnya Biru sendiri juga gitu, karena emang nggak jadi fokus jadi agak dipercepat (mana si cewek muncul bagian akhir-akhir pula).

Ini kayaknya aku kurang fokus apa gimana, rasanya di setiap bab kayak beda detail. Misal di bab 2 sebab begini, bab 7 sebabnya beda lagi. Kecil sih porsinya, nggak terlalu berpengaruh ke alur juga. But, still. Ada lagi (banyak malah) yang bikin penasaran dan waktu baca tuh ngerasa kayak harusnya bisa dimaksimalin, sih, ini. Dijelaskan lebih detail juga (nggak detail nggak masalah sebenarnya, asal jelas nggak ujug-ujug).

Sampulnya cakep, by the way 😍
Profile Image for Kathlien.
67 reviews3 followers
November 12, 2022
alasan pertama ambil buku ini karena covernya yang estetik! aku pribasi suka banget sama warna covernya ada perpaduan warna biru dan kuning pasir. alasan yang kedua, karena blurbnya yang menarik! ah, tapi sayang sekali.. blurbnya lumayan dragging, banyak dari bagian babnya yang terkesan buru-buru dan tidak terlalu dijelaskan apa maksudnya sih.
walaupun akhirnya "begitu", ga terlalu kecewa banget sama buku ini.
3.5/5
Profile Image for Novita.
190 reviews13 followers
March 19, 2024
Aku nggak sengaja nemu buku ini waktu iseng-iseng scroll di aplikasi Gramdig. Covernya cantik dan waktu nyoba baca blurb-nya, wahh tentang perusahaan semacam BIN, pulau terpencil dan pencarian pemuda misterius. Satu Kata “Menarik”.

Secara singkat ceritanya membahas tentang organisasi rahasia milik pemerintah yang bertujuan untuk mengeksplor pulau-pulau yang belum terjamah di Indonesia. Taufik yang bekerja di Balikpapan tiba-tiba mendapatkan email dari perusahaan rahasia ini. Karena merasa tertantang, dia resign dari pekerjaannya yang sekarang dan pulang ke Surabaya dan kebetulan dia memang dari Surabaya–sehingga orang tuanya pun senang dia pulang.

Selang waktu, Taufik terjun sebagai salah satu tim pengeksplorasi pulau, pulaunya diberi nama 0017. Saat melakukan eksplorasi Taufik bertemu dengan penduduk yang bermata biru dan memiliki tanda lahir di dekat pelipis. Oh, iya penduduk suku ini pun tertutup dan tidak mau menerima mereka waktu eksplorasi, dan mereka menghilang seperti ditelan bumi. Eksplorasinya pun di batalkan. (Tapi sejujurnya waktu bahas soal suku bermata biru, Aku tiba-tiba langsung ingat soal Suku Lingon yang ada di Pedalaman Halmahera, Maluku).

Hampir dua tahun eksplorasi mengalami kebuntuan. Taufik secara tidak sengaja bertemu Banyu Biru, seorang remaja usia tujuh belas tahun yang memiliki ciri-ciri seperti penduduk suku 0017. Dari sinilah segala hal yang terpendam lama mulai terkuak.

Novel ini diceritakan dengan dua sudut pandang yaitu sudut pandang Taufik dan sudut pandang Biru. Sehingga menurut Aku terlalu terdapat pengulangan, yang seharusnya bisa dipakai buat menjelaskan masalah lain atau detail lain terkait kisah-kisah mereka, seperti mengapa Taufik tiba-tiba dipilih untuk menjadi karyawan di T-Nos, kisah lebih detail terkait orang tua Biru atau malah sudut pandang lain dari suku bermata biru??? Bagaimana caranya pulaunya bisa menghilang??? Apakah menggunakan kekuatan serba canggih atau menggunakan semacam klenik sebagainya???
Tapi di luar hal itu, aku suka persahabatan antara Biru, Tasya dan Adimas (pingin juga ngulang masa SMA kayak gini).

beberapa kutipan yang Aku suka dari Novel ini:
Tuhan memang adil, tetapi keadilan itu hanya dirasakan oleh mereka-mereka yang ber-Tuhan. Kesengsaraan, iri hati, dan benci membuat seseorang menjelma menjadi makhluk tidak ber-Tuhan, itulah asal dari ketidakadilan.

"Hidupmu tidak beracuan pada hidup orang lain, karena timing setiap orang itu berbeda. Bisa jadi kamu lulus duluan tapi nggak segera dapat kerja. Bisa jadi yang lulus terlambat justru langsung mendapatkan kerja. Bisa jadi yang usianya lebih tua tidak segera menemukan jodohnya. Bisa jadi yang usianya lebih mudah justru menikah duluan". Rezeki, jodoh, kematian... semua sudah diatur. Tinggal bagaimana kita ikhlas dan tetap berusaha, karena hasilnya ngaak ada yang tahu. Full of surprise.
Profile Image for Desti Rachmadyah.
125 reviews4 followers
November 7, 2021
T-Nos, sebuah badan milik negara yang memiliki visi misi untuk mengeksplorasi pulau-pulau yang belum terjamah di Indonesia. Pekerjaan ini membawa Taufik G. Firdaus ke sebuah petualangan mengeksplorasi pulau 0017, sebuah pulau dengan penduduk yang bermata biru, bertanda lahir khusus di pelipisnya, dan memiliki kemampuan berbeda dengan manusia lainnya: ber-IQ tinggu, dan bisa membaca pikiran. Sayangnya, belum sempat T-Nos mengeksplorasinya, pulau ini menghilang.

