Jump to ratings and reviews
Rate this book

Jangan Pulang Jika Kamu Perempuan

Rate this book
Seringkali dongeng digambarkan sebagai cerita fantasi yang berujung pada sang tokoh utama hidup berbehagia. Kisah manis seperti ini membingkai kesan bahwa dongen hanyalah konsumsi anak-anak, sementara kelak ketika dewasa, apa pun yang indah itu hanya ada di buku dongeng belaka. Riyana Rizki memulai debutnya dengan menyajikan 12 cerita pendek terpilih yang bertalian kuat dengan beragam dongeng, legenda ataupun cerita rakyat. Cerita-cerita tersebut jauh dari janji happily ever after (bahagia selama-lamanya). Justru sebaliknya, sebagian besar menyimpan amarah, luka dan perlawanan.

162 pages, Paperback

Published August 1, 2021

8 people are currently reading
138 people want to read

About the author

Riyana Rizki

2 books2 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
42 (35%)
4 stars
58 (49%)
3 stars
15 (12%)
2 stars
2 (1%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 30 of 41 reviews
Profile Image for Hestia Istiviani.
1,043 reviews1,973 followers
November 11, 2021
Pernah nggak mengkritisi cerita rakyat yang kerap mengobyektivikasi perempuan?

Dua belas cerita pendek dalam Jangan Pulang Jika Kamu Perempuan menentang penggambaran perempuan dalam folklor. Ada Timun Mas, ada Pandora, ada Rapunzel, dan beberapa cerita tentang kehidupan manusia yang selalu mengikuti "Alkisah."

Ide yang dikembangkan oleh @riyanarizki ini menarik. Setiap aku selesai membaca satu cerita, aku dibuat termenung sesaat untuk memikirkan betapa pemaknaan folklor sebenarnya tidak pernah sesempit dongeng yang dibacakan sebelum tidur.

Singkatnya, aku tertarik sejak membaca sampul belakang buku ini. Yang namanya perempuan jangan sampai mau didikte oleh "katanya" tanpa mencoba untuk bertanya kembali (secara kritis) perihal eksistensinya. Saking serunya "perlawanan" yang ditulis, aku mampu menyelesaikannya dalam sekali rebahan sebelum terlelap tidur. This is really my kind of bed time stories I want to grow up with.

Jangan Pulang Jika Kamu Perempuan dikirimkan oleh @bukumojok bersamaan dengan kartu Exclusive Member yang gemas ini. Akhirnya aku punya Flazz BCA yang dikustom secara personal. Warnanya hitam dengan teks nuansa emas. Serasa anggota keluarga Vongola dari anime/manga Katekyo Hitman Reborn!

Kalau ingin re-learn/un-learn cerita rakyat, boleh sekali memasukkan buku ini ke dalam daftar baca. Apalagi buat kamu yang cocok dengan Sihir Perempuan-nya Intan Paramaditha atau Bukan Perawan Maria-nya Feby Indirani.
Profile Image for raafi.
933 reviews452 followers
March 6, 2022
Berisi 12 cerita menggugah tentang perempuan dalam perangkap patriarki bercampur lokalitas Suku Sasak dengan sedikit bumbu fantasi, buku ini perlu dibaca oleh lebih banyak orang.
Profile Image for Nike Andaru.
1,648 reviews112 followers
May 15, 2023
42 - 2023

Kali pertama membaca karya Riyana Rizki. Judulnya memang bikin langsung suka gitu, pas cek review di Goodreads jadi langsung bawa ke kasir.

Kumpulan cerpen yang dimulai dengan cerita sesuai judulnya "Jangan Pulang Jika Kamu Perempuan". Cerita ini berlatar belakang suku Sasak yang dikenal dengan budaya kawin culik. Sulin yang kembali ke rumah terasa seperti aib, ia membandingkannya dengan cerita Mandalika yang berhak menolak laki-laki. Sayang banget memang cerita ini dicukupkan sebagai cerpen, padahal saya rasa menarik banget dilanjutkan agak panjang menjadi novel. Cerita yang mungkin akan mirip dengan Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam dari Dian Purnomo.

Riyana Rizki menuliskan banyak cerpen dalam buku ini dengan menarik, bahasa yang mudah banget untuk disukai dan hampir semua cerita memang berkisah tentang perempuan walau dengan latar belakang yang berbeda.

