Jump to ratings and reviews
Rate this book

Serangkai

Rate this book
“Tetapi bukan masalah kalau kita nggak selalu bisa berani, Deverra. Karena manusia bukan hanya lahir dari tulang, melainkan juga hati. Semesta bukan hanya menciptakan tubuh, melainkan juga rasa. Dan waktu bukan hanya tentang hari esok, melainkan juga kemarin.”

**

Kecelakaan di perhelatan Grand Prix Formula 1 membawa Kai Deverra yang masih merayakan penyesalan ditinggal kekasih lamanya kepada Karina Maladivas Nota yang baru pulang dari kesepian.

Setangkai cerita kesedihan Deverra menyatu dengan setangkai cerita kesunyian Divas, membentuk serangkai cerita untuk mengenang yang hilang.

Tentang Deverra,
Dari Divas,
untuk Zacchio.

400 pages, Paperback

First published January 1, 2021

214 people are currently reading
2327 people want to read

About the author

Valerie Patkar

8 books418 followers
Believing in the power of fiction, Valerie Patkar has been writing and publishing 6 books under Bhuana Sastra (Kompas Gramedia Group) since 2018.

Lukacita, her 5th book made its way to win Best Seller Category Awards in 2022 and 2023 since its release.

In 2022, she launched Dunia Loversation that is contained of 5 books narrated about love in a wider form among dream, friends, family, lover and self.

Six years in a row, Valerie got special awards from Penerbit Bhuana Ilmu Populer in Editor's Choice and Best-Selling Book Category.

Through writing, she believes small act of kindness could help everyone to live better.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
1,095 (56%)
4 stars
632 (32%)
3 stars
165 (8%)
2 stars
26 (1%)
1 star
17 (<1%)
Displaying 1 - 30 of 449 reviews
Profile Image for Liliyana Halim.
310 reviews240 followers
October 22, 2022
Selesaiiiii! Setelah baca Claires yang bikin gregetan. Baca ini tuh bikin senyam-senyum sendiri, iri juga hangat gitu. Divas memang pas untuk Kai. Pantes adikku bilang terus nanti kalau baca Serangkai, aku akan merelakan apa yang ada di Claires dan ya bener sih 🤭. Tapi novel ini juga bikin nyesek, baru halaman 134 aku udah mewek 🥲 pengen banget bantuin Divas buat jambak mamanya kejam sekali 😤 padahal yang salah siapa coba. Dari novel ini jadi tau nggak gampang juga jadi orangtua apalagi kalau ada di posisi Mamanya Divas 😖. Dan orangtua seperti orangtuanya Kai itu bener-bener bikin rambut berdiri grrr 😤. Dan (lagi) seperti novel sebelumnya, di dalam novel ini juga banyak kutipan-kutipan yang bagus 😍. Pokoknya baca deh ini 👌🏼. Mohon maaf bila ada salah kata 🙏🏼😊. Terima kasih buat adikku yang sudah rekomen novel ini buatku 🙏🏼🥰.
.
Selama ini saya selalu ingin menjadi dokter karena embel-embel gaji yang besar. Nggak ada dokter yang miskin kecuali dia memang memilih untuk hidup demikian. Tapi semenjak mengenal— Saya berubah menjadi orang penuh rasa empati dan saya pikir itu semua datang dari rasa kasihan. Nyatanya saya salah. Rasa empati ini datang justru karena saya belajar, bahwa kehilangan dan duka yang panjang nggak akan pernah bisa disembuhkan oleh dokter yang gajinya ratusan juta sekalipun. (Hal 173).
Profile Image for Autmn Reader.
881 reviews92 followers
July 22, 2021
Akhirnyaaaa, ada juga buku yang aku beresin. Such a page turning book. Mulai page turning emang dari halaman 100 san sih.

• Pros:

Suka banget sama interaksi Divi sama Divas. 😂 Mereka interaksinya renyah dan light buat diikutin. Padahal ini novel sendu banget. Interaksinya itu nggak berlebihan gtu lhoooo. Aku juga suka gimana buku ini nunjukkin sisi orang yg sedang sedih tuh dengan cara yang berbeda tapi intinya sama. Aku juga suka sama ending cerita ini. Yup, gk ada yang instan di dunia ini, makanya endingnya realiatis banget.

Plot sama pemanfaatan tokohnya pas banget. Nggak ada tokoh yang kesannya tempelan aja gitu th. Tereksplor dengan baik.

• Cons:

Kurang puas sama penggunana POV di sini. Semuanga mirip. Kalau nggak fokus, pasti kebalik-balik karena mereka kan punga vibe yang sama semua. Jadi bikin rada off pas baca ceritanya.

•Ps:

Aku jadi pingin baca semua bukunya Mbak Valerie (kecuali Claire karena dia kang selingkuh. Ih geuleuh :()
Profile Image for ☆ chu ☆.
98 reviews17 followers
April 25, 2023
BAGUUUSSSS BGT sedih bgt manis bgt.. kyknya valerie patkar bakal jd author favku deh WKWKWK😋☝🏼

cerita2nya selalu baguuss, aku suka gaya kepenulisannya jd pas baca selalu dibawa masuk ke dalam ceritanya. page turning bgt!

really looking forward for another her new book (probably):D
Profile Image for Matchakeikeu.
61 reviews4 followers
July 12, 2022
Ini buku ke-4 dari Kak Vale yang kubaca setelah Lukacita,
Nonversation, dan Game Over. Dan sama kayak buku-buku
sebelumnya yang kubaca, BAGUS BANGET.

