Marah bisa dinilai sebagai hal positif jika marah tersebut dilakukan dengan cara yang benar dan bijak, menggunakan kata-kata atau kalimat-kalimat yang baik pula. Tetapi, ketika amarah tersebut diekspresikan secara destruktif yaitu dengan memeaki, mengumpat, berkata-kata kotor, membanting barang, merusak barang atau memukul orang, maka rasa marah itu akan menjadi emosi negatif. Lepas kendali atas rasa marah diri-sendiri dapat memicu perasaan bingung, tidak berdaya bahkan frustasi, stress atau depresi. Buku ini membimbing Anda untuk mengenal batas-batas itu.
Seperti baca rangkuman artikel online dan hanya beberapa tambahan statement buku lain, sisanya seperti sedang ngobrol sama penulis. Daftar pustakanya hanya 5 buku yang jadi referensi, source case study banyak ambil dari online, yang menurutku paling disayangkan adalah ada satu atau dua statement dari riset/study tapi tidak ada referensi untuk statement ini. 🤷🏽♀️