Jump to ratings and reviews
Rate this book

Gramedia Writing Project

Monster Minister

Rate this book
”Semua Account Executive, Marketing, dan Sales kumpul buat rapat sekarang juga.”

”Aku juga? Tapi aku, kan—”

”Masih ada sejam sebelum jatah cuti lo berlaku, kan? Kalau masih pengin gajian di sini, saran gue mending ikut rapat.”

Kalita Yuma tidak tahan lagi dengan tuntutan target sang bos bertangan besi. Bukan cuma keringat Kalita yang diperas sampai tiris, hubungannya dengan Ibram juga kandas lantaran jam kerja yang tak habis-habis. Menuruti nasihat ibunya, Kalita mengundurkan diri lalu melamar sebagai staf di Kementerian Penerangan Informasi. Penghasilannya memang terjun bebas, tapi setidaknya hidupnya lebih tenang…
sampai kabar bahwa Aldrich Avery Sharga, mantan bosnya itu, masuk kabinet sebagai Menteri Penerangan Informasi—alias akan menjadi bos Kalita lagi! Sementara semua orang menyambut kehadiran menteri muda tampan itu bak angin segar, Kalita malah mual dan buru-buru sebar CV supaya bisa segera angkat kaki dari Kempinfo. Kerjaan baru tak kunjung didapat, Kalita malah ditarik menjadi sekretaris pribadi Pak Menteri!

Kalau semua terserah Kalita, dia jelas tidak mau menderita untuk kedua kalinya. Namun, tanggungan sebagai sandwich generation membuat Kalita tidak siap menjadi pengangguran. Jadi, mau bagaimana lagi? Kalita terpaksa mengulang kisah yang sama. Akankah kali ini akhirnya berbeda?

322 pages, Paperback

First published July 7, 2021

24 people are currently reading
303 people want to read

About the author

Aya Widjaja

9 books59 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
93 (19%)
4 stars
267 (56%)
3 stars
96 (20%)
2 stars
11 (2%)
1 star
3 (<1%)
Displaying 1 - 30 of 129 reviews
Profile Image for Liliyana Halim.
311 reviews242 followers
August 30, 2022
Selesaiiiii! Dan sukaaa 🤩🤩🤩. Masih suka cara berceritanya lucu, manis, hangat juga lumayan greget. Pekerjaan para tokohnya pun diceritakan dengan cukup baik. Sejujurnya di bagian awal aku ngerasa agak sedikit bosen karena aku pikir pekerjaannya sedikit mirip sama novel yang sebelumnya dibaca tapi ternyata aku salah. Lama kelamaan aku dapat menikmati cerita di dalam novel ini, tau-tau balik halaman terus sampai selesai. Aku suka waktu mereka di Banda Neira jadi pengen kesana juga 🤭dan jadi penasaran sama Delfa Guest House. Aku juga suka kisah mereka meskipun agak selow tapi bener-bener menghangatkan hati gitu 🤭. Tadinya aku agak gimana gitu sama Aldrich karena galaknya dan nyebelinnya itu dan bikin gini 🤨 karena beberapa kali pamer kekayaannya… lucu sih tapi tapi tapi setelah tau ceritanya kenapa dia begitu dan presentasi proposalnya ke Kalita itu 🫣☺️. Aldrich berhak dapat nilai tambah. Aku juga awalnya kurang suka sama Kalita tapi yaa okelah masih bisa kuterima. Aku sempat suka sama Gavin tapi tau-tau dia menghilang gitu aja. Dan Ibram ini mengingatkanku dengan seseorang, setelah pergi ninggalin tau-tau datang lagi ternyata dengan niat… ya gitulah. Dari novel ini dan novel kemarin yang aku baca jadi tau ternyata cowok bisa sejahat itu juga ya kalau sakit hati 😰. Pokoknya kalau kalian suka cerita dari kzl banget sampe jadi deg-degan dikit-dikit baca ini juga yaa 😉.
.
Jakarta selepas petang dengan kemacetan di sepanjang ruas jalan di bawah sana. Terkadang, masalah tidak selalu bisa terpecah. Terkadang, seseorang hanya butuh ruang berkeluh kesah. Tak ada solusi, tak masalah. Terkadang, diperlukan kehadiran seseorang bersama obrolan omong kosong dan penghiburan tak berfaedah untuk melewati hari yang tak mudah. (Hal 14).
.
“Semua yang saya nggak bisa, bisa dilakukan sama kamu. Saya bukan minta diurus. Saya hanya mau kamu tahu kalau kamu selalu bisa lari ke saya dalam situasi tersulit, kapan pun, di mana pun, tanpa menjadikan kesibukan dalam gagalnya sebuah hubungan.” (Hal 318).
Profile Image for raafi.
933 reviews452 followers
August 8, 2021
Membaca novel romance selalu bikin meningkatkan hormon serotonin, apalagi kalau ceritanya page-turning. Novel ini salah satunya.

Kisah romansa seorang pegawai kantoran 20-an dengan latar ibukota membuat "Monster Minister" mungkin akan masuk lini Metropop bila diterbitkan di penerbit sebelah.

Ingin terbebas dari tempatnya kerja rodi, Kalita harus melepas pekerjaan "mapan" dengan gaji lumayan di startup yang dibosi oleh seorang monster. Ia kini sudah bekerja sekitar 2 tahun di kantor kementerian dengan status PTT (pekerja tidak tetap). Sayangnya, Kalita malah tertimpa kenyataan pahit bahwa bos monster startup-nya itu diangkat menjadi menteri di kantor kementerian tempatnya bekerja. Yang Kalita pikirkan hanyalah resign segera.

Kisah pada buku berkutat pada hubungan dua karakter utama yakni Kalita dan sang menteri monster. Konsep ceritanya pun bisa ditebak karena memiliki alur layaknya novel romance manis berakhir bahagia pada umumnya.