Proyek T-Nos sempat terhenti, sebelum Taufik nekat "menjatuhkan" dirinya untuk melanjutkan proyek ini. Kenekatannya membawanya bertemu Banyu Biru, seorang remaja biasa yang bermata biru dan tanda lahir khusus di pelipisnya.

-------

Pertama, covernya lucu. Sketsa Banyu Biru, dengan warna biru dan nuansa gelombang laut. Sederhana tapi menarik.

Kedua, ceritanya menarik. Tentang satu organisasi rahasia pemerintah yang mengeksplor pulau-pulau belum terjamah di Indonesia. Dari 13ribu pulau di Indonesia (ini data tahun berapa, ya?), baru 16 pulau yang bisa mereka eksplorasi. Pulau ke-17, adalah pulau berikutnya dimana Taufik terjun sebagai salah satu tim pengeksplorasi pulau dengan penduduk bermata biru ini. Pulau ini mengingatkan akan Suku Lingon, salah satu suku yang tinggal di pedalaman Halmahera, Maluku, dan memiliki mata biru.

Diceritakan dari dua sudut pandang, Taufik dan Biru, dengan hampir seluruh alurnya diceritakan lewat narasi, minim percakapan. Agak disayangkan, karena dari sisi Taufik, enggagement karakternya jadi tidak terlihat. Seperti gimana Taufik berinteraksi sama pegawai lainnya---terutama Karin yang katanya dia sukai. Malah kesannya Taufik ini pegawai kantor yang terlalu banyak berpikir sendiri. Sedangkan dari sudut Biru, ceritanya lebih hidup dan lebih mengalir, terutama dengan gaya bahasa yang lugas khas anak remaja, dikuatkan dengan karakternya yang memang penyendiri dan kesepian.

Kalau dibaca sebagai remaja, buku ini dijamin seru, membayangkan sebuah organisasi pemerintah yang imajiner, dengan segala fantasi tentang pulau 0017 dan intrik di dalam T-Nos. Tapi dibaca sebagai orang dewasa ... banyak yang bikin bertanya-tanya 😂

Seperti, apa alasan Taufik di rekrut kalau dia tidak menonjol secara fisik (dan kurang spesial dibanding pegawai T-Nos lainnya)? Kenapa Taufik nggak pernah menggunakan nama tengahnya? Kenapa Biru, yang sebagai bagian pulau 0017, nggak ditonjolkan kemampuannya membaca pikiran (atau itu karena sejak kecil mentalnya tertekan karena rasa kesepiannya? Kemampuan Biru baru ditunjukkan di akhir-akhir). Tujuan mereka liburan ke Bali, apakah hanya untuk memunculkan rasa rindu Biru pada kampung halamannya? Karakter-karakter pendukung yang dimunculkan secara tiba-tiba seolah untuk membuat plot twist. Daan masih banyak hal lain yang membuatku bertanya-tanya.
Profile Image for Alvina.
732 reviews119 followers
April 26, 2022
Bukankah ketakutan utama setiap manusia adalah dilupakan?


Pindah ke PT T-Nos adalah gambling besar yang diambil Taufik dalam sejarah hidupnya. Bagaimana tidak, perusahaan itu tidak ada di basis pencarian. Tidak ada yang pernah menyebutnya, tapi gaji yang ditawarkan sungguh fantastis. Apalagi jika bekerja di T-Nos, ia bisa meninggalkan Balikpapan dan pulang ke Surabaya, ke rumah ibu bapak dan adiknya.

PT ini berada di bawah BIN, bertugas mencari dan menggali potensi dari pulau pulau kecil tak berpenghuni dan berinteraksi dengan penduduk asli. Pulau pertama yang Taufik ikut serta dalam pencariannya adalah 0017. Pulau itu dihuni oleh manusia berkulit sawo matang, ada tato di pelipisnya, mereka berambut hitam tetapi bermata biru. Biru yang menyihir siapapun yang menatap kedalamannya. Tetapi dalam waktu singkat, pulau itu hilang, peradaban yang sudah maju itu lenyap beserta orang orangnya.

Berbulan bulan kemudian, Taufik yang masih mengusut kasus pulau 0017 bertemu dengan Banyu Biru. Anak lelaki bermata biru ini satu sekolah dengan Tasya, adik Taufik. Dari sinilah mereka mulai dekat dan mulai mencari tahu kebenaran dari rahasia yang masing masing miliki. Rahasia yang ternyata mengancam nyawa mereka dan orang orang terdekatnya.