I always love how the author narrated the story karena
beneran berhasil bikin kita masuk ke isi cerita. Diksinya,
cara penulisannya, semuanya, bikin karakter-karakternya
jadi hidup. Kita berasa masuk ke pikiran masing-masing
karakter, bahkan jadi karakter itu sendiri

Konfliknya juga bener-bener hidup, bener-bener kerasa
ada dan nggak dramatis.

Siapa sih yang nggak pernah kehilangan? kita semua pasti
pernah kehilangan, dari yang sederhana sampai berat
sekalipun. Buku ini bercerita tentang kehilangan. Dan
berhasil banget ngacak-ngacak perasaan, beneran banyak
nangisnya, tapi pada waktu yang bersamaan dikasih
penawarnya juga berupa pelukan erat, kira-kira kaya gitu
rasanya kalau baca buku ini. Emang sih, setiap baca karya
Kak Vale serasa lagi belajar soal kehidupan, banyak banget
perasaan yang dirasain juga, campur aduk!!

Buku ini bukan cuma buku romance biasa, lagi-lagi, seperti
banyak karya Kak Vale yang lain yang selalu nyelipin perihal
keluarga dan persahabatan. Di buku ini, keluarganya justru
mendominasi dan ngeblend banget sama keseluruhan
cerita. Penyatuannya bener-bener hidup. Berapa kali aku
ngomong 'hidup' ya? soalnya ceritanya emang bener-
bener bikin kita ngerasa masuk ke buku, SERIUS.

Sama kayak karakter-karakter dari buku Kak Vale yang lain,
karakter di buku ini juga-Manusia banget. ya, manusia
banget. Yang punya salah, dan belajar dari situ. Yang
punya luka, punya sedih, dan punya cerita buruk yang
dibalut banyak hal baik.

Pokoknya resmi, kalau penulis romance luar yang kusuka
itu Taylor Jenkins Reid, kalau dari Indonesia sekarang
kayaknya Kak Vale!! Suka banget juga sama gaya bahasa
Kak Vale yang menurutku ringan tapi secara bersamaan
puitis dan gena banget. SUPER KEREN.

This is so good! much love for this book & the aurhor 🤍
Profile Image for tessa.
5 reviews
August 29, 2022
i stopped reading this book, i thought it’d be good. tapi ternyata isinya kayak percakapan wattpad remaja umur 15 tahun
Profile Image for Utha.
824 reviews401 followers
June 11, 2023
Pertama kali baca tulisan Valerie Patkar. Dan rasanya masih bersedia membacanya tulisan-tulisannya yang lain.

Novel tentang dua orang yang sama-sama punya luka. Bagian akhirnya cukup emosional, tapi justru chemistry dua tokoh utamanya berlalu begitu saja buatku. Yang kuat justru luka yang dimiliki Divas.

Gaya menulisnya enak, mengalir. Tapi ada yang lucu deh! Aku lupa di halaman berapa, terus ada kalimat "Mas Dhika bisa memiliki spasi lebih banyak..." Jujur aku ngabrut pas baca. SPASI DONGGG. Ya paham sih, mungkin biar bahasa Indonesia banget, dicari padanan untuk space. Tapi ya kok SPASI. Aku cek di KBBI aja konteksnya nggak demikian hahaha.
Profile Image for Sheira Sharma.
132 reviews4 followers
February 21, 2025
"lo nggak butuh seseorang yang menawarkan lo dunia. cukup seseorang yang bisa menawarkan dirinya untuk selalu berada di sisi lo dan bertahan bersama."

semesta mempertemukan kai yang sedang berduka karena di tinggal kekasihnya, dengan divas yang juga sedang berusaha merelakan kepergian orang tersayangnya.

tentang dua orang yang tengah terluka, tapi saling membantu untuk merajut asa.

hal pertama yang membuat cerita ini menarik adalah unsur balapannya yang lumayan baru buat gue, jadi ketika membaca paragraf pertama novel ini bikin gue otomatis nggak bisa berhenti. apalagi di susul juga dengan pertemuan menggemaskan dua karakter utama yang romcom abis, sebagai seseorang yang punya syndrom enemies to lovers gue merasa sedikit di manjakan sih pas baca.

perkembangan hubungan divas dan kai untuk menuju ke titik yang lebih deep juga kerasa banget, gue suka aja bagaimana penulis menuangkan segala keresahan keduanya dengan begitu sempurna. sampai di beberapa bagian gue beneran berkaca-kaca, apalagi pas baca pov zacchio :(

well, gue nggak bisa berkata-kata lagi sih karena bingung juga mau ngomong apa. soal narasi udah nggak bisa di komentari, karena udah pasti bagus banget. secara alur juga nggak buru-buru, pas banget 400 halaman ini buat menyelesaikan segalanya tanpa ada yang harus di gantung dan bikin kita sebagai pembaca bertanya-tanya. chemistry divas dan kai juga meyakinkan, nggak ujug-ujug deket terus saling sayang, tapi prosesnya bener-bener di tunjukan. untuk kurangnya paling apa ya, subjektif sih ini tapi buku ini belum terlalu berkesan aja buat gue jadi nggak bisa bintang 5, meski mungkin kalau secara objektif gue nggak bisa menemukan kekurangannya apa.

silakan baca sendiri, di jamin nggak akan nyesel
Profile Image for Caca.
187 reviews8 followers
May 22, 2025
"Burung-burung yang bisa terbang tinggi di atas itu nggak pernah bawa beban apa pun di sayap mereka, karena kalau mereka membawa semua beban itu, mereka nggak akan pernah bisa terbang lebih tinggi."
"Sama kayak kesedihan, rasa takut, mereka akan selalu jadi bagian dari kita. Dan untuk bisa terbang lebih tinggi, kamu harus melepas semua itu, Vas. Jangan bawa mereka terbang sama kamu."


