Jump to ratings and reviews
Rate this book

Sore; Istri dari Masa Depan

Rate this book
Sore datang menemui Jonathan dan mengatakan kalau ia adalah istrinya yang datang dari masa depan. Jonathan tidak serta-merta memercayai pengakuan itu. Meskipun dicurigai, Sore tetap bersikeras tinggal bersama Jonathan, menjalani hari demi hari bersama. Kehadiran Sore perlahan membawa perubahan pada hidup Jonathan. Namun, apakah perubahan itu akan terus bertahan, terlebih ketika Sore harus kembali ke masanya berasal?

Diangkat dari cerita web series populer, “Sore: Istri dari Masa Depan”, kini hadir dalam bentuk buku tentang cinta dan harapan yang melintasi ruang dan waktu.

176 pages, Paperback

Published January 1, 2019

15 people are currently reading
166 people want to read

About the author

Suryana Paramita

2 books4 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
28 (32%)
4 stars
33 (37%)
3 stars
24 (27%)
2 stars
2 (2%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 30 of 33 reviews
Profile Image for raafi.
933 reviews452 followers
January 28, 2025
Mungkin cukup ketinggalan buatku menikmati kisah Sore dan Jo. Sekarang bisa angguk-angguk setuju kenapa cerita Sore (web series-nya terutama) begitu memikat banyak orang dan kerap diperbincangkan.

Terpantik menyelami cerita ini gara-gara teaser singkat film Sore sebelum memulai 1 Kakak 7 Ponakan beberapa waktu lalu. Tadinya mau menonton web series-nya sampai suatu sore saya tidak sengaja mengunjungi bazar buku dan menemukan buku ini. Memang jodoh nggak ke mana.

Ini cerita yang menggugah. Ending-nya bikin saya merasa begitu kosong.
Profile Image for Nur Reti Jiwani.
110 reviews27 followers
March 22, 2024
Novel ini ditulis berdasarkan serial web berjudul "SORE" Karya Yandy Laurens.

Saat baca buku ini, aku pararel dengan nonton serial web-nya di youtube. Cerita keduanya enggak bisa dibilang sama persis, tapi, saling melengkapi. Senang rasanya melihat Jo dan Sore bisa muncul sungguhan di dunia nyata. Bagusnya lagi, aktor dan aktris yang dipilih untuk memerankan karakter Jo dan Sore seolah memang diciptakan untuk memerankan karakter itu. Cocok banget!

Keduanya (novel dan serial web) sama-sama aku suka. Soalnya, memang kasih pengalaman menikmati cerita yang beda satu sama lain, kan...

Tapi kalau boleh pilih, aku lebih suka baca novelnya aja!

Tulisan Suryana Paramita enak banget dibacanya! Meski banyak dialog dan dituturkan dari sudut pandang Sore atau orang ke-3, sama sekali enggak bikin bingung. Tulisannya ngalir, diksinya indah, penggalan antar kalimatnya juga OK, sampai panjang cerita dari satu bagian ke bagian lain juga tidak terlalu panjang atau pendek. Pokoknya aku suka banget novel ini!

Cerita novelnya sendiri juga simpel. Jangan berharap memikirkan perjalanan waktu yang rumit. Atau teori-teori relativitas terkait waktu. Sore; Istri dari Masa Depan ini hanya kisah cinta sederhana tentang seorang istri yang ditinggal suaminya mati muda. Dan berharap sepenuh hati agar bisa memandang wajah suaminya sekali saja.

Manis.

"Keputusan-keputusan hidup yang kita ambil akan menggiring kita masuk ke pintu-pintu kemungkinan yang lain. Dari ribuan atau jutaan pilihan yang kita ambil, semuanya punya risiko. Karena itu, bermain-main dengan ruang dan waktu, bisa juga berisiko mengubah jalur hidup kita nantinya"
Profile Image for Riri Reads Books.
111 reviews1 follower
November 18, 2025
3.5 ⭐️

Aku suka seriesnya, aku suka filmnya! Jadi begitu tau ada bukunya (yang adaptasi dari seriesnya) langsung aku gas gas gas!

