Agi adalah seorang pemimpi yang ingin menjalani hidup sebagai penulis. Tapi ketika dia menulis tentang seorang pemuda yang muncul dalam impiannya sejak kecil, seluruh hidupnya berubah. Agi mulai tidak bisa memisahkan antara kenyataan dan impian.
Siapa pemuda ini? Mengapa sulit sekali bagi Agi untuk berhenti menulis? Ketika apa yang ditulisnya berujung pada kematian orang-orang terdekatnya, Agi menyadari bahwa dia harus terus menulis, mencari tahu siapa pemuda itu, meski itu bisa berarti menjemput kematiannya.
Sebagai orang yang tidak biasa baca buku horror dan thriller, saya agak kesulitan kalau harus memberi rating. Namun, menurut saya ide ceritanya bagus dan plotnya rapi. Buku ini menceritakan tentang Agi, seorang penulis yang kemudian kehidupannya di dunia nyata mulai bercampur dengan kehidupan karakter di tulisannya. Penulis menggambarkan karakter, situasi dan adegan yang mencekam dengan baik, membawa kita masuk ke dalam kisahnya. Namun, menurut saya agak 'keteteran' di bagian percintaan anak muda yang jatuhnya terasa agak kaku. Untuk penggemar horror & thriller saya kira karya perdana Pak Zaki ini menarik untuk dicoba 😊
Aku bacanya sangat mixed feeling sampai bingung harus kasi review seperti apa.
Menurut aku ide nya sangat segar, tapi banyak plot hole yang masih menggantung. Mulai dari bagaimana kutu bisa menemukan agi hingga merangkai program untung menghidupkan bino kembali, kisah bino menemui kutu dan membuat perjanjian dll.
Sayang nya aku kurang begitu suka sama kisah cinta agi dan dita. Untuk orang yang berteman cukup lama pertemanan mereka masih di tahap belum membuka diri masing masing dan tiba tiba menjalin kisah cinta terus pas pacaran tambah awkward dan di tambah kedatangan hanif yang out of nowhere dan bikin hubungan agi dan dita makin 'aneh'
Selain itu menurut ku writting style mas zaki sangat enak, kalimat-kalimat nya sangat ringkas dan to the point bikin buku nya mudah di mengerti dan cepat di cerna.
Overall 3.5/5
This entire review has been hidden because of spoilers.
Wah, kali ini aku cukup kesulitan menuliskan review untuk buku ini.
Sama sekali tidak menyangka kalau BUKU PERDANA dari penulis belum ternama ini bisa bikin aku se-speechless ini begitu selesai baca.
Baca novel Bino ini tuh kayak makan Tango. Kenapa? karena lapisan ceritanya seolah ratusan~
Segala fakta yang aku pikir adalah A, ternyata adalah Z. Jauh! Sama sekali enggak menyangka juga kalau ceritanya akan diarahkan kesana. Sempat kesal di awal ceritanya. Karena aku merasa penulis kurang piawai dalam menuliskan dialog antar tokohnya. Membacanya, terasa membingungkan. Sulit membedakan siapa yang berbicara siapa yang sedang menjawabnya. Itu satu koreksiku untuk novel ini. Sisanya, NONE.
Cerita soal 'Tanah Dijuru' yang magis dan gelap bener-bener hooked me till the end.
Cerita soal Agi, Bino, dan kenapa mereka bisa bertaut sedalam itu bikin aku melongo. Novel ini sadis, tragis, kejam, sekaligus realistis dalam waktu bersamaan. Sensasi demi sensasi yang berulangkali diucapkan Bino terasa masuk akal di akhir-akhir ceritanya.. (meskipun jujur di awal aku bingung sama sensasi yang dikejar sama Bino ini). Kemudian aku cukup puas dengan plot twist (yang beneram nge-twist abis) di novel Bino ini. Kesimpulannya cuma mau bilang kalau novel ini tuh SERU . SERU . SERU .
Buku ini tidak sesimpel dan yang saya kira. Ceritanya lebih rumit dari yg saya bayangkan. Konsep dan ide cerita tergolong unik--fiksi didalam fiksi. Plotnya dibuat cukup rapih, alurnya sedikit membosankan diawal pembukaan cerita namun sampai di pertengahan babak unsur suspensinya mulai meningkat. Penggambaran karakternya tidak terlalu menarik untukku pribadi, semua tokoh diberi porsi yg sesuai. Agi dan Bino, adalah dua tokoh yang saling berdampingan, Agi ialah pria pemimpi, terlihat kalem dan tenang namun misterius dan sering bimbang, sedangkan Bino sedari awal sudah disuguhkan dengan karakter yang liar, berani sekaligus brengsek.