Surprisingly, saya ngga sangka kalau bakal suka sama cerita di buku ini. Selain karena covernya yang bikin cover lust macam saya ini tergoda, ternyata ide ceritanya boleh juga. Alurnya cepat, dikisahkan dari dua PoV secara bergantian. Tidak banyak plot twist, tapi cukup membuat saya penasaran sama ending ceritanya. Saya jarang nyaman baca fiksi ilmiah, tapi baca (dengerin sih lebih tepatnya) audiobook ini berasa pengen buru buru liat kelanjutan bab berikutnya.

Tipe tipe teenlit juga tapi dipoles cukup dewasa. Karakternya semakin berkembang seiring ceritanya bergulir. Ada kisah asmaranya, tapi porsinya cukup dan tidak berlebihan. Ada kisah keluarga juga ada kisah persahabatan. Tak ada tokoh yang kelewat sempurna di buku ini, yang antagonis pun mungkin bisa menjadi protagonis.
Profile Image for haikal.
116 reviews
December 18, 2025
buku ini udah oke banget secara konsep karena menceritakan tentang sebuah perusahaan yang ingin menjangkau pulau-pulau terpencil di indonesia.

tapi ada hal yang mengganjal selama membaca, yaitu kegagalan-kegagalan besar yang seharusnya bikin capek, ragu, dan pembaca ikut merasa mentok, malah diceritakan dengan narasi-narasi yang nol emosi. rasanya kayak diburu-buru, padahal aku belum sempat ikut frustrasi.

secara keseluruhan, banyu biru punya niat baik dan ide yang besar. tapi buatku, ceritanya akan jauh lebih kuat kalau konfliknya dibiarkan terasa lebih berat. apalagi kalau dari awal dibawa ke arah petualangan, buku ini pasti lebih menjanjikan.

soal romansa, menurutku tidak perlu, karena tidak memberi dampak emosional yang berarti dan malah mengganggu fokus cerita.
Profile Image for Yasmin.
23 reviews1 follower
March 21, 2022
2.5/5
KENAPA AKU BELI BUKU INI
1. Ilustrasi pada sampulnya yang sangat indah
2. Sinopsisnya yang membuat semua orang yang membacanya akan penasaran

HAL YANG KURANG DARI BUKU INI
1. Rasanya aneh saat Taufik terikat begitu cepat dengan gadis bermata biru dengan tanda unik di pelipis, kurasa bagian ini kurang dideskripsikan, padahal bisa saja ditambahkan dengan beberapa deskripsi, bukan hanya: "Saat itulah pertama kalinya aku melihat penduduk 0017 dengan mata kepala sendiri, seorang gadis berpakaian merah jambu.... kedua matanya berwarna biru. Aku terpana dan sontak seluruh tubuhku tak bisa digerakkan bagai tersihir. Matanya begitu indah. Dari pelipis kiri hingga ke dahinya terdapat tato—atau tanda lahir, entahlah—berbentuk sebuah simbol misterius... Aku tidak tahu simbol apa itu. Aku tertegun." Lalu beralih ke cerita yang lain.

2. Perjalinan karakter sampingan dengan Banyu Biru terasa dilupakan.
- Kenapa Bapaknya Biru kesannya seperti dilupakan setelah dia menceritakan kisah sebenarnya di balik Banyu Biru? Astaga, padahal aku sangat menyukai interaksi mereka, tapi setelah halaman 143, Bapak Suharyono ini tidak pernah dituliskan bercakap-cakap dengan Biru lagi sebelum akhirnya di bagian agak akhir cerita. Sangat disayangkan, padahal akan sungguh bagus jika kita mengetahui lebih dalam bagaimana hubungan mereka setelah mengetahui semua rahasia itu.
- Awalnya aku sangat mengagumi pertemanan Biru, Tasya, dan Adimas, tapi itu berhenti di pertengahan cerita... Rasanya agak sedikit kecewa karena aku masih belum puas dengan adegan di akhir cerita

3. Kedekatan yang dijalin antara Banyu Biru dengan tokoh sampingannya tidak begitu terasa.
Saat Biru ditangkap dan dikurung di ruangan serbaputih,
- aku pikir orang pertama yang dipikirkannya adalah Bapaknya, tapi ternyata tidak. Orang pertama yang dia pikirkan adalah Eyang Sutris, padahal MENURUTKU dalam buku ini tidak begitu diperlihatkan kedekatan mereka. Ah, ayolah, memang sangat mengharukan saat Eyang Sutris tidak mempersalahkan warna mata Biru, tapi hanya sampai di sana. Setelahnya, di dalam buku berhalaman 328 ini tidak ada lagi hal yang mengungkit tentang seberapa Biru menyayangi Eyang Sutris.
- Dan aku agak sedikit kecewa dia memikirkan Bu Nunik di sana, memang benar Bu Nuniklah yang selalu mendukungnya, tapi hubungan mereka YANG TERTULIS di buku ini terlihat tidak sampai di sana.

4. Banyu Biru dan Banyu Bening. Awalnya aku sendiri sangat mengelu-elukan hubungan kakak-beradik ini karena hubungan mereka sangat hangat, tapi itu hanya diperlihatkan saat awal-awal tokoh Bening diperkenalkan, selanjutnya? Jangan harap, saat mereka berlibur bersama saja percakapan mereka tidak dituliskan.

