I love Naela Ali's books so much, and this new book successfully added to my favourite one-sitting book collection 🥰
Cute stories that are so relatable to me and you during this pandemic season. I loved the illustrations, the colors, everything! I have nothing more to say about this book. I just loved it to the max 🥰
Thank you, Naela Ali, for this beautiful and cute book. I'll definitely be waiting for the next book of Gilly. I hope there'll be more stories about her 🥰
Sebagai seorang introvert yang membaca buku ilustrasi tentang Gilly si perempuan introvert, sempet nyeletuk dalam hati, "Gileee ... ternyata kegiatan di rumah selama pandemi tuh gitu-gitu aja, ya. Ngebosenin juga."
Saat membaca buku ini sempat overthinking juga, hmm ... apakah Naela Ali ini kurang observasi kegiatan selama pandemi, ya? Sebab aku nemuin beberapa ilustrasi berulang atau kegiatan yang sama terus-menerus sehingga cukup bikin bosan. Kalau disimpulkan, sebagai besar kegiatan Gilly adalah rebahan (sambil main HP)-gambar-merenung, on repeat. Atau bisa jadi, memang kita yang get stuck in a loop, ya? Gimana menurutmu?
Silly Gilly Daily: Stay at Home menggambarkan jelas bagaimana ia (dan kita semua) bisa tetap waras di tengah kondisi kayak gini. Bisa melakukan banyak aktivitas di rumah karena pandemi tuh sebenarnya kayak a blessing in disguise nggak, sih? Gilly bisa ngelakuin hal favorit di tempat kesukaannya dan gak nutup kemungkinan untuk coba hal baru juga, seperti memasak, menyiram tanaman, juga yoga. Dan ya, aku ngerasa Gilly adalah orang sungguhan. Seintrovert-introvert dirinya, tetap butuh bersosialisasi dengan dunia luar.
Yang menarik, buku ini memperkenalkan tokoh baru, yakni Ibu, yang baru dihadirkan di tengah cerita. Sayang deh rasanya ketika tokoh ini terlihat hanya sebagai pelengkap karena kemunculannya bisa dihitung jari. Kurasa, ada banyak cerita menarik (dan menjengkelkan) yang bisa diulik saat di rumah bersama Ibu 24/7.
Yang berbeda dengan buku sebelumnya, kuperhatikan edisi ini menggunakan gambar digital dan banyak dikemas dalam bentuk panel. Plus, kertas buku ini lebih tipis. Secara personal aku lebih suka format dan style Silly Gilly Daily yang pertama karena tampak lebih berwarna dan variatif.
Kendati begitu, buku ilustrasi ini tampak lebih playful karena ada interaksi di mana pembaca bisa main Bingo, coret-coret bukunya, bahkan dapet stiker gemes lebih banyak! Plus, karakter Gilly konsisten banget sedari awal, bikin pembaca bisa merasa dekat dengan sosok "silly"-nya. Seperti sedang bercermin.
Bukunya fun, kegiatannya banyak yang sama ma aku haha, dan yang kurasakan selama di rumah aja ya mirip seperti yang Gilly rasakan juga. Ilustrasinya gemes dan di buku ini ada aktifitas yang bisa kulakukan, kaya bingo, mencari 5 perbedaan, nulis playlist, jadi seru, baca sambil bermain.
Membaca buku ini sama dengan flashback masa-masa kelam awal pandemi 3 tahun silam. Dibalik semua rasa takut dan kepanikan yang terjadi, banyak hal lucu dan baru yang kita semua rasakan dan alami. Sebagai seorang introvert, aku sangat relatable banget dengan kisah Gilly selama "stay at home". Dimana ketika sebagian orang menganggap stay at home adalah hal yang membosankan dan "mematikan" kehidupan sosial mereka. Tapi bagi kami para introvert, stay at home adalah surga. Belum lagi hal-hal baru yang dikerjakan semua orang selama quarantine. Sosmed Tiktok saat itu baru naik daun. Semua orang mendadak jadi tiktokers. Kemudian, semua orang mendadak jadi chef. Bahkan semua orang mendadak jadi pecinta tanaman. Ketika aku baca di tahun 2023 (disaat pandemi sudah menjadi endemi) semuanya tuh terasa lucu dan terkadang aneh. Bahkan dulu kita memikirkan bagaimana dunia berjalan setelah pandemi? Dan sekarang yang sudah terjadi, dunia berjalan seperti biasa saja. Ekonomi sudah pulih. Pariwisata sudah ramai. Bahkan tahun 2023 ini sudah banyak konser besar diselenggarakan. Ah biarlah pandemi menjadi cerita untuk anak cucuku kelak. Bagaimana kita bisa menikmati dan mensyukuri hal-hal kecil yang kelak akan sangat berharga. Buku ini sangat tepat untuk dinikmati mereka dengan mudah dan menyenangkan tentang seperti apa rasanya hari-hari saat pandemi.