Zacchio i love you sm, pls pls KAMU TUHHH, you're so sweet, thoughtful, and your words always hit me right in the feels... wait, are you even real?

"we people always try hard to be someone for everyone. but we always end up being someone for no one. including ourselves."

EHHH INI TUH LUCU BGT YA⁉️ tapiii- sedihhhhh juga huhuuuu, aku suka banget sama interact divi sama divas...
eh sumpil ini egk menye menye gitu haha. I like both of them, because they open up to each other about their sadness even though it's not easy.

"Nggak perlu. Nggak perlu cari orang yang bisa sembuhin luka kamu. Kamu cuma perlu cari orang yang mau sakit bareng kamu dan nikmatin rasa sakitnya sama-sama."
"Dan kalau kamu udah ketemu orangnya, jatuh, Vas. Jatuh se-jatuh—jatuhnya untuk dia. Sedih karena dia, berjuang buat dia, sakit untuk dia, bahagia sama dia."


"Lo nggak butuh seseorang yang bisa menawarkan lo dunia.
Cukup seseorang yang bisa menawarkan dirinya untuk selalu berada di sisi lo dan bertahan bersama."


and yeahhhh finally orangnya itu Divi, seneng bangettttt ketika tau Divas bakalan punya seseorang yang tulus sama dia. Yang bener-bener cinta, dan mau menikmati rasa sakitnya sama-sama..

Serius, aku engga nyangka sih ini bakalan sebagus ini!? Soalnya aku biasanya kurang dapet kalo baca buku yang pake kata (gue), tapiiii disini AKU BENERAN KY ini buku bagus bgt!? Semua perasaan bakalan campur aduk deh, sedih, seneng, lucuuuuu, kita ikut berduka juga..
Profile Image for fuhtreh.
99 reviews3 followers
December 5, 2023
aku udah tau kalo buku ini isinya pasti bagus. very heartwarming yet shoulder dropping. tiap pov kak kio tuh selalu bikin nangis. apalagi di part where he always makes sure diva's hair is always neat cause mom once pulled it.

one part you will cry and one part ahead you will find yourself smiling. bener bener dibikin naik turun. baca pov divas nangis, baca pov deverra senyum, baca pov kak kio nangis, baca pov papa dan mama divas juga nangis.

semua isi di buku ini tuh kayak berharga. like there are lots of small details that are intertwined with each other. kayanya abis ini tiap liat keripik balado aku nangis deh, padahal aku juga sama sukanya.

aku suka bgt bgt bgt bgt sama bukunya. kalo ketemu kakak kayak kak kio, kayanya aku juga bakal beryukur bgt. aku suka hubungan kak kio dan divas, nyampe bgt di hati aku.

aku juga suka gmn kai akhirnya ketemu divas dan sebaliknya. they exist to teach each other.

ada banyak bgt sebenernya yg pingin aku sampein. mungkin tiap org udh pernah ngerasain kehilangan, dan bakalan sepenuh hati ngulang semuanya di dalam kepala waktu baca buku ini. aku jadi bisa liat sudut pandang lain tentang kehilangan itu sendiri.

such a nice story 🎀🎀🎀

*
*

”we never move on from grief, we only move forward with it.”

”gue selalu berusaha untuk buktiin ke orangtua gue, ke semua orang kalau gue bisa. Gue melakukan ini dengan baik. Gue hebat, dan mereka semua salah...”

“we people always try hard to be someone for everyone. But we always end up being someone for no one. Including ourselves.”
Profile Image for abel..
61 reviews4 followers
February 1, 2025
4.5/5 ⭐️‼️

400 HALAMAN DALAM SEHARI.. JUST IMAGINE HOW INSANE THIS BOOK IS T_____T BAGUSS BANGET POKOKNYA !!!

baca buku berasa naik roller coaster, mood kita bakal dibikin campur aduk banget. selama baca buku ini, aku bisa senyam senyum mampus banget kalo liat divas sama deverra lagi berdua, tapi kadang juga bisa bikin sedih, apa lagi kalo baca povnya ka cio, tante nia, dan om bhima berasa ikut ngerasain gimana sakitnya mereka 'berduka'.

terus buku ini punya banyak banget kalimat kalimat yang bagus dan puitis, maknanya juga menurutku sangat tersampaikan ke pembaca, setiap detail yang ditulis di buku ini juga perfect, dan aku suka banget ngeliat gimana tiap karakter di sini berproses untuk berdamai dengan diri mereka sendiri. POKOKNYA AKU CUMAN BISA BILANG INI BUKU YANG BAGUSSSSS !! aku ga expect aja bakal sebagus ini, karna awalnya aku kek gak begitu suka sama buku buku yang halamannya panjang karna ngira isinya bakal bertele tele, tapi ternyata buku ini gak sama sekali. maybe it’s cuz the book is written with such meaningful and poetic sentences that it never felt boring to me, like every page just hit right. 400 pages and it all felt just right.

big applause for the writer, editor, and publisher. what a good book! ⭐️
Profile Image for Ayu Istiyani.
94 reviews6 followers
November 29, 2024
Tentang perjalanan menerima sebuah kehilangan.