Interaksi antara dua karakter utamalah yang menjadi kelebihan novel ini. Hubungan bawahan dan atasan di kantor kementerian yang formal disajikan tanpa dibuat-buat. Belum lagi, trivia tentang pekerjaan sehari-hari di institusi pemerintahan juga dijelaskan dengan baik. Novel romance lain mungkin begitu mendayu-dayu dengan kata-kata manis yang tumpah ke mana-mana. Namun, novel ini memberikan takarannya secara pas.

Tarik-ulur perasaan, keabu-abuan status hubungan, dan porsi komedi garing-wajar yang melingkupi Kalita dan sang menteri monster membuat pembaca terengah-engah sambil senyam-senyum sendiri. Hal itu dibarengi rasa penasaran bagaimana akhir kisah mereka. Novel ini begitu ringan dan mudah dinikmati sampai-sampai tidak bisa lepas membacanya. Mengingatkanku akan novel-novel Metropop yang sudah kubaca seperti karya Almira Bastari.

Bagi sebagian orang, cerita seperti ini mungkin hanya bacaan sambil lalu. Buatku, novel ini menaikkan mood dan memberikan penghiburan tersendiri.

Sebuah rekomendasi karya romance ringan untuk menghabiskan hari!
Profile Image for Pradnya Paramitha.
Author 19 books463 followers
October 15, 2021
Senang kali rasanya aku bisa keluar dari reader's block ini. Setelah berbulan-bulan, dan tumpukan buku yang baru kubaca sedikit-sedikit, akhirnya ada 1 buku yang kelar. Yeay!

Kekuatannya Kak Aya adalah cara bercerita yang renyah dan mengalir. Jadinya enak diikutin. Di buku ini, jujur yang membuatku lebih semangat buka halaman-halaman berikutnya adalah dunia kerja yang dikulik habis-habisan, yakni PNS/pegawai Kementerian.

Senang kali aku sama karakter Aldrich sebagai atasan nyebelin. Dapet banget. Dia itu definisi atasan selalu benar maka kroco-kroco cukup ngangguk aja. Aku jadi karyawan Aldrich kayaknya gak bakal tahan sebulan deh. Ahahaha

Tapi tapi tapi ... aku lebih suka kalo relasi Kalita dan Aldrich ini sebatas atasan dan bawahan aja. Tak perlu dibawa ke ranah love-love-an karena jatuhnya jadi agak gimanaaa gitu. Ya chemistry-nya dapat sih, tapi menurutku chemistry Aldrich - Kalita sebagai bos-karyawan juga udah oke banget sih ahahahaha

Aku malah berharap Kalita itu sama Gavin aja. Love line-nya Kalita - Ibram - Gavin. Aldrich cukup sebagai katalisator atau penyumbang stres Kalita aja wkwkwkwkw

Apalah aku ini. Kok ngatur-ngatur 😭😭

Btw, ada satu hal yang belum terjelaskan. Davina. Kok dia bisa tiba-tiba "begitu" di akhir? Tapi mungkin aku yang terlewat bacanya, sih.

Di antara novel-novel kak Aya yang lain, aku paling suka yang ini ❤️
Profile Image for h.
375 reviews148 followers
September 13, 2023
Hihi suka😍 walopun open ending, tapi terkesan realistis sih.
Profile Image for Laven.
347 reviews14 followers
January 4, 2023
"Tuhan tidak menciptakan satupun makhluk tanpa manfaat. Oleh karena itu, manusia berlomba memanfaatkan satu sama lain. Semua orang pasti pernah dimanfaatkan, Kalita."

4.5 ⭐

Cerita yang disajikan mengalir, setiap tingkah tokohnya berhasil membuatku merasakan berbagai macam emosi. Puas, sedih, emosi, lega, semua bercampur jadi satu. Disisipi dengan guyonan membuat buku ini tidak berjalan monoton. Dari buku ini juga aku melihat keadaan dunia kerja dari dua sektor yang berbeda, merasakan suka dukanya bekerja disana. Kehidupan Kalita relate banget degan kehidupanku, minus kisah cintanya tentu saja.

Selain rasa sebalku yang super tinggi untuk Aldrich,karena mulutnya yang terkadang nggak punya filter itu, hal lain yang membuatku kecewa dengan buku ini adalah ENDINGNYA.

GIVE ME MOREEEE!!
Profile Image for Dyah Mile.
33 reviews1 follower
May 18, 2025
bacaan yang ringan, genre pop yang ada komedi-komedinya terutama dari kata-kata yang dikeluarkan Kalita 😂
karena ringan, balik-balik halaman tiba-tiba udah kelar aja. kisah romance yang open ending jadi cukup realistis untuk gue sebagai pembaca, lebih bagus kek gini.

perjalanan menemui sifat(?) Aldrich yang di awal tergambarkan workaholic, bossy, perfectionist, yang bikin menyusahkan orang itu 😒, kemudian ada sisi peduli 😇, hingga menuju akhir halaman, ada tuh sifat narsisnya Pak Aldrich, agak kesel sihh... bikin ga nyaman 😒

banyak yang terjadi di Banda Neira jadi page turner di cerita ini dan segalanya jadi kayak cepat gitu ceritanya.

enjoy bacanya. suka sama sarkasnya Kalita terutama kalau lagi misuh-misuh sama kerjaan 😂

dan ini pernyataan terepic dari Kalita
"Sebaik-baiknya bos dan setinggi-tingginya gaji, pasti ada obrolan di belakang berisi caci maki dan benci"
-Corporate Slave
Profile Image for Nureesh Vhalega.
Author 20 books153 followers
August 11, 2021
Apa buku terakhir yang berhasil bikin kalian girang?
Jawabanku adalah buku ini.

Kali pertama baca tulisan Kak Aya, aku bertugas sebagai editor, judulnya Love-Hate Relation(sick). Aku ingat banget ngedit itu sampai lewat jam kerja dan sangat hepi. Ternyata, efeknya masih sama setelah lama waktu berselang dan banyak buku Kak Aya yang kubaca.

