Menurut ku buku ini sgt cocok dijadikan media refleksi bahkan bagiku rasanya seperti berbicara dengan diri sendiri. Di bagian awal, disajikan dengan bahasan kita, yang menurutku lebih banyak pertanyaan di akhirnya, membiarkan diri kita sendiri yang menjawabnya, apakah kita merasakan hal yang sama dengan penulis?
Lalu dilanjutkan bagian tengah mengenai mereka, yang ada di sekitar kita. Pada akhirnya, muara adalah tempat dimana kita dan mereka saling bersinggungan dan bersinergi bersama.
Satu kutipan yang paling aku suka, "Bukankah hidup akan lebih mudah dan menenangkan jika kita saling memahami dan mendukung? Fokus dengan hidup masing masing, menghargai setiap proses orang lain dan merasa cukup. Kita sama. Sama sama berjuang. Berjuang di skenario hidup masing masing."
Satu penulisan yang cukup simple tapi membawa pembaca untuk berfikir. Setiap bait2 perkataan membawa pembaca untuk memahami bahawa setiap manusia itu berbeza, setiap manusia ada kelemahan dan kelebihan masing. Dan tak guna untuk kita sentiasa hidup untuk membanding2. Setiap orang ada struggle tersendiri walaupun dari jauh nampak macam kehidupannya senang.
Buku ini maa syaa Allaah meski tipis tapi isinya ngena abis. Bagus juga dibaca pas dini hari saat waktu berkontemplasi. Baarakallaahu fiik, Mbak Gita Nadia. :'D