5. Cerita asmara Taufik dan Karin. Di buku yang berhalaman 328 ini tidak diberitahu kenapa Taufik sangat menyukai Karin, kalau Taufik sangat menyukai Karin hanya karena penampilan dan kecakapannya saja, kenapa Taufik sampai membela-belakan untuk membuat tim khusus untuk melanjutkan proyek pulau 0017, dan bahkan salah satu alasannya untuk masuk ke T-Nos adalah karena T-Nos mempekerjakan Karin? Setidaknya buatlah flashback tentang masa kuliah mereka.

6. Rico, yang satu tahun yang lalu masih seorang junior bagaimana bisa memarahi senior yang terkenal garang. Maksudku, jika memang dia naik jabatan, kenapa tidak dideskripsikan saja? Membuat bingung.


6. Bingung kenapa Taufik bisa diundang dan diterima sebagai pegawai dari T-Nos. Ya, memang dia adalah mahasiswa cumlaude, tapi hanya sampai sana, T-Nos dideskripsikan sebagai lembaga yang pegawainya memiliki kekuatan tubuh yang besar, tapi Taufik?

7. Bagaimana T-Nos tahu bahwa penghuni pulau 0017 memiliki ramuan tanaman ampuh yang bisa menghilangkan short-term memory, dan membaca pikiran Mungkin bisa dengan teknologi Information Technology Division. But, how? Bukankah divisi itu hanya melakukan mata-mata lewat kamera yang menyamar sebagai karang? Walaupun dengan alat mata-mata itu suara asli penduduk dapat terdengar dan diterjemahkan ke bahasa Indonesia, tapi bagaimana? Apakah mereka mendengar itu saat penduduk pulau 0017 sedang berburu? Kurasa penulis kurang menguraikan tentang hal ini.
Profile Image for M. A. A..
170 reviews
April 6, 2025
Buku ini sejujurnya punya premis yang sangat menarik, mungkin jadi salah satu yang paling menarik yang kubaca di tahun ini. Bercerita tentang Taufik Firdaus yang tiba-tiba ditawari untuk bekerja dengan perusahaan bernama T-Nos untuk mengeksplorasi Pulau 0017 yang dihuni oleh para penduduk yang semuanya memiliki mata berwarna biru dan tanda lahir unik di pelipis.

Sayangnya, banyak hal yang membuat buku ini jadi sedikit membosankan dan kurang "greget",
1. Kisah mengenai Pulau 0017 dan penduduknya yang misterius kurang dieksplor secara maksimal. Agak disayangkan padahal bagian inilah yang membuat buku ini menarik. Tidak ada kejelasan mengenai asal-usul pulau misterius tersebut, bagaimana penduduknya bertahan hidup, kenapa peradaban dan ilmu pengetahuan mereka bisa sangat baik, dan banyak hal lain yang masih jadi misteri.

2. Pengembangan karakternya yang kurang memuaskan dan hubungan antar karakternya yang sedikit dipaksakan. Banyak karakter di buku ini yang diceritakan sedikit agak dipaksakan. Misalnya, mas Taufik yang di awal diperkenalkan sebagai tokoh yang sangat ragu-ragu tapi tiba-tiba berani mengambil keputusan untuk mengambil alih proyek Pulau 0017. Hubungan antar karakter nya juga dibuat terlalu cepat dan berakhir tanpa kejelasan. Misalnya, kenapa tiba-tiba Banyu Biru bisa percaya sama mas Taufik. Terus juga hubungan antara Banyu Biru, Bapak, dan Banyu Bening yang tidak banyak diceritakan.

3. Alur yang terlalu cepat dan lompat-lompat. Salah satu yang membuat bingung ketika membaca buku ini adalah alurnya, tiba-tiba sudah setahun berjalan. Sayangnya, tidak ada banyak hal yang diceritakan dalam kurun waktu tersebut. Misalnya proyek Taufik, Omes, dan Karin yang segitu-segitu aja, bahkan tidak diceritakan sejauh mana perkembangan yang didapat Omes dan Karin selain mengumpulkan data yang diminta oleh Mas Taufik.

4. Gaya penulisan yang kaku. Sebetulnya, di buku ini bahasa yang digunakan justru bahasa kasual dan santai, tapi entah mengapa ketika dibaca justru kesan nya jadi kaku, terutama penulisan dialog antar karakternya. Selain itu, penggunaan dual pov, Mas Taufik dan Banyu Biru, membuat cerita diulang-ulang, walaupun tujuan nya agar pembaca mengetahui detail yang berbeda dari cerita yang sama, tapi terlalu banyak pengulangan justru membuat bosan.

5. Ketiba-tibaan yang sangat tiba-tiba, misalnya Bu Nunik yang tiba-tiba punya peran penting, Karyawan T-Nos yang tiba-tiba mendukung Mas Taufik, atau Banyu Biru yang tiba-tiba menemukan pistol ketika diculik.