Di #MonsterMinister, aku diajak kenalan sama Kalita yang sumpah hidupnya relate bangettt. Sebagai jongos, eh maaf, budak korporat maksudnya, aku beruntung karena nggak pernah ketemu bos macam Aldrich. Bodo amat ganteng dan tajir, kalau seseram Aldrich sih aku langsung kabur! Nah, Kalita ini ibaratnya sudah jatuh, tertimpa tangga, keinjak-injak kambing tetangga pula ketika dapat kabar Aldrich bakal jadi menteri di instansi tempatnya kerja. Padahal Kalita resign dari kantor sebelumnya yang notabene milik Aldrich karena jam kerja gila-gilaan sampai kisah asmaranya ambyar. Sayang, ketika Kalita sibuk sebar CV, dia justru “dipromosikan” jadi sekretaris pribadi Pak Menteri.

Aku baca novel ini superngebut dan nggak kerasa, bahkan nggak rela waktu bukunya tamat. Saking nggak mau berhenti baca, aku rela nggak makan, cuma ngemil ciki biar naga di perut nggak unjuk rasa. Seseru itu? IYA! Aku nggak sugarcoating waktu bilang buku ini page turner, apalagi diksi Kak Aya makin rapi. Sukaaa banget bacanya. Nggak terhitung juga berapa kali aku ngakak, sampai mau nangis rasanya. Si Kalita ini benar-benar deh. Bagian favoritku pas mereka nonton CCTV dan audionya terdengar, sumpah aku guling-guling di kasur itu. Terus, aku yang buta soal ASN biarpun sepupuku salah satunya, suka sama riset dalam buku ini. Jelas, Kak Aya nggak setengah-setengah. Dan, aku setuju banget sama ending-nya, tapi nggak nolak juga kalau dikasih tambahan 100 halaman. Kak Aya, plislah bikin sekuelnya *lalu dilempari bola squash-nya Aldrich

Untuk sementara Rigel masih menempati posisi utama, belum ada pesaingnya yang berhasil menggeser nih wkwkwk.

Nah, buat kalian yang butuh bacaan seru sekaligus bikin ketawa heboh, boleh coba buku ini. Apalagi buat para budak korporat, ini hiburan banget. Saking tragisnya, mari kita jadikan komedi saja. Lumayan buat bahan ketawa kannnn.
Profile Image for ayu..
549 reviews1 follower
January 6, 2022
actual stars: 1.5
- a rather unpleasing read. had to push myself to finish because i have a reading challenge i'd hate to fail this year. decided to buy it because i skimmed the reviews on goodreads and it was not bad, good even. clearly i have expected too much.
- reminds me so much of the devil wears prada. the dynamics between the two main characters are similar to the bone. except maybe since the boss is a man, it irked me so much. also not to mention he doesn't really have a solid, strong background for his annoying ass the way miranda priestly did.
- also, reminds me of a wattpad story. the classic, wattpad story. took me a bit of lurking to find out it actually was. i wouldn't dare bat an eye if only there was the usual "telah dibaca (insert some big number) kali di wattpad" sticker on the cover.
- too many jargons i don't understand and slipped in the conversations without more elaboration. i could always ignore it though, government talks aren't really my thing.
- povs are unclear. yes it was a 3rd pov. but the details put in are somehow inconsistent. one bit it would focus so much on kalita and her body language, her expressions, her inner thoughts and then it changed into aldrich's altogether. might be better and more pleasing if it was separated. i guess i have read a book or two where it was written through a third person pov yet the focused character's part were separated.
- words are written rather short. maybe to keep it 'pretty' or 'aesthetic' for the rhymes. didn't find anything special about it. wondering if it would've been different had i actually enjoy this work.
- all in all, this was a light and easy-to-finish book. not addicting, i wouldn't call it as much as a page turner. but at least enough for a thin book to accompany your evening.
Profile Image for Ayu Istiyani.
96 reviews6 followers
January 6, 2025
Menceritakan Kalita, mantan Account Executive di AllYouNeed yang sekarang menjadi pegawai tidak tetap di Kementerian Penerangan Informasi. Aldrich, mantan CEO AllYouNeed yang diangkat menjadi Menteri Penerangan Informasi. Kalita yang susah payah resign agar tidak memiliki atasan seperti Aldrich, justru harus bertemu kembali di pekerjaan yang baru.

Baru kali ini rasanya saya membaca novel dengan latar kantor pemerintahan. Pegawai negeri yang selama ini dianggap memiliki jam kerja paling nyaman, ternyata hampir sama bahkan lebih parah dari swasta, apalagi jika akhir tahun. Dan itulah yang dialami Kalita. Menjadi PTT di kantor kementerian, dan mengejutkan, karena mantan atasannya yaitu Aldrich tiba-tiba diangkat menjadi pak Menteri. Yang artinya, Aldrich harus menjadi atasan Kalita lagi.

Kalita cukup kocak dengan segala tingkahnya. Saat yakin bisa resign dari sana, dia pede melawan Davina dalam sebuah rapat. Yang justru berujung Kalita harus menjadi sekretaris pribadi Aldrich. Combo maut 😂
Saya akui Aldrich kejam sih kadang-kadang. Selera itu kan subjektif, tapi dia marah kalo ga sesuai, yaa dikira sekretarisnya cenayang? Hahaha tapi emang di situ sih permasalahannya 😆 dan saya salut sama Kalita yang akhirnya berani mengungkapkan keluh kesahnya kepada bapak monster minister tentang segala perlakuannya yang kadang ga masuk akal.
Paling suka part liburan di Banda Neira. Ohh bukan liburan sih, tapi paling suka part sebelum kembali jadi bos. Di situ keliatan sisi manusianya Aldrich, apalagi pas Kalita galau. Duhh hahaha
Untuk Ibram, kacau sih, udah ikutan Kalita galau pas gagal ke Solo, gataunya manipulatif. Dan Ghani, saya masih ga ngerti gimana Ghani dengan mudahnya bisa sering tiba-tiba ada di ruangan Pak Menteri, apa karena sahabat dekatnya jadi bisa semudah itu? Entahlah.

