Jump to ratings and reviews
Rate this book

Season Series #1

Summer in Seoul

Rate this book
Jung Tae-Woo—penyanyi muda terkenal Seoul yang muncul kembali setelah empat tahun menghindari dunia showbiz.

"Aku hanya ingin memintamu berfoto denganku sebagai pacarku," kata Jung Tae-Woo pada gadis di hadapannya.

Sandy alias Han Soon-Hee—gadis blasteran Indonesia-Korea yang sudah mengenali Jung Tae-Woo sejak awal, namun sedikit pun tidak terkesan.

Sandy mengangkat wajahnya dan menatap laki-laki itu, lalu berkata, "Baiklah, asalkan wajahku tidak terlihat."

Awalnya Jung Tae-Woo tidak curiga kenapa Sandy langsung menerima tawarannya. Sementara Sandy hanya bisa berharap ia tidak akan menyesali keputusannya terlibat dengan Jung Tae-Woo. Hari-hari musim panas sebagai "kekasih" Jung Tae-Woo dimulai. Perubahan rasa itu pun ada. Namun keduanya tidak menyadari kebenaran kisah empat tahun lalu sedang mengejar mereka.

280 pages, Paperback

First published October 1, 2006

365 people are currently reading
5123 people want to read

About the author

Ilana Tan

15 books1,913 followers
Ilana Tan adalah seorang novelis Indonesia yang dikenal karena menulis 4 novel roman yang masing-masing novelnya disajikan dengan cerita yang latarnya berbeda-beda. Novel Ilana Tan memiliki keunikan, yaitu tokoh-tokoh dari novel yang satu dengan novel yang lainnya saling berkaitan.[1]
Novel pertamanya berjudul Summer in Seoul, novel keduanya berjudul Autumn in Paris, novel ketiganya berjudul Winter in Tokyo dan novel keempatnya berjudul Spring in London. Masing-masing novel diceritakan di kota-kota besar di dunia, yaitu Seoul (Korea Selatan), Paris (Perancis), Tokyo (Jepang), dan London (Inggris). Dan masing-masing novel diceritakan di musim yang berbeda; Summer (musim panas), Autumn (musim gugur), Winter (musim dingin), dan Spring (musim semi).

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
3,913 (33%)
4 stars
3,722 (32%)
3 stars
3,054 (26%)
2 stars
683 (5%)
1 star
154 (1%)
Displaying 1 - 30 of 762 reviews
Profile Image for Lisa.
59 reviews17 followers
August 23, 2012
Ilana Tan.
Hmmmm.... sebelumnya saya mau membuat pengakuan nih.

Sejujurnya saya jaraaaaaang sekali membaca buku, apalagi buku romance, karangan pengarang Indonesia.
Bukannya sok, sombong atau apa gitu.... tp salah satu alasan, dan kebetulan alasan tersebut menduduki porsi yang cukup besar, untuk malas membaca buku karangan pengarang Indonesia adalah tata bahasa di dalamnya. Umumnya pengarang buku-buku tersebut banyak menggunakan bahasa "gaul"... loe, gue, bete, dsb..dsb...
Bagi saya yang sedari kecil sudah dibiasakan membaca, bahkan membaca buku-buku sastra, entah mengapa saya mendapati bahwa gaya bahasa tersebut cukup "mengganggu". Apapun plotnya, begitu ditulis dalam bahasa gaul, huh! malas deh bacanya. Ini juga menjadi salah satu alasan saya suka membaca buku cerita terjemahan, karena paling tidak buku tersebut akan ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar. (Hehehe... terima kasih untuk semua penerjemah di Indonesia..)

Ya..ya.. saya tahu tidak semua pengarang Indonesia menulis dengan tata bahasa seperti itu. Misalnya saja Andrea Hirata, Ayu Utami, E.S. Ito atau bahkan Agustinus Wibowo. Tapi kan genre mereka berbeda tuh. Masalahnya, gara-gara kebanyakan mendapat pinjaman buku-buku karangan Robin Carr, Shelly Woods, atau bahkan Lisa Kleypas, akhir-akhir ini saya mendapati selera membaca sedikit beralih ke buku-buku romantis. (Ehem! Hehehe...) Naa... masalah lainnya justru buku-buku genre seperti itulah yang banyak menggunakan bahasa "gaul". Sampai akhirnya saya mendapat pinjaman buku-buku karangan Ilana Tan.

Saat mendapat pinjaman buku-buku tersebut untuk menghabiskan liburan Lebaran baru-baru ini, saya terus menerus menunda membacanya sampai sudah tidak ada buku lain yang bisa saya baca. (Hehehe... maaf, "penilaian" awal sudah terlanjur melekat kuat.) Tapi setelah membuka dan membaca halaman pertama, ternyata buku tersebut begitu kuat menyerap perhatian saya. Plot yang cantik ditunjang gaya penulisan yang mengalir dalam tata bahasa yang baik dan indah. Tidak menyangka ada pengarang Indonesia pada genre tersebut yang bisa menulis dengan tata bahasa yang baik namun tetap terkesan indah. Siapa bilang bahasa Indonesia tidak romantis? Bahkan kalah romantis dibandingkan bahasa lain, seperti bahasa Inggris atau bahasa Perancis? Ilana Tan membuktikan penggunaan tata bahasa Indonesia yang baik dan benar ternyata juga bisa menciptakan sesuatu yang romantis dan indah. Dua jempol untuk Ilana! (Bahkan kalo boleh pinjam jempol teman atau jempol kaki... bisa 4 jempol dah!).