Bisa dibilang buku ini penjembatan antara series dan film. Mungkin karena ditulis sama Mba Mita nya sendiri, aku jadi merasa nostalgia dengan seriesnya, nilai plus dengan in depth yang ada di buku, juga gimana buku ini memberikan beberapa elemen yang nantinya ada di film. Memang karena ini limitasinya adaptasi series dan bukunya tipiiiissss banget (150an halaman ish) jadinya banyak plot plot yang kayanya jumpy dan know how nya left unexplained.

Tapiii banyak juga pendekatan dan naratif dari Sore yang aku suka banget dari buku ini dan gimana endingnya menjadi lebih manis (kalau menurutku) dan Jo juga keliatan longing dan pendewasaannya jadi, menurutku buku ini rasanya agak hit or miss sih memang...
Profile Image for Matchanillaaa.
93 reviews1 follower
August 10, 2025
Karena aku udah pernah nonton serial webnya di YouTube delapan tahun lalu. Novel ini 95% mirip banget sama seriesnya. Bahkan sampai percakapan antara Sore dan Jo juga sama banget plek ketiplek. Ada beberapa bagian yang berbeda saat menceritakan sudut pandang Elsa (mantan Jo di Italia.)

Buat yang belum pernah nonton seriesnya, aku rasa membaca novel ini worth it banget. Tapi bagi yang udah nonton seriesnya, isi novel ini sama persis jadi kalian ngga akan merasakan sensasi berbeda saat membaca bukunya.
Profile Image for Wahyu Novian.
333 reviews44 followers
December 29, 2020
Pertama kali lihat novel ini mau terbit, saya langsung kasih tahu Tania yang suka sekali dengan serial Youtubenya. Biar sekaligus proposal biar boleh beli. Saya sih tertarik karena sampulnya—cakep banget kan? ⁣

“Aku Sore.”⁣
“Okay…. Terus?”⁣
“Istri kamu, dari masa depan.”⁣

Sore datang menemui Jonathan dan mengatakan kalau ia adalah istrinya yang datang dari masa depan.⁣

Setelah Tania baca novelnya, dia sarankan buat nonton serialnya dulu. Biar penuh pengalamannya, katanya—kan novel ini terinspirasi dari sana. Dan memang betul begitu. Novel ini pelengkap manis serial internetnya. Kalau mau baca dulu, ya bisa juga. ⁣

Serialnya, sebetulnya iklan produk yang mengampanyekan hidup sehat, digarap dengan sangat baik dan diperankan oleh pemeran yang pas. Cocok sekali Tika Bravani dan Dion Wiyoko memerankan Sore dan Dion. Bikin gemas. Tania ketawa-ketawa senang akhirnya saya nonton dan suka juga. ⁣

Bukunya, dengan premis yang sama namun dari sudut pandang Sore, bikin semakin terasa ke dalam hati. Mengetahui bagaimana cerita ini berjalan malah bikin berdebar dari awal. Alasan-alasan Sore terasa semakin masuk akal dan dalam. Meski ada perbedaan bagaimana mereka mengakhiri cerita, keduanya sama-sama pas dan bikin puas. ⁣

Senang membaca buku ini. Tidak usah berpikir berat tentang logika perjalanan waktu dan ruang atau berharap penjelasan detil seperti novel fiksi ilmiah—atau bertanya tentang butterfly effect dan kemungkinan-kemungkinannya. Ini cerita cinta sederhana saja. Bisa dibaca satu kali duduk sembari menyesap teh atau kopi. ⁣

“Ada orang pernah bilang, kenapa senja selalu menyenangkan. Kadang dia hitam kelam, kadang dia merah merekah. Tapi langit, selalu menerima senja apa adanya”⁣

Percayalah. Kalimat ini sangat cocok dan manis dikatakan oleh Dion Wiyoko dan Tika Bravani di serialnya, jadi di buku ini pun jadi bikin senyum-senyum geli.
Profile Image for Rihazizah.
66 reviews2 followers
August 22, 2025
"Karena itu, bermain-main dg ruang dan waktu, bisa juga berisiko mengubah jalur hidup kita nantinya. Kita bisa bersama atau tidak sama sekali." - hlm. 119.