Novel Valerie Patkar pertama yang saya baca. Kesan pertamanya, namanya unik dan langka. Ada yg jadi agak sulit pengejaannya. Just my opinion.
Menggunakan POV dari beberapa tokoh sehingga kita akan disuguhkan cerita dari berbagai sudut pandang. Sebelumnya, saya pernah membaca juga yang POV nya seperti ini, tapi dibedakan dengan penyebutan, misal tokoh pertama gue lo, tokoh kedua aku dia. Dan disini ada beberapa tokoh yang penyebutannya sama, sehingga kadang saya sempat lupa, ini POV dari siapa yang sedang berbicara.

Tentang Deverra yang kehilangan Claire, tentang Divas yang kehilangan Zacchio. Keduanya sama-sama kehilangan namun dengan bekas luka dan cara menyembuhkan yang berbeda. Fokus di novel ini memang sedikit terpecah, bukan hanya pada satu masalah melainkan ingin menyembukan dua luka yang dialami Divas dan Deverra.
Alurnya maju mundur tapi mudah untuk diikuti, cara berceritanya juga bagus. Meski konfliknya padat, tapi penyelesaian dan resolusinya terkemas dengan apik, tidak terasa numpuk.
Saya suka interaksi Deverra dan Divas, keduanya memang ditakdirkan untuk saling menemukan dan menyembuhkan. Dan untuk Divas dan Zacchio, ahh mereka kakak beradik yang sangat sweet dengan caranya sendiri-sendiri. Untuk Mas Dhika, saya berharap ada novel yang bisa mengulas dia lebih dalam. Saya ingin memahami gimana Mas Dhika berusaha untuk menjaga Divas tapi juga harus merelakannya ketika Divas sudah bertemu yang mampu membuatnya tertawa lepas.

Mungkin next saya akan coba baca karya Valerie Patkar yang lain, tapi saya butuh jeda, karena kisah Serangkai cukup depressed.
Profile Image for Bahar Agastya.
27 reviews1 follower
October 8, 2023
Percayalah berkali-kali saya berkaca-kaca membacanya. bukankah itu saja sudah cukup membuktikan betapa buku ini benar-benar saya sukai?

Bener-bener emosional banget bacanya huhu, bukan sekedar novel romance sih, ada nilai kebaikan, optimistis, semangat, dan kasih sayang. berkali-kali saya dibuat berkaca-kaca disamping seringnya senyum-senyum sendiri karna sikap lucu Kai Deverra. Alur cerita kakak Divas, Zacchio malah kebalikannya, sedih banget. Huhu, heartwarming and touching so hard.

Saya pribadi menilai buku ini sangat rekomendasi untuk dibaca, selain bahasa yang digunakan terpaut mudah dan santai, alurnya juga jelas bahkan sampai dengan akhir dari bab pun ceritanya masih nyambung, pas, dan gak berlebihan sama sekali.
Profile Image for svvitiesky (on instagram).
67 reviews19 followers
August 8, 2024
Novel kedua yang berani aku kasih rate 5/5, setelah "Tentang Kamu" Tere Liye. Agak skeptis karena dulu baca "Luka Cita" nggak terlalu suka. Dan akhirnya, BOOM! Novel ini berhasil bikin aku sesek napas. 😭

Tentang Kai Deverra, seorang pembalap Formula 1 yang harus berhadapan dengan Divas. Divas menjadi pengawas medis untuk perlombaan racing Devera. Tubuh Deverra hampir hancur saat mobilnya terbakar, syukurnya Divas berhasil menolongnya.
Dari sini, Divas mulai tahu kalau ketidakfokusan Deverra di perlombaan, karena dia menyimpan luka hati dgn fakta kalau pacarnya selingkuh & akan menikah dgn lelaki lain.

Setelah kembali ke Indonesia, Divas bertemu lagi dgn Deverra. Ia menjadi dokter di rumah sakit yang Devera tempati. Interaksi pasien & dokter itu semakin sengit, karakter Divas yang blak-blakan membuat Deverra nggak nyaman, apalagi Divas selalu menyinggung tentang mantan pacar Devera.

(Nyatanya, Divas juga menyimpan luka hati. Ia punya kebiasaan yang unik. Divas nggak mau diganggu di jam 6 sore. Divas selalu membakar rokok namun tidak merokok, hanya suka menghirup asapnya. Divas selalu tidur miring di lantai dgn telinga kiri yg menempel.) 🥹

Sebenarnya ada apa dengan Divas?