Tapi, secara keseluruhan buku ini cukup bagus untuk dibaca. Bacaan ringan untuk mengisi waktu luang. Memang masih banyak hal yang dirasa kurang, tapi juga banyak hal yang membuat buku ini jadi menarik. Rating pribadi: 3/5.
Profile Image for Self..
52 reviews5 followers
January 18, 2023
Aku nggak sengaja nemu buku ini di aplikasi RBK. Covernya cantik banget, judulnya menarik. Terus baca blurb-nya, wahh tentang perusahaan semacam BIN, pulau terpencil dan pencarian pemuda misterius. Menarik.

Aku pribadi awalnya mikir kalau buku ini akan fokus di pulau 0017, dan Banyu Biru yang matanya biru membuatku langsung inget Suku Lingon yang di Pedalaman Halmahera, Maluku. Tapi ternyata ada hal yang lebih besar dibalik itu semua.

Novel ini di ceritakan dengan dua sudut pandang, yaitu Taufik dan Banyu Biru. Ada plot twistnya juga. Ada romancenya juga tapi nggak berlebihan, ada kisah keluarga juga tentang persahabatan. Aku suka persahabatan antara ketiga bocah itu, wkwk.

Di novel ini nggak ada tokoh yang terlalu sempurna, yang antagonis pun mungkin bisa menjadi protagonis.

Selesai baca ini tuh sebenarnya aku masih kepikiran karena masih ada beberapa belum terjawab. Aku masih penasaran tentang pulau 0017 kok bisa ngilang?

Banyak amanat yang aku dapat dari novel ini, beberapa kutipan juga membuatku merenung gitu 😌

Hidupmu tidak beracuan pada hidup orang lain, karena timing setiap orang itu berbeda. Bisa jadi kamu lulus duluan tapi nggak segera dapat kerja. Bisa jadi yang lulus terlambat justru langsung mendapat pekerjaan. Bisa jadi yang usianya lebih muda justru menikah duluan. (Hlm 151)
Profile Image for Tamira Bella.
178 reviews1 follower
January 29, 2024
Banyu Biru menceritakan tentang suatu anak perusahaan dari badan intelijen negara yang bernama T-Nos, dimana perusahaan ini bertugas untuk mencari pulau terisolir, baik yang belum berpenghuni, maupun yang telah berpenghuni, untuk dikembangkan sumber daya alam dan manusia yang tersedia didalamnya.

Pada suatu ketika dalam suatu project pulau ke 0017 radar T-Nos menemukan pulau terisolir dimana penduduk pulau tersebut memiliki ciri khas orang Indonesia pada umumnya namun semua penduduk bermata biru. Pulau ini disinyalir lebih maju secara teknologi, namun mengisolasi diri dari pemerintah dan manusia lain disekitar pulau tersebut.

Banyu biru sendiri merupakan, anak asli dari penduduk pulau 0017 yang "diculik" dan dibawa ke Surabaya tanpa sepengetahuan dirinya. Beruntung Banyu Biru dirawat dengan baik, tidak seperti anak pulau 0017 lainnya yang dieksploitasi oleh petinggi T-Nos demi kepentingannya pribadi.

Pada buku ini akan dijelaskan bagiamana perjuangan Taufik (pegawai T-Nos yang baik) dan Banyu Biru untuk memberantas para petinggi T-Nos yang korup dan menjembatani penduduk 0017 dengan pemerintah serta mengembalikan kepercayaan penduduk pulau 0017.

Seru sekali, entah saya kurang mengeksplorasi atau bagaimana, namun sejauh ini, menurut saya buku dengan genre Sci-fi terbaik yang dibuat oleh author Indonesia adalah Banyu Biru.
Profile Image for Mawa.
172 reviews4 followers
September 11, 2023
Aku suka ceritanya. Tapi di bagian penduduk pulau yg bermata biru, eksplorasi cerita ttg mereka kurang, seperti siapa mereka sebenarnya, lalu apakah simbol di pelipis mereka ada artinya, asal usul mereka sampai bisa berpindah pulau ataupun kebudayaan tentang mereka.
Tapi tidak apa2 masih seru kok.
Apalagi setting nya juga pulau ini masih masuk Indonesia.
Ada 2 narrator di buku ini.
Banyu Biru, cowok SMA yg selalu dikucilkan krn orang2 takut dg mata birunya dan tanda di pelipisnya.
Taufik, si pekerja kantoran yg akhirnya menerima pekerjaan di T-Nos dg proyek pulau 017.
Cerita mulai bergulir saat kedua orang ini bertemu. Taufik yakin dia akan bisa menyelesaikan project ini. Tapi ada rahasia besar dan aneh ttg T-Nos dan hal2 ilegal yg dilakukan oknum.
Sedangkan Biru, yg akhirnya mulai mempunyai teman yakni Tasya, Adimas dan mulai jatuh cinta dg Lazuardi atau Audi (yg artinya biru langit) dg mata biru dan tanda yg sama dengannya. Mereka dekat, tapi Biru tidak menyadari bahwa itu adalah siasat, lalu sampai pada dirinya diculik oleh oknum T-Nos utk menjadi "kelinci" selanjutnya.
Akankah Taufik dan yg lain berhasil menyelamatkan bocah bermata biru ini dan mengembalikan ke pulau asalnya?
Yuk baca sampai akhir.
Profile Image for cel.
95 reviews5 followers
May 11, 2022
wah..... gak nyangka akhirnya bisa tamatin buku ini juga. aku seneng banget karna akhirnya ada penulis dari Indonesia yang menulis buku dengan genre kayak gini. rasanya seneng banget ketika Taufik akhirnya bisa bertemu lagi dengan Biru walau kondisinya Taufik gak inget Biru siapa. tapi aku yakin, Biru pasti bisa mengatasinya.

