Jump to ratings and reviews
Rate this book

Retak

Rate this book
Sejak perceraian orangtua dan sepeninggal kakak laki-lakinya, bayangan mengenai kehidupan yang indah mulai retak di benak Nara. Meja biliar dan aroma debu yang terendap di karpet ruangan Polaris menjadi satu-satunya obat yang sanggup membuatnya lupa. Hanya sesaat, karena ketika dia pulang ke tempat ayahnya, artinya dia kembali ke titik nol. Seakan itu belum cukup, Nara juga harus membiasakan diri harinya di sekolah dirusak oleh Lukas, tukang biang onar yang selalu membuatnya murka. Namun, di balik ketengilannya, ternyata cowok itu menyimpan rahasia yang luput dari kesadaran Nara. Lukas adalah alarm yang mengingatkan Nara pada momen berdarah di masa lalu. Ke manakah hubungan dua orang yang punya masa lalu yang sama pedihnya?

464 pages, Paperback

Published September 14, 2020

1 person is currently reading
19 people want to read

About the author

Falisabri

1 book1 follower

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
2 (22%)
4 stars
3 (33%)
3 stars
4 (44%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 6 of 6 reviews
Profile Image for Ifa Inziati.
Author 3 books60 followers
March 8, 2021
Satu lagi novel remaja yang mengusung isu keluarga, dibungkus penyelesaian yang apik serta dibumbui romansa dengan porsi cukup. Tebalnya lumayan juga, tapi nggak mengintimidasi saya. Justru saya senang memegangnya, empuk haha. Banyaknya halaman sebetulnya dipengaruhi layout yang renggang dan ukuran font yang besar sehingga tampak spacious, jadi bacanya nggak sesak.

Sebelumnya saya mau tebak: apa ini awalnya orific? Karena deskripsi tokoh utamanya minim dan nama Lukas + Nara sendiri langsung mengingatkan pada Lucas NCT dan Nara... entahlah, idol juga pokoknya. Terus, agak ganjil juga buat saya pas tahu Lukas ini muslim, kayak jarang aja muslim namanya Lukas, kalau Lukman masih bisa masuk. Plus, nggak diceritakan latar keluarganya gimana kecuali bagian pentingnya, jadi ya kepikiran siapa lagi kalau bukan Lucas "cobain kuy" hehe.

Blurb-nya menggambarkan ceritanya dengan baik, tetapi konflik yang dicari baru saya temukan di halaman 198 alias pertengahannya. Separuh awalnya banyak diisi interaksi antara Nara dan teman-temannya serta ulah Lukas dan gengnya. Entah karena perubahan mood yang cukup beda dari prolog dan bab 1—dari angst ke komedi, entah karena teman-teman Nara dan Lukas yang sebatas nama ini nggak menarik perhatian, atau karena saya kepingin buru-buru ketemu masalah sebetulnya, saya jadi kurang menikmati bagian yang ramai-ramai ini. Paling saat Mikan mengajak Nara jadi model dan pembelaan Nara saat Lukas dipanggil BK saja yang berpengaruh ke plot. Saya tebak lagi, teman-teman Nara dan Lukas ini juga idol satu grup, yang semakin menguatkan perkiraan saya bahwa ini orific.

Namun, saya lanjut membaca terutama setelah halaman 198 karena ceritanya semakin seru. Lukas dan Nara saling terbuka dengan masalah masing-masing, kemudian saling bantu menyelesaikannya karena ternyata mereka saling terhubung. Nggak cuma konfliknya, gaya bahasanya juga makin ke belakang makin cantik. Saya juga suka tema besarnya, yaitu good humans, bad mistakes yang semakin diperkuat menjelang resolusi. Dan semakin ke belakang pula, saya jadi melupakan wajah Lucas NCT dan Nara... idol, maaf saya lupa dari grup mana, dan berubah menjadi wajah remaja biasa aja yang lebih cocok.

Sedikit catatan, Mikan digambarkan bertubuh gemuk dan senang makan, sehingga sering menjadi sasaran fat-shaming oleh yang lain. Mungkin itu yang bikin saya kurang nyaman baca bagian yang ada teman-temannya.

Retak membawa kita pada lika-liku dua remaja yang terluka, tetapi pada akhirnya mereka bisa mengatasi itu. Eh, ngomong-ngomong, Efran ke mana lagi? Padahal dia sama berjasanya dengan Lukas, loh. Apa dia beneran di-friendzone Nara? ☹️
Profile Image for Hayati.
245 reviews
October 23, 2023
Ketika lo di sini masih berusaha menggapai kembali apa yang telah terlepas, apa dia orang yang udah pergi dan berbeda alam dengan lo juga melakukan hal yang sama? Apa di sana, dia juga merasa bersalah dan menyesal? Karena pernah menyakiti tapi nggak bisa mengutarakan maaf. Or simply because dia udah membiarkan orang yang dia tinggal bersedih akibat kepergiannya yang tanpa kata?

Saat baca sinopsisnya, aku tak menyangka bahwa novel ini akan se 'dark' ini 🥲 padahal lagi mencari bacaan yang ringan, tapi ternyata novel ini di bilang berat sih enggak tapi dark aja 🥺
Karya pertama dari Falisabri yang aku baca, dan cara penulisannya aku suka mengalir begitu saja, tidak kaku dan cukup enjoy untuk dibaca. Jalan ceritanya.... hmmmm dark yah :))) Prolognya aja udah sebegitu darknya huhuhu tapi setidaknya karakter di novel ini kuat gak yang menya menye walaupun karakter Nara di sini kelewat kuatnya udah mengarah jadi batu hmmmm. Untuk penyelesaian ceritanya juga gak terburu buru. Semuanya happy ending pada akhirnyaaaaa dan bisa berdamai dengan luka di masa lalu.

Kita makhluk sosial. Melakukan sesuatu sendiri memang baik, tapi di bantu orang lain juga kodrat makhluk sosial, bukan?
Profile Image for nasya.
783 reviews
July 24, 2023
Sejujurnya di awal-awal masih bingung sama jalan ceritanya, karena aku menyesuaikan dengan yang di prolog, tapi untungnya pelan-pelan jadi lebih ngerti. Ceritanya sendiri lumayan sih, nggak yang bagus banget, tapi nggak buruk juga. Cuma sayang ya, kayaknya sampe akhir aku belum bisa menemukan petunjuk dari kejadian yang di prolog itu, tadinya aku mengira pelakunya ayahnya Nara, tapi kayaknya bukan juga. Aku juga bingung sama kematiannya Fatih.
Profile Image for Nur Rokhmani.
255 reviews6 followers
November 29, 2022
Bagus. Nyaris mendapat perasaan yang sama dengan ketika baca Say Hi! -nya Inggrid Sonya.
Profile Image for mzya.
80 reviews2 followers
November 22, 2024
sukaa sama pembawaan narasinya yg membuat aku memutuskan buat beli ini pas gramedia lgi cuci gudang
Displaying 1 - 6 of 6 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.