Oke. Berikut beberapa kutipan cantik dan romantis di dalam buku tersebut:

Kalau suatu saat nanti kau rindu padaku, maukah kau memberitahuku? ..... Agar aku bisa langsung berlari menemuimu.

Sudah lama tidak melihatmu. Kau tahu, aku hampir melupakan wajahmu.
Kalau aku sampai melupakan wajahmu, aku tidak bakal bisa melakukan apapun.
Kau tahu kenapa? Karena aku akan terlalu sibuk berusaha mengingat wajahmu sampai-sampai tidak mampu memikirkan masalah lain. Gawatkan?
Sekarang setelah melihatmu, aku baru ingat. Ah benar.... Matamu seperti ini... hidungmu seperti ini... mulutmu... dahimu... dan rambutmu.
Kenapa aku bisa lupa wajahmu?
Ingatanku memang buruk, aku tahu.
Menurutmu aku harus bagaimana?
Menurutku, aku harus melihatmu setiap hari supaya tidak lupa.
Itu artinya kau harus selalu disisiku, bersamaku. Bagaimana?


Aaaaaahhhhhh..... so sweet........

Profile Image for Nurul.
311 reviews38 followers
October 3, 2022
It's cute, light and predictable story. Jujur kisah mereka fairytale-ish dan mungkin kalau saya baca buku ini waktu masih jadi remaja labil, buku ini bakalan <>fun to read karna saya pasti ngebayangin sambil senyum-senyum.

Tapi sayangnya, saya baca pas udah 20s dan tentu saja experience membacanya bakalan berbeda.Sometimes I wish I could turn back time when I enjoyed reading this kind of story without thinking much about whether it's realistic or not lol

But anyway, ini buku Ilana Tan pertama saya dan nggak masalah dengan gaya penulisan beliau. Certanya juga nggak bertele-tele. Oh iya, judul buku ini kan Summer in Seoul ya tapi saya kurang dapat nuansa summer-nya padahal itu penting buat ditunjukkin biar relate sama judulnya dan yah latar Korea-nya juga bukan kayak Korea karna cuma dijelasin sekelibat. Terus asli, saya bingung si Sandy di Korea itu kuliah tapi banyak gabutnya ya begitupun dengan si cowok. Konflik disini juga sangat disayangkan penyelesaiannya cepat banget.

Terakhir, waktu baca prolognya, dikira buku ini bakalan angst karna narasinya tuh kayak dia sakit yang berat gitu tapi ternyata saya tertipu karna Sandy langsung sembuh dengan jurus sat set sat set pemirsa *penonton kecewa* :(

Rate: 3/5
Profile Image for Ferina.
193 reviews33 followers
July 11, 2007
Entah apa yang ada di benak Sandy alias Han Soon-Hee, gadis blasteran Indonesia-Korea, ketika ia menerima permintaan untuk berpose sebagai kekasih penyanyi muda terkenal di Korea, Jung Tae-Woo. Bukan karena alasan uang, bukan karena alasan Soon-Hee adalah penggemar berat Jung Tae-Woo. Malah ketika pertama kali bertemu Jung Tae-Woo, sikap Soon-Hee amat sangat biasa-biasa saja.

Semua ini diawali ketika secara tidak sengaja, handphone Han Soon-Hee tertukar dengan milik Jung Tae-Woo. Han Soon-Hee terpaksa mengembalikan handphone itu ke rumah Jung Tae-Woo. Padahal ini semua bukan kesalahan Han Soon-Hee, asisten manajer Jung Tae-Woo yang tidak sengaja mengambil handphone Soon-Hee di sebuah toko makanan karena ternyata model dan deringnya sama. Dan di rumah Tae-Woo-lah, pertama kali Han Soon-Hee bertemu dengan penyanyi yang diidolakan perempuan se-Korea.

Dari pertemuan itu, terbersit ide untuk menjadikan Han Soon-Hee sebagai kekasih rahasia Jung Tae-Woo. Semua ini dilakukan hanya untuk menepis gosip yang menyatakan bahwa Jung Tae-Woo adalah seorang gay. Gosip ini dianggap kurang menguntungkan bagi kemunculan perdana Tae-Woo setelah empat tahun.

Ternyata semua ini tidak hanya berakhir dengan foto pertama yang segera tersebar luas di tabloid-tabloid gosip. Wartawan semakin penasaran dengan sosok misterius perempuan yang bersama Tae-Woo karena tidak pernah tampak dengan jelas wajahnya di foto. Soon-Hee juga harus merahasiakan semu ini dari orang-orang terdekatnya.

