Ma voisine est indonésienne. Je l'appelle Madame Hibou. Hibou c'est la transcription phénique de "ibu" qui veut dire "Madame" en indonésien. La semaine, cette "Madame Madame" travaille comme traductrice. Le week-end, elle prend le train pour découvrir un coin de l'hexagone. Mais dit-elle la vérité ?
This graphic novel is one of the few comics I borrowed from my twin. The journey began when I discovered that many graphic novels have been translated into Indonesian and are available on e-commerce platforms. This time, the one translated was a graphic novel from France.
The story follows a comic artist living in France who meets a neighbor from Indonesia, sparking a cultural exchange.
What makes this novel interesting is how the Indonesian neighbor talks about the deeply ingrained racism in Indonesia. This neighbor, nicknamed “Madame Hibou,” faces discrimination simply because she’s of Chinese descent, which in Indonesia often carries a negative connotation. People tend to associate it with being non-Muslim, and it’s used in a mocking way, even though she’s made it clear that she is Muslim.
It reminded me of what my twin and I experienced back in elementary school, when our classmates would often call us “Chinese” in a derogatory way, implying we weren’t true Muslims. Sadly, I don’t think this issue will disappear from Indonesia anytime soon, at least not before the 21st century ends.
Overall, this book is quite good, though it does get a bit dull in places.
Rasanya ini novel grafis terjemahan Prancis yang pertama saya baca. Ditulis oleh seorang komikus Prancis, buku ini bercerita tentang seorang komikus yang memiliki tetangga baru asal Indonesia yang kemudian ia sapa 'Madame Hibou' ('Hibou' dibaca 'Ibu'). Madame Hibou adalah seorang peneliti wanita asal Makassar yang gemar berjalan-jalan naik kereta api. Dari interaksi keduanya yang terbilang 'random' (karena kadang-kadang Madame Hibou menghilang sebelum percakapan selesai 😂), si tokoh utama belajar sedikit banyak tentang Indonesia dan budayanya sambil juga tergelitik untuk mengeksplor negaranya sendiri.
Saya menikmati buku ini yang digambar dengan style 'pen & ink' dengan detail yang wow! Baik ekspresi, situasi maupun detail geografis tergambar dengan baik. Cara penulis menceritakan budaya dalam interaksi bertetangga juga sangat pas dan natural. Sedikit banyak saya bisa menangkap 'sense of humor' si penulis 😂
Mungkin bagi penggemar komik yang lebih terbiasa dengan style narasi pembuka-konflik-klimaks-penyelesaian akan mendapati buku ini sedikit datar, namun akan membuka wawasan, menjadi variasi bacaan dan wajib dikoleksi! ❤️
Diceritakan oleh seorang komikus dari Perancis, yang memiliki tetangga seorang wanita Indonesia yang sering tiba-tiba menghilang saat diajak ngobrol. Madame Hibou adalah wanita asal Makassar, Indonesia yang dulunya berprofesi sebagai dosen di jurusan Sastra Perancis. Tapi kemudian dia memilih untuk tinggal di Perancis dan menjadi penerjemah. Hobinya adalah mengunjungi kota-kota di Perancis dengan menggunakan kereta. Selain menceritakan keunikan di Perancis, dalam komik ini juga mengisahkan beberapa isu yang terjadi di tanah air dan sedikit budaya Bugis (yang dikisahkan oleh Madame Hibou). Nice comic... bisa dibaca dalam sekali duduk.
Ce livre porte une richesse qu' il ne faut pas sous-estimer. La voisine du narrateur ne voit pas le monde du même façon que lui, mais cela ne la gêne pas. Elle ne s'excuse point. C'était plutôt à son voisin à la découvrir petit à petit, à travers le partage du thé ou des rencontres imprévus, ses origines, ses motivations, etc. Des fois, il a des soupçons, des fois les incompréhensions mais au fur et à mesure il découvre la vérité.
Les différences culturelles ne devraient pas nous faire peur. On est tous humains. À mon avis, aller à la rencontre de l'autre est essentiel pour combattre nos préconçus de l'autrui.
