Moh. Sanoesi sendiri awalnya cukup aktif dalam gerakan Sarekat Islam (SI) di Bandung, sebelum SI berkembang menjadi SI merah dan Sarekat Rakyat. Upaya yang dia lakukan dalam melawan penindasan kaum kolonial, ia tunjukkan bukan saja aktif dalam pergerakan kiri, namun turut mengelola media berkala baik yang berbahasa Sunda maupun dalam bahasa Melayu. Buku ini memuat serpihan kecil berupa 20 tulisan yang isinya tidak terlepas dari penelusuran kaum komunis di Bandung.
Buku ini berisi 20 artikel tentang gerakan kiri di Bandung di tahun 1920an yang datanya diperoleh penulis dari berbagai koran yang terbit di tahun 1920-an dan beberapa buku referensi yang menyinggung tentang gerakan kiri di Bandung.
Karena buku ini tersaji berupa kumpulan artikel lepas yang sebagian besar sudah pernah dimuat di media online ayobandung.com , buku ini belum dapat dikategorikan sebagai buku yang membahas gerakan kiri di Bandung secara komprehensif. Namun bukan berarti buku ini tidak bermanfaat karena ke 20 artikel yang ada di buku ini dapat memberikan informasi pada pembacanya seputar gerakan kiri di Bandung. Buku ini juga bisa disebut buku pionir karena sebelum buku ini terbit belum ada buku yang secara khusus membahas tentang gerakan kiri di Bandung.