So far, aku sukaaa sama ceritanya. Office romance emang gapernah gagal. Genre yang paling gampang disukai. Dan, baca ini gaada dua hari kelar. Saking serunya, meskipun ada deg-degan pas Aldrich marah-marah. Tapi sukaaaa 😍
Profile Image for Cindy Jessica.
Author 2 books5 followers
November 5, 2022
4⭐

Monster Minister adalah novel pertama Kak Aya yang kubaca. Aku suka gaya berceritanya yang lincah dan renyah. Buku inituh page turner banget, diksinya juga oke. Keliatan banget jam terbang Kak Aya udah tinggi, risetnya juga nggak main-main.

Kalita dan Adrich ini bikin aku ingat sama cerita lain, tapi aku bener-bener nggak akan keberatan ratusan kali baca cerita yang temanya kayak gini karena memang suka. Menurutku daya tarik buku ini ada di tektokannya Kalita dan Aldrich, walaupun di kenyataan nggak mungkin ada yang selancang itu sama menteri ahahaha.

Banyak hal lucu di buku ini. Berkali-kali aku dibuat ngakak dan gemas sama kelakuan Kalita. Aku juga suka banget waktu Kalita di Banda Neira, bikin aku pengin ke sana buat jalan-jalan.

Ada beberapa bagian yang sedikit disayangkan. Contohnya Gavin yang kesannya tiba-tiba ngilang. Biarpun ada penjelasnnya, tapi aku ngerasa kurang smooth. Ohya, aku juga sedikit terganggu dengan penyebutan Monster Minister yang kebanyakan diulang, penyebutan nama lengkap Aldrich juga diulang beberapa kali, padahal sekali pun gamasalah.

Aku terpaksa menurunkan bintang karena endingnya yang terkesan gantung. Padahal aku sama sekali nggak keberatan kalau ada tambahan berpuluh-puluh halaman lagi :D
Profile Image for Pauline Destinugrainy.
Author 1 book272 followers
February 5, 2022
Kalita terkejut saat mengetahui Aldrich diangkat menjadi Mentri Kempinfo. Dulu dia mengundurkan diri dari AllYouNeed, perusahaan milik Aldrich karena waktu kerjanya dan tekanan di tempat kerja membuat hubungannya dengan pacarnya putus. Sekarang, dia harus berhadapan lagi dengan si Monster Minister itu. Jika tidak mengingat keluarganya yang masih membutuhkannya, Kalita memilih resign. Tapi Kalita memang mempertimbangkan untuk pindah kerja saja.

Beberapa masalah yang diperbuat Kalita justru semakin "mendekatkannya" kepada Pak M. Ujungnya Kalita diangkat menjadi sekretaris pribadi pak M. Kalita makin uring-uringan dengan tuntutan Aldrich yang kadang dirasanya tidak manusiawi.

Karakter Aldrich yang alpha male ini, memang cocok dipadankan dengan Kalita si polos. Interaksi bos-bawahan di antara mereka mengalir apa adanya dan membuat penasaran. Kadang ada sisi baik di antara sekumpulan sisi menyebalkan dari Aldrich. Namun Aldrich merasakan perasaan lain untuk Kalita. Dia yang sempurna tidak mungkin ditolak kan?

Meski endingnya menggantung, saya cukup puas dengan kisah Monster Minister ini. Rasanya pas diakhiri begitu saja dengan menyisakan berbagai kemungkinan.
Profile Image for Gita Karmani.
433 reviews15 followers
July 6, 2022
Begitu baca blurb nya, sudah kuprediksi bakalan setipe dengan Progresnya Berapa Persen? dan mengingat menurutku buku itu cukup light kenapa nggak coba baca.
Dan ternyata prediksiku benar. Ceritanya mirip, plotnya juga mirip walaupun nggak mirip banget. Di sini aku suka caranya penulis menceritakan universe ceritanya, detail dan nggak terkesan tempelan. Mungkin masih jadi tren ya anak buah atau sekretaris naksir sama bos sendiri atau sebaliknya.

Jujur malah aku suka sama endingnya. Malahan lebih baik mereka nggak sama-sama, walaupun terakhirnya itu gantung
Aslinya aku lebih tertarik untuk baca karya lain penulis Editor's Block tapi setelah baca bukunya ini jadi mikir-mikir lagi mau baca atau enggak.
Terima kasih atas karyanya yang asyik, sarkasnya pak Menteri suka banget 👌
Profile Image for Adara Kirana.
Author 2 books207 followers
March 7, 2025
3.25

Saya suka sama latar cerita di sini yang digambarkan dengan cukup detail. Karakter Aldrich dan Kalita pun juga cukup kuat. Saya ikut-ikutan kesel bareng Kalita setiap kali Bapak mulai teriak-teriak😭. Daann saya juga suka gimana kita diajak untuk melihat sisi lain dari seseorang--yang kita cap jahat ternyata punya maksud baik dan sebaliknya.

TAPI ada beberapa hal yang kurang sreg ajaa buat saya.

