What do you think?


Hidup Mau Ngapain? Karena bahagia bukan tujuan, terus
Bertahun-tahun hidup, kok, “gini-gini aja”? Karier jalan di tempat
dan merasa tidak berkembang? Kamu nggak sendirian,
banyak juga yang merasakannya!
Mungkin kamu merasa ada yang perlu diperbaiki.
Tapi, apa dan bagaimana caranya?
12 tahun lebih Ali telah menjalani tujuannya mempermudah orang menemukan dan menjalani tujuan hidup. Klien-kliennya berasal dari Indonesia maupun lintas benua. Baik dari Gen Z, milenial, maupun klien usia 50 sampai 70 tahun ke atas. Diambil dari pengalaman pribadi maupun pengalaman kliennya, buku ini ditulis sebagai teman ngobrolmu dalam:
Menghadapi kegalauan karier dan tujuan hidup,
Menciptakan dan merawat kebahagiaan,
Menghilangkan rasa insecure dan membangun kepercayaan diri,
Melihat harapan dengan perspektif berbeda dan lebih aplikatif.
Buku ini mengajakmu membebaskan diri dari cara berpikir dan tindakan yang menghambat kemajuanmu, dan ditulis dengan format yang membebaskanmu mengatur sendiri untuk membaca dari bagian mana pun.
Dilengkapi sesi QnA dari mereka yang berkonsultasi langsung dengan Ali, dan QR Code yang akan mengarahkanmu ke video-video yang memperkaya pengalaman dan interaksimu dengan buku, kamu akan belajar memperkuat diri untuk menjalani hidup penuh makna.
Hidup yang lebih baik dimulai dari diri yang lebih baik. Mulai dari sekarang!
dan merasa tidak berkembang? Kamu nggak sendirian,
banyak juga yang merasakannya!
Mungkin kamu merasa ada yang perlu diperbaiki.
Tapi, apa dan bagaimana caranya?
12 tahun lebih Ali telah menjalani tujuannya mempermudah orang menemukan dan menjalani tujuan hidup. Klien-kliennya berasal dari Indonesia maupun lintas benua. Baik dari Gen Z, milenial, maupun klien usia 50 sampai 70 tahun ke atas. Diambil dari pengalaman pribadi maupun pengalaman kliennya, buku ini ditulis sebagai teman ngobrolmu dalam:
Menghadapi kegalauan karier dan tujuan hidup,
Menciptakan dan merawat kebahagiaan,
Menghilangkan rasa insecure dan membangun kepercayaan diri,
Melihat harapan dengan perspektif berbeda dan lebih aplikatif.
Buku ini mengajakmu membebaskan diri dari cara berpikir dan tindakan yang menghambat kemajuanmu, dan ditulis dengan format yang membebaskanmu mengatur sendiri untuk membaca dari bagian mana pun.
Dilengkapi sesi QnA dari mereka yang berkonsultasi langsung dengan Ali, dan QR Code yang akan mengarahkanmu ke video-video yang memperkaya pengalaman dan interaksimu dengan buku, kamu akan belajar memperkuat diri untuk menjalani hidup penuh makna.
Hidup yang lebih baik dimulai dari diri yang lebih baik. Mulai dari sekarang!
- GenresSelf Help
173 pages, Paperback
Published January 1, 2021
Ratings & Reviews
Friends & Following
Create a free account to discover what your friends think of this book!
Community Reviews
Displaying 1 - 4 of 4 reviews
August 1, 2026
- Bagi saya setelah membaca buku ini, merupakan salah satu buku yang tidak membuat berpikir namun membuat lega dan bebas dari kegalauan, dimana di prolog dimana menjelaskan bahagia itu bukan tujuan seperti ilustrasi dijelaskan.
> _Ilustrasinya gini: misalkan handphone. Tujuan utama diciptakannya bukan untuk memberikan manfaat pada si handphone itu, tetapi kepada penggunanya. Juga kacamata. Tujuan utama diciptakannya bukan untuk memberikan manfaat pada si kacamata, tetapi kepada penggunanya. Juga saya, tujuan utama diciptakannya Ali bukan untuk memberikan manfaat kepada Alim, tetapi kepada orang lain, masyarakat, dan lingkungan sekitarnya. Semua begitu, termasuk kamu juga._ (hlm. 28)
- tujuan kita hidup adalah untuk berguna untuk sesama, karena ketika kita lahir kita membutuhkan 2 orang tua, 4 kakek nenek dan 16 buyut dan seterusnya, selain membutuhkan manusia sebanyak itu, kita juga mengobarkan banyaknya sumber daya yang dihabiskan contoh sederhana misal untuk sarapan menggunakan nasi goreng jika ingin membuat satu butir nasi sendiri memerlukan lahan,air pupuk dan waktu sekitar 3-4 bulan belum minyak, telur dan lainnya. Hal ini merupakan tanggung jawab kita bersama untuk saling berguna untuk sesama baik sesama manusia dan alam.
