Jump to ratings and reviews
Rate this book

Globalisasi, Ekonomi Konstitusi, dan Nobel Ekonomi

Rate this book
Selain membabarkan pergulatan sistem ekonomi nasional, buku ini menyertakan berbagai pemikiran para pemenang Nobel Ekonomi yang teori-teorinya sedikit banyak memberi inspirasi pada substansi kebijakan ekonomi di Tanah Air. Buku ini memberi sudut pandang yang dapat memantik keterbukaan dan kejelasan wacana tentang arah perkembangan ekonomi Indonesia ke depan.

144 pages, Paperback

Published April 1, 2021

1 person is currently reading
3 people want to read

About the author

Hendrawan Supratikno

4 books1 follower

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
1 (14%)
4 stars
4 (57%)
3 stars
2 (28%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 2 of 2 reviews
Profile Image for Faisal Chairul.
269 reviews16 followers
September 18, 2023
Diskusi tentang bagaimana perekonomian dikelola oleh negara memang akan selalu ada, apalagi kalau kesejahteraan belum dirasakan merata oleh masyarakat. Diskusi ini terus berlangsung mulai dari tahap perumusan kebijakan (Undang-Undang Dasar 1945, undang-undang, amandemen undang-undang, Perppu) sampai tahap pelaksanaan kebijakan, yang sesuai atau tidak dengan amanat undang-undang.

Topik yang paling sering didiskusikan masih berkisar seputar ideologi ekonomi yang digunakan, antara mengikuti mekanisme pasar atau berpegang pada perkonomian terencana seperti amanat konstitusi ketika pertama kali dirancang. Pembahasan tentang ini, analisis tentang maksud dibalik perumusan UUD 1945 terutama Pasal 33 dan Pasal 34 yang berkaitan dengan perekonomian ketika awal dirumuskan oleh pendiri bangsa dan ketika mengalami perkembangan setelah amandemen, dibahas oleh penulis di dalam buku ini.

Sebelum masuk ke dalam studi kasus perekonomian Indonesia, penulis terlebih dahulu memaparkan beberapa logika ekonomi yang berkembang sampai saat ini, terutama kapitalisme dan sosialisme. Dibahas pula masing-masing kelebihan dan kelemahannya.

Ketika masuk ke dalam kasus perekonomian Indonesia, penulis juga memaparkan perkembangan pemikiran sejumlah ekonom, yang bermuara pada sebuah kesimpulan saat ini bahwa perekonomian Indonesia sebaiknya dijalankan berdasarkan asas demokrasi ekonomi, yang, sesuai amanat UUD 1945, berprinsip efisiensi-berkeadlian. Sebuah prinsip yang mengedepankan keseimbangan antara mengejar pertumbuhan ekonomi dengan menyejakterakan rakyat secara merata. Dalam kerangka pemikiran Prof. Boediono asas ini juga bisa dikatakan sebagai asas yang mengupayakan agar sasaran politik dan sasaran ekonomi tidak melenceng terlalu jauh, yang ketika kita melihat dalam sejarah, pelencengan terlalu jauh terbukti menimbulkan kerugian yang tidak kecil.
Displaying 1 - 2 of 2 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.