Di balik semua kepura-puraan ini, diam-diam, mereka mulai saling tertarik. Mulai merasakan cemburu dan bertanya-tanya jika tidak ada kabar.

Tapi yang paling membuat mereka resah adalah kisah empat tahun lalu, sebuah kejadian ketika Jung Tae-Woo sedang mengadakan acara jumpa penggemar, kejadia yang membuat Jung Tae-Woo vakum selama empat tahun. Ada kenyataan tak terduga yang mungkin membuat mereka tidak bisa bersatu.

Profile Image for Septianing Tyas.
16 reviews1 follower
February 3, 2012
Romantiiisss. Pake banget. Ceritanya mirip drama-drama korea. Banyak banget adegan-adegan yang menurutku sangat romantis. Ketika Sandy nangis, ketika Sandy di rumah sakit karena kecelakaan, dan masih banyaaak lagi. Kalimat yang berkesan banget menurutku adalah ketika Jong Tae Woo menyusul Sandi ke Indonesia setelah Sandy kecelakaan. Kalimat yang diucapkannya di rumah sakit.

Tae Woo menarik kursi dan duduk di sisi tempat tidur. Ia tersenyum lemah.
"Ini aku,"bisiknya pelan.
Gadis itu tetap dian tidak bergerak.
Tae Woo menjulurkan tangan dan menyentuh tangan Sandy. "Sudah lama tidak melihatmu. Kau tahu, aku hampir melupakan wajahmu. Kalau aku sampai lupa bagaimana wajahmu, aku tidak bakal bisa melakukan apapun lagi. Kau tahu kenapa? Karena aku akan terlalu sibuk berusaha mengingat wajahmu sampai-sampai tidak mampu memikirkan masalah lain. Gawat, kan?"

Ia membelai pipi Sandy dengan ujung jemarinya. "Sekarang setelah melihatmu, aku baru ingat. Ah, benar...Matamu seperti ini... hidungmu seperti ini... mulutmu... dahimu... dan rambutmu."

Ia menggenggam tangan gadis itu dengan lembut. "Kanapa aku bisa lupa wajahmu?" Tae Woo mendesah. "Ingatanku memang buruk, aku tahu. Menurutmu aku harus bagaimana? menurutku, aku harus melihatmu setiap hari supaya tidak lupa. itu artinya kau harus selalu di sisiku, bersamaku. Bagaimana?

Huhu, kalau aku bisa menyalin semua kalimat indah dalam novel itu, aku akan menyalinnya dalam kehidupan nyataku. Setelah membaca novel ini, rasanya kebawaaa banget.

Supaya tidak lupa juga, dan seperti biasanya, aku akan menuliskan tokoh-tokohnya.

Jung Tae Woo(pemain utama laki-laki), seorang penyanyi. Tean Danny Jo pada novel Spring in London.
Sandy atau Han Soon Hee (pemain utama perempuan) yang menjadi pacar untuk berfoto Tae Woo. Tetapi akhirnya menjadi pacar yang sesungguhnya.
Lisa: Kakak tiri Sandy, fans Jung Tae Woo yang meninggal saan jumpa fans. Tertabrak mobil Jung Tae Woo, meskipun bukan Jung Tae Woo yang mengendarai.
Lee Jeong Su: mantan Sandy yang menyesal berselingkuh
Young Mi: teman Sandy. Fans Tae Woo juga.

Profile Image for yun with books.
717 reviews243 followers
June 27, 2020


Membaca seri ini diawali dengan buku Summer in Seoul. Memang pada dasarnya aku +- 13 tahun lebih lambat untuk baca buku ini. Secara gitu ya buku ini booming pada saat aku masih SMP, sekitar tahun 2006-2007an. Orang-orang membaca buku ini, dan sempat tertarik tapi belum sempat membaca buku ini. Hingga pada saat ini, ketika usiaku 25 tahun. hahaha..

Overall, suka dengan ceritanya. Walaupun klise dan gampang ketebak alurnya dan akhir bukunya, tapi masih lumayan dapat dinikmati. Pantes aja dulu anak SMP suka banget sama seri ini, karena memang tipikal metropop remaja yang mengandalkan cerita "halu" yang dibungkus dengan drama ala Korea Selatan.

Hahaha... sepanjang buku ini kocak aja dengan cerita Sandy dan Jung Tae-Woo, wanita biasa dan artis yang saling jatuh cinta dalam hitungan bulan, hanya karena Sandy mau dijadikan "pacar dalam foto" Tae-Woo. Adegan Sandy tiba-tiba kecelakaan di akhir-akhir buku seakan dipaksakan, tapi anak remaja gak akan gitu sadar dengan plot hole seperti itu.

Kenapa aku kasih bintang 3 karena ceritanya lumayan menghibur dan sangat ringan. Lumayan tidak bikin cringe.
Profile Image for Kungkang Kangkung.
117 reviews27 followers
August 25, 2015
Kenapa sih, buku Ilana Tan begitu terkenal? Kenapa begitu banyak pembaca yang