Jump to ratings and reviews
Rate this book

Janji Sepasang Kekasih Dari Dinasti Ming

Rate this book
JANJI SEPASANG KEKASIH dari Dinasti Ming adalah kisah Wang-yue dan Ying-ying yang terlibat dalam perang perebutan tahta di istana Kekaisaran Ming. Ying-ying tewas secara tragis dalam peristiwa tersebut dan Wang-yue yang patah hati berkelana ke Semarang bersama armada Zheng-he alias Sam Poh Kong.

Tujuh abad kemudian Julian dan Erika, dua perempuan fabulous; yang memiliki tujuh "C" yang didambakan setiap wanita modern: character, career, cantik, cerdas, charming, charisma dan chic bertemu.

Keduanya bukan perempuan homoseksual namun saling "jatuh cinta" pada pandangan pertama. Keduanya berusaha melawan perasaan cinta mereka dan memutuskan untuk berpisah. Tetapi takdir menghendaki keduanya untuk memenuhi janji sehidup-semati yang telah diikrarkan Wang-yue dan Ying-ying 7 abad yang lalu.

Mungkinkah Julian dan Erika memenuhi janji sepasang kekasih (Wang-yue dan Ying-ying) dari dinati Ming pada kehidupp mereka di abad ke 21 ini?

486 pages, Paperback

Published June 1, 2008

1 person is currently reading
1 person want to read

About the author

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
1 (25%)
4 stars
3 (75%)
3 stars
0 (0%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 3 of 3 reviews
47 reviews
September 8, 2024
Janji Sepasang Kekasih dari Dinasti Ming
Ernest J.K. Wen

Ya, tak ada alasan lain, novel ini memang menceritakan tentang sepasang lesbian. Menariknya kedua tokoh lesbian tersebut—Erika & Julian Wong, menanyakan mengapa mereka bisa saling suka. Sebab, jika dilihat dari kebiasaan mereka sebelum mereka bertemu, orientasi seksual mereka normal, straight.

Beberapa hari sebelum Julian bertemu dengan Erika, ia membeli sebuah guci di tempat koleksi barang-barang antik. Dari sekian banyaknya barang antik yang terpajang, Julian hanya terpaku pada guci tersebut. Sehari setelah membeli guci itu, sebuah mimpi buruk meneror tidurnya. Mimpi itu nyaris seperti tayangan film action yang mengisahkan peperangan zaman dinasti. Julian datang ke tempat terapi mimpi. Ya, setelah mendapat nasihat dari ahli terapi, ia yakin guci itu penyebabnya. Julian tidak lagi bermimpi buruk setelah melakukan berbagai macam terapi. Namun, meskipun indah, mimpinya tetap saja absurd. Ia bermimpi sedang bercinta dengan sesama perempuan. Perempuan yang kemudian ia ketahui bernama Erika!

Novel ini tidak hanya mengisahkan tentang percintaan sepasang lesbian. Ernest J.K. wen juga menyusupkan bumbu-bumbu sejarah etnis tionghoa di Indonesia. Seperti yang kita ketahui, negeri kita merupakan negeri percampuran budaya, ada berbagai etnis, suku, dan budaya yang hidup berdampingan. Pada novel ini, tokoh laksamana Ceng Ho sempat dibahas. Ya, memang tepat mencantumkan tokoh tersebut jika kita bicara sejarah etnis tionghoa di Indonesia. Dia merupakan orang yang sangat berpengaruh dalam fenomena alkuturasi di Indonesia. Ceng Ho merupakan seorang diplomat sekaligus penjelajah asal tiongkok. Ia datang ke nusantara dengan tujuan mengamankan orang-orang Cina yang berada di luar Cina. Dengan ribuan awak kapalnya, Ceng Ho rupanya tidak hanya berhasil mengamankan pelancong-pelancong dari negerinya, tapi juga berhasil menyebarkan budaya-budaya Cina.
Sayang sekali, novel-novel seperti ini kurang tersorot di khalayak luas.
Profile Image for Truly.
2,764 reviews13 followers
May 9, 2024
Menemukan buku ini pas acara buka gudang G. Jelas tergoda karena kombinasi huruf hanzi di tengah.

Membaca blur yang ada jelas tergoda. Langsung cek di GRI ternyata lumayan juga ratingnya.

Beberapa catatan:

1. Ada Peristiwa 98 dalam buku ini namun hanya sekilas sekedar untuk menunjukkan alasan kenapa Erika harus berada di Singapora agak lama;
2. Nama tokoh yang dibuat penulis-Julian, sempat membuat saya terkecoh. Padahal di blur sudah diterangkan bahwa Julian adalah wanita. Entah mengapa ketika membaca kisah ini, saya selalu merasa ia adalah laki-laki. Mungkinkan karena tak sadar ingatan nama Julian mengarahkan saya pada tokoh di Lima Sekawan, dan anak seorang sahabat yang bernama Julian dan berjenis kelamin laki-laki;
3.a Cinta memang unik. Efek rekarnasi Ying-ying dan Wang-yue menjadikan Erika dan Julian sepasang kekasih, walau semula mereka bukan seperti itu. Julian bahkan memiliki kekasih pria;
3.b. Bagaimana keluarga Julian menerima hubungan keduanya bisa menjadi topik yang mengundang banyak komentar. Semoga penulis siap menghadapinya;
5. Keputusan Julian bersedia menikah dengan Kent demi memenuhi keinginan ibu Kent, walau ia sesungguhnya galau, justru berakibat buruk padanya. Bahkan ia kehilangan 1/2 harta dan tempat tinggal. Pesan moral, berbuat baik sangat dianjurkan dan perlu, tapi pertimbangkan baik-baik dampaknya bagi diri:
6. Beberapa tokoh pendamping sepertinya terlalu banyak disajikan sehingga kisah melebar;
7. Bagian Epilog dibuat dengan apik. Seru!
8. Pembaca tidak hanya mendapat hiburan dari membaca buku ini, tapi mendapat tambahan pengetahuan tentang Kekaisaran Ming dan kisah Armada Zheng-he;
9 Bagian tentang guci, membuat saya teringat pada film Myth;
10. Saat acara di G Matraman, saya sempat merekomendasikan buku ini. Lumayan. ada 2 orang yang langsung membeli, ketika saya pulang, beberapa masih mendiskusikan untuk membeli atau tidak ^_^.

Karena tidak ada point 0,5 jadi dari 3,5 kita bulatkan 4 saja.

Sekian he he he
10 reviews
December 28, 2025
salah satu buku lagi yang kubaca yang akan mengubah persepsi ku terhadap janji itu sendiri. bahkan janji beberapa abad harus tetap dipenuhi bagaimana pun ceritanya
Displaying 1 - 3 of 3 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.