- The riches hidden in this book are not to be underestimated. The author's neighbour doesn't see the world in the same way as he, but she isn't bothered by this. In fact, she doesn't even apologise. She leaves it to her neighbour to discover little by little, over a shared cuppa or accidental meetings, to learn about where she is from, what motivates her, etc. The author is at times suspicious and there are moments where he simply doesn't understand her, but bit by bit he discovers the truth.
Cultural differences ought not scare us. We are all humans. In my opinion, going out of our way to meet those who are different than us is essential in the fight against our own prejudices.
Novel grafis Ma Voisine est Indonesienne atau Tetanggaku Orang Indonesia merupakan novel grafis terjemahan pertama yang saya baca, disamping komik terkenal Asterix tentunya.
Membaca novel grafis dengan gambar hitam putih dengan kalimat-kalimat bahasa Indonesia baku, membuat kenikmatan membaca seperti layaknya membaca komik Asterix, agak terganggu.
Tapi terlepas dari bahasa Indonesia yang baku, grafisnya sendiri mampu membuat imajinasi saya tentang kota-kota, bangunan bersejarah, pasar, maupun flat/apartemen di Paris, seolah-olah berada di sana.
Kisah ini dimulai saat sebelum pandemi hingga saat pandemi berlangsung, bagaimana kehidupan pertemanan keduanya beralih dari tatap muka menjadi pertemuan lewat WA dan video call, sangat menarik.
Cerita Madame Hibou tentang salju, membuat saya teringat pengalaman teman saya, seorang Nigeria yang juga melakukan ritual yang sama, menari2 dan mencicipi salju. Atau tentang kebiasaan Madame Hibou yang menaburkan benih tanaman saat berkunjung ke tempat-tempat yang memiliki kebun ataupun pot tetangganya, Emmanuel, membuat saya tertawa.
Atau tentang ketakutan Emmanuel tentang Madame Hibou, karena ketidaktahuannya tentang Indonesiq, membuat saya, sebagai orang Indonesia, rasanya ingin berlari kesana dan menjelaskan tentang Indonesia yang sesungguhnya.
Menurut saya, Emmanuel menggambarkan karakter Madame Hibou lewat coretannya dengan tepat.
Buku ini layak dibaca sebagai selingan, jika kita ingin beristirahat sejenak setelah membaca buku yang menguras perasaan ataupun memerlukan pemikiran yang mendalam.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Mari mengunjungi kota-kota di Prancis bersama Madame Hibou!!
Madame Hibou akan membawa kita mengunjungi kampung halaman Arthur Rimbaud di Charleville Mezieres, Kota Terjelek Perancis di Niort, dan Puri George Sand di Chatearoux sambil menelusuri kenangan masa kecil Madame Hibou di Makassar.
Senang sekali rasanya menemukan komik unik yang menarik dan menyegarkan ini. Kisah perjalanan Madame Hibou mengunjungi tempat-tempat bersejarah berkeliling Prancis diilustrasikan dengan sangat baik oleh Lemaire, membuat pembaca seperti saya bisa ikut merasakan kesenangan dan antusiasme Madame Hibou. Saya belajar banyak tentang sejarah, tokoh-tokoh sastra, dan landscape-landscape menarik di Prancis. Semua ini menjadi semakin menarik karena ceritanya dikait-kaitkan dengan sejarah Indonesia pula. Karakter Madame Hibou yang eksentrik menambah rasa penasaran dan kesenangan membaca. Benar-benar ya, Ibu-Ibu ini menggemaskan sekali!
Terjemahan Rotasi Books juga mengalir dengan sangat baik. Satu hal yang saya sayangkan adalah kenapa Lemaire tidak menyebutkan nama Madame Hibou yang sebenarnya, melainkan hanya menyematkan julukan pribadi 'Madame Hibou'.
Tetanggaku Orang Indonesia adalah sebuah komik karya Emmanuel Lemaire, seorang ilustrator Prancis yang terinspirasi oleh tetangganya yang berasal dari Indonesia, Madam Hibou.
