Jump to ratings and reviews
Rate this book

Ten Hours to Live

Rate this book
Ben is 18 and sees himself as a modern-day Sir Lancelot. His life is complete when he rescues the beautiful Sophie. She tells him he's transformed her life, until a day of celebration ends in disaster. Suddenly Ben is in danger of losing Sophie - and he doesn't even know why.

224 pages, Paperback

First published March 27, 1995

1 person is currently reading
35 people want to read

About the author

Pete Johnson

198 books33 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
12 (32%)
4 stars
9 (24%)
3 stars
8 (21%)
2 stars
6 (16%)
1 star
2 (5%)
Displaying 1 - 4 of 4 reviews
2 reviews
September 21, 2011
I'm a girl and absolutely LOVED this book!
It was great because it was in a guys perspective, and the vest thing about this book is that it felt real.
Nice and short book to read
Profile Image for Salina.
51 reviews
March 5, 2015
I first read this book when I was twelve, not quite the age to read such books but I did enjoy it even if I didn't understand it very well. I read it again when I was 13/14, I liked the male perspective. It's a good read.
Profile Image for Riski Oktavian.
465 reviews
October 26, 2022
Waktu aku ngelihat judul novel ini di market place aku tertarik dan memutuskan untuk beli. Ketika baca pun kalimat pertamanya cukup menjanjikan: "I'm a prisoner waiting to be sentenced.". Otomatis aku menganggap novel ini bergenre thriller, tapi setelah aku baca sampai belakang, rasa-rasanya novel ini lebih ke teen fiction especially romance ya.

Meskipun aku butuh seminggu untuk menyelesaikan novel ini, karena sempet berhenti dan kesalip dengan bacaan-bacaan yang lain, aku akui penulisan di novel ini enak banget bahkan mengalir hingga akhir bukunya. Bahasa Inggris yang digunakan juga cukup sederhana kalau boleh kubilang.

Konflik mengenai hubungan percintaan tokoh utama kita, Ben, akan terus memuncak hingga di satu titik membawa ke kesadaran bagi kedua belah pihak. Aku suka sih konflik dan ketegangannya tuh dibangun perlahan.

Somehow aku cuma kurang merasa sreg saja dengan perilaku Ben yang merasa ingin dibenarkan tapi dia sendiri melakukan hal yang jelas salah. Begitu pula sebaliknya. Akan tetapi apa yang menjadi sampingan dari cerita di sini seperti Ben yang menuliskan naskah drama teater, persahabatannya dengan Simon dan Jenny, hubungan kekeluargaannya, itu cukup menarik dan aku bisa merasakan unsur kehangatan menjelang akhir buku ini.

3 bintang cukup buatku dan aku bisa rekomendasikan buku ini kalau kamu lagi pengen cari bacaan ringan, nggak terlalu berkonflik banget, apalagi memang ini ditujukan untuk remaja dengan membahas masalah-masalah di dunia remaja.
Displaying 1 - 4 of 4 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.