Judul favorit :
- Jangan Pulang Jika Kamu Perempuan
- Dendam yang Lapar
- May
- Suling Pemikat dan Misteri Hilangnya Para Bocah
- Perempuan Ceria dengan Kotak Pandora di Pelukannya
Profile Image for Ayu Ratna Angela.
215 reviews11 followers
November 16, 2021
Buku ini sangat mudah untuk dinikmati. Cerita-ceritanya dikembangkan dari cerita-cerita rakyat dan dongeng namun diberikan arti dan makna yang jauh lebih dalam. Bahasa dan penyampainnya mengalir dengan indah. Kumpulan cerpen ini tidak butuh waktu lama untuk selesai dibaca. Bagus sekali!
Profile Image for Gita Swasti.
324 reviews40 followers
December 26, 2021
"Daripada sibuk mengurus orang, pikirkan saja diri sendiri yang sudah seusia ini belum juga ada yang melarikan."
Mengapa? Mengapa pernikahan atau banyak hal di luar sana membuat kita yang sesama perempuan saling menyerang? Buat apa? Agar terlihat lebih punya muka? Apa ini semacam hiburan agar ketidakberdayaan kita atas tradisi sedikit terlupakan?


BAGUS BANGET!
Saya bisa melihat banyak karakter perempuan yang berdaya. Saya menemukan perempuan yang dibiarkan tersiksa karena lebih baik demikian daripada melawan adat. Saya menemukan perempuan dengan raut ceria, tapi menyimpan rahasia besar di dalamnya. Saya menemukan perempuan yang tidak menyakiti perempuan lain. Saya menemukan perempuan yang berjuang ingin merasakan cinta. Orang-orang tidak bertolak dari apa yang benar, melainkan pada kebenaran yang ia reka sendiri dalam benaknya.

Buku ini memberikan ruang bagi kita sebagai pembaca. Mengapa perempuan selalu diobjektifikasi bahkan dalam karya fiksi pun (baca: legenda, dongeng, dsb). Mengapa perempuan selalu dibebankan untuk berjuang sendiri memperjuangkan nasibnya.

Cerpen favorit saya:
- Dongeng Pengantar Kematian
- Jangan Pulang jika Kamu Perempuan
- Dendam yang Lapar
- Perempuan Ceria dengan Kotak Pandora di Pelukannya
- Sihir Bumi

Ditunggu karya-karya selanjutnya, Riyana Rizki!
Profile Image for DEE.
254 reviews3 followers
February 26, 2024
Aku pribadi merasa cerita-cerita rakyat Indonesia tuh sebenarnya banyak bangetttt yang menarik dan bisa didaur ulang (dikemas ulang) menjadi cerita dengan isu yang relevan dengan masa kini yang juga nggak kalah menariknya dengan cerita aslinya.

Salutt buat penulis Indonesia yang mendaur ulang cerita rakyat Indonesia sebegini menariknya. Keren banget aku suka, baik dari cerita, isu, dan gaya penulisannya!!! 😤😤💯💯

Semua cerpennya bagus tapi kalo diminta untuk pilih dua, dua judul terfavoritku: “Ketika Malaikat Maut Mengambil Cuti” dan “Perawan, Perawan, Turunkan Rambutmu”.
Profile Image for Arinten.
18 reviews1 follower
April 29, 2024
Kumpulan cerita nya bagus banget. Aku termasuk orang yang suka banget dengan plot-twist dan cerita dari buku ini banyak plot-twist yg ga happy ending. Seru. Cocok buat yg cuma cari light reading.
Profile Image for Ira Nadhirah.
605 reviews
December 13, 2024
30/35
Buku tentang perempuan. Saya beli di Patjarmerah, Jakarta. Dari kisah perempuan yang melanggar adat kerana pulang ke rumah setelah dinikahi ke cerita perempuan yang dinikahi secara paksa dengan kawan bapa sendiri. Kemudiannya cerita tentang perempuan yang bertukar menjadi ular selepas di ganggu secara seksual di pejabat. Ke cerita bayi yang ditemui oleh pelacur di tempat sampah dan dikelilingi timun. Banyak cerita yang berasaskan dendam bagi mengajar menjadi lebih manusia. Ada cerita mirip Wendy dan Peter Pan dan Rapunzel yang berakhir tragedi. Cuma satu cerita gembira, meski perempuannya menghidapi HIV Positif. Yang paling disukai adalah cerita tentang Malaikat Maut meminta cuti, demi melengahkan masa anak gadis yang membunuh diri. Saya suka buku ini kerana banyak pengakhiran yang teruk sadis derita. Kerana saya sukar untuk percaya bukankah hidup kita akhirnya harus bahagia?
Profile Image for mita.
71 reviews2 followers
April 16, 2025
isinya cerpen, temanya tentang perempuan & kehidupan sehari-harinya, termasuk stigma dlm sistem sosial patriarki. ada juga modifikasi dari cerita2 terkenal ttg perempuan, spt timun mas, rapunzel. tiap baca satu cerpen bikin termenung.
Profile Image for Latifa Dwike.
6 reviews21 followers
November 10, 2021
Buku yang bisa buat kita sadar betapa beruntung perempuan yg laki-lakinya mau memposisikan perempuan itu bukan sebagai objek dan lambang patriarkinya, dan betapa jarang perempuan yang berani berteriak menagih hak manusianya, memotong tali adat dan tradisi yg harusnya direvisi.
Banyak nasihat bagusnya, kebanyakan prinsip hidup perempuan. Tapi yang paling bagus ini, "Perempuan tidak menyakiti perempuan lain"
Profile Image for Lana.
81 reviews6 followers
April 19, 2022
Final Rating = 5 stars!

