Bagaimana membebaskan Masjidil Aqsha dan Baitul Maqdis yang sekarang dijajah Zionis? Bagaimana membebaskan Palestina dan Negeri Syam yang kini dijajah musuh-musuh Islam? Al-Quran memerintahkan Rasulullah shalallahu ‘alayhi wa sallam menuntunkan. Para Sahabat dan Pendahulu mencontohkan.
Insyaa Allah, kita bisa. LANGKAH PERTAMA: Meluruskan niat dan mengilmui.
Ternyata membahas tentang Baitul Maqdis tak bisa hanya membahasnya secara parsial saja. Perlu juga membandingkan dan melihatnya secara utuh bersama tanah suci lainnya. Inilah bahasan pertama yang di angkat dalam Buku Kecil Baitul Maqdis: Mengenal Tanah Haram, Tanah Muqaddas, Negeri Syam dan Masjidip Aqsha. Lewatnya kita bisa mendapatkan gambaran mengenai keterkaitan sekaligus perbedaan di antara tempat-tempat yang diberkahi oleh Allah tersebut.
Baitul Maqdis Sang Tanah Harapan. Fitrahnya menjadi tanah terbuka bagi siapapun yang mencari perlindungan dan ketentraman. Perebutan tentang siapa yang berkuasa atasnya silih berganti tak termakan zaman. Namun sejarah membuktikan, di tangan muslim, mereka dapat hidup berdampingan dengan aman.
Baitul Maqdis yang begitu istimewa di masa lalu, masa kini, dan yang akan datang. Sebuah sumber dan awal perubahan. Maka, dimana peran kita kawan?
~
Bagaimana membebaskan Masjidil Aqsha dan Baitul Maqdis yang sekarang dijajah zionis? Bagaimana membebaskan Palestina dan Negeri Syam yang kini dijajah musuh-musuh Islam? Al-Quran memerintahkan. Rasulullah menuntunkan. Para Sahabat dan Pendahulu mencotohkan. Insya Allah kita bisa. Langkah pertama: melurukan niat dan mengilmui.
Sesuai namanya, Buku Kecil Baitul Maqdis ini adalah versi kecil, dengan bahawa yang lebih awam dari Buku Emas Baitul Maqdis yang ditulis juga oleh ISA. Buku ini terdiri dari 13 bab yang menjelaskan asal muasal Baitul Maqdis, pentingnya masjidil Aqso, dan ditutup bagaimana cara kita sebagai muslim Indonesia untuk membelanya. Bahasa yang digunakan menurut saya semi-ilmiah dan banyak sitasi jurnal ataupun buku dan hadist penting yang ditunjukkan.
Kualitas buku ini cukup bagus, bahan kertasnya yang 'licin' namun masih ada kesalahan di bagian printingnya, jadi tulisannya kabur atau tidak tercetak. Namun bisa termaafkan karena cuma beberapa huruf dan kata tersebut masih bisa dibaca. Penjilidan bukunya cukup kuat jadi tidak usah khawatir jika buku ini dibaca oleh anak-anak yang mungkin suka krasak-krusuk saat membaca.
Saya sangat sarankan untuk yang ingin mengetahui Baitul Maqdis dengan tulisan ilmiahnya.
Strategi pembebasan baitul maqdis pada masa shalahuddin al ayyubi mirip dengan masa umar bin khatab, untuk itu kita umat muslim harus menyatukan kekuatan kita dan meniru perjuangan mereka utk membebaskan baitul maqdis. Yang bisa kita lakukan saat ini adalah jihad ilmu dan harta,terkhusus utk para orang tua diharapkan menanamkan sejarah ini kepada anak2 kita, krn jika Allah berkehendak bisa jadi dari keturunan kita yg akan membebaskan baitul maqdis. Sbgai cth Nabi Muhammad SAW merancang pembebasan baitul maqdis namun umar bin khatab yg berhasil membebaskannya. Sama juga pada masa shalahuddin al ayyubi,yg merncang penbebasan baitul maqdis adalah nuruddin zanki, namun shalahuddin al ayyubi yg membebaskan baitul maqdis. Semoga Allah SWT selalu memberi kita kekuatan dan rahmatnya agar umat muslim bersatu untuk membebaskan baitul maqdis.
Buku pertama yang mengenalkan saya tentang suatu tempat bernama "Baitul Maqdis". Tempat yang penuh dengan catatan sejarah, banyak kisah dengan banyak hikmah hadir di tempat ini.
Ada beberapa nilai sejarah dan ilmu pengetahuan yang baru saya ketahui lewat buku ini, mulai dari hubungannya dengan Masjid Al Haram hingga relasinya dengan masa lalu dan masa depan.
Buku ini menyediakan informasi yang cukup detail dengan pemaparan yang mudah dimengerti. Alhamdulillah terimakasih kepada penulis dan tim atas buku yang luar biasa ini🤲