1. Buku ini pakai POV orang ke-3 serbatahu dan suka tiba-tiba head-hopping. Jadi, kita yang awalnya baca isi kepala Kalita, tiba-tiba pindah ke kepala Aldrich, pindah ke Davina, dst. Tapi perpindahan ini nggak konsisten. Jadi, terasa suka-suka aja, selama membantu menyampaikan perasaan katakter. Sebagai pembaca, jujur ini bikin saya suka tiba-tiba hilang fokus

2. Soal Gavin yang diceritain suka sama Kalita. Saya nggak ngerti maksud dan tujuan Gavin dibikin demen sama Kalita buat apa, sampai akhir gak ada kelanjutannya.. kalau dihilangin juga menurut saya nggak berubah ceritanya

3. Transisi Aldrich mendadak naksir Kalita menurut saya terlalu sekejap banget. Kayak.. tiba-tiba aja suka?? Saya agak nggak dapet pembangunan chemistry mereka

4. Sorry not sorry tapi walaupun udah dijelasin kenapa Aldrich jadi strict dan galak (walau di belakang perhatian) saya tetap gabisa menolerir orang yang kerjaannya teriak-teriak😭🙏 Ini preferensi personal saya aja sih... you can't control how you feel, but you can always control how you behave. Dan mengatur orang tuh, nggak harus teriak-teriak gitu loh, Bapak Menteri🙏
(saya salut sama penulisnya yang bisa bikin katakter Aldrich konsisten, tapi maaf, buat saya dia konsisten nyebelin dan nggak sopannya wkwk)

BUT OVERALLL.. saya menikmati baca buku ini. Tulisannya ngalir dan enak dibaca. Ending-nya pun saya sukaa!! Betul kata Kalita, karena Aldrich masih mendominasi gitu sebaiknya dipikir-pikir dulu ya Mbak🙏

--

"Etika penting dalam pengajuan proposal, Pak. Bapak terlalu congkak untuk menjadi kandidat. Bapak nggak bisa bersikap arogan dan mendominasi kehidupan orang lain. Bapak harus belajar bahwa orang punya kebebasan untuk mengambil keputusan dan jalannya sendiri."

BETUL KALITA U GO GURRLL🙂‍↔️🙂‍↔️🙂‍↔️☝️
Profile Image for Fitriya.
63 reviews
June 27, 2025
jujur… gue bingung harus mulai dari mana,
karena technically ini tuh novel romance, tapi yang gue rasain malah… boss-bawahan vibes all the way. from start to finish, nggak ada feel romantis yang bener-bener nempel.

chemistry antara Aldrich & Kalita tuh strong banget… tapi bukan yang romantis ya—lebih ke boss & bawahan yang saling ngerti ritme kerja masing-masing. mereka tuh profesional banget sampe gue gak kepikiran bakal ada spark romantis. malah pas mulai ke arah sana, gue sempet kagok sendiri bacanya.

dan ketika tiba-tiba dikasih dinamika yang agak berubah pas mereka di Banda Naira, gue sempet bengong kayak, “eh… ini vibe-nya kok beda?” Aldrich-nya jadi lebih... calming? lebih open? dan Kalita juga keliatan agak kaget sama sisi dia yang ini.

gue sempet mikir, “wah... mungkin ini turning point-nya.” tapi ternyata nggak. abis dari situ, semuanya balik ke mode kerja keras lagi. gak ada progres chemistry romantis, gak ada tension, gak ada deg-degan ala-ala. hubungan mereka jalan, status mereka couple, tapi feel-nya? tetep kayak bos dan anak buah.

dan ini bukan karena karakternya flat, ya. justru secara individu mereka oke banget. tapi sebagai pasangan? gue nggak ngerasain ada “klik.”

kalau nggak di kasih tau ini novel romance, mungkin gue pikir ini cerita slice of life soal dinamika kantor dan leadership. not in a bad way, tapi juga nggak memuaskan secara romantis.
Profile Image for Amaya.
759 reviews58 followers
September 7, 2022
Sekarang aku paham kenapa banyak yang bilang cerita ini kurang panjang: Kisah mereka belum selesai. Ibarat persidangan, masih ada sidang kedua, ketiga, dst. Monster Minister hanya menyelesaikan satu masalah.

Ini buku kedua Kak Aya yang aku baca dan bisa ditebak, favorito! Karakter yang nggak biasa alias ada aja kelakuan lawak macam Kalita dan karakter calm, tapi bisa "jatuh", Aldrich. Walaupun Kalita sebal, jengkel, dan kepengin getok kepala Pak Menteri, aslinya care banget. Kesalahan yang dia terima bikin Kalita diam-diam malah berusaha agar jadi lebih naik.

Lucu, menghibur, bikin greget, plus jalan-jalan imajinatif (soalnya digambarin lewat narasi dan pergerakan tokoh) yang menghibur dan nggak mengecewakan sama sekali. Kepengin sih kasih bintang full, tapi karena banyak misteri yang belum terjawab, terpaksa nggak bisa maksimalin bintang. Ugh, aku penasaran perang antara Kalita vs Ibu Liliana. Bakalan jadi round 2 yang melelahkan dan menguras emosi wakakak. Also, Ghani gimana nasibnya, hey, jahat juga si Kalita ini :(
Profile Image for Jayenim.
162 reviews2 followers
July 19, 2023
I had high expectations for this, tapi ternyata kurang sesuai dari yang aku bayangkan. Awalan cerita boleh lah, bisa dipahami komplikasi yang terjadi. Namun seiring berjalannya cerita, semakin terasa banyak part yang kurang dijelaskan secara mendalam. Mungkin tujuan penulis lebih untuk mengekspos kondisi politik di Indonesia. Tapi kebanyakan pembaca yang kurang paham politik pastinya lebih condong ke romansa, yang ternyata kurang diungkit dalam cerita. Kirain bakal cerita romansa kantor, tapi kita hanya mendapatkan kisah kalita yang gagal move on dari sang mantan dan pak M yang sadar akan perasaannya terhadap asistennya. Endingnya pun kurang memuaskan, tanpa ada kejelasan hubungan diantara kedua karakter utama.
Profile Image for fuhtreh.
99 reviews3 followers
September 12, 2024
kayanya office romance bukan selera bacaanku aja, tapi gaya penulisannya mengalir dan enak dibaca. walaupun aku ngga bisa menyukai karakter Aldrich.