I'm really happy to finally find a new favorite😊👏✨


Pertama kali tahu buku ini dari Kak Hestia, salah satu bookfluencer yang aku ikuti. Dan setelah baca resensinya aku langsung tahu kalau buku ini bakal right up my alley. And damn I was right!

Jangan Pulang Jika Kamu Perempuan berisikan 12 cerita pendek yang mostly mengisahkan seputar dongeng dan folklore khas Indonesia. Namun penulis menyajikannya dengan beragam twist yang sangat mengesankan. Dark dan nyeleneh, mungkin dua kata sifat yang bisa sedikit menjelaskan cerita-cerita di buku ini.

Awalnya aku kira buku ini akan mirip dengan Fierce Fairytales: Poems and Stories to Stir Your Soul-nya Nikita Gill. Namun aku salah dan justru malah dibuat terkejut. Fierce Fairytales berisi sekumpulan puisi yang menceritakan ulang dongeng-dongeng terkenal (seperti Rapunzel, Red Riding Hood, dll) dengan kacamata feminis. Dan memang buku ini juga mempunyai unsur seperti itu. Sebagian besar dari cerita-ceritanya juga bertokoh sentralkan perempuan. Namun cerita-cerita buku ini memberi kesan yang sangat berbeda dari penulisannya, tokoh-tokohnya, sampai twistnya.

Kadang aku suka bingung sendiri saat mencoba menjelaskan buku-buku yang memang bagus banget (mungkin karena terpenuhi semangat). Bahkan saat mamaku nanya buku ini tentang apa, sejujurnya aku gak bisa mendeskripsikannya. Dan akhirnya aku hanya bisa menjawab, “Susah jelasinnya. Pokoknya ceritanya aneh deh, tapi bagus banget!”. Words just can not describe how I enjoy this book and my experience with it.
Profile Image for zaawithbooks.
57 reviews6 followers
February 23, 2022
Kalian pasti tidak asing lagi dengan cerita dongeng tangled, beberapa cerita rakyat seperti timun mas, dan legenda. Tetapi pernah gak sih kalian membaca cerita modern yang ternyata memiliku taburan-taburan bumbu dari dongeng, cerita rakyat, ataupun legenda?

Terdapat 12 cerita pendek yang masih bertalian kuat dengan dongeng, legenda, maupun cerita rakyat. Tetapi kalian tidak akan menemukan akhir tersurat yang benar-benar bahagia dari kumpulan cerpen berjudul Jangan Pulang Jika Kamu Perempuan ini.

Judul buku diambil dari cerita pendek pertama di dalam buku (yang menjadi salah satu cerpen favoritku).

Cerpen favoritku yang lain:
1. May
2. Perempuan Ceria dengan Kotak Pandora
3. Perawan, Perawan, Turunkan Rambutmu (ini yang paling jadi favoritku diantara ketiga pilihan lain, karena pesan tersiratnya benar-benar patut direnungi).

Kebanyakan mengambil masalah tentang perempuan, tentang permasalahan-permasalahan yang biasa terjadi di dalam kehidupan, tetapi dikemas secara unik dengan bumbu tadi.

Di setiap cerita pendek, terdapat pesan tersirat yang bisa diambil. Ini sangat membuatku penasaran untuk terus membaca semua cerpen di dalam buku sampai habis.

