Jump to ratings and reviews
Rate this book

Sashi

Rate this book
Pada usia seperempat abad, menurut orang-orang, wanita seharusnya sedang berada di puncak karier. Seharusnya, hang-out menjadi pelepas penat usai beraktivitas seharian. Bukan sibuk berteriak pada anak usia empat tahun yang kerap mengacaukan rumah, bukan sibuk mencari potongan harga susu anak, bukan sibuk membereskan cucian piring yang tidak sempat diselesaikan sebelum berangkat kerja.

Dan Sashi adalah semua yang bukan.

Pernikahannya berakhir menyedihkan di usia yang masih sangat muda. Dan seperempat abad adalah puncak segala masalahnya. Keputusannya untuk tetap memiliki hubungan baik dengan mantan suaminya, Aryasa, adalah sumber masalahnya.

Sashi sadar saat jantungnya berdegup lebih cepat jika lama-lama menatap mata pria itu. Sashi sadar saat tangannya gemetar jika tanpa sengaja bersentuhan dengan pria itu. Sashi sadar gemuruh kecil di dadanya hadir saat ada seorang wanita yang dekat dengan pria itu.

Jadi, apakah ini artinya ia sudah jatuh cinta untuk kedua kalinya pada pria yang sama?

293 pages, Paperback

Published April 1, 2020

7 people are currently reading
43 people want to read

About the author

Citra Novy

18 books106 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
10 (17%)
4 stars
21 (36%)
3 stars
21 (36%)
2 stars
5 (8%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 10 of 10 reviews
Profile Image for Annelice.
200 reviews8 followers
January 13, 2023
Bintang 3!

Office romance ke-2 di awal tahun ini. Memang ya, tema percintaan di kantor itu nggak jauh-jauh dari seorang atasan pria yang diam-diam memiliki hubungan atau backstreet dengan seorang bawahan wanita. Iya, ceritanya hanya muter-muter di alur itu, tinggal tambahi beberapa latar belakang tiap tokoh agar terkesan beda. Tapiii tetep aja sangat menarik buat dibaca wkwk.

Dan novel inipun nggak jauh beda dengan novel-novel bertemakan office romance yang sering saya baca sebenarnya. Tapi ya itu walaupun alurnya mirip-mirip tapi tetap saja ada perbedaan di konfliknya.

Sashi, sesuai dengan judulnya, novel ini bercerita tentang Sashi. Seorang wanita berusia 25 tahun yang bekerja sebagai travel assistant. Sashi memiliki seorang anak yang sangat aktif yang berusia 4 tahun bernama Aru. Sejak bercerai, Sashi tinggal berdua bersama Aru di sebuah apartemen yang disewakan oleh mantan suaminya.

Aryasa, si mantan suami yang tampan sekaligus atasanya. Aryasa yang good looking dan memiliki prestasi kerja yang bagus selalu menjadi bahan gosip para karyawati di kantornya. Namun tak ada satupun dari mereka yang tahu bahwa Aryas adalah mantan Sashi.

Hubungan Aryas dan Sashi berjalan cukup baik. Mereka masih sering membagi tugas untuk mengurus Aru. Bahkan Aryas juga membiayai semua kebutuhan Aru. Aryas sangat menyayangi Aru walaupun mantan istrinya seperti monster saat mengomeli dirinya tentang Aru.

Latar belakang Aryas dan Sashi membuat novel ini menjadi semakin menarik. Bukan hanya percintaan kantor biasa antara atasan dan bawahan. Tapi mereka adalah mantan suami dan istri. Mereka menyembunyikan identitas mereka pada seluruh teman kantor. Tak ada yang tahu bawa Aru adalah anak Aryas. Yang mereka tahu Aru adalah anak Sashi dengan suaminya yang pergi karena selingkuh. Atau karena 'itunya' seperti cacing. Cacing. Besar. Alaska HAHAHA.
Sumpah, saya ngakak banget sih part itu.

Saya sangat suka watak Aryas yang sabar dan sangat sayang terhadap Aru. Ia melakukan segala hal agar anak semata wayangnya selalu dalam keadaan baik dan tercukupi. Ya pokoknya Aryas tipe good man, good father lah. Selalu sepenuh hati dalam melakukan apapun termasuk dalam pekerjaan. Tak heran ia menjadi idola para karyawati karena selain tampangnya yang oke, keprofesional dia dalam bekerja juga patut diacungi jempol.

Sementara Sashi, saya sebenarnya love-hate sama karakter dia. Suka karena dia ibu yang tangguh, ibu yang cerewet dan sangat hati-hati dengan kesehatan anaknya, ibu yang menyayangi anaknya lebih dari apapun tapi saya benci sekali dengan sifat justifikasi dan spekulasinya. Apa yang dia liat, apa yang dia dengar maka itu yang dia percayai. Tanpa mau bertanya, tanpa mau menelaaah satu persatu sumber masalahnya.

Jadi saat saya tahu penyebab mereka berdua cerai hanya karena spekulasinya yang menganggap Aryas selingkuh, saya merasa Sashi orang paling bodoh dan konyol didunia. Kenapa tidak tanya dulu siapa perempuan yang mengangkat telfon Aryas? Hanya dengan bertanya sesimpel itu?? Nggak habis pikir saya tuh sama jalan pikiran Sashi yang sempit banget.

Belum lagi ditambah tuduhannya terdadap Ursa. Sashi bener-bener bersumbu pendek. Dia bahkan gak mau mendengar penjelasan dari orang yang sangat dengat denganya, sahabatnya, orang yang selalu ikut andil dalam menguris Aru. Hufttt.. cape banget saya tuh sama sifat Sashi. Mana hobinya ngomel-ngomel pada mantan suami.

Ya waluapun begitu saya suka sih interaksi antara Sashi dan Aryas apalagi jika ditambah Aru. Sedikit banyak mereka mengajarkan bahwa walaupun bercerai tetap bisa menjalin hubungan baik dan mengurus anak bersama.

Dan walaupun novel ini mengisahkan tentang cinta antara orang dewasa tapi novel ini tidak seberani novel Satu Atap yang tokohnya masih gadis berusia 19 tahun wkwk.

Ngomong-ngomong tantang Satu Atap, tiba-tiba saya happy loh saat cafenya Argan, blackbeans disebut wkwk.

Oh iya, novel ini masih banyak sekali typonya ya. Bahkan di halaman 55 ada ketidak konsistenan. Jadi setelah menengok Ursa di RS diceritakan bahwa Sashi dan Aru naik lift dengan Aru memeluk pahanya. Tapi kok tiba-tiba posisi Aru jadi digendongannya? Bahkan Aru bangun dan terkejut dari tidurnya??

Hal yang paling saya suka dari setiap novel tema office romance adalah reaksi teman-teman kantor saat tahu tokoh utama memiliki hubungan. Wkwkwk pasti selalu lucu dan gregettt!!

Sayangnya ending dari novel ini agak kurang ya. Yah walaupun ada extra partnya tapi tetep aja kaya ada yang nggak selesai gitu.
Profile Image for Seffi Soffi.
490 reviews143 followers
March 1, 2021
3.8🌟

Pas baca Sabria, aku penasaran sama sosok Aryasa ini. Karena di Sabria, dia ini kakaknya yg jarang banget ngomong. Dan setelah baca Sashi, ya Papa Ayas nggak jauh beda ternyata 😂

Setelah perceraian dengan Ayas, Sashi mencoba untuk kerja. Ya karena nggak enak klo harus selalu ngandelin Ayas. Lagian cukup Aru aja yg dibiayain. Meski begitu, Sashi ini kerja barang satu kantor dengan Ayas. Dan orang2 nggak tahu klo Ayas ini mantan suami Sashi, ditambah lagi teman2 kerjanya pun cuman tau Sashi ini single parent.

Keadaan mereka baik2 aja, sering sharing buat pengasuhan Aru. Ya mereka jadi tim yg kompak sama udah menjaga Aru. Di saat mereka akan melangkah ke depan, ternyata ada hal yg di masa lalu itu belum mereka tuntaskan.

Gaya ceritanya kak Citra selalu menarik, tema yg diangkatnya tentang perceraian gitu.

Karakter Sashi ini bikin gregetan gitu, dia tuh kuat cuman klo udah cemburu suka meledak2 yang ujungnya akan berakhir salahpaham. Trus juga nggak mau ngomong ini yg bikin Ayas bingung. Sulit terbuka gitu. Ayas ini emang jarang banget ngomong, tipe ya klo penting aja dia ngomong. Dia peka sih, cuman ya dia tuh tipe langsung dg tindakan gitu. Gemes sih sama mereka berdua ini 😂

Gaya bahasanya ringan dan mengalir, memakai sudut pandang orang ketiga. Perasaan para tokohnya digambrkan dg baik, baper 😍

Interaksinya sukaa, chemistrynya berasa banget feelnya.

Dan untuk konfliknya emang lebih ke konflik masa lalu mereka yg masih belum selesai, jadinya masih mengganjal gitu. Karena Sashi tiba-tiba minta cerai, Aryasa yang ingin Sashi bahagia dia mengabulkan meski dia bingung salah apa. Dan konflik batin jg nih, setelah perceraian pun ternyata itu nggak membuat mereka bahagia. Rumit sih ya klo udah masalah hati, yg jelas komunikasi itu emang harus lancar biar nggak ada salahpaham. Eksekusinya agak terburu2 sih pas menuju ending gitu. Meski endingnya emang puas dan sukaaa 😍.

Overall aku suka sama ceritanya! Yg suka sama karya penulis, silakan dibaca juga novel ini ❤🌻
Profile Image for Pauline Destinugrainy.
Author 1 book266 followers
January 7, 2021
Kurang lebih tiga tahun yang lalu, Sashi akhirnya bercerai dengan Aryasa, dan membawa Aru anak mereka. Sekarang Sashi bekerja di perusahaan yang sama dengan Aryasa, tapi tidak seorangpun karyawan lainnya mengetahui status hubungan mereka sebelumnya.

Sashi mengakui mengasuh Aru yang hiperaktif seorang diri membuatnya kewalahan. Namun Aryasa terkadang membantunya. Sashi sendiri tidak pernah membatasi Aryasa yang ingin bertemu anaknya. Apalagi Sashi dan Aru tinggal di apartemen mewah yang dibiayai Aryasa. Sebenarnya Sashi bukan tidak ingin mencari pengganti Aryasa, tapi apakah ada yang menerimanya sepaket dengan Aru?

Sementara itu, di sisi Aryasa, dia belum bisa melupakan Sashi. Kalau dulu dia hanya menerima semua keputusan Sashi karena tidak ingin melukai hati Sashi lebih dalam. Tapi Aryasa tidak bisa tinggal diam saat mengetahui Sashi dilecehkan di kantor, atau saat pria yang mendekati Sashi justru menghina Sashi. Bagaimana pun juga Aryasa masih mencintai Sashi. Apakah Sashi bisa menerimanya kembali?

Kisah Sashi, wanita berusia seperempat abad, namun sudah melewati perceraian. Selain Sashi, ada kisah Ursa dan Rindang, sahabat Sashi (di buku yang terpisah). Saat membaca novel ini saya terus bertanya-tanya sebenarnya apa yang menjadi alasan Sashi memilih bercerai dengan Aryasa. Ternyata karena komunikasi di antara keduanya yang tidak sejalan. Sashi butuh pengakuan, sementara Aryasa hanya menjanjikan bukti.
Profile Image for Pradnya Paramitha.
Author 19 books462 followers
March 1, 2021
Aku suka interaksi Sashi dengan Aru dan Ayas dengan Aru. Tapi entah kenapa aku kurang suka dengan penyelesaian konflik dan karakternya Sashi dan Ayas sendiri.
Profile Image for Riz.
1,262 reviews140 followers
January 7, 2021
2.5 Bintang

Nggak ngeh kalau udah ada di GR, padahal bacanya udah tahun lalu 😅

Awal-awal cerita sih lucu banget, menghibur. Tapi mengecewakan pas menuju ending. Apalagi pas di ending tuh ada beberapa bagian yang rasanya kayak..."Loh loh loh, kok langsung begini? Penyelesaiannya gini aja? Trus bagian A, B, C, udah gitu aja? Ah."

Detilnya lupa sih. Kudu buka lagi buat baca ulang. But have no time to reread it. So yaaaaa gini dah.
Profile Image for qnuy.
16 reviews
August 5, 2025
butuh baca ulangg, udah lama banget pertama kali baca buku ini
Profile Image for Niaaa.
15 reviews1 follower
April 14, 2025
Kisah mama sashi sama papa ayas ni agak gemes yaa. Apalagi sashi kerja dikantor yang sama dengan aryasa dan bahkan aryasa managernya dia jadi kebayang kan kalo mantan suami istri kerja dikantor yang sama, tapi tenang para teman kerja sashi ga ada yang tau kalo mereka mantanan dan karna pada gatau habislah "mantan suami" sashi di omongin sama bastian, meirin, venti. Dibilang kalo mantan suaminya kok mau aja bayarin apartemen yang ditinggalin sashi sama aru dan ga dapat imbalan apapun, dipanggil papa cacing lah, untuk lebih jelas silahkan baca dong.
Sashi juga ketemu lagi sama mantan pacarnya pas sma si rafid dan nyoba buat deket dan menjalin hubungan yang ternyata masih sama toxic nya. Untung ada aryasa yang selamatin sashi dari kejamnya tingkah laku dan perkataan rafid. Makin sayang kan sama papa ayas huhu.
Yang bikin kepo adalah alasan kenapa mereka bisa cerai, dan setelah baca ternyata cerainya karna kesalah pahaman di waktu yang tidak tepat jadi sashi langsung buat keputusan dan aryasa ga bisa lawan karna merasa bersalah sama hal lain. Dan ternyata emang ada sosok yang mau menghancurkan pernikahan mereka wow kejam emang.
Aru anak yang menggemaskan dan hiperaktif apalagi kalo udah konsumsi makanan yang manis, panggilan papa ayas dan mama sashi juga dimulai dari dia padahal apa biasanya juga manggil mama dan papa, ini aru terlalu sering bergaul sama ursa sih.
Suka sama jalan ceritanya, sama karakter tiap tokoh, konflik dan penyelesaiannya juga, dan tentunya keuwuan mama sashi dan papa ayas.

Btw, aku udah keduluan baca ceritanya sairish-akala dan janari-chiasa jadi pas baca ini ya cerita ini udah tau kalo mereka satu universe ya. Bahkan jodohnya aru ternyata sima anaknya ibun dan handa, ga nyangka ya ibun dan mama sashi yang awalnya satu tim dikantor eh ujungnya jadi besanan.
Profile Image for Fitriya.
63 reviews
June 27, 2025
kelar dalam sekali duduk tuh udah jadi indikator kuat kalo gue pas banget dari awal. sassy ini emang bukan yang groundbreaking atau punya plot twist gila, tapi ngalir aja dibaca. bener-bener comfort read yang nyenengin.

mas ayas? hello, green flag incarnate. family man, lembut, tanggung jawab, tapi nggak lempeng yang bikin bosan—he’s got charm. cocok banget jadi karakter favorit yang bisa lo bawa pulang ke rumah dan dikenalin ke nyokap.

sashi juga bukan FL template. dia bawel tapi in a cute way, dan pas dia ngomel tuh ya... gemes! bukan annoying, malah bikin hidup. she gives the story a soul, yang bikin narasinya nggak flat.
Displaying 1 - 10 of 10 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.