.

SORE
Suryana Paramita
Berdasarkan web series karya Yandy Laurens
vi + 170 hlm.
2023, Penerbit Media Kita
Baca di iPusnas

.

Sore adalah istri Jo dari masa depan. Sore melakukan perjalanan lintas waktu demi bertemu dg Jo yg saat itu tinggal di Ponza, Italia, di masa sebelum mereka berkenalan, di masa Jo masih menjalin hubungan dg Elsa.

Jo tentu saja menolak wanita aneh yg tiba-tiba muncul, berkata yg aneh², dan mulai mengatur hidupnya. Namun, Sore tdk menyerah. Dia datang ke masa lalu bukan tanpa alasan, meski nyawanya sendiri menjadi taruhannya.

.

Setelah menamatkan novelnya, aku langsung maraton web series-nya di YouTube. Awal nonton terasa membosankan ya, karena adegan demi adegan dibuat sama persis antara web series dg novel, bahkan sampai ke dialognya. Namun, ketika sampai pada bagian di mana Sore kembali ke masanya, web series dan novel punya versi yg amat berbeda. Begitu pun cerita sesudahnya. Nah, dari sini aku mulai nonton dg serius karena dibuat beda banget versi web series dg novelnya.

Kalo boleh membandingkan, aku lebih suka versi novelnya. Di novel, latar Ponza dibuat detail, indah sekali, begitu pun perasaan Sore ketika akhirnya baru sampai di Ponza dan bertemu lagi dg Jo, serasa tumpah ruah bacanya. Versi novel terasa lebih kaya, lebih banyak isinya meski hanya 170 hlm. Tapi, dg nonton web series-nya aku jadi dapat melihat keindahan Ponza spt apa, aku juga mendapatkan versi alur menuju ending yg berbeda dg versi novelnya dan itu pengalaman yg sangat menyenangkan. Versi web series dan versi novel, keduanya punya perbedaan menarik di cerita menjelang ending. Jadi kepengin nonton versi filmnya karena pasti ada yg beda juga.

Sore ini ceritanya kalem, alurnya menenangkan, ngalir banget. Bisa banget jadi bacaan sekali duduk karena ringan.
Profile Image for Ares.
28 reviews11 followers
August 11, 2025
Pengembangan dari series ke buku. Ada beberapa part yang sedikit berbeda di buku dan series, pun berbeda dengan film. Tetapi tidak mengurangi inti cerita antar Jonatan dan Sore.
Perbedaannya ada beberapa perbedaan tindakan Jonatan, ada kisah yang baru disampaikan di buku dan ada kisah yang ada di film tetapi tidak ada di bukunya.
Tata bahasa dalam buku ini sangat bagus karena dapat menggambarkan latar tempat dengan detil.
Profile Image for owlshell.
64 reviews10 followers
July 23, 2025
"Ombak dan senja itu sama. Mereka pergi lalu datang kembali dalam bentuk yang tak pernah sama. Kepergian senja dan ombak itu cepat sekali, secepat kedatangan mereka. Kita baru saja duduk dan menikmati kehadiran mereka, tiba-tiba ombak dan senja sudah pergi. Anehnya, kita gak pernah mengeluh, karena kita percaya, mereka pasti akan kembali."
Profile Image for Farra Maghfiroh.
17 reviews1 follower
April 23, 2024
Baca ini karena aku suka banget sama webseries Sore: Istri dari Masa Depan, sampai aku rewatch berkali-kali. Novel ini ending dan beberapa bagian ceritanya berbeda, tapi lagi-lagi namanya takdir, Jo tetep ketemu sama Sore. Rasanya di novel ini jadi lebih jelas dan realistis, karena ya, Jo lupa dia pernah ketemu Sore, yang berubah cuman hidupnya jadi lebih baik, sesuai tujuan Sore balik ke masa lalu. Di webseries dan yang dibilang Sore, mereka ketemu di Indonesia waktu Jo balik dan ketemu di kafe, tapi di sini mereka ketemu di pameran di Madrid.