Nah, buat kalian yang senang baca buku dengan narasi semi baku hingga baku, buku kumpulan cerpen ini sangat cocok untuk masuk ke wishlist bacaan kalian!
Profile Image for Sunarko KasmiRa.
297 reviews6 followers
January 29, 2022
Merupakan sebuah buku kumcer dengan isi 12 cerita yang oleh penulis dibuat dengan sudut pandang yang menarik. Pembaca akan disuguhkan kisah-kisah dengan "vibes" cerita dongeng. Namun, alih-alih menyajikan kisah seperti selayaknya dongeng dengan tokoh fantasi yang akan berbahagia di akhir cerita, penulis justru mendobraknya dengan fakta dan isu yang relevan dan sangat dekat dengan masyarakat seperti pelecehan seksual, adat istiadat bahkan isu lingkungan. Membaca kumcer ini kita akan diajak melihat lebih dekat dan merenungi isu yang coba disuarakan oleh penulis.

Pada akhirnya saya pribadi setuju jika cerita dongeng ada baiknya tidak melulu harus berisi kisah manis dan berakhir "happily ever after" yang seolah olah hanya spesifik dikhususkan untuk anak-anak saja. Padahal nyatanya, ketika kita dewasa cerita dongeng tak lebih dari kisah fantasi yang terlalu "mengawang" dan sulit diterima dengan nalar dan norma wajar.
Profile Image for Dessy Irene.
31 reviews1 follower
June 16, 2023
Sebenarnya bukan buku ini yang aku cari. Tapi, ntah kenapa dia lewat di linimasaku waktu itu. Mungkin karena sistem algoritma.

Perlahan ku baca sinopsis dan ulasan-ulasan orang lain mengenai buku ini.
Buku ini menarik.
Aku tidak bisa menyangkal imajinasi penulis yang cemerlang.
Berbekal kisah-kisah dongeng&cerita-cerita rakyat, yang tak jarang menyuguhkan akhir yang membahagiakan, penulis justru berani menghadirkan akhir yang berbeda.

Karena dikemas seperti cerita-cerita dongeng, buku ini pun sukses menjadi kisah penghantar tidur di usiaku yang tidak lagi kanak-kanak. Sukses menceritakan kengerian, amarah, luka, dan perlawanan.

Dengan premis-premis yang presisi, gaya bahasa yang apik, serta kisah-kisah yang tidak biasa, aku kasih 5/5.
Adapun beberapa cerpen favoriteku di dalam buku ini adalah, Jangan Pulang Jika Kamu Perempuan, Sihir Bumi, dan, Perawan, Perawan Turunkan Rambutmu.
Profile Image for Mardyana Ulva.
75 reviews3 followers
December 14, 2022
Menikmati betul deh membaca kumpulan cerpen di flight menuju dan kembali dari Lombok, mengikuti cerita-cerita para perempuan dengan beragam kehidupannya yang seringkali disalahmengerti. Paling takjub sih dengan cerita soal ibu tiri di cerita "Dongeng Pengantar Kematian," juga cerpen "Ketika Malaikat Maut Mengambil Cuti." Wah, pokoknya kumpulan cerpen ini buatku bagus banget!
Profile Image for fatru.
212 reviews
February 6, 2023
You want to know what my cup of tea is? Fairytale retellings. ⁣

You want to know what my favorite cup of tea is? Feminists Fairytale Retellings. And this book is my favorite cup of tea! ⁣

Jangan Pulang Jika Kamu Perempuan adalah kumpulan cerpen dengan konsep penceritaan ulang dari dongeng, legenda, dan cerita rakyat. ⁣

Membaca kumpulan cerita pendek ini, perasaan saya hanya satu: puas. Terbayarkan sudah rasa sedih, kesal, dan marah ketika membaca dongeng-dongeng yang kadang bersifat patriarkis. Tokoh-tokoh di cerita pendek di buku ini--yang hampir semuanya perempuan--adalah mereka yang berani menutut balas atas ketidakadilan, dan dongeng-dongeng ini pembuktiannya. ⁣

Ambil contoh dari kisah kedua: Dendam Yang Lapar. Kisah balas dendam akibat sengkarut politik dan percintaan. Di sini, Alin tidak hanya menyaksikan, tapi ikut pula ambil bagian. Kalimat terakhir di cerpen ini masih terngiang di benak saya "Dendammu masih lapar? Ada makanan penutup di rumah Bapak." ⁣

What. A. Sentence. ⁣

Sulit memilih cerita pendek favorit, karena hampir semua cerita dituturkan dengan apik. "Sudah Kubilang, Namaku Timun Mas" adalah penceritaan ulang kisah Timun Mas dengan sentuhan modern dan solidaritas perempuan sebagai dasarnya. Sejauh ini, penceritaan ulang kisah Timun Mas paling bagus yang pernah saya baca. Tegining-Teginang mengkritik hal yang lain lagi--kapitalisme dan bagaimana hal ini merusak manusia, bagaimana keserakahan menghabiskan segalanya. ⁣