di dunia ini gak ada yang mau dilupakan. aku juga orang yang gak mau dilupakan. kalau bisa, aku pengen orang-orang selalu inget dengan eksistensiku. walau banyak kesalahan yang aku perbuat, tapi aku harap itu semua bisa jadi salah satu kenangan dari orang-orang yang tau akan kejadian itu.

dan selamat Biru, juga Audi. kalian sudah bebas. kalian bisa menjalani kehidupan kalian yang sebenarnya. aku turut senang kalian bisa bebas dari penderitaan kalian.

tapi ada satu hal yang aku kepo, ketika pertemuan Biru dan Taufik dalam situasi mahasiswa dan asdos, apakah tandanya pulau 0017 sudah membuka diri terhadap negara? atau Biru kabur? tapi rasanya gak mungkin Biru kabur.

wah kayaknya butuh Banyu Biru part 2 nih wkwkwkwk *colek author*
Profile Image for Lia Untari.
73 reviews
April 14, 2024
Pertama kali tertarik untuk baca buku ini karena penasaran dengan blurb-nya yang memiliki ‘hawa-hawa’ science-fiction & jujur aja jarang baca genre ini untuk novel-novel Indonesia, plus the cover is pretty too!

Premis ceritanya cukup menarik dan sering bikin penasaran, mangkannya bisa selesai membaca buku ini dalam beberapa hari aja (3 days which for me is pretty fast).

Bercerita tentang penemuan sebuah pulau rahasia 0017 yang semua penduduknya memiliki mata warna biru & tato unik di pelipisnya. Untuk cerita yang berpusat pada pulau misterius ini, rasanya cerita tentang pulaunya masih agak kurang tereksplor seperti kenapa tiba-tiba bisa hilang dan asal-usulnya. Justru yang bikin penasaran, penjelasannya cukup sedikit.

But overall, ceritanya seru untuk dibaca ditambah karakter-karakternya yang menurutku pas porsinya dan memiliki perannya masing-masing (gak kayak filler cerita aja).
14 reviews
March 13, 2022
Tertarik buat baca buku ini karena covernya yang unik dimana covernya sendiri menangkat ilustrasi pemeran utama dari buku ini, juga alur ceritanya yang belum pernah aku temuin di buku-buku yang udah aku baca. Pandangan cerita setiap bab di buku ini terus bergantian, yaitu pandangan dari biru dan taufik. Kaya bab 1 misalnya pake pov taufik dan bab 2 pake pov biru, untuk 200 halaman pertama itu sebagian besar menceritakan latar dan kehidupan sehari-hari pemeran di buku tersebut, disitu aku mulai bosan dengan alurnya tapi pas udah halaman 200 ke atas BOOM asli disitu mulai ada rahasia-rahasia yang kekuak dan berhasil bikin penasaran pembaca. Untuk aku pribadi ini salah satu buku yang harus dibaca.
Profile Image for Erika Christy.
10 reviews8 followers
September 9, 2020
Jarang nemu novel indonesia yg seperti ini. Dari cover nya aja aku udah jatuh cinta. Ceritanya pun seru dan page turner banget, semacem penasaran apa yg akan terjadi selanjutnya. Selain itu aku salut sama penulisnya yg bisa menuliskan dua sudut pandang berbeda: tokoh orang kantoran dan tokoh anak SMA.
Anyway, ini novel kedua ayu dewi yg saya baca selain pangeran kumbang. Saya pikir si penulis spesialis genre romance ketika baca novel sebelumnya, tapi ternyata thriller/scifi dgn bumbu romance dia spesialis jugaaa. Wow 👏

PS: aduduh gue kok naksir sama tokoh taufik firdaus ya... Kocak, tapi juga charming gitu deh. Coba di kantor gue ada laki kayak dia... #plak

Dan... Seketika gue pengen kerja di T-Nos :(
Profile Image for Tika Sujirata.
26 reviews1 follower
November 6, 2021
Gak ragu buat kasih novel ini bintang 5, ya karena emg sekeren itu! Awalnya tertarik baca krn review di goodreads katanya ini nagih, pas baca eh bener nagih dong. Gak nyangka di Indonesia ada novel dgn ide cerita dan sekeren ini. Detil penulisannya rapi ga loncat-loncat, bahasanya jg mudah dimengerti. Awalnya sempet nyari-nyari juga ttg alesan Mas TauGe alias Taufik Ganteng kok bs di rekrut T-Nos sampe akhir novel kok ga ada, eh ternyata pas balik halaman ada Company Profile yang dibikin "seniat itu" dan disitu jg ketemu alesan Mas Tauge di rekrut. Asli pas baca ini rasa-rasa kayak nonton drakor macem IRIS deh. Kereeeeeeen!