Tapi walaupun gitu ada beberapa hal kurang yang agak ganggu sih. Novel ini ditulis pakai POV orang pertama, tapi ada bagian yang tiba-tiba jadi kayak POV orang ketiga serba tahu. Terus peralihan antara Sore dan Jo nggak ada penandanya. Ada typo waktu Sore lihat senja sama Jo, "ia tunjukkan" keliru ditulis "kutunjukkan". Terus ada hal yang kurang penjelasan, kayak Sore yang pakai smartwatch waktu lari, itu dia bawa dari masa depan? Atau punya Jo? Bukannya Sore pas datang nggak bawa apa-apa?

Novelnya cukup menghibur sih, walaupun narasinya agak kurang smooth di beberapa bagian. Kalau suruh pilih Sore versi buku atau webseries, hmm, sorry tapi kayaknya aku masih milih cerita Sore versi webseries. Tapi aku suka sama kenyataan kalau, bagaimanapun alurnya, di manapun bertemunya, Sore tetep ditakdirkan buat Jo. Aku suka cerita-cerita macam itu. Dan baik versi buku dan webseries, ceritanya disampaikan dengan baik dan masuk akal.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Cherry Natasya.
54 reviews
November 10, 2024
Aku setiap 'ketemu' cowo (fiksi) Green flags, selalu ada kesan tersendiri, hahaha.
Suka bgt sama jalan cerita di novel ini.
Selama baca ceritanya, aku sangat-sangat dibuat rileks dan menikmati.
Hopefuly terus melanjutkan karya! Aku menungguuu😍

Salam,
Cherry ^^
Profile Image for Icha.
55 reviews1 follower
September 7, 2024
Randomly ketemu buku ini pas lagi liat rekomendasi di ipusnas. Wah, covernya menarik! langsung aja memutuskan untuk baca. Aku perhatiin covernya dan ternyata ini buku adaptasi dari web series. Ok akhirnya aku nonton dulu deh.

Enough soal gimana aku ketemu buku ini. Sekarang kesanku setelah selesai membaca buku ini adalah: aku puas dan suka sama cerita buku ini! Manis, heartwarming, kocakk juga. Kalo disuruh pilih salah satu, mana yg paling aku suka di antara web seriesnya atau buku, aku gak ragu pilih buku.

Aku suka gimana keindahan dan kenyamanan waktu nonton seriesnya juga terasa dalam bentuk lain di buku ini. Kalo seriesnya memanjakan penonton dengan banyak scene lanskap Ponza, kalo bukunya memanjakan pembaca dengan rangkaian kalimat indah nan cantik tapi nyaman dibaca. Maybe it sounds weird tapi aku rasanya kayak lagi relaksasi pas baca ini. Aku menikmati banget baca kalimat-kalimatnya yang rasanya gak terburu-buru, padahal buku ini gak sampe 200 halaman. Keren banget gak sih buku tipis tapi tetep nyaman dan gak ada kesan terburu-buru.

Ada informasi yg tentunya gak aku dapat pas nonton seriesnya dan aku seneng banget karena buku ini terasa melengkapi kepingan cerita perjalanan Sore dan Jo, rasanya lebih nyambung aja gitu. Ada lebih banyak ceplas-ceplos Jo yg kocak bikin ngakak juga wkwk Aku juga suka gimana Sore tuh gak bersikap terlalu aneh di hidupnya Jo, gak ada kesan kayak sok tau atau superior dari si Sore walaupun dia datang dari masa depan. Aku takut bgt kalo sampe nemu Sore yg begini di buku, tapi untungnya nggak.