Bercerita tentang kehidupan dan budaya Indonesia dari sudut pandang Madame Hibou, seorang perempuan Makassar yang tinggal di Paris. Komik ini juga menampilkan perbandingan antara Prancis dan Indonesia, humor dan tak lupa kritik sosial.
Tetanggaku Orang Indonesia ditulis dengan gaya yang sederhana dan lucu, dengan model pen dan gambar yang detail. Komik ini mengajak pembaca untuk mengenal lebih dekat tentang sejarah, geografi, agama, seni, makanan, dan tradisi dari Indonesia. Kebheinekaanlah pokoknya!. Tak lupa juga mengkritik beberapa masalah sosial yang ada di Indonesia dan Prancis, seperti kemiskinan, korupsi, diskriminasi, dan lingkungan. Komik ini menunjukkan bahwa kedua negara memiliki tantangan dan peluang yang berbeda, tapi juga memiliki kesamaan. Komik yang mengajarkan nilai-nilai seperti toleransi, kebersamaan, dan kepedulian kepada sesama. Tentunya hal-hal cukup berat tadi dibawakan dengan sederhana melalui percakapan Madam Hibou dan Penulis.
Secara keseluruhan Tetanggaku Orang Indonesia tak hanya menghibur tapi memberi insight baru tentang Prancis dan tentunya budaya Makassar. Komik yang cocok untuk semua usia dan latar belakang.
I had the pleasure to meet the illustrator-author of this book that introduced me to his work. First of all, excellent drawing! I adore the drawing and the details and all the lines. And the more I read about it the more I feel it is such a wholesome comic. As an Indonesian who had live abroad before I like taking trains and discovering Europe and telling stories about things that might have been normal here but very unique in Europe, all the descriptions about Indonesian are very accurate and very well written.
Indonesia diceritakan dan digambarkan dengan sangat baik oleh novelis grafis Perancis dan Perancis diceritakan dan digambarkan pula dengan sangat baik oleh seorang Indonesia yang berprofesi ahli bahasa Perancis. Novel grafis yang menceritakan dengan sangat baik bahwa pertemanan antar bangsa bisa terjadi Topik pada novel grafis ini sebenarnya tidak ringan tapi bisa tersampaikan dengan ringan Kalau author membuat lagi novel grafis yang diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, saya tertarik untuk membeli
Ilustrasi-nya cakep, ceritanya OK. Dan ternyata based on true story yah, si tetangga Orang Indonesia ini memang benar ada hahahaha.
Asli kelakuan Madame Hibou atau Ibu Ibu ini absurd dan kocak habis. Seru banget sih kalau punya tetangga atau teman kaya Ibu Ibu ini, yang penting nggak kaget kalau tiba-tiba ditinggal pas lagi ngobrol wkwkwk.
Échanges entre un Français et sa voisine Indonésienne. Redondant, la dame visite une nouvelle ville française chaque week-end et les deux voisins en discutent autour d'un thé ou lors d'une balade. Les discussions de terminent toujours de la même façon, la femme quitte en catastrophe. N'a pas réussi à soutenir mon intérêt. 2,5 étoiles
This entire review has been hidden because of spoilers.
I actually read the version in Indonesian language but they haven’t created the GR page. Anyway, it’s really good. I love the story, the plot and the drawing. The facts about Indonesia are accurate too. And Madame Hibou is adorable!
Love this book!! Knowing Indonesia quite well, some of her behavior shocked me, yet can relate to some of the story, an interesting one. (will translate this in french if I got the time to do so.)
Récit graphique qui parlera beaucoup à ceux qui choisissent leur destination de voyage de manière inhabituelle :) Plus profondément, on finit la BD et on a envie de partir découvrir l'Indonésie.
Cerita menarik dari Lemaire bertemu dengan tetangganya yang Indonesia — Lahir di Papua, tinggal di Makassar, dan menetap di Paris. Marvelous! Semua yang tinggal di Indonesia — dianggap keluarga.
Komik dari Emmanuel Lemaire ini secara cerita sangatlah menarik karena topik yang dibahas tidak terlalu berat. Visualisasi akan cerita tersebut juga dibuat semenarik mungkin. Top!