Hidup menjadi manusia di masa kini, masa yg menuntut kita menjadi cepat, menuntut kita harus memiliki sesuatu di usia tertentu. Kadang sungguh melelahkan bukan, lalu ketika kita lelah dan tak punya tempat untuk bersandar, satu-satunya hal yg ramai hanya isi kepala. Dan buku ini hadir sebagai pengingat untuk ‘Duduk Dulu’ dan Jangan Lupa Menjadi Manusia.
Buku dengan judul menenangkan ini menjadi buku kedua yg aku baca dari karya ka @iidmhd setelah ‘Kamu Gak Sendiri’. Jujur saja buku ini lebih memiliki banyak insight buatku dibanding buku pertama. Meskipun hanya sekumpulan esai pendek, tetapi banyak kalimat yg menenangkan. Buku ini akan banyak membahas sedih, cemas, ekspektasi dan kegagalan, luka, juga kesepian.
Buku yg akan memberikanmu pengingat bahwa kamu adalah manusia biasa, yg bisa merasakan lelah, kecewa, sedih, bingung, dan tentu saja tak pernah luput dr kesalahan dan kegagalan. Tak apa, tak usah terburu-buru untuk mengejar sesuatu. Duduklah sejenak, berdamailah dengan pikiranmu, kenallah dirimu, jadikan dirimu sebagai teman terbaikmu.
Kak Iid, menjadi salah satu penulis paling jujur menurutku. Dengan berkomunikasi dgn pembacanya kak Iid menjadi lebih jujur dan terbuka tentang dirinya. Dan ternyata, memberikan efek domino kepada pembacanya, si pembaca jg akan lebih jujur dan mengenal dirinya sendiri. Dan banyak kalimatnya yg mampu meredakan isi kepala yg selalu ramai.
Jika kau memegang buku ini, duduklah dulu, istirahatlah sambil menikmati setiap kalimatnya, berikan dirimu jarak pada rumitnya dunia.