Awalnya, aku kira buku ini akan fokus ke kisah romansa antara Devera & Divas. Ya, memang ada cinta diantara mereka, tapi buku ini lebih dominan menceritakan bagaimana mereka menghadapi luka dan traumanya masing. Fokusnya disini lebih ke keluarga yang nggak sempurna, tapi ketidaksempurnaan itu menunjukkan kalau semuanya begitu berharga. ZACCHIO 😭🤍 Kamu kakak terbaik yang Divas punya, tapi kenapa kamu harus....🥹

Aku suka banget dgn quotes cantik di tiap part novel ini. Quotes yang rasa-rasanya selalu berhasil menembus pertahanan air mataku. Padahal ceritanya tuh sama sekali nggak relate di kehidupanku, tapi berhasil nyiksa batin. 😭
Interaksi antara Divas-Devera juga pas banget menurutku! Nggak kurang-nggak lebih. Jadi kerasa manis banget. 🤍

Well, sebenernya aku kurang suka dgn penggunaan kata "Gue" di sudut pandang orang pertama ditiap tokohnya. But, kali ini aku nggak mau mempermasalahkan hal itu. Aku sangat menikmati jalan ceritanya. Makasih kak Valerie, kamu udah bikin aku nangis semaleman penuh, sampek kecapekan paginya. 🥹

Aku rekomendasiin buku ini buat kalian yang masih struggling di proses pendewasaan diri, melatih kita untuk bisa mengolah emosi dan ego. Terlebih lagi untuk semua yang pernah kehilangan orang yang sangat berharga, yang belum bisa sepenuhnya menerima semua kehendak takdir. WAJIB BANGET BACA INI. 😭

Sekian dan terima kasih.
Profile Image for sofie hana.
149 reviews2 followers
February 10, 2024
⭐️4.7/5

So, this is the third book written by the author that I’ve read. And I always love the way the author delivers the story. Please prepare some tissues, 100% mengandung bawang.
This story is about Deverra and Divas, who have the same problem, which is losing, and how they cope with their pain.
I adore Divas and Zachio's sibling bond; they make wonderful brothers and sisters.
One of my favorite quotes is “Birds can fly high because they don’t bring any burden; same with us; if we bring our fears and sadness, we can’t fly high." In order to go further, we all should let go of the heavy burden on our shoulders.
We people always try hard to be someone for everyone, but we always end up being someone for no one.
There is no such thing as a perfect piece of writing. Just as there’s no such thing as perfect despair
Profile Image for zaharaayyu.
17 reviews11 followers
July 24, 2022
i’ll give 5 stars for this book….. haduh gak bisa deskripsiinnya 🥲🥲🌷🌷🌷
Profile Image for KHAIR: .
65 reviews5 followers
August 17, 2024
Serangkai: Sebuah ulasan dan kesan berdasarkan pandangan pribadi (3.7/5)

(Segera ditulis ulang di masa mendatang dikarenakan ulasan yang hilang begitu saja)
Profile Image for Chacha.
90 reviews6 followers
December 17, 2025
Baca buku ini tuh bikin vibes jadi auto sendu. Tapi meskipun sendu, aku SUKAAA BANGET sama buku ini. Percayalah emosi kalian bakalan dibawa turun naik selama baca buku ini. Aku acungin jempol buat kalian yang nggak nangis baca buku ini.

KEHILANGAN.
Sebuah peristiwa yang bisa mengubah seseorang menjadi sosok yang berbeda. Dan untuk bisa berdamai dengan kehilangan butuh waktu yang panjang dan hati yang utuh untuk bisa melepaskan. Atau terkadang butuh kehadiran dan bantuan seseorang.

Divas dan Kai adalah dua orang yang sama-sama mengalami kehilangan. Kai kehilangan Claire, pacar yang ia sayangi sepenuh hati, tapi ternyata mengkhianati hubungan mereka. Kai gak pernah nyalahin Claire, malah Kai merasa ia yang bersalah. Dia yang gak pernah ada untuk Claire, dia yang terlalu fokus dengan mimpinya dan sirkuit dan mengabaikan Claire. Kai mengira ia dan Claire akan selalu bersama . Tapi sosok Ares ternyata bisa bikin Claire jauh lebih bahagia. Emang sakit ya melihat orang yang kita sayang lebih bahagia dengan orang lain dibanding kita. Ya aku setuju, dengan Kai, nggak ada yang namanya bahagia melihat orang yang disayangi bahagia dengan orang lain.

Sedangkan, Divas punya luka kehilangan yang amat dalam, kehilangan kakak kandung yaitu Zacchio yang sayangnya gak main-main sama dia bikin Divas kehilangan arah hidupnya. Apalagi ia dibohongin bertahun" sama keluarganya. Semua orang diberikan waktu untuk mempersiapkan kehilangan Kak Kio tapi Divas bahkan gak pernah dikasih kesempatan atas waktu itu dan dipaksa menerima kenyataan kalau kakak yang disayanginya itu harus pergi dari dunia.

Pertemuan mereka nggak dimulai dengan baik, Kai dan Divas adalah dua orang yang selalu adu mulut tiap bertemu. Namun entah kenapa Kai merasa dengan Divas ia bisa jadi dirinya sendiri. Divas bisa membaca pikirannya tanpa perlu Kai beritahu. Kai juga penasaran dengan Divas yang selalu mengunci diri tiap jam 6 sore dan mendengarkan lagu yang sama dari Ipod keluaran lama.

Aku suka sama chemistry mereka berdua, dari yang awalnya saling risih sampe saling care dan akhirnya saling cinta satu sama lain. Kai yang ngajakkin Divas untuk nonton pertandingannya di Singapura (sampe bikin Kai frustasi pas ngajakin). Saat pertandingan itulah, konflik pertama mereka muncul. Dan untuk pertama kalinya Kai mengorbankan sirkuit. Kai gak mau mengulangi kesalahan yang sama.