Meski sulit memilih favorit, Suling Pemikat dan Misteri Hilangnya Para Bocah adalah salah satu favorit saya, atas dasar saya menyukai cerita aslinya. Sengkarut politik, kuasa, dan dendam dalam cerita ini ditata dengan begitu apik, dan membacanya benar-benar meninggalkan kepuasan tersendiri. ⁣

Beberapa cerita pendek di sini amat gelap, seperti Ketika Malaikat Maut Mengambil Cuti, Bocah Terbang dan Anak Yang Merasa Hilang, serta Dongeng Pengantar Tidur. Gelap, tapi asik dibaca dan diolah dengan baik pula. ⁣

Secara keseluruhan, Jangan Pulang Jika Kamu Perempuan adalah kumpulan cerita pendek yang menegasikan akhir bahagia selamanya, dan memberikan kepuasan membaca atas penceritaan ulang yang gelap dan penuh amarah.
Profile Image for Vio Reads.
146 reviews
November 30, 2022
Kayaknya ini jadi salah satu best read aku di tahun ini!🌟🌟🌟🌟🌟 beneran amaze dengan setiap cerita yang dibawakan. Tiap selesai baca 1 bab, my jaw dropped dan langsung bengong sendiri 😭👍🏼.

#VioReads2022

Jangan Pulang Jika Kamu Perempuan berisikan kumpulan cerpen yang mengangangkat tema tentang legenda, cerita rakyat, dan mitos-mitos yang sudah umum dan sering kita dengar. Bedanya, dibuku ini ceritanya dikembangkan lagi sesuai imajinasi penulis, ya. Pembaca tidak akan menemukan cerita yang happy ending. Melainkan dark, tidak biasa, powerful, nyeleneh dan unik. Pokoknya aku belum pernah, deh, nemuin cerita yang kayak gini 😩, relevan dengan hal-hal yang terjadi di masyarakat.

Bukan tipe buku yang pengen cepet-cepet selesai karena ingin tahu kelanjutannya. Malah bawaannya mau lama-lamain aja baca setiap ceritanya 🥲, karena was-was sendiri. Abis ini ada kejutan apa ya? Mau dibawa kemana cerita yang satu ini? Gak jarang sebagian ceritanya menyimpan pilu, yang tentunya berhubungan dengan perempuan dan segala stereotip kotornya di mata publik.

Kalau jarang baca buku, bacanya harus pelan-pelan 🙈. Kalau tidak, siap-siap gak bisa nangkep makna dan esensi dari setiap cerita yang ditawarkan. Soalnya ya… endingnya tuh gak dijelasin secara gamblang 😅 harus telaah sendiri dari keseluruhan cerita. Eh, bukan berarti ceritanya berat ya. Engga kok, bener deh 😉. Pemilihan kata-katanya indah dan ngalir 🤍.

Dari ke-12 cerita pendek yang ada di buku ini, paling favorit yang mana? Plis jangan suruh aku milih 😂. Karena tiap cerita ninggalin kesan dan efek yang beda-beda. Ah gimana tuh 🤪🤭😅🙈. Kalau suruh pilih yang paling bikin kaget? Ada banget. Di cerita Dendam yang Lapar, May, dan Dongeng Pengantar Kematian.

Buku ini layak dapat atensi lebih!!! I swear 😤😤💓💓💓. Isi bukunya berbobot banget. Kalau ada rekomendasi cerita yang serupa, boleh komen ya ☺️. Kalau rating gausah ditanya lagi kali ya? Ini auto 5 stars 😆.
Profile Image for Rima Bilaut.
18 reviews
April 2, 2022
Mengawali April, saya tergoda untuk membaca sebuah buku Kumcer dari Penerbit Buku Mojok; Jangan Pulang Jika Kamu Perempuan. Buku yang berisi 12 cerita pendek dengan fantasi-fantasi yang bertalian dengan beragam dongeng, legenda ataupun cerita rakyat. Sebagian besar cerita-cerita tersebut menyimpan amarah, luka dan perlawanan.

Sama seperti buku-buku kumpulan cerita lainnya, Jangan Pulang Jika Kamu Perempuan adalah salah satu judul cerita dari buku ini. Mengisahkan tentang Sulin, seorang perempuan Sasak yang telah dibawa lari laki-laki untuk dinikahi lalu memilih kembali ke rumah setelah tahu bahwa laki-laki yang mengawininya ternyata sudah punya istri anak. Menurut suku Sasak, perempuan yang kembali setelah diperlakukan demikian akan menjadi aib bagi keluarga dan buah bibir sosial. Namun pulang bagi Sulin adalah bentuk perlawanannya atas konstruksi yang telah terpatri secara turun temurun itu. Sekalipun ia harus berhadapan dengan penolakan masyarakat terlebih keluarga sendiri.

