Perjalanan menjadi dokter ternyata nggak segampang yang gue bayangkan. Setelah menjalani perkuliahan yang cukup panjang, akhirnya gue menjadi sarjana kedokteran. Hore?
Enggak juga, karena status gue kemudian masih dokter muda yang harus menjalani koas ke rumah sakit A, B, C, D, sampai Z. Setelah melewati perjuangan hingga mati-matian, akhirnya gue menjadi dokter juga.
Literally seorang dokter. Berjas putih dan selalu ngalungin stetoskop. Profesi yang selalu menjadi impian anak-anak TK saat ditanya sama guru.
"Kamu mau jadi apa kalau sudah besar nanti?" "Jadi dokter, Bu Guru...."
Sekarang gue udah jadi dokter. Namun perjalanan gue sampai di titik ini itu lebih terjal dari perjalanan Ninja Hatori saat mendaki gunung melewati lembah hingga bertualang ke samudra.
Menghibur. Pas banget buat yang pengen bacaan ringan. Merupakan buku kedua dari sebelumnya: Prescription, tapi terserah bisa dibaca yang mana duluan. Bercerita tentang perjalanan dan perjuangan untuk menjadi dokter. Juga ada kisah lucu dan berkesan selama menjadi koas. Anak kedokteran can relate :))
Sebenernya banyak pengetahuan yang bisa didapatkan dari buku ini. Hanya ada beberapa bagian di bab awal yang bikin bosan dan agak maksa humornya. Tapi semakin ke belakang semakin asik karena pembaca seperti diajak terjun menyelami cerita dan pastinya dapat banyak tambahan pengetahuan tentang dunia kedokteran.
Postscription yg cover biru ini adalah buku kedua dari sang penulis. Awalnya w tertarik baca ini karna covernya lucu, jadilah antri di ipusnas. Setelah kebagian copy dan baca 1-2 halaman, ternyara isinya autobiografinya Anton Tanjung, awalnya w gamau lanjutin karna dipikiran w bakal berat dan ngebosenin isinya, tapi ternyata tidak.
Persona: Postscription ini isinya beberapa highlight moments penulis pas beliau lagi koas sampe lulus ujian; iya, w lupa nama ujiannya.
Menurut w buku ini isinya short chapter, cara penyampaian penulis juga ga bikin ngantuk.. banyak diselipin guyon garing yg tetep enak dibaca, banyak diselipin ilustrasi lucu dan komik singkat gitu sbg visualisasi buat pembaca, banyak juga moral values yg bisa diambil. Cuma satu yg w sayangin, ada beberapa istilah kedokteran atau kuliah kedokteran yang ga dikasih penjelasan singkat, jadinya cukup mengganggu perjalanan membaca w... soalnya w jadi agak bingung kayak "ha? itu maksudnya diapain?"
BUT STILLLL buku ini nano-nano, ada lucunya, momen mewek-meweknya, proud moment nya, juga ada bikin emosinya.. worth your time deh pokoknya!
Sebagai pembaca yang belum mengenal siapa itu Anton Tanjung dan belum baca Prescription sebelumnya, ada beberapa bagian yang bikin aku bingung, tapi masih oke sih. Sedikit bingung juga sama alurnya yang awalnya ceritain masa awal masuk kuliah - tiba tiba jadi masa koas - balik ke cerita percintaan selama masa kuliah - ujian akhir.
Buku ini mostly menceritakan tentang masa koas yang macem-macem, pahit, manis, sedih, seram. Seru dan menambah pengetahuan baru karena aku sebelumnya ngga ada bayangan seperti apa jadi koas. Diceritainnya juga realistis, ngga selalu menceritakan hal-hal positif dari Atek 😁
Lebih baik dari buku pertamanya. Postcription menunjukkan kepada kita bahwa dokter juga adalah manusia biasa yang kerap melakukan kekonyolan dan kesalahan.
Lumayan menghibur kisah² nya. Walaupun aku cuman baca series ke 2 nya dan gak punya background kedokteran tapi cukup bisa ngikutin alurnya. Extra 1 star for the illustration though