"Orang yang memiliki impian adalah tokoh utama di muka bumi ini, Arian. Itu karena ia memiliki mimpi sehingga hidupnya menjadi indah dan berani. Mimpi yang terwujud tidak berbeda dengan sebuah keajaiban. Karenanya, orang yang bisa mewujudkan mimpinya terlihat indah dan bebas."
Cerita tentang mimpi dari anak-anak dengan latar belakang yang berbeda. Seorang anak seniman kuriding, seorang anak balian dari pedalaman Meratus, dan seorang anak pengidap cerebral palsy.
Suka banget sama penulisannya!!! Cerita ini mengangkat tema persahabatan, kerja keras, psikologi, petualangan, dan lain-lain. Salah satu yang menarik dari buku ini adalah bagaimana penulis menonjolkan antropologi Kalimantan Selatan dengan menunjukkan kebiasaan warga, keberagaman adat, penulisan percakapan dengan bahasa Banjar, sampai mantra-mantra yang digunakan oleh balian.
Melihat latar belakang penulis, aku senang dengan pengetahuan-pengetahuan tentang ilmu jiwa yang disisipkan di cerita ini. Bagaimana penulis mengenalkan metode flooding untuk penyembuhan fobia dan penulis juga mencoba menjelaskan kondisi Bunga pada pembaca dengan bahasa yang mudah dimengerti melalui tokoh Bu Sheila yang menjelaskan pada Arian dan Kejora.
Buku ini juga dilengkapi dengan beberapa terjemahan di catatan kaki dan glosarium. Aku kasih ⭐4 karena bukunya berhasil bikin aku ngerasa mau cepat-cepat pulang kampung, apalagi di setiap pembahasan tentang makanan 😆😭
Naaah untuk filmnya ada beberapa bagian yang beda dan dipotong dari novel yaa. Walaupun memang ada beberapa bagian yang disayangkan karena nggak masuk di film, tapi alur ceritanya tetap bisa dimengerti kok. Tambahan beberapa karakter juga cukup menghibur, khususnya Paman Daim yang bikin ngakak sekaligus bikin kesel pas jagain Bunga 😂 Aku juga suka pemilihan pemain yang memerankan Ganang, pas bangettt.
7/10 untuk filmnya, terlihat jelas di film ini keindahan kota Banjarmasin dengan sungai-sungai dan kehidupannya, Pasar Terapung, Pasar Ujung Murung, sampai Pegunungan Meratus, bungas banar 🥹🫶 Tapi cukup kaget di akhir-akhir cerita, saat mereka sudah beranjak dewasa, air sungainya jadi berubah warna 👀