aku suka bagian buku ini yg menceritakan tentang kerja menteri, ternyata seru juga. banyak bagian yang kurang detail dan endingnya sangat sangat menggantung.
Profile Image for ileftmybookshere.
226 reviews82 followers
June 15, 2024
Monster Minister by @ayawidjaja
Pages: 322
Genre: romance, comedy, metropop
Rate: 4.7/5⭐️

Capek ngebatin tiap pak menteri Aldrich mode monster 😭🙏🏻

───── ⋆⋅☆⋅⋆ ─────

Akhirnya selesai masa "kerja" aku di Kementerian Penerangan Informasi. Sepanjang kerja, aku ditemani sama si Kalita buat hadapin atasan kami yang seperti monster, tidak lain tidak bukan si Aldrich! 😈 yuk simak kesan dan pesanku setelah "kerja" di sana eh reviewku maksudnya!🤣

Pertama-tama mau bilang kalo aku suka dengan 𝗻𝗮𝗿𝗮𝘀𝗶 dari kak Aya. Ini kali pertama aku baca karya beliau dan won't be my last karena aku udah doyan narasinya guys! ❤️ Bahasa yang digunain simple dan gak berbelit-belit terus juga gaya bahasanya tuh fresh banget jadi aku gak berasa lagi baca buku, saking ngalirnya narasinya! Keren deh kak! 🤩

Untuk 𝗽𝗹𝗼𝘁nya sendiri, kalo mau disederhanain ini sebenarnya kisah romansa yang bakalan bawa haters to lovers trope gitu guys cuma let say lebih dari itu plotnya menurutku karena di sini bakalan dikasih lihat bagaimana seluk-beluk dunia kerja baik di perusahaan swasta maupun badan milik negera, yang mana semuanya punya struggle masing-masing. Ada suka dan duka di setiap bidang pekerjaan. Terus aku juga suka dengan isu yang diangkat di cerita ini yakni tentang orangtua yang sometimes push their child too much, aku suka bagaimana isu ini tergambarkan di diri Kalita dan Aldrich even dengan masalah yang beda. Kalita dengan masalah CPNS, Aldrich dengan masalah jodoh.

𝗔𝗹𝘂𝗿nya gunain alur maju dan boleh dibilang cukup mixed di aku alurnya. Alurnya secara keseluruhan rapi menurutku cuma ada beberapa bagian yang kerasa agak jumpy karena perpindahan scene-nya yang kurang halus🥹 terus aku belum terlalu into the story jadi masih ngerasa biasa aja ceritanya pas di awal-awal tapi pas masuk ke bagian Kalita mulai kerja sebagai sespri Aldrich, alurnya jadi menarik dan aku gak bisa berhenti baca cause the tension between Kalita & Aldrich is so good and that's why aku suka sama 𝗽𝗲𝗻𝗼𝗸𝗼𝗵𝗮𝗻 dari kak Aya. Karakter Kalita dan Aldrich adalah dua karakter yang powerful, Kalita ini unik dan pintar menurutku jadi dia tahu dimana harus memposisikan dirinya di suatu situasi, kapan dia harus meledak dan kapan harus dia mereda. Badass❤️‍🔥 untuk Aldrich nya aku juga suka sama karakter dia yang awalnya bikin aku sebel sama kelakuan "monster" dia eh tau-tau dia punya sisi gentleman juga yang bisa bikin salting bun😚🫵🏻 Oiya konflik-konflik yang ada juga tertata dan pas porsinya menurutku, cukup bikin gonjang-ganjing especially Ibram's parts!🤡⁣

Ngomong-ngomong soal salting, aku suka 𝗿𝗼𝗺𝗮𝗻𝗰𝗲 between Kalita & Aldrich. Kinda slowburn for me dan aku menikmati bagaimana perkembangan hubungan mereka, dari yang awalnya kayak tom & jerry eh bisa punya momen-momen heartwarming juga ya walau mungkin belum di taraf dating tapi udah ada deh tanda lampu ijo. Aku juga suka sama si Aldrich sih, tbh kata-kata dia di bab akhir bikin salting woilah🤭 intinya aku enjoy with the romance parts bahkan pengen tau kelanjutan kisah mereka nantinya, buku ini punya open ending soalnya jadi kita nerka-nerka aja sendiri kelanjutannya👌🏻

Oiya ada 𝗯𝗮𝗴𝗶𝗮𝗻 𝘂𝗻𝗶𝗸 juga di buku ini yaitu pembahasan topik kerjaan dan dunia kerja yang digeluti tokoh-tokoh di sini. Semua pembahasannya detailed banget, aku yakin research kak Aya gak main-main untuk topik-topik pekerjaannya karena banyak istilah-istilah tentang hal-hal di perusahaan. Mungkin aku gak seberapa ngerti apa yang dibahas tapi aku sangat mengapresiasi bagian ini, walau tbh kadang aku skip karena bingung 😭🤣⁣

Terakhir, 𝗽𝗲𝗹𝗮𝗷𝗮𝗿𝗮𝗻 yang bisa aku ambil adalah apapun bidang pekerjaan yang saat ini kita tekuni, semuanya pasti punya tantangannya sendiri-sendiri jadi tetap bersyukur aja guys dan jangan iri dengan rumput tetangga soalnya kita cuma lihat hijau rumputnya bukan biaya maintenance-nya alias semua orang pasti punya struggle dengan kerjaannya!✨️ ⁣

Overall, it's a good book dan aku highly recommended buku ini buat yang suka metropop dan romance, yang suka cerita tentang dunia kerja juga cocok baca ini! 😎🫵🏻
Profile Image for n ᡣ&#x10b69;.
175 reviews11 followers
August 5, 2021
Akan selalu diingat bagaimana gue nemuin Monster Minister, dari reply di base orange. Pas banget lagi butuh bacaan non-teen dan berakhir jatuh cinta sama gaya nulis penulisnya. Another exciting part ternyata buku ini lagi proses terbit di penerbit mayor.