Rasanya bahagia banget ya kalo ketemu pasangan kayak Kai yang kalo sayang sama cewek, sayangnya gak main-main. Yang nerima kekurangan Divas apa adanya. Yang melepas masa lalunya bersama Claire dan memulai cerita baru bareng Divas, dia juga mau menemani Divas untuk membuka kotak kesedihan yang ia sudah simpan lama dan menghadapinya sama-sama.

Buku ini ditulis dengan beberapa POV, POV yang paling mendominasi adalah POV Divas dan Kai. Ada juga POV Kio atau Zacchio yang memberi kita gambaran gimana masa lalu Divas. Kio adalah definisi kakak laki-laki yang diinginkan semua adik perempuan. Kio sayang banget sama Divas. Kanker mastoid yang ia idap membuat Kio ingin selama sisa umurnya membuat Divas bahagia. Pokoknya Divas selalu ada di daftar prioritasnya.

Ada juga POV Pradhika. Teman baik Kio yang juga seorang dokter yang sayang dengan Divas. Tapi Dhika harus terima kalau ia hanya sebatas Abang bagi Divas. Padahal dia udah segitunya ke Divas. Dhika menggantikan posisi Kio di hidup Divas karena pesan Kio dan juga rasa sayangnya. Dhika ini juga baik bangetttt, aku paling gak tega sama karakter cowok model kayak gini, yang udah baik tapi cintanya bertepuk sebelah tangan.
Dan menjelang akhir buku, kita juga akan mendengar cerita dari POV Ayah Divas dan Mama Divas.


Buku ini salah satu buku Kak Val yang bikin aku mewek apalagi tiap part cerita Zacchio, ya ampun Kio ini kakak impian banget. Dan perasaan Divas yang trauma ditinggal orang yang disayangin juga bisa dimengerti. Semoga kedatangan Kai bisa menyembuhkan Divas. Seperti Divas yang memberi semangat baru untuk Kai. Nima aja sampe terimakasih banget ke Divas karena udah mau nemenin kakaknya.

Bersama Divas dan Kai, aku belajar untuk merelakan dan melepaskan apa yang sudah ditakdirkan untuk pergi, belajar bahwa rasa sedih itu bukan sesuatu yang gak boleh dibawa dan dirasakan. Belajar bahwa rasa sedih itu nggak apa-apa untuk dibawa dalam perjalanan hidup karena itu udah jadi bagian dari hidup.
Profile Image for paye.
17 reviews1 follower
May 28, 2022
personally, the wattpad version was much better but thank you for this masterpiece of yours, kak valerie!
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Rania Azhaari.
80 reviews4 followers
April 2, 2023
Buku kedua dari Valerie Patkar yang aku baca setelah Lukacita.

As expected, world buildingnya halusss bgt. Pembaca diajak masuk ke dunia Serangkai secara perlahan dan penuh tebakan.

Masih setema dengan Lukacita, tokoh utama memerlukan orang lain untuk berhadapan dengan hal besar yang diabaikan.

Interaksi, kasih sayang, kepedulian kakak-adek antara Divas & Kio kerasa banget hangatnya. Divas yang tampak kuat ternyata menyimpan kesedihan yang belum selesai dihadapi.


*spoiler warning*
Keluarga Divas yang memutuskan untuk menyembunyikan kanker Kak Kio dari Divas dengan alasan "tidak perlu menambah kesedihan lagi" is a selfish decision. "Kami yang paling tau yang terbaik buat Divas" adalah kedok untuk mengakibatkan Divas kehilangan kemampuan untuk merasakan sedih, mengakibatkan Divas tidak bisa memproses emosinya. Ibu Divas yang menampar (????? wth) Divas dan menyalahkan Divas tanpa bertanya keadaannya is an example of an abusive household.

Kata-kata Kak Kio "Ketika kakak udah ga ada, jangan nangis ya. Kakak bakal sedih karena ga bisa menyeka air mata Divas" is also a selfish decision. Gimana ceritanya orang lagi bersedih dilarang nangis?? "Nangis ketika udah ada yang bisa menghapus air mata kamu" cuma akan mengakibatkan ketergantungan kepada orang lain. "Jangan bawa beban itu" kata-kata ini bukannya membantu untuk merasakan tapi malah mengubur dan mengabaikan apa yang dirasakan, hanya tinggal menunggu kapan bom waktu itu akan meledak.

Ya walaupun pada akhirnya Divas bisa sadar bahsa ia berhak membawa kesedihan itu, prosesnya cukup kilat. Konflik dan acceptance dari ayah dan ibu Divas juga dirasa terlalu ceoat terselesaikan mendekati akhir cerita.

An the idea of "you have to meet your special someone to resolve your trauma" got me thinking, emangnya harus nunggu orang lain kah. Atau mungkin topik yang ingin diangkat lebih ke manusia makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain.