Selain itu, saya juga menyukai cerita Sihir Bumi. Dongeng yang menceritakan tentang bagaimana anak-anak (generasi-generasi muda) harus mati-matian menyakinkan orang tua (generasi tua) bahwa Bumi menyediakan air yang dapat menyembuhkan penyakit mereka. Penyakit yang diakibatkan oleh persengkongkolan Ki Endit dan para penguasa Gububesi (tambang) dengan menyebarkan narasi-narasi buruk tentang bumi, menutup mata generasi-generasi tua atas kenyataan krisis yang mereka alami. Sihir Bumi menyiratkan harapan bahwa selama orang-orang seperti Ki Endit dan Penguasa Gububesi dilawan, tubuh bumi akan perlahan pulih.

Buku yang ringan untuk dibaca dan bisa diselesaikan sekali duduk. Cocok untuk dijadikan selingan ketika sedang mumet dengan bacaan-bacaan tebal atau teman melakukan perjalanan.

⭐⭐⭐⭐
Profile Image for Jahe.
35 reviews
May 6, 2024
Seperti yang dituliskan dalam sinopsisnya, kedua belas cerita dalam buku ini diambil dari dongeng, legenda, dan cerita rakyat yang bisa jadi beberapa kita ketahui. Di bagian-bagian awal, cerita yang ditulis tampaknya lekat sekali dengan tanah kelahiran penulis di Lombok Timur (mengingat ada beberapa cerita yang menjadikan budaya Sasak sebagai latar).

Adalah buku yang menarik, sebab kita diajak untuk menikmati dongeng, legenda, dan cerita rakyat lewat sudut pandang lain yang lebih gelap, menyedihkan, penuh amarah, dan tentunya tidak selesai dengan akhir bahagia. Cerita yang diangkat pun familier dan dekat dengan kita sebagai perempuan. Untuk pembaca yang menyenangi cerita-cerita bertema sosial-psikologis, buku ini adalah pilihan baca yang tepat.

Sejujurnya sulit bagi saya untuk memilih cerita mana yang paling saya sukai. Tapi kalau harus memilih, "Jangan Pulang Kalau Kamu Perempuan" dan "Ketika Malaikat Maut Mengambil Cuti" adalah cerita yang paling saya sukai. Karakter Srimpi yang mendukung keputusan Sulin untuk berpisah di tengah penghakiman yang perempuan itu dapat dari orang-orang bahkan dari kakaknya sendiri menggugah hati saya. Hubungan persahabatan mereka yang lekat dan kemampuan Srimpi untuk menerima Sulin terlepas dari paradigma yang membesarkan mereka merupakan representasi dari cara perempuan mendukung perempuan yang lain terlepas dari latar belakang yang berbeda.

Selain itu, Malaikat Maut yang mencoba untuk mengulur waktu sampai si gadis dapat merasakan kebahagiaan lantaran namanya masuk dalam daftar kematian membuat saya terenyuh. Terkadang, kebahagiaan terlihat begitu jauh dari jangkauan dan kita begitu siap menyerah tanpa tahu bahwa orang lain mengupayakan hal itu untuk kita dengan segala jenis cara. Kudos! Keren! Banget!
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Pfaa.
8 reviews
September 5, 2024
Buku yang berisikan 12 kumpulan cerita yang retelling dogeng, cerita rakyat, dan legenda ini beneran WAW banget sih. 'Jangan Pulang Jika Kamu Perempuan' bakalan jadi salah satu buku kumcer favoritku dehh.
Seperti yang di katakan di blurb, kalau cerita-cerita yang disajikan di buku ini jauh dari janji bahagia selama-lamanya, karena buku ini di buat sebaliknya. Penuh amarah, luka, dan perlawanan.
Baca buku ini beneran bikin perasaanku puas banget-banget bangett! Hampir semua tokoh utama di dalam buku—yang mostly perempuan—beneran badas parah! Mereka berani banget buat nuntut balas atas ketidakadilan.
Salah satu cerita favoritku di buku ini adalah cerita 'May' yang adalah karyawan di sebuah perusahaan dengan penggambaran wanita penuh pesona. Dia dilec*hkan oleh bosnya sendiri, tapi ketika melawan, justru dia yang disalahkan dan di anggap penggoda.
Adalah penggambaran lain tentang kisah Medusa dan Poseidon. Dimana medusa dikutuk oleh Dewi Athena karena sudah diperk*sa saat di kuilnya. Miris thing ...
Karena yang dinyatakan bersalah dan dikutuk adalah sosok perempuan:')
Huft, selalu, isu pelec*han ini beneran buat aku menghela napas napas panjang. Sedih, karena ketika pelec*han ini terjadi, Perempuan yang pertama kali mendapat judgment bahkan dari sesama perempuan sendiri. It's hurt💔
sakit banget jadi perempuan yang serba salah ketika menghadapi masalah seperti ini.
Walaupun penggambaran kisahnya dibuat dengan amat gelap, buku ini tetep buku yang asik dan ciamik. Retelling tentang cerita rakyat, dongeng, dan legenda yang dipenuhi sengkarut politik, dendam, kepedihan, kapitalisme, beneran di susun ulang dengan sangat apik! Aku rekomendasiin banget buku ini untuk kalian baca!
Profile Image for Tushy Octafadiola.
29 reviews2 followers
January 9, 2026
Kumpulan cerpen ini mengandung unsur dongeng/folklore. Cerpen pertama mencuplik cerita rakyat Putri Mandalika dari Lombok dan budaya kawin tangkap spt di novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam.