Monster Minister exceeded my expectation. Karena sejak awal udah kerasa komedi di premisnya. Bayangin lo udah keluar dari sebuah perusahaan karena bosnya yang gak berperikemanusiaan, hingga buat lo putus cinta. Melipir ke instansi pemerintahan, eh mantan bosnya malah jadi atasannya lagi. Even he got higher positions, jadi seorang menteri. Bahkan kemudian berurusannya juga dengan tokoh yang lalu. Benar apa kata pepatah kali ya, kalau jodoh tak lari kemana.

This book is fun and light, cocok buat dibaca ketika lagi butuh hiburan. Gue beneran dibuah terkekeh dan ketawa ketika baca dinamika antara Aldrich dan Kalita. My favorite line from these two:

“𝘑𝘶𝘢𝘭 𝘯𝘢𝘮𝘢 𝘴𝘢𝘺𝘢?” 𝘛𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘈𝘭𝘥𝘳𝘪𝘤𝘩 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘸𝘢𝘫𝘢𝘩 𝘵𝘢𝘬 𝘴𝘶𝘬𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘦𝘵𝘢𝘳𝘢.

“𝘠𝘢 𝘮𝘢𝘢𝘧, 𝘗𝘢𝘬. 𝘚𝘢𝘺𝘢 𝘴𝘦𝘳𝘣𝘢𝘴𝘢𝘭𝘢𝘩. 𝘒𝘢𝘭𝘢𝘶 𝘯𝘨𝘨𝘢𝘬 𝘣𝘦𝘨𝘪𝘵𝘶, 𝘵𝘦𝘳𝘶𝘴 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘬𝘦𝘵𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢𝘭𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘱𝘢𝘭, 𝘴𝘢𝘺𝘢 𝘭𝘦𝘣𝘪𝘩 𝘥𝘪𝘴𝘢𝘭𝘢𝘩𝘪𝘯 𝘭𝘢𝘨𝘪.” 𝘒𝘢𝘭𝘪𝘵𝘢 𝘮𝘦𝘳𝘪𝘯𝘨𝘪𝘴. “𝘒𝘢𝘳𝘵𝘶 𝘬𝘳𝘦𝘥𝘪𝘵 𝘥𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘳𝘵𝘶 𝘥𝘦𝘣𝘪𝘵 𝘣𝘰𝘭𝘦𝘩 𝘥𝘪𝘱𝘢𝘬𝘢𝘪, 𝘮𝘢𝘴𝘢 𝘯𝘢𝘮𝘢 𝘉𝘢𝘱𝘢𝘬 𝘯𝘨𝘨𝘢𝘬 𝘣𝘰𝘭𝘦𝘩.”

Memang cuma Kalita ya yang punya nyali segininya solotin Aldrich balik. That’s why they perfect fit for each other, I guess.

Sempet khawatir, karena gue gak bisa baca konflik ceritanya sebenarnya apa, bakal bosen di tengah buku. Tapi humornya beneran buat gue gak berhenti balikin halaman demi halaman.

Mungkin at some scene ada yang kerasa begitu klise: dimana tiba-tiba Ibram datang nyamperin Kalita di rumah sakit. Ibram tahu darimana? Udah baca ulang bagian ini karena takutnya gue yang miss baca tapi masih belum masuk logika.

I read kak aya’s previous book (sambil nungguin buku ini terbit) so far buku ini nempatin posisi pertama. And I can’t wait to read starstruck syndrome dan buku terbarunya yang sebentar lagi terbit. Applause deh, produktif banget👏 dan semoga bisa semakin berkembang.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Yusda Annie.
221 reviews32 followers
June 7, 2024
Selesai baca Monster Minister pagi tadi.. 📖🧗🏻‍♀️
dan.. mungkin pendapatku akan unpopular opinion & tdk menjamin bebas spoiler..

⚠️⚠️⚠️

Melihat keseluruhan Aldrich agak mengingatkanku pd Adam di TLH. Sama² displin, perfeksionis utk hasil terbaik dan sama² horor. Bedanya, Aldrich terkesan seenaknya memerintah bawahannya & bisa dibilang agak menindas menurutku. Sesuatu yg tdk aku sukai dlm dirinya walau katanya itu dimaksudkan baik. Krn, terus terang.. sebaik apapun maksud seseorang jk mesti diikuti dg sikap yg kurang menunjukkan empati, aku kurang suka.. 🙂

Eniwei, aku hampir dnf buku ini krn sulit sekali mengesampingkan keberadaan Ghani & kewenangan dia di Kementerian tempat Aldrich bekerja sbg Menteri Penerangan Informasi yg baru. Sungguh sadar ini fiksi tp jika ini fiksi fantasy yg negara & pemerintahannya rekaan sendiri, aku pasti tdk akan mempermasalahkannya. Atau, jika kantor Aldrich adl kantor perusahaan pribadinya, itu aku jg oke.
Karena dg Ghani yg notabene tdk bekerja di kementrian bisa leluasa & tdk mengindahkan protokol resmi kunjungan tamu ke kantor kementerian & bisa-bisa saja dia mengintruksikan Kalita utk jd sesmen, ini menggangguku.
Dan jika meminjam istilah Kalita dlm hal tsb, yg dilakukan Ghani itu konyol sekali.. 😬
Tapi, setelah gugling & tentu saja chat dg Vin @once_upon_a_chapter , aku pelan² bs mengabaikan gangguan tsb dan buku jadi page turner. Makasih banyak², Vin yg udh mencerahkan.. 🤭🤭

Rate: 3.5⭐💫 interaksi Aldrich - Kalita tentu menghibur. Tdk jarang aku jd ngikik sendiri. Meski gangguan tdk sepenuhnya hilang, tp aku cukup menikmati buku ini.
Seneng sekali krn penulis tdk menjadikan Davina spt perempuan pengganggu yg menjengkelkan yg bbrp kali kudapati di buku lainnya.. 😍👌
Hal yg kusuka lainnya adl selipan deskripsi ttg Banda Neira selain suka dg writing style Aya Widjaja.. semoga suatu hari nanti bisa baca karya lainnya.. 😁

Next. Selamat sore dan hepi reading, teman semuanya.. 🤓📖💛
Profile Image for Sella   (claudieslibrary).
125 reviews11 followers
September 9, 2023
Buatku dialog-dialog dalam novel ini hidup. Meski memang humornya bukan seleraku, tapi karena tektokannya ngalir.. ya aku ngerasa itulah kekuatan buku ini.

