Kadang kau merasa tidak dicintai oleh orang-orang di sekitarmu. Kadang kau juga merasa tidak pantas untuk dicintai, atau bahkan merasa dirimu tidak berarti bagi siapa pun di dunia ini.
Cinta adalah energi yang dapat mengubah hidup seseorang. Dicintai, dapat membuat dirimu menjadi kuat. Namun dengan mencintai, kau dapat menyembuhkan dirimu sendiri.
“To Heal is To Love” adalah buku motivasi diri untuk remaja hingga dewasa yang sedang dilanda masalah dan kehilangan rasa percaya diri. Dengan nasihat-nasihat yang pendek, lugas, dan tajam, buku ini dapat menjadi inspirasi, penyemangat, serta penenang hati.
Tak perlu persetujuan orang lain untuk mencintai diri sendiri--39
Akhirnya bisa melengkapi bacaan seri ini walau ya ... aku bacanya nggak urut. Nggak masalah keempat bukunya bisa dibaca terpisah.
To heal is to love membahas masalah cinta. Aku suka karena buku ini memotivasi dan menjawab keresahan yang nggak hanya dirasakan remaja saja. Quote-quotenya aku suka. Terutama yang memfokuskan ke prioritas mencintai diri sendiri dulu sebelum mencintai orang lain. Pentingnya memiliki cinta agar hati tidak dipenuhi iri dengki.
Buku ini menyadarkan pembaca betapa luasnya persepsi dan makna cinta, tidak sesederhana hubungan romantis saja. Aku beruntung menemukan buku ini. Buku yang cocok dibaca semua kalangan dan generasi~
Buku ini bagus, sama kaya buku 'To heal' yang lainnya, cuma kayanya yang kali ini kurang berkesan aja buatku. Soalnya banyak juga di dalam buku ini yang isinya bertolak belakang denganku hehe. Emang bukan pasarnya aja, tapi secara keseluruhan tetep layak—sangat layak buat dibaca👍
Seri “To Heal” kali ini membahas tentang cinta. Ya, cinta. Dimana hal ini memang selalu ada di setiap seluk-beluk kehidupan ini. Cinta membuat hidup terasa lebih indah. Cinta membuat kita menjadi lebih berisi untuk menjalankan hari-hari. Cinta membuat seseorang menjadi lebih baik.
The cover is good. But just like the saying, don’t judge books by their cover. Visually good. As for the content.. it’s quite boring and stated the obvious.