Jump to ratings and reviews
Rate this book

A NOTE OF KIM

Rate this book
Dalam hidup Kimmy, si bocah gembil berusia 3 tahun, yummy food mendadak tidak lagi menjadi daftar kebahagiaan nomor 1! Kini, yang dia inginkan adalah mama baru!

Yang bisa masak sup ayam enak seperti Miss San.

Yang bumbum-nya empuk seperti Miss San.

Yang suka memeluknya seperti Miss San.

Kimmy mana paham cinta antara orang dewasa. Bahwa papanya, Dinan, harus sekaligus mencari istri yang tepat, bukan sekadar mama baru untuknya. Trauma setelah diselingkuhi itu masih berdarah!

If Papa don’t marry Miss San, aku cry cry!

Papa love aku no more!

388 pages

11 people want to read

About the author

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
3 (21%)
4 stars
5 (35%)
3 stars
5 (35%)
2 stars
0 (0%)
1 star
1 (7%)
Displaying 1 - 4 of 4 reviews
Profile Image for Ovy Rama.
117 reviews3 followers
January 19, 2025
A Note Of Kim || Fanny Fatullah (@bebeklucu) || Noura Books Publishing || Rakata || 25 Chapter || Aplikasi Rakata

⚠️ Trigger Warning : Perselingkuhan, Poligami, Broken Home ⚠️

"Saat mutusin buat nikah, kamu juga memiliki tanggung jawab terhadap keluarga kamu. Nikah emang buat mencari kebahagiaan, but you know it's not easy dan ada banyak hal sulit yang harus kamu hadapi dalam prosesnya." - Dinan (Bab. 20).

Salah satu quotes yang paling kusuka dari novel A Note Of Kim. Saat baca quotes ini berasa disindir sekaligus dinasehati.

Sejujurnya aku udah lama banget penasaran dengan novel ini, sampai alhamdulillah diberi kesempatan baca melalui event yang diadakan oleh Rakata yaitu All You Can Read. Awal aku bisa kepo sama isi novel ini lantaran baca blurbnya yang menurutku sangat menggemaskan dan membuatku penasaran.

A Note Of Kim bercerita tentang Kimmy, bocah gembil berusia 3 tahun, tinggal bersama papanya. Yummy food adalah kebahagiaan nomer 1 Kimmy, tapi mendadak tidak lagi menjadi kebahagiaan nomer 1 sejak Kimmy menginginkan mama baru yang kriterianya ada pada guru di sekolahnya.

Seusia Kimmy mana paham masalah cinta antara orang dewasa. Bahwa papanya, Dinan harus mencari istri yang tepat, bukan sekadar mama baru untuknya. Dinan sendiri memiliki trauma tersendiri. Lalu apakah Kimmy akan mendapatkan apa yang dia mau yaitu memiliki mama baru? Kalo penasaran bisa langsung baca novelnya!

Ketika baca blurb dan melihat covernya aku berpikir novel ini memiliki konflik ringan yang jalan ceritanya begitu menggemaskan seperti covernya. Namun, ternyata aku salah, konflik novel ini sangat complecated dan menguras emosi. Aku takjub dengan cara penulis mendatangkan setiap konflik karena pas banget mempermainkan emosiku saat baca novel ini. Bahkan, pada bab-bab pertengahan aku disuguhi dengan plot twist yang sebenarnya kuhindari, tapi untuk kali ini tidak bisa.

Sedari awal baca novel ini, aku dibuat kesal dengan tingkah laku tokoh orang dewasa di novel ini. Meski aku tau, beberapa untuk kebaikan Kimmy juga. Aku akui karakteristik semua tokoh di novel ini sangat kuat, dari awal sampai akhir ada yang konsisten ngeselinnya, ada juga yang mau merubah sifat buruknya agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Dari novel ini, aku suka dengan 2 tokohnya, yaitu Kimmy atau yang biasa dipanggil Kimkim dan Sakha. Bagaimana tidak suka dengan Kimkim, bocah berusia 3 tahun yang begitu menggemaskan. Tingkahnya pun sesuai dengan usianya. Hanya saja Kimkim memiliki ketertarikan yang berbeda dengan kebanyakan anak perempuan lainnya. Aku juga selalu dibuat takjub dengan kecerdasan Kimkim yang bisa menceritakan kembali dengan lancar tentang serangga.

