Memutuskan untuk menikah dengan Mas adalah keputusan termenakjubkan yang pernah terjadi di hidupku. Aku yang sudah mencintai Mas sejak lama, rasanya ingin melonjak girang dengan takdir ini.
Lalu, pada hari itu, aku justru mendapati diriku kesakitan ketika melihat Mas dengan perempuan lain. Akrab. Dan, Mas memberikan senyum yang tak pernah diberikan kepadaku.
Aku harus apa sekarang, Mas? Aku ikhlas jika di hati Mas selalu ada Mbak Farah, tetapi dengan perempuan lain?
Akhirnya, aku memutuskan tetap di sini, Mas. Bertahan sendiri untuk tetap bersama Samita.
Mas, asal kamu tahu… aku rasanya tak pernah memupuk perasaanku ini. Namun, cintaku tumbuh subur meskipun kamu tak turut merawatnya.