Silly Gilly Daily: Stay At Home jauh lebih aku suka dari buku sebelumnya. Mungkin karena di buku ini, tema yg diangkat lebih fokus ya. Yup seperti judulnya, di buku ini berisi keseharian Gilly selama masa pandemi.
Bukunya lebih relate dengan masa 2020 sih, sesuai sama tahun terbitnya. Karena saat itu belum ada vaksin juga kan. Cuma tentu buat introvert bakal banyak keseharian Gilly, kayak hobi rebahan, bahagia disuruh karantina dsb wkwk 😆
Oya satu hal lagi yg bikin buku ini lebih aku nikmati itu ada 'cerita' yang disajikan. Kalau di buku pertama, lebih mirip sama buku perkenalan Gilly. Isinya random tentang Gilly. Di sini, ada cerita yang didapatkan pembaca. Jadinya lebih menikmati aja pas dibaca.
Secara keseluruhan aku masih terhibur dengan buku ini. Ringan, ilustrasi gemas, dan banyak yg relatable sebagai introvert (dan pekerja dari rumah). Buku ini juga lebih fun karena ada activities yang bisa kita lakukan. 😉
Seru juga baca buku yang bisa habis sekali duduk (+diselingi capture some parts that resonates with me the most). Heran kenapa bisa se-relate itu sama Gilly, padahal aku extrovert 🤣
Isinya kelakuan Gilly selama Covid-19 quarantine, yang relatable (jangan-jangan) sama semua orang, haha. Di luar boredom and loneliness yang kayaknya dirasakan semua orang, Gilly reminded me that it's a LUXURY that we're still HEALTHY 🥺
(Buat Gilly dan aku di tahun 2021 yang penasaran bakal gimana dunia ini pasca quarantine: Turns out it feels pretty normal for me..)
Buku bergambar yang isinya relate sekali dengan orang-orang yang enjoy sebagai homebody (aku). Seperti biasa, Naela Ali selalu bisa mengilustrasikan scenes yang common dan bikin pembacanya connect.
Rasanya nyaman aja sih baca keseluruhan buku ini, teksnya pendek-pendek tapi cukup interaktif karena ada beberapa halaman yang bisa kita isi dan play along with. Untuk seri buku yang ini, aku relate tapi gak bikin reflektif.
It’s a good book to grab kalau lagi reading slump karena isinya lucu <3
baca buku ini sambil berdiri di gramed tau2 abis wkwk. ilustrasinya lucu, banyak halaman2 buat aktivitas jg kyk disuruh nulis list film, nulis post card, dst. i can see why these kind of books are appealing, but it's not really for me. 2,75 / 5
I enjoy so much reading this book. It’s one sitting read. Thank you Naela for making this cutie book and definitely I’ll be waiting for the next Gilly’s story 😙
Penggambaran saat pandeminya jelas sekali terjadi pada saya yang pekerja kantoran. Alhamdulillah semua terlewati. Menjadi pengingat untuk bersyukur. Alhamdulillah.
bukunya Naela Ali selalu gemacc. banyak gambar2 dan mungkin klo aku baca waktu di zaman covid akan banyak berguna bgt karna bisa dijadikan referensi activity menemani hari2 di rumah
Everything in this book are so relatable! and during this “pandemic lonely period” I felt like Gilly is my friend since longtime ago/ roommate that we walk trough this pandemic together, chit chat, feel so warmed. Seeing Naela Ali’s works always brighten my day.
I can relate hampir sebagian besar isi dari buku ini karena aku ngerasa beberapa sifat atau karakter Gilly ini kurang lebih mirip sama aku pribadi. Buku ini tuh bacaan sekali duduk but i enjoy reading this sooo muuchh. I truly love Naela Ali's illustration <3