Sedangkan Sakha, tokoh yang mencuri perhatianku karena dia bisa menjadi orang yang dewasa, kadang bisa pula menjadi pribadi yang jahil. Aku suka banget tiap scene yang menunjukkan interaksi Kimkim dan Sakha. Sakha ini kelihatan banget gemas dengan Kimkim, tapi siapa sih yang tidak gemas dengannya? bahkan, Sakha pun tulus banget sayang sama Kimkim, tapi meski begitu layaknya om dan ponakan pada umumnya, Sakha kerap kali mengajarkan sesuatu kepada Kimkim. Ada satu scene atau momen yang menurutku memorable yaitu kejadian Sakha, Kimkim dan uang dua ribu rupiah.

Dan satu tokoh yang dari awal sampai akhir konsisten ngeselin dan tingkahnya nggak dewasa adalah Mama kandungnya Kimkim. Aku sebagai perempuan rasanya pun malu dengan tingkahnya, egois banget jadi perempuan. Kelihatan banget dia nggak dewasa dari beberapa masalah serius yang seharusnya dipikir dengan pikiran jernih, bukan hanya ingin enaknya saja.

Novel ini diceritakan dari sudut pandang orang ketiga serbatahu, sehingga aku bisa paham dengan apa yang dirasakan oleh setiap tokohnya dan jadi lebih tau sudut pandang masing-masing tokoh di tiap masalah.

Untuk penyelesaian masalahnya aku merasa ada yang masih gantung dan ada yang sudah clear dengan penyelesaian masalah yang apik serta itulah yang terbaik. Untuk masalah tokoh dewasa, diselesaikan secara dewasa dengan melibatkan Kimkim di dalamnya dan untuk masalah antar bocah kecil ini yang bikin aku suka, memang ada campur tangan orang tua, tapi aku salut dengan eksekusi dari para tokoh anak kecil dalam menyelesaikan masalah di antara mereka.

Aku suka dengan layout di setiap awal bab, desainnya lucu, unik, khas anak-anak banget dan memasukkan unsur abjad di dalamnya. Novel ini memakai 2 bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan Inggris. Di salah satu bab, aku menemukan ketidak-konsistenan panggilan atau sapaan antara 2 tokoh utama, tapi itu tidak mengurangi antusiasku untuk lanjut mengikuti kisah si bocah menggemaskan.

Dari novel ini, aku belajar banyak tentang parenting, tentang pentingnya rasa percaya, kejujuran dan komunikasi dalam sebuah hubungan, tentang pentingnya effort untuk pasangan, tentang penerimaan dan ikhlas, serta masih banyak lagi moral value lainnya yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Awal aku lihat cover novel ini, sempat mengira kalau Kimkim adalah bocah laki-laki, ternyata Kimkim adalah anak perempuan yang bikin aku pengen pegang pipinya. Dan novel ini merupakan sekuel dari novel You Told Me So. Jujur, selesai baca novel ini, aku berkata dalam hati kalau cover novel semenggemaskan ini harus berkelahi dengan konflik yang bikin hati terombang-ambing.

Aku rekomendasikan novel ini buat kalian yang suka baca novel urban romance, buat yang suka baca novel yang punya tokoh menggemaskan dengan konflik yang complicated, serta buat yang suka baca novel dengan tema married with duda.
Profile Image for Nina Majasari.
137 reviews1 follower
July 27, 2023
Saya tertarik beli ini karena suka dengan covernya yang berwarna pink dengan ilustrasi yang menggemaskan.

Saat saya membuka plastik kemasannya, ada kejutan menyenangkan. Tanda tangan si penulis, satu set stiker untuk bahan journaling dan sebuah pembatas buku.

Terus terang saya baru denger nama Fanny Fatullah alias bebeklucu. Saya juga baru menyadari saat membaca sampul bahwa ini sekuelnya You Told Me So. Hmm.. mustinya baca yang itu dulu ya.

Oke, jadi ternyata ini kisah sehari-hari Kimmy, anak perempuan berusia 3 tahun yang tinggal berdua dengan papanya, Dinan.

Dibagian awal bab, Ana, adik perempuan Dinan berupaya membujuk Dinan untuk balik Jakarta. Demi Kimmy, supaya lebih dekat dengan ibu kandungnya.

Singkat cerita, kehidupan Kimmy mulai terlihat menyenangkan setelah pindah Jakarta dan mulai sekolah.

Layaknya anak jaman sekarang, Kimmy biasa ngobrol secara bilingual, berbahasa Inggris dan Indonesia.

Ya namanya juga masih balita dan belum fasih ngomong, tentunya dialognya juga masih amburadul, tapi celotehan anak umur segitu yang baru bisa ngomong memang menggemaskan ya.

Sayangnya lama-lama capek juga baca dialog Inggris-Indonesia campur baur. Harap maklum, saya bukan anak Jaksel.