- Di buku ini selain mengenai merubah tujuan hidup yang kompleks menjadi sederhana, disini juga memberi penjelasan mengenai *crisis* yang dialami manusia bukan sebagai ambil pusing namun sebagai pengingat.
> _Jangan terpaku pada *quarter-life crisis* atau *midlife crisis*, atau krisis apa pun itu. itu bukan krisis, tetapi pengingat. Pengingat bahwa tak peduli apa pun yang terjadi, kamu punya kesempatan emas untuk berubah menjadi lebih baik_ (Hlm. 85)
> _Ilustrasinya gini: misalkan handphone. Tujuan utama diciptakannya bukan untuk memberikan manfaat pada si handphone itu, tetapi kepada penggunanya. Juga kacamata. Tujuan utama diciptakannya bukan untuk memberikan manfaat pada si kacamata, tetapi kepada penggunanya. Juga saya, tujuan utama diciptakannya Ali bukan untuk memberikan manfaat kepada Alim, tetapi kepada orang lain, masyarakat, dan lingkungan sekitarnya. Semua begitu, termasuk kamu juga._ (hlm. 28)
- tujuan kita hidup adalah untuk berguna untuk sesama, karena ketika kita lahir kita membutuhkan 2 orang tua, 4 kakek nenek dan 16 buyut dan seterusnya, selain membutuhkan manusia sebanyak itu, kita juga mengobarkan banyaknya sumber daya yang dihabiskan contoh sederhana misal untuk sarapan menggunakan nasi goreng jika ingin membuat satu butir nasi sendiri memerlukan lahan,air pupuk dan waktu sekitar 3-4 bulan belum minyak, telur dan lainnya. Hal ini merupakan tanggung jawab kita bersama untuk saling berguna untuk sesama baik sesama manusia dan alam.
- Di buku ini selain mengenai merubah tujuan hidup yang kompleks menjadi sederhana, disini juga memberi penjelasan mengenai *crisis* yang dialami manusia bukan sebagai ambil pusing namun sebagai pengingat.
> _Jangan terpaku pada *quarter-life crisis* atau *midlife crisis*, atau krisis apa pun itu. itu bukan krisis, tetapi pengingat. Pengingat bahwa tak peduli apa pun yang terjadi, kamu punya kesempatan emas untuk berubah menjadi lebih baik_ (Hlm. 85)
November 5, 2025
Buku yang menceritakan tentang pengalaman hidup yang berarti, memotivasi dalam banyak hal, dan menggingatkan kunci-kunci hidup yang harus diperhatikan. Saya merasa suka dan merasa bermanfaat saat membaca buku ini, walaupun ada rasa kecewa saat menyelesaikan buku ini dan mendapati bahwa buku ini bukan hanya menceritakan tentang 'tujuan hidup', tapi buku ini menceritakan banyak hal lain yang menurut penulis sangat penting dan banyak orang yang masih belum memperhatikannya. Topik 'tujuan hidup' di buku ini cenderung sedikit dan di penuhi topik lain yang bermanfaat. Beberapa topik membantu untuk mencari 'tujuan hidup' tapi kebanyakaan topik tidak ada hubunggannya terhadap judul buku tersebut. Maka dari itu, saya tidak memberikan bintang yang sempurna.
September 1, 2021
69 - 2021
Karena baca versi ebook (beli 10rb di Rakata), jadi kalimat-kalimat penting yang perlu ditandai harus saya pindah ke buku catatan nih. Untuk Bab 1 dan Bab 2, saya merasa bagus sekali dalam menuntun kita menemukan apa itu jalan hidup, bab 3 dan bab 4 lebih ke bagaimana kamu bisa menjalani hidup yang bahagia, ya dengan berpikir positif, mengubah sudut pandang, mengelola rasa bosan, dll.
Menarik.
Dan asyiknya tiap bagian bab gak panjang lebar, langsung ke poin-poin pentingnya.
Karena baca versi ebook (beli 10rb di Rakata), jadi kalimat-kalimat penting yang perlu ditandai harus saya pindah ke buku catatan nih. Untuk Bab 1 dan Bab 2, saya merasa bagus sekali dalam menuntun kita menemukan apa itu jalan hidup, bab 3 dan bab 4 lebih ke bagaimana kamu bisa menjalani hidup yang bahagia, ya dengan berpikir positif, mengubah sudut pandang, mengelola rasa bosan, dll.
Menarik.
Dan asyiknya tiap bagian bab gak panjang lebar, langsung ke poin-poin pentingnya.
June 2, 2021
Kebahagiaan itu adalah sebuah keterampilan? Unik, nih. Dapat insight baru habis baca buku ini.
https://oasemala.wordpress.com/2021/0...
https://oasemala.wordpress.com/2021/0...
Displaying 1 - 4 of 4 reviews