Jujur aja, bab 8 adalah bab dimana saya baru bisa mendalami dan terhipnotis dgn seisi cerita, yang mana nuansa yang dibangun mulai terasa mencekam dan nakutinn, visualisasi mengenai kota tanah dJuru serta kisah kejam didalamnya berhasil bikin saya merindingg sekaligus ngilu. Rahasia mengenai kota tanah djuru mulai terbongkar perlahan, siapakah Rukiyah? siapa itu Abah ayub, siapakah Bino, Kutu, dan keluarga Agi. Penulis menyembunyikan satu persatu rahasia dgn cukup apik, hingga saya gak nyangka kalau penyebab nya mengarah kesana, "oh akar permasalahan yg dialami Bino ternyata karena itu lohh.
Namun ada bagian yg masih menggantung dan dibuat terburu-buru, misalnya; soal pemograman yg dibuat oleh salah satu tokoh. Ini tuh sebenernya menarik banget tapi gak dibuatin penjelasan lebih jadi rasanya masih meninggalkan pertanyaan ttg program tsb.
Secara keseluruhan, buku ini sudah melampaui harapan, meskipun cukup banyak yang membuat saya kewalahan di awal cerita, terutama soal pembangunan karakter yang terasa kurang kuat serta relasi antar tokoh yang terlihat kaku. Namun kekurangan tsb tertutupi ketika konflik yang kian memanas di pertengahan bab.
Buku thriller yang sangat lokal dan autentik. Teruntuk kamu penyuka horror-thriller yg dipadukan dgn kisah mitos, sepertinya akan cocok dgn buku ini.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Karena lagi lowong juga dan bikin penasaran. Duh, vibe-nya aku suka! Satisfying banget baca buku Indonesia yang oke. Berasa relate karena gue dan si protagonis-nya sama-sama suka mengkhayal. Cuma ya untungnya khayalan gue aman-aman aja. Haha.
Is the book perfect? No. Tapi entah kenapa gue ngerasa satu frekuensi sama tokohnya, relationship-nya, universe-nya. Idenya menarik dan fresh. Bahasa yang digunakan juga gue suka. Yang gue nggak suka mungkin nama-nama tokohnya ya, kayak nggak satu tema dan all over the place, which is absolutely fine, tapi kayak nggak ngerangkum aja gitu. Tapi selera sih itu. Overall, Gue sangat rekomen untuk baca ini, apalagi kalau suka thriller.
Tapiiiii SPOILER STARTS HERE Ada beberapa hal di plot-nya yang masih ganjal buat gue. Berapa sih umur Bapaknya Agi? Berapa beda umurnya Bino sama Agi, kenapa Bino adalah kakaknya Agi sedangkan Kutu (sahabat Bino) adalah bapaknya (angkat) Tabah (sahabat Agi)? Kenapa setelah semuanya terjadi hidupnya Agi bisa biasa-biasa aja kayak fenomena Bino adalah sesuatu yang semua orang bisa terima?
This entire review has been hidden because of spoilers.
Setelah membaca ebook Bara dalam Sekar, saya segera mencari tahu tentang sang penulis, dan menemukan buku pertamanya juga ada di aplikasi iPusnas. Ternyata kisah Tanah Dijuru berawal dari sini, dan saya berharap masih ada kisah-kisah Tanah Dijuru berikutnya. Genre horor, tapi seimbang dengan bumbu percintaan dan konflik keluarga. Terasa sekali progress dari buku pertama ke buku kedua, membuat saya akan menantikan karya-karya Zaki berikutnya. Penulis berlatar belakang hukum, namun tidak serta-merta mencecar pembaca dengan berbagai istilah hukum, ini adalah karya Zaki, sang penulis. Saya kagum dengan permainan kata-katanya, tidak berlagak puitis (getting better in Bara dalam Sekar), namun sanggup menyihir pembaca untuk terus mengikuti kisah tokoh-tokoh dalam buku hingga selesai. A page turner! Yang saya kurang nikmati dalam Bino adalah plot twist yang banyak, dan menurut saya, hmmm, sepertinya tokoh Fatma tidak terlalu diperlukan.
Novel Bino ini cukup bagus dari segi alurnya, cara penyampaiannya, teknik menyimpan dan membeberkan misteri hingga membangun suasana yang mencekamnya. So far, buatku Tanah Dijuru ini sebenarnya relate sebagai tempat yang sering juga disinggahi oleh orang yang mengaku pernah mampir ke dunia lain.