Aku gak tau pasti cerpen kedua mengandung dongeng apa, yg jls sedikit bahas fenomena mistis ttg janin yg hilang dr kandungan ibunya. Ceritanya baguuuss..salah satu favoritku.

Cerpen ketiga mencuplik mitologi Yunani ttg Medusa. Cerpen keempat sesuai judul, yaitu ttg Timun Mas. Cerpen kelima dan keenam gak tau dr dongeng apa. Cerpen Ketika Malaikat Maut Mengambil Cuti termasuk favoritku. Cerpen ketujuh ngambil grs besar legenda Jerman yg berjudul Peniup Seruling dari Hamelin. Ini juga baguuusss

Cerpen Bocah Terbang ngambil sedikit bagian Peter Pan. Cerpen kesembilan, Perempuan Ceria mengutip mitologi Yunani Kotak Pandora sesuai judul cerpennya..

Cerpen Dongeng Pengantar Kematian ngambil intisari cerita Cinderela dengan twist yg gak aku sangka. Favoritku juga.
Cerpen Sihir Bumi gak ngerti mengandung dongeng apa, kayaknya metafora kerusakan alam deh. Cerpen terakhir ketebak bgt ttg Rapunzel dengan dark ending.

Meskipun ada bagian dongeng yg diambil untuk tiap cerpen, ceritanya gak tertebak kok. Menarik semua. Aku suka cara penulisannya. Ngalir gitu, nyaman dibaca. Aku yakin pecinta dongeng bakal suka kumcer ini.
Profile Image for Innike Sumarni.
17 reviews
February 9, 2025
Kumcer yang terdiri dari 12 judul ini mengusung banyak topik seputar stereotip tentang perempuan, juga keyakinan masyarakat terhadap mitos tertentu yang masih eksis sampai sekarang.

Awalnya saya maju mundur untuk bisa melabeli kumcer ini bagus atau tidak. Sebab di beberapa judul, cara penulis mengeksekusi cerita ‘kurang greget’ padahal isu yang diangkat cukup menarik (tentu saja, karena ini kan soal perempuan:)). Terus kesalahan editorial di catatan kaki, kalimat yang ganjil, serta inkonsisten sudut pandang bagi saya cukup menganggu.

Namun, semua itu cukup termaafkan ketika saya menyadari bahwa kumcer ini berangkat dengan menggabungkan realita masa kini dan folklor/cerita rakyat, yang menurut saya sangat menarik. Juga, beberapa cerpen terasa personal yang bagi saya tidak menyisakan ruang penghakiman.

Beberapa judul cerpen favorit saya:
1. Sudah Kukatakan, Aku Timun Mas
2. Bocah Terbang dan Anak yang Merasa Hilang
3. Dongeng Pengantar Kematian

Overall 3,8 / 5 ⭐️
Cukup worth it untuk dibaca karena ringan dan bisa dibaca sekali duduk.
Profile Image for Fika Nh.
15 reviews
July 27, 2022
Jangan Pulang Jika Kamu Perempuan

Salah satu fiksi berbobot yang aku punya. 12 cerita dalam 154 halaman dirangkai begitu indah, walaupun ending dari masing-masing cerita bukanlah ending yang indah. Buku ini dapat dilahap dalam 2-3x duduk. Asal konsentrasi dan tidak mengulang. Sayangnya, aku remidi 3x baca buku ini 😂
Diksinya bukan main, bikin merinding para pecinta sastra. Berhubung aku amatir, jadi slow banget deh bacanya hehe