Walaupun ide ceritanya memang klasik, tapi alur ceritanya tetep refreshing. Interaksi antar tokoh juga menurutku menarik, gak ada yg aneh gitu. Cuma masih gak abis pikir aja kok bisa sih ada cowok dewasa sepolos Jo wkwk. Apa dia gak punya rasa waspada apa gimana ya?
Profile Image for Ninda.
18 reviews
December 21, 2025
Sore: Istri Dari Masa Depan | Suryana Paramitha | Romance, Fantasy | 180 halaman | Baca di ipusnas

“... Setiap orang pasti punya pertimbangan sendiri-sendiri dan sudah pasti gak akan mungkin klop seratus persen, tapi di situ kan fungsinya ngobrol. Bisa menyepakati hal-hal di antara dua pihak.” (Kutipan hal. 54)

“Keputusan-keputusan hidup yang kita ambil akan menggiring kita masuk ke pintu-pintu kemungkinan yang lain. Dari ribuan atau jutaan pilihan yang kita ambil, semuanya punya resiko.” (Kutipan hal. 119)

“Tahu gak kenapa senja itu selalu menyenangkan? Kadang dia merah merekah bahagia, kadang dia hitam gelap berduka, tapi langit selalu menerima senja apa adanya.” (Kutipan hal. 88)

Perlu diakui, aku tertarik baca ini karena fomo filmnya dibicarakan di media sosial. Momen yang tepat sebelum aku menonton filmnya. Tapi, disini aku mau buat ulasan tanpa ada kaitan dengan filmnya. Novel ini pemilihan diksinya cukup bagus, tapi rasanya begitu banyak lubang cerita yang meninggalkan tanda tanya, seperti kaitan ayah Jonathan dengan apa yang terjadi pada Sore dan yang dimaksud “Dia” yang bisa melempar Sore ke dimensi waktu yang berbeda. Jadi novel ini terkesan “yang penting jadi” “yang penting disebut novel”

Satu lagi, aku tau sih ini fiksi, tapi sepanjang aku menikmati ceritanya, pikiranku terus diganggu soal kenapa Jo nggak coba buat telepon polisi saat tiba-tiba ada orang asing di kamarnya, dia malah menerima orang asing itu begitu saja. Dan ya, pada saat Jo mulai menerima kehadiran Sore dan mengizinkannya tinggal di rumah Jo, kalau nggak salah di saat yang sama Jo belum putus sama Elsa :) Tapi yaudahlah, namanya juga fiksi.
Profile Image for gq .
111 reviews
November 19, 2025
sbg disclaimer aku belum nonton webseriesnya dan baru nonton filmnya ya.. pas tau ada bukunya aku seneng bgt krn aku sukak bgt sm filmnya. aku bahkan smpe nonton 2x di bioskop which is hal yg sgtt jarang bgt aku lakuin mengingat aku suka eman eman. trus pas baca bukunya... agak kecewa sih, hiks. sangat disayangkan bukunya tipis bgt pdhal masi banyak bgt yg bs dieksplor dan dibahas. kalau film singkat mah mungkin wajarr ya mengingat ada keterbatasan waktu, tpi kalau buku... harusnya bisa lebih bebas dan detail lagi. yang harusnya jadi pelengkap, buku ini ternyata kayak cuman numpang lewat doang. ending bagian sore nanggung (lebih suka ending nya sore di film). jonathan terlalu cepet berubah untuk ukuran orang yg katanya perilaku buruk dan sembrononya mengakar (sama kayak di film jd kecewa bgt pas tau di bukunya juga). aku gak menemukan acceptance sore di buku ini, yg aku temuin cuman sore yg kekanak2an. building di awal padahal udah bagus, tp dari tengah menuju akhir malah jadi merosot seakan diburu2 buat selesai. trus bagian konflik dimana sore ngasih tau jo meninggal muda di masa depan, itu juga kayak dilempar begitu aja. kesannya kayak ditulis biar ada konflik aja. trus gak ada penjelasan lebih lanjut terkait sore yg ke masa lalu krn di kasih kesempatan sm pria yg dia temuin di rumah sakit. sebenernya banyak bgt yg masih jadi teka teki dan bisa ditemuin jawabannya kalau aja bukunya sedikit lebih tebal lagi.

oh iyaa shot out buat sheila dara yg sukses besarr meranin sore. aku selama baca dialog sore tuh selalu kebayang beliau.
Profile Image for Tin.
43 reviews2 followers
January 27, 2025
“Tau nggak kenapa senja selalu menyenangkan?
Kadang dia merah merekah bahagia, kadang dia hitam gelap berduka tapi langit selalu menerima senja apa adanya.”