A good read, but some toxic character is just not for me.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Nadd (Henry Li's ver).
64 reviews3 followers
September 17, 2022
sumpah... gatau mau ngomong apa.
satu kata. sedih.
dari buku ini, gue belajar banyak hal. tentang kehilangan, perelaan, dan memulai sesuatu yang baru disaat diri lo mungkin belum selesai akan yang lalu.

divas, makasih udah ngasih tau gue tentang cara membuka kotak kesedihan, selamat ya, lo berhasil temuin kunci kotaknya.

deverra, gimana ya gue bisa deskripsiin lo? kalo ada kutipan 'gaada manusia yang sempurna' gue rasa kutipan itu ga berlaku buat lo, sumpah. lo... terlalu baik, makasih udah merelakan dia pergi, akhirnya lo temuin rumah baru yang lebih baik, kan?

kak kio, lo bagaikan elang di mata gue, bebas terbang kemanapun dia mau, emang bener kata pak bhima, anakku ga perlu jadi anak hebat. tapi bagi gue, biarpun lo ga pernah sama sekali berpikir lo harus hebat di masa depan nanti, lo tetap hebat kak. lo tau kenapa gue anggep tokoh lo kayak elang? itu karena elang terbang dengan berani, bedanya, kalau elang selalu punya sarang untuk dia kembali, lo terbang tanpa pernah kembali lagi, kak. rest well, lo anak hebat biarpun mimpi lo hanya sesederhana menjadi 'kakak divas yang hebat'

teruntuk pak bhima, bu nia, makasih sudah merelakan dia pergi, untuk sepenuhnya. ikhlas memang susah pak, bu, tapi kalian bisa ngelakuinnya benar-benar hal hebat yang patut diapresiasi oleh segenap luka lama yang hadirnya masih terus dibawa.

buat claire dan ares, fakyuuuu.
Profile Image for Satvika.
581 reviews43 followers
November 10, 2024
My first Valerie Patkar's, baca bab 1 lumayan tertarik karena bahas F1 tapi lama lama banyak nemu hal yang bikin gak sreg kayak :
-Sikap Divas yg gak profesional pas ketemu lagi di RS sama Deverra, padahal dia lagi nemenin dokter spesialis senior, okelah mau dibuat karakter yg edgy tapi gak pas aja momennya.
-Gak make sense banget seorang dokter umum yg jaga di UGD RS terkenal bisa selalu punya waktu jam 6 sore buat menyendiri.
-POV Zacchio menurutku feel-nya gak dapet, menurutku bakal lebih dapet kalau di explore dari sisi si Divas aja.
-POV dan karakter Dhika ini sungguh gak penting.
-Momen move on-nya Deverra eksekusinya kecepetan banget..dari susah move on bertahun2 tetiba langsung BAMMM 'i'm in love and i can fix you Divas' meh -_-"
-Chemistry Divas-Deverra gak berasa banget..terlalu insta.
-Penggambaran karakter yang gak konsisten, contohnya ;
"Bagaimanapun gue tau dia paling bahagia  berkeliling di jalan ramai dan makan seafood" p254
Heh? Tau darimana? Sepanjang buku si Deverra ini kan taunya Divas hobinya menyendiri sambil dengerin musik dan makan gummy bear.

Yah overall temanya oke, tentang kehilangan, saling menemukan dan saling menyembuhkan..tapi paling baik sih kalau ada masalah kayak Divas daripada nyari cowok ya mending rutin ke psikiater dan fokus nyembuhin diri sendiri dulu.
Profile Image for farah.
59 reviews3 followers
December 27, 2022
aku cengeng, banget, tapi jarang bisa nangis kalau cuma gara-gara nonton suatu tayangan apalagi bacaan yang harus ngandelin imajinasi. dan, buku ini menjadi buku pertama yang bisa bikin aku nangis sesegukan.

bahkan mau sampai chapter udah berganti, tapi kalau aku ketemu POV Zacchio, aku bisa nangis lagi sampai pusing.

buku ini tentang kehilangan dan merelakan, satu paket pokoknya ini, tentang kita yang sama sekali tidak boleh menyangkal kesedihan bahkan kenyataan apapun agar terus dapat berjalan, dan tentang bagaimana kita harus bisa menempatkan diri sendiri ketimbang orang lain pada prioritas utama kehidupan kita sendiri.

ohiya, menurut aku, buku ini 40% menceritakan tentang bagaimana kisah romansa Deverra dan Divas, lalu sisanya fokus kepada kisah pahit manis keluarga Divas. jadi, yaaaaa, taukan kenapa aku nangis? 🥲

intinya ini menjadi buku terbaik aku di tahun 2022.
Profile Image for ayens ♡.
48 reviews7 followers
October 24, 2022
GILAAA BAGUS BANGET NGET NGET. ini buku ka vale kedua yang aku baca setelah game over dan aku sama-sama suka keduanya 🥺❤️ jarang bgt buat aku kasih buku ratingnya 5/5, tapi buku ini pengecualian karna beneran sebagus itu aduh gmn ya deskripsiinnya🥲 page turning. ceritanya tuh bikin berkesan. kayak semua komponen dan hal-hal yang harus ada dalam sebuah cerita novel tuh ada di buku ini gitu loh. alur, plot, pengembangan karakter, juga penyampaian cerita dan diksi kak vale disini on pointtt💯 betulan sesuai sama selera bacaanku. walaupun hampir 400 halaman dan tiap halaman padat, aku gak nemuin secuil pun rasa bosen bacanya huaa pls mff ak jd hiperbola gini. tapi gak heran, pantesan banyak bgt yang suka sama serangkai & reviewnya mostly bagus semua karna ya well-deserved. emang bukunya pantes dikasih review bagus dan rating tinggi. you guys should read it, once in a lifetime. 👀

&& dear ka vale
if you ever read this, thankyou for making such a great story and delivering such kind of emotions through your words. i hope you keep writing this kind of book because it suits me so much that i feel like falling in love to a book, haha ><
Profile Image for Jess.
609 reviews141 followers
August 18, 2023
Gue akan selalu tertidur di lantai, menempelkan telinga kiri gue dengan dinginnya ubin supaya gue bisa mendengar suara-suara yang nggak bisa gue dengar lagi dengan telinga ini.