Awalnya ku kira ini buku full tentang perempuan yang tidak diperbolehkan pulang. Aku sempat bertanya-tanya, pulang apa nih artinya? Pulang kerumah? Rumah beneran atau rumah dalam artian someone who give a something? Ternyataaa, "pulang" menjadi berjuta makna dalam buku ini. Terlebih, penulis mengungkap tentang budaya masyarakat Sasak. "Pulang" tidak hanya sekedar pulang saja.
Dan ada 12 cerita yang akan mengingat kamu pada masa kecil. Yappps, flashback dengan cerita Timun Mas, contohnya. Sayangnya, Riyana Rizki tidak menawarkan happy ending. Justru kamu akan menemui Timun Mas dalam versi yang tidak pernah bisa kamu tebak 💃

#janganpulangjikakamuperempuan #reviewbuku #ulasanbuku #riyanarizki #bookstagram
1 review
September 1, 2022
Buku yang merupakan kumpulan cerita pendek ini, lebih dari separuhnya bercerita tentang berbagai kondisi perempuan dan nasib sialnya. Yang menarik adalah cara penulis dalam mengemas certia-cerita tersebut.

Ia beberapa kali mengombinasikan antara budaya - seperti dongeng, dan lagu daerah - dengan alur cerita yang membuahkan kritik pahit-pahit sedap. Satu alur yang sangat menarik adalah ia menggaet dongeng anak yang berasal dari luar negeri, yaitu rapunzel, untuk dimodifikasi jalan ceritanya menjadi lebih unik. Rapunzel disini bahkan tak bernama Rapunzel, juga tak melawan ibu tirinya, dan ia memiliki caranya sendiri untuk membebaskan diri dari menara.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Ryan.
Author 2 books17 followers
December 29, 2025
“Orang orang tidak bertolak dari apa tang benar tapi pada kebenaran dominan yang mereka ciptakan sendiri”


Kumpulan 12 cerita yg “merekonstruksi” myths, legends juga dongeng seperti Rapunzel, Medusa, Pandora, bahkan sampai Timun Mas dan Peterpan & Wendy.
Semua diceritakan kembali dari sisi perempuan yg kerap dijadikan korban / obyek.

Cerita favoritku pada Ketika Malaikat Maut Mengambil Cuti. Di situ diceritakan juga tentang Perang Baratayudha di mana harusnya Duryudana tewas 18 hari sebelumnya bila sang malaikat maut tak mengambil cuti.
Profile Image for Hapudin.
290 reviews7 followers
September 14, 2021
Secara keseluruhan, buku ini bisa dinikmati. Waspada saja dengan efek sesudahnya, mungkin bagi kalian akan terpengaruh secara emosi sebab ceritanya memang mengaduk-aduk begitu. Jika harus memberikan nilai, saya menyematkan nilai 3 bintang dari 5 bintang. Sebuah debut yang cukup baik.

Resensi lengkapnya ada di link berikut:
https://bukuhapudin.blogspot.com/2021...
Profile Image for nisa.
3 reviews
April 28, 2023
Beberapa cerpennya dikemas dengan topik dan ide yang fresh sehingga saat membacanya kita tidak akan berpikir "eh kayak pernah baca cerita kayak gini" atau "mirip cerita A B C ya".

Plot twist yang disajikan juga selalu sukses membuat kita menganga setiap cerita habis dibaca. Meskipun memang ada beberapa cerita yang aku pribadi kurang suka, namun semua cerita yang ditulis bu Riyana mengandung pesan moral, ditulis dengan bahasa indah dan sesuai kaidah kepenulisn.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Nathania.
140 reviews3 followers
January 15, 2022
Sebenarnya hampir setengah dari kumpulan cerita pendek ini berasal dari legenda atau mungkin cerita rakyat suku Sasak dan sebagai orang awam, cerpen-cerpen tersebut asing bagi saya dan pesannya jadi tidak terlalu sampai. Namun, cerpen lainnya bisa ditelaah dengan baik dan penuturan ceritanya pun mudah dipahami.
Profile Image for Septiana Ayu.
6 reviews
October 5, 2022
Buku kumpulan cerpen terbaik yang ku baca.
Memiliki pesan yang tersirat, jadi harus fokus saat membacanya agar kita bisa mendapatkan makna dari pesan yg disampaikan oleh penulis.
Buku yg bisa dibaca sekali duduk, karna penasaran di setiap judulnya, tapi enggan untuk dihabiskannya secara terburu-buru.
Displaying 1 - 30 of 41 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.