Kalau pernah dengar cerita mengenai pintu ke dimensi lain yang konon ada di wilayah Kalimantan. Sampai ada warga lokal yang mengaku pernah mampir ke sana dan orang-orang di sana tidak memiliki lekukan di atas bibirnya. Mungkin akan memahami sedikit mengenai Tanah Dijuru ini.
Buat yang butuh cerita mencekam dan penggemar novel thriller dengan balutan misteri dan horor. Silakan coba baca Novel Bino ini. Cukup bagus dan enggak akan bikin bosan.
Aku sampai di Bino buat ceklis kolom tantangan membaca bulan April (buku underrated/overrated). Enggak mau ambil risiko menyebut mana yang overrated, akhirnya aku menemukan novel yang bisa mengisi kolom underrated. Jujur aku benar-benar belum pernah lihat review buku ini dari banyaknya unggahan book review di kolom pencarian instagramku.
Bino ini ceritanya rapi sekali walaupun njelimet dan bobotnya lumayan. Enggak heran karena ide ceritanya udah ada sejak 2009. Walaupun gitu, ide cerita dan penceritaannya tetap segar. Enggak nyangka genrenya bakalan jadi secampur aduk ini tapi tetap bisa dicerna dengan baik. Misterinya dapet, horror apalagi, thriller, keluarga, enggak lupa juga romansa. Menurutku setiap Agi memang butuh semacam Dita 🥹 terima kasih harta karunnya!!!
Akhirnya selesai juga baca ini 🥹 Sebenernya dari halaman awal-awal aku sempet kaya “Hah? Apa sih? Si Agi ini tuh dia halu? punya kepribadian ganda? atau gimana sih? dan si Bino ini siapa?? Si Agi ini punya kemampuan astral projection, indigo kah??” Ternyataa…Plot twist 🫠
Aku juga ga expect buku ini ternyata mengandung adegan2 yang mengandung blood, pesugihan (?) dan sadis (Harusnya aku curiga sih liat dari covernya), aku kira bakal horror biasa aja gituuu.
Tapii, aku menikmati banget sih baca ini (bukan karena adegan sadisnya ya), aku menikmati banget sama jalan ceritanya. Endingnya juga aku cukup puas (aku tunggu buku keduanya) 🙌🏻
ngelarin novel ini di malam hari ternyata sebuah tantangan karena ceritanya mencekam. ide cerita yang menjanjikan tapi sayangnya masih ada beberapa plot hole yang bikin kurang srek. beberapa tokoh rasanya out of no where tiba2 ada, atau tiba2 cinta (?) mungkin bakal lebih keren lagi kalau tambah pendalaman karakter jadi ga terlalu tergesa-gesa.
kalau nyari cerita thriller fast paced, to the point, dan mencekam bisa dicoba
Novel baru dari penulis baru, pilihan diksi sederhana tapi tetap enak dibaca. Ada cerita dalam cerita, alur campurnya gak bikin pusing karena pengaturan timeline yang pas. Kegalauan tokoh utama dalam menemukan dirinya dan keluar dari zona nyaman sukses bikin pembaca geregetan. The best psychological thriller book in 2021 from Indonesia!!!
Wow wow wow. Buku ini keren banget!! Page turner, thrillernya dapet, misterinya dapet, horornya dapet, sampai takut kalau baca buku ini malam-malam 🤣. Keren keren! Sampai selesai baca aja masih terasa ngos-ngos-an karena efek tegang yang diberikan kayak nggak dikasih napas 🤣. Great job, Kak Zaki! Ditunggu karya lainnyaaa.
Cerita yang sangat menarik. Rasa genre horror yang berbeda dengan biasanya, dikemas sedemikian rupa sampai saya kewalahan mengikuti alurnya. Sangat apreasiasi dengan penulisnya yang sudah menyuguhkan cerita yang begitu menghibur di kala waktu luang saya.
Tipikal buku misteri yang 'ganas' dan brutal dari segi plot cerita hingga bahasa yang digunakan. Pengalaman membacanya pun sungguh seru seperti mengalir dengan jalan cerita yang dibangun tanpa aku berpusing diri untuk menebak tapi penasaran (ngerti ga sih? hehe). Mantap!.
Buku Horor Thriller yang beneran bikin merindinggg🫠 Alurnya disusun acak, pemilihan diksi sederhana yg mudah dipahami. Plot twist cerita ini beneran banyak banget dan ternyata Uci itu neneknya Agi, aku kira kakaknya papa wkwkwk