Potongan dialog ini masih sangat kuhafal padahal webseriesnya ku nonton beberapa tahun lalu. Selain dialog ini kalimat di hal 67 juga sangat membekas. Silahkan baca sendiri. Bahkan sebelum dan setelah nonton webseris nya prinsip hidupku kokoh seperti itu.

Idenya ceritanya Sederhana, ceritanya runut enak banget baca nya. setiap halaman yang kubaca masih terbayang-bayang adegan di filmnya. Endingnya kutau akan seperti apa walaupun tidak persis sama. Tapi tetap antusias kubaca 🤣

Buku tipis ini membawa kita memandang pada hal-hal sederhana, pola hidup yang harusnya dirawat sejak masih muda, jatuh cinta yang sederhana.

Intinya apa jadinya kalau istri mu dari masa depan datang untuk mengubah pola hidupmu agar lebih sehat, agar bisa hidup lebih lama bukan karena kamu disuruh untuk takut mati tapi untuk sementara tetap hidup karena telah membuat istrimu jatuh cinta, menyerahkan semua harapannya ke kamu. Jadi hidup dengan pola yang sehat.

Well Sore masih melekat pada mba” manis itu yang kulupa namanya dan Dion Wiyono si mata sipit

Dan semoga filmnya yang segera tayang bisa kunonton lagi di bioskop
Profile Image for Pauline Destinugrainy.
Author 1 book272 followers
July 14, 2025
Saya membaca buku ini setelah menonton film dan web series-nya. Biasanya saya tidak ingin membaca buku jika sudah melihat adaptasi sinema-nya, karena akan merusak imajinasi saya. Tapi saya penasaran banget dengan versi buku-nya setelah menonton filmnya yang mind-blowing.

Jadi urutannya seharusnya web series - novel - film. Sementara yang saya alami itu film - web series - novel. Yah seperti yang saya khawatirkan, sepanjang membaca buku ini, pikiran saya menggali scene-scene di filmnya sambil berusaha mencari perbedaannya. Setelah membaca, novel ini adalah mix antara web series dan film. Wajar sih...karena memang begitu urutan adaptasinya.

Sore, datang dari masa depan dengan tujuan ingin memperbaiki kualitas hidup Jo, suaminya. Awalnya Jo tidak percaya, namun lama kelamaan akhirnya dia bisa menerima Sore. Sore mencoba mengintervensi kebiasaan hidup Jo, hingga di satu titik Jo merasa kesal karena hidupnya diatur oleh Sore. Pada saat itu Sore terpaksa mengakui semuanya.

Perjalanan lintas waktu sudah biasa ditemukan di novel, apapun media dan caranya. Perjalanan yang membuka banyak kemungkinan akan apa yang terjadi di masa depan.
This entire review has been hidden because of spoilers.
2 reviews
September 27, 2025
Bayangkan kalau tiba-tiba seseorang datang ke rumahmu dan berkata, “Halo, saya pasanganmu dari masa depan.” Pasti membingungkan, bukan? Itulah yang dialami Jonathan dalam kisah ini. Hidupnya yang awalnya biasa saja, berubah total sejak kehadiran Sore.

Awalnya Jonathan sama sekali tidak percaya, tetapi Sore tidak pernah menyerah. Dengan caranya yang tulus, ia terus berusaha membuat Jonathan jatuh hati kepadanya.

Yang membuat saya jatuh cinta pada buku ini adalah bagaimana perubahan karakter yang digambarkan begitu manis dan alami. Chemistry antara Jonathan dan Sore terasa nyata, membuat saya tersenyum sepanjang membaca.