Selain itu, Aldrich yang katanya Monster emang bener-bener kayak Monster disini.. nyebelin iya, dan terkesan memanfaatkan bawahan juga agak make powernya ya buat ke bawahannya & kebetulan bawahannya itu perempuan.. hmm dan aku nggak suka 🤨🤨 meski memang disini sosok Kalita dibuat tegas dan melawan, tapi tetap saja.. buatku minus banget poin Aldrich perkara menindas bawahannya untuk memvalidasi perasaannya.

Lalu, yang agak sedikit ganjel buatku adalah.. itu kenapa ya ruang kerja Mentri tapi orang bebas keluar masuk tanpa kepentingan? Apa iya peraturannya nggak ketat? Seperti contohnya Ghani, dia bebas datang ke ruangan Aldrich tanpa kepentingan berarti.. hanya sekedar untuk menggoda Aldrich yg kerja di kementrian? Masa iya? Bukankah harusnya masuk ke ruangan mentri harus jelas maksud dan tujuannya disaat jam kerja berlangsung?

Tadi, seandainya saja ngambil setting di perusahaan pribadi.. rasanya buatku nggak jadi masalah kalau adegan Ghani bebas keluar masuk ruangan Aldrich. Tapi karena ini ranahnya di kantor kementrian.. kan aku jadi bertanya-tanya..

Tapi, diluar daripada itu.. aku mau apresiasi penulisnya karena sudah membuat karakter-karakter yang begitu hidup dan realistis.. nggak jarang emang tipikal atasan seperti Aldrich ini banyak. Dan tipikal anak muda seperti Kalita juga banyak. Sangat menggambarkan realita masyarakat modern saat ini dengan segudang kompleksitasnya.
Profile Image for Mutiateja .
26 reviews2 followers
August 21, 2023
Sukaaak! Aku enjoy banget pas baca novel ini!

Ceritanya ringan, gaya berceritanya luwes, dan page turner banget. Sbg slow reader, jarang-jarang aku bisa namatin buku >300 halaman selama kurang dari 2 hari. Tapi pas baca ini kayak nggak berasa. Tahu-tahu udah habis beberapa puluh lembar aja.

Ide ceritanya unik dan interaksi antar dua tokoh utamanya juga manis buat diikuti. Pokoknya ada banyak bagian yang sukses bikin senyum-senyum sendiri. Ditambah lagi, background pekerjaannya juga dijelasin secara rinci dan bikin aku auto ngebatin, "oh, gitu toh kalo kerja di kementerian." Risetnya mantep lah pokoknya.

Di pertengahan, aku udah yakin banget buat ngasih novel ini 5 bintang, tapi waktu sampai ke bagian ending ....

Ending-nya kenapa begituuu?

Aku jadi berharap novel ini sedikit lebih panjang. Seenggaknya ada sedikit cerita tentang gimana perjuangan mereka buat bersatu. Yaa, pasti bakalan bersatu, sih, karena sesuai rumus novel romance kebanyakan: FL & ML always end up together. Tapii aku pengin tahu prosesnya gimana 🥲 Ini tuh kayak masih gantung.

Hmm, tapi yasudahlah ya.
Mau gimana lagi.

Ini novel pertama kak Aya yang kubaca dan aku langsung suka sama gaya tulisannya. Semoga di masa depan ada kesempatan buat baca novel-novelnya yang lain 👍🏻
Profile Image for Indira.
44 reviews1 follower
January 28, 2023
Dynamic antara Kalita dan Aldrich yang surprisingly segar; walaupun Kalita dongkol setengah mati kerja sama monster minister dan Aldrich yang kesal karena Kalita cari masalah 2 kali di waktu yang berdekatan. Sparks of romance masuk dengan halus, meski suasana terkait pekerjaan lebih mendominasi. Kalita yang perlahan tahu sisi lain Aldrich dan Aldrich yang menemukan perempuan secekatan Kalita di 2 bidang yang berbeda membawa akhir yang pas dengan cerita yang disuguhkan. Dari kacamata orang awam, secara pribadi puas dengan pemaparan mengenai Banda Neira yang detail. Istilah-istilah mengenai Kempinfo yang meski fiksi namun memorable, it must be nice to make it real.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Yonea Bakla.
323 reviews36 followers
July 14, 2021
Page turner. Dengan pilihan kalimat singkat2 tapi kocak. Menggunakan pov 3 bergantian Kalita dan Aldrich. Interoffice Romance Pak Menteri dan Sesmen di kantor Kementerian Penerangan Informasi. Kepikiran aja, kak!
Profile Image for sasa .
75 reviews1 follower
July 15, 2025
3,9/5
Bikin salting dikit. Apa ya masih susah nerima aja, masa lu suka ama orang yang bentak-bentak lu dan bikin lu pindah tempat kerja. Coba aja gak ganteng pasti gak sampe jatuh hati 🤣🤣🤣, yah walaupun sampe ending kalita masih belum nerima si "monster" 100% juga sih
Profile Image for Chuu .
48 reviews1 follower
January 23, 2023
8/10. BAGUSSS BANGET SIH, tapi sayang banget endingnya gantung.
Displaying 1 - 30 of 129 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.