Jump to ratings and reviews
Rate this book

Dearest Mai

Rate this book
Mai, gadis itu punya mimpi sederhana saja.
Lulus kuliah dengan nilai bagus, menikah, dan tenang bersama keluarga. Namun, mimpi akan terasa sulit saat kau sudah berttemu cinta dan patah hati, bukan?

Al, laki-laki yang selalu memberinya perhatian, diam-diam mengisi tempat di hatinya. Namun, saat perasaan itu mulai tumbuh, ternyata Al sudah bersama perempuan lain.

Dalam patah ahti, Mai bertemu Da Andy. Dia baik, ointar, mencintainya, seharunya tidak ada lagi yang membuat Mai ragu. Sampai sebuah kenyataan tentang Da Andy membuat harapannya hancur. Berantakan tak lagi berupa.

Jatuh cinta memang selalu tak bisa baik-baik saja, bukan?

Lalu, akan ke mana Mai membawa cintanya menepi?
Akan bagaimana Mai menyudahi keinginan hati?

406 pages, Paperback

Published September 1, 2019

Loading...
Loading...

About the author

Mia Chuz

4 books22 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
5 (55%)
4 stars
2 (22%)
3 stars
0 (0%)
2 stars
1 (11%)
1 star
1 (11%)
Displaying 1 - 2 of 2 reviews
Profile Image for Dinar Widyasmara.
121 reviews6 followers
January 29, 2021
Jalan ceritanya sih sinetron banget ya, tokoh Mai juga agak lebay menurutku. Cuma harus diakui, buku ini tuh religinya kental dan emang banyak banget yang bisa diambil pembelajarannya. Paling tidak buatku ya, banyak banget kalimat-kalimat sederhana yang menyentil hati, jadi aku sih menikamti baca ini.

Cara Mai menghadapi masalah, dan bangkit setelahnya, perlu dicontoh. Tegar dan tegasnya terutama. Jodoh mah nggak akan kemana, semua sudah ada dalam genggaman bisa lepas begitu saja. Kalau memang bukan buat kita, sekuat apapun dipegang ya lepas juga. atau akan datang di waktu dan keadaan yang tepat.

gitu sih..
Profile Image for Ruru Frans.
110 reviews1 follower
August 2, 2025
⭐1,5

Terlalu polos. Tokoh perempuan utama, Mai, terlalu polos... atau malah pura-pura polos. Aku gak tau seberapa sering aku mencabik saat si Mai ini gak tau sama apa yang dia rasakan. Dan aku juga gak tau seberapa sering aku mengkerut sekaligus menutup buku setiap Da Andy muncul dan membuat scene romantis cringe. Yah, ketahuan sih, novel ini dari wattpad. Kembali lagi, kenapa sih tokoh perempuannya harus menye-menye. Udah gitu, gak tetap pendiriannya. Bilangnya ingin menjauh dari haram, tapi malah makin mendekati. Sudah gitu tidak terlihat menolak dengan tegas lagi. Haduh. Yang bagus dari buku ini hanyalah kalimatnya yang mengingatkan akan adanya Allah. Selain itu, sisanya terlalu mengkhayal dan bermimpi.
Displaying 1 - 2 of 2 reviews