I never cried this many on book, hampir semua chapters di buku ini bikin aku nangis.

Tentang kehilangan dan bagaimana berdamai dengan rasa duka yang mendalam, cara untuk tetap hidup walau raga seakan sudah mati.

Kio, sudah mati tapi jiwanya hidup masing-masing di kehidupan keluarganya. Memori tentang Kio, seharusnya bisa membuat mereka kuat, tapi Divas, mama dan papa cuman ingin hidup di masa lalu. Masa di mana Kio masih hidup.

Hubungan antara orang tua dan anak sangat dihighlight di buku ini. Tulisannya yang deep dan puitis selalu ngena buatku. Banyak pelajaran hidup yang aku dapatkan dari buku ini, terutama tentang keikhlasan. Pengembangan karakternya sangat apik, suka dengan romancenya yang sesuai porsi dan tepat di setiap scenesnya.

HIGHLY RECOMMEND!
Profile Image for Hikmah.
17 reviews
December 25, 2023
Mengikhlaskan sesuatu yang hilang itu emang sulit, karena orang-orang yang kehilangan mungkin melanjutkan hidup bersama kehilangan. Atau seringnya memang begitu? Buku ini mengajarkan tentang grief acceptance jadi gapapa buat berkabung dengan kesedihan tapi menerima kenyataan bahwa sesuatu itu hilang juga penting. Berapapun waktu yang diberi, waktu mungkin gak pernah bisa menyembuhkan kehilangan kalau belum bisa menerima. Great quote dari buku ini "banyak orang hidup yang ternyata udah mati. buruknya, mereka bahkan nggak tau kalau mereka udah mati"-hal. 144.
Profile Image for cealiterary☕️.
37 reviews15 followers
June 11, 2025
Rate : 4.3/5

This book made me cry, apalagi pas POV Kio😔💔🥹
Ironic how this book destroyed but also healed me at the same time.... Kehilangan orang yang pernah aku anggap berarti:’) kayak lagi naik roller coaster rasanya untuk membaca seluruh kisah Divas, Devarra dan Zacchio.

Dealing with grief is not even an option anymore, it's a reality that everyone should face in order to continue living. Teruntuk Zacchio, pesanku sama kayak lirik lagu kesukaan kamu, semoga kamu selalu jadi bintang di langit. Jadi, kalau Divas jalannya gelap, tolong terangin dengan cahaya kamu ya, Kio. Kamu sudah menjadi kakak yang baik, jadi aku berharap di penghujung jalan nanti, kalian bisa bertemu kembali🥹🙁💘

BESTT👏🏻✨🏆🏆🏅🏅
Profile Image for Rizka Ah.
29 reviews1 follower
September 11, 2024
buku ini cukup unik, terbagi dari beberapa pov.
buku ini ngajarin gimana orang berdamai sama yang namanya kehilangan, kehilangan dalam bentuk yang berbeda. menjelaskan juga arti dari ikhlas menerima apa yang sudah berlalu, tanpa paksaan, tapi memang dari kesadaran diri sendiri.

baca buku ini tuh alurnya nangis - nangis - nangis - nangis - ketawa - senyum dikit - nangis - nangis - senyum tapi sambil nangis.

cukup taulah ya endingnya bakal kaya gimana?
Profile Image for milol.
4 reviews
October 16, 2024
Pokoknya buku ini enak banget kalo lagi reading slump terus mau baca yang ringan tapi ga sekedar ringan. Dia tuh konfliknya udah dispill tipis sejak awal, terus nanti pelan-pelan dikeluarin sampai akhir. Jadi menuju akhir ga bener-bener yang konfliknya udah beres semua. Terus suka juga dengan cara penulisannya. Jadi POV orang pertama tapi dari berbagi tokoh. Enak banget baca ini sampai cuman 2x baca, masing-masing 2 jam abis itu beres deh. Dan buat yang mau nangis ini juga cocok banget.
Profile Image for ccsheiii.
23 reviews
January 1, 2024
AAAAAAAAAA SUKA DAN SAYANG BANGET SAMA BUKU INII 🤍 udah beberapa kali baca ulang buku ini tapi tetep aja masih terasaa sedihnya, nih buku feelnya bener bener dapet banget yaaaa huhuhuhu. lovv u deverra, divas, dan zacchio ❤️ aku selalu suka dengan buku buku nya kak Vale... Love!!
Profile Image for Savanna.
20 reviews
January 26, 2024
Sedikit mengandung Trigger Warning !!
Walaupun begitu bukunya heartwarming banget, kisah tentang menerima perpisahan dan kehilangan. bahasanya juga ringan. Walaupun banyak pergantian sudut pandang dan agak bikin bingung tapi pesan yg mau disampaikan dapet
Displaying 1 - 30 of 449 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.