Sebagai bumbu penyedap novel, ada kisah cinta malu-malu tapi mau antara papanya Kimmy dan Sandra, guru sekolahnya.

Yang menurut saya awalnya kurang smooth, seperti dipaksakan. Guru ketemuan sama wali murid diluar jam kerja untuk membicarakan anak didiknya. Plis, kesannya nggak profesional. Alasannya juga mengada-ada.

Makin ga masuk logika ketika Miss Sandra ke apartemen Kimmy. Walaupun akhirnya dia dibayar untuk menjaga Kimmy ketika Papanya sibuk, tapi plis deh. Ga kebayang ada guru berkunjung ke rumah, walaupun guru favorit. Ngeri amat hahaha.

Mohon maaf, saya musti ngasih bintang 1. Lelah sekali baca novel ini. Ceritanya ringan, tapi alurnya yang bertele-tele membuat saya yang nggak sabaran ini jadi kelelahan.

Walau begitu novel ini tetep saya baca sampai selesai, siapa tahu nemu plot twist. Sampai akhirnya saya ngeh dipertengahan bab. Ibarat nonton Netflix, konsep buku ini tidak menyajikan film layar lebar, tapi seperti serial anak-anak.

Yang saya sesalkan, sampai halaman terakhir saya belum sanggup membayangkan Kimmy ini seperti apa. Deskripsi yang diulang-ulang hanya gemuk menggemaskan. Jadi gimana saya bisa jatuh cinta sama Kimmy seperti semua tokoh di buku ini, kalau membayangkan wajahnya saja saya ga mampu.

Karakter paling kuat justru Ana. Cerewet, ngeselin, kadang galak namun penyayang. Saya malah merasa kalau dari sudut pandang Ana mungkin lebih seru, karena pasti banyak ngedumelnya.
Profile Image for AhyaBee.
151 reviews3 followers
June 21, 2023
Gemasnya melihat dunia dari kacamata balita gemuknya Papa Dinan, Kimmy. A Note of Kim berkisah keseharian Kimmy dalam menyikapi masalah dan persoalan orang dewasa dari sudut pandang bocah berusia lima tahun. Kimmy yang dibesarkan oleh seorang ayah single parent di luar negeri memiliki kekurangan dalam berbahasa membuat Kimmy kesulitan ketika berinteraksi. Bilingual indonesia-inggris Kimmy berantakan. Hal itu membentuk karakter anak itu polos, lucu, dan menggemaskan. Untung ada sosok Mis San yang menjadi favorit Kimmy. Mis San mengisi kekosongan ruang yang seharusnya diisi seorang ibu. Kimmy sangat menyukai Mis San, gurunya di My School.

Ini kali pertama aku membaca karya @missbebeklucu
aku suka banget sama gacernya dia renyah, nggak berbelit-belit. Narasinya berhasil menunjukkan ini loh Kimmy. A Note of Kim merupakan cerita Slice of Life yang sangat manis. Pergolakan emosinya nggak terlalu kentara. Terkesan landai, tetapi ini yang aku suka konfliknya jadi sangat realistis, nggak di dramatisasi.

Setiap karakternya punya keunikan tersendiri bahkan termasuk tokoh pendampingnya. Kayak karakter Ana, tante Kimmy yang menyenangkan punya sisi yang menyebalkan juga. Namun, Ana karakter paling related di sini, khas cewek banget. Aku menyukai hampir semua tokoh di cerita ini. Mereka punya alasan untuk semua keputusan mereka. Bahkan aku bersimpati sama Mama Kimmy yang meninggalkannya pas bayi dan menikahi pria lain. Bukan memakluminya tindakan Mama Kimmy, tetapi alasan yang dibeberkan membuat pembaca merasa percaya. Aku suka cerita yang bisa membuatku berpikir lebih dari sekali (bukan menebak misterinya) tetapi lebih mencoba memahami motif tindakan karakternya mengapa memilih mengambil keputusan demikian.

Romansa dalam cerita ini tidak terlalu menonjol, tetapi mempunyai andil besar, merupakan elemen penting dari kisah ini. Perjuangan Dinan mendapatkan Sandra tidak mudah. Dari cerita ini juga kita menyadari betapa rentannya sebuah hubungan meski tanpa adanya orang luar/pihak ketiga.
17 reviews
September 9, 2022
Not bad tapi perlu waktu agak lama buat baca ini, maksudnya ceritanya ga bikin menggebu yg bikin pengen baca terus, tapii ini lucu sih, karena diambil dari sudut pandang balita, gmn reaksi mereka kalau menghadapi hal2 baru dan apa yang mereka anggap keren
Displaying 1 - 4 of 4 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.