Good job Mba Ayu Dewi, ditunggu karya keren selanjutnya❤❤
Profile Image for Ardina Alth Mora.
486 reviews16 followers
January 23, 2023
suka bgt dengan ceritanya dengan genre sci-fi dan sedikit magical realism dan lebih fokus pencarian jati diri Biru menurut ku. Cuma rasanya sering ada bagian ayak di skip gt rasanya. seperti taufiq di T-Nos suka kayak gantung gt ceritanya, atau tentang penjelasan siapa sebenarnya suku bermata biru dan pulau 0017. Dan endingnya taufiq dan Biru bertemu tembali dong..... i love it... walau pun sedikit kecewa, karena tdnya berharap ada narasi banyu biru setelah kembali ke pulau dan suku aslinya.

Ceritanya sejauh ini seru" aja cuma suka bosan klo partnya Biru lagi soal sekolah (maybe note for me) untuk part tentang anak sekolahannya hihihi
Profile Image for athiya jusuf.
5 reviews
April 2, 2024
aku tertarik pas liat covernya yang cantik dan blurb-nya yang menarik. tapi sayangnya eksekusi ceritanya agak kurang. banyak detail-detail yang menurutku gak terlalu diperlukan. terus, ini sih aku agak bingung yang bagian T-Nos, T-Nos ini kan katanya bagian dari BIN ya dan emang rahasia bgt. tapi ntah kenapa Taufik dengan entengnya ngebeberin soal T-Nos ini ke Banyu yang istilahnya tuh ‘targetnya’ T-Nos. oh iya, aku juga agak menyayangkan ini, latar tempat di cerita ini kan di Surabaya. tapi aku sama sekali enggak menemukan suasana ‘Surabaya’ di sini. malah beberapa tokohnya ada yang ngobrol pake lo-gue.
Profile Image for 沈沈.
738 reviews
January 10, 2025
Nggak sengaja melihat buku ini di iJakarta, sampul yang cantik dan blurb yang menarik kemudian membuat saya akhirnya memutuskan untuk membaca ini dalam sekali jalan. Bisa dibilang saya cukup suka dengan kisah Banyu Biru, hanya saja ada beberapa hal yang tidak terjawab hingga akhir cerita. Meninggalkan kesan seperti ditulis terlalu singkat dan terburu-buru dikejar jatah halaman. Walau begitu, Banyu Biru juga memberikan banyak pesan tentang bagaimana hidup manusia tidak terpaku pada satu hal. Sudut pandang yang ditulis bergantian antara dua tokoh utama juga tidak kalah menarik walaupun beberapa permasalahan tetap tidak terjawab.
Profile Image for Ninda.
16 reviews
November 29, 2025
Banyu Biru | Ayu Dewi | Science Fiction | 332 halaman | Baca di ipusnas

Bacaan lama yang baru aku selesain sekarang. Plot awal-awal tuh menarik dan nggak biasa alias unik, kaya soal T-Company itu, sampai aku bayangin kalau beneran ada di Indonesia keren banget nih pemerintah bisa peduli hahaha. Pertemanan Biru sama Tasya dan Adimas juga manis banget kesannya. Bagusnya, karakter setiap tokoh di novel ini dibangun kuat dan konsisten.

Ini bacaan ringan menurutku, nggak terlalu banyak plot twist, dan maybe bener apa kata review lain, gaya penceritaannya terlalu menekankan tell, nggak show. Padahal aku penasaran banget seluk beluk pulau 0017, tapi nggak diceritakan terlalu banyak.
Profile Image for Meg ✿.
110 reviews
June 18, 2023
Aku benar-benar menyayangkan isi buku ini. Secara garis besar, cerita yang mau disampaikan bagus banget, tapi aku kurang suka dan kurang sreg dengan penulisan dan cara berceritanya—I could say terlalu bertele-tele— yang banyak memasukkan detail nggak penting yang sebenernya tanpa disebutin pun nggak mengganggu inti cerita. Dan endingnya? Oh, ayolah, di awal sampai pertengahan terlalu banyak menaruh detail, tapi endingnya kok cuma gitu?? Seperti banyak bagian yang 'terpotong' dan terburu-buru diakhiri.
Profile Image for ara.
16 reviews2 followers
October 24, 2023
Tertarik baca ya karena covernya bagus banget!! Awal-awal agak bosenin tp setelah ketemu “Biru” makin penasaran bakalan kayak apa. Ceritanya ttg Banyu Biru yang bingung dengan identitas dirinya sendiri, eh setelah ketemu Audi yang ternyata “sama” dengan dia, Biru langsung merasa senang dan terbuka banget, klise memang. Mungkin aku kalo ketemu orang yang “sama” bakalan merasa klop dan sueneng pol. Gak nyangka kalo ada actionnya dikit, ke inget maze runner hahahaha, cuma endingnya kenapa sihhh!!!!!
Profile Image for Noorai.
11 reviews
November 29, 2023
• Not bad....... but not the best like Aroma Karsa---ada yg bilang kalo vibes-nya kaya Aroma Karsa.
• Jalan ceritanya per POV, jadi agak maju mundur. Untungnya ada keterangan POV siapa aja disetiap bab jadi pembaca bisa membayangkan penempatan alurnya.
• Latar belakangnya di Surabaya, tapi gaya Suroboyo-nya masih kurang nendang.
• Adegan action-nya kurenggggggg. Aku menunggu banyak adegan action Mas Taufik🥹🥹🥹

Ulasan lengkap ada disini : https://nooraisjournal.blogspot.com/2...
1 review
February 23, 2024
Cerita yang dipadukan dengan literatur Indonesia ini membuat Banyu Biru memiliki magic tersendiri. Sesuai dengan warna mata yang dimilikinya. Biru. Memiliki daya tarik magis yang luar biasa. Buku yang aku yakini tidak akan pernah bosan untuk membacanya berulang kali. Petualangan Biru dalam mencari jati dirinya membuatnya mengetahui keterkaitannya dengan pulau 0017.

Selamat berbahagia untuk penulis!! Anda telah membuatku jatuh cinta pada Banyu Biru, lelaki bermata biru yang cerdas, penyayang, dan sederhana.
Profile Image for Mirdell.
191 reviews1 follower
February 24, 2024
Gak berekspetasi bakal nangis baca novel ini. Aku kira gak akan ada bagian yang sedih-sedih. Seru banget ceritanya, mengalir begitu aja. Sebenernya masih penasaran sama Pulau 0017 karna kurang diceritain. Tapi overall bagus. Dan 1 lagi yang aku suka dari novel ini kertas enggak kaku, ringan, dan lentur (aku gak paham istilahnya) pokoknya enak pas dipegang. Hehe.

Awal tau novel ini tuh dari Twitter terus coba pinjem di iPusnas selalu ngantri. Kemaren pas ke Semesta Buku ada novel ini. Awalnya gak ragu terus liat temen aku beli jadi tertarik beli. Eh gak nyangka ternyata bagus ceritanya.
Profile Image for nasya.
827 reviews
May 7, 2024
Sebetulnya aku suka dengan ide dari cerita ini, jarang menemukan novel dengan tema seperti ini. Tapi, sayangnya menurutku pembahasan tentang pulau 0017 di buku ini nggak dieksplor dengan maksimal, kayak cuma selewat aja, karena tadinya aku kira bakalan dijelaskan secara detail tentang pulau 0017, sewaktu awal tim melakukan eksplorasi ke pulau 0017 pun nggak digambarkan secara jelas, karena itu pulau terpencil kukira bakalan ada masalah selama perjalanan, kemudian ada penjelasan bagaimana si pulau 0017 itu bisa hancur. Ya pokoknya banyak yang menurutku kurang dieskplor secara maksimal
Profile Image for Meownikkk~.
92 reviews2 followers
April 15, 2023
Diksinya enak mudah dipahami, tapi untuk ceritanya hmm dari blurb-nya ya aku berekspektasi cerita ini kayak action sci-fi gitu, perang2 di pulau trus banyak penjelasan tentang teknologi futuristik. Yaaa nyatanya cerita ini tertutup banget, antagonis hanya satu pihak trus aksi di akhir2 jg gitu doang (ya meskipun bisa dijelaskan dengan taufik yg lemah fisik dan itu emg pov dia). Btw covernya cakeeep!
Profile Image for Marina.
2,042 reviews359 followers
September 9, 2020
** Books 105 - 2020 **

3,2 dari 5 bintang!

Suka dengan temanya thriller dan juga ada science-fiction. cuma ada sedikit typo yang menganggu dan masih penasaran kenapa nama Divisi yang berbahasa asing tidak dicetak miring?

Terimakasih Gramedia Digital Premium atas peminjaman bukunya!
Profile Image for alyadhiya.
40 reviews
December 30, 2021
Premisnya bagus: tentang suatu pulau istimewa yang hilang tanpa jejak, peneliti yang berusaha membuktikan diri, dan seorang pemuda yang mencari jati diri.

Bukunya enak untuk dibaca, karakternya membumi, dan konfliknya bisa dipahami walaupun dengan bumbu-bumbu ilmiah ala film mata-mata hollywood. Recommended!
Profile Image for Arutala.
506 reviews1 follower
August 20, 2023
Ide ceritanya unik, tema gak pasaran, dan cerita berakhir damai, tak terduga. Alur ceritanya dengan mulus digiring ke arah tanpa petunjuk-no clue dan itu sangat brilian. Selain hanya menebak-nebak akhir ceritanya, daya tarik novel ini sebenarnya ada pada karakter kedua tokoh, Banyu Biru dan Taufik yang sama-sama mencari dan mempertanyakan suatu hal yang pelik dari keberadaan PT T-Nos.

Pengarangnya pintar meracik alur namun dalam membedah secara detail profil entah si mata biru, pulaunya, direksinya, bahkan peran seorang Karin yang terkesan samar-samar rasanya kurang. Peran Bu Nunik saja hanya ditampilkan menjelang di ambang akhir cerita. Padahal bisa digali lebih dalam lagi sih.
Displaying 1 - 30 of 46 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.