Buku ini cocok bagi siapa pun yang menyukai cerita romantis yang ringan, hangat, dan menyentuh. Setelah menutup halaman terakhir, saya merasa diingatkan bahwa cinta bisa datang dari mana saja, bahkan dari waktu yang berbeda. Kehadiran seseorang, meski singkat, mampu mengubah hidup kita selamanya.
Profile Image for R.
51 reviews1 follower
December 27, 2025
after watching the movie and reading the book, i can't really decide which one i prefer. i like the book for certain parts, such as how it explains sore's return to the past and how she doesn't have to experience a repetitive time loop, which i personally found quite draining in the movie LOL.

that said, jo's character development in the book feels a bit too rushed, considering how many bad habits he has as if everything was sped up because the book was about to end. on the other hand, the movie portrays jo's growth more gradually and the ending left a much stronger impression on me.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Siti Bariroh Maulidyawati.
106 reviews6 followers
July 15, 2025
sebagai salah satu penonton web series SORE dan penikmat karya-karya Yandy Laurens dan Cerita Films, saya penasaran dengan sosok Suryana Paramita. ketika saya membaca buku ini, saya terhanyut dengan cara penulis beretorika dan membuat saya bisa menyelesaikan keseluruhan cerita dalam sekali duduk.

kalau boleh mengutip lirik lagu Banda Neira, kerasa kalau buku ini tu.. jujur dan tanpa bersandiwara. i am craving for more of her writing.
Profile Image for Arutala.
509 reviews1 follower
September 16, 2025
Kehebohan filmnya dan web seriesnya bikin ingin ikut membaca novelnya. Karakter Sore selayaknya istri yang ingin suaminya bisa hidup lebih tertata rapi tersampaikan di sini.

Berlatar kota Ponza Italia, keduanya terlihat akrab dan luwes dalam menjalani kehidupan yang semu-semu, karena Sore adalah calon istri Jo yang beberapa tahun lagi akan bertemu dengannya, sehingga kisah suami istri ini seakan mendahului takdir pertemuan dan terasa makin lama kedekatan itu terjalin, makin sedih saja menghadapi perpisahannya.

Diceritakan dengan begitu manis tapi getir karena sesungguhnya Sore harus mampu menahan rahasia apa pun yang telah ia ketahui, seolah kehadirannya serupa bayangan yang melekat tak ingin jauh dari Jo. Sampai-sampai Sore harus mencurangi waktu demi ingin bersama Jo. Novel ini apik dengan diksi yang keren serta dialog yang mengalir lucu apa adanya.
Profile Image for Irvan Friana.
11 reviews
September 23, 2025
Saya baca ini setelah nonton Film dan Webseriesnya,
dan buku Sore ini terasa lebih mirip dengan nuansa webseries nya yg ringan, santai, dan fun.
Berbeda dengan filmnya yang lebih gelap, dalam, dan penuh rasa rindu serta sedih, buku ini menawarkan perspektif yang lebih hangat dan ringan untuk dinikmati.
Profile Image for Sita Evita.
112 reviews10 followers
January 1, 2023
Selesai dalam sekali duduk tapi banyak plot twistnya karena ceritanya nggak sama persi dengan yang di web series, sekaligus diceritakan dengan lebih mendalam bagian-bagian yang gak ada di seriesnya.
Profile Image for dhifa 🐛.
6 reviews
January 9, 2025
i enjoy this soo much. udah lama gak baca novel, dan ini termasuk novel pertama yang aku baca ditahun 2025 and suprisingly not bad lahh
Profile Image for Naa.
84 reviews1 follower
June 24, 2025
Sore endingnya tetep sama jo kan yaa😭??
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Irene J.
10 reviews
June 28, 2025
ceritanya lumayan unik! lesson learned adalah cari istri biar hidup tertata 😅
Profile Image for Titia Hesi.
18 reviews
July 27, 2025
Ada beberapa hal yang bisa diambil tapi tidak begitu banyak yang menginsipirasi, atau mungkin ini termasuk yang gak relate sama saya.
Profile Image for Adam Ramdhani.
29 reviews
August 4, 2025
I found it too short and sometimes not aligned with what the message it was meant to deliver. But still, it’s a good read.
Profile Image for Nidos.
302 reviews78 followers
August 7, 2025
Not bad, but less impressive than its two motion picture versions.
Profile Image for Ica Agustin.
96 reviews
October 16, 2025
Deg-degan menjelang akhir cerita karena tidak seperti versi web series.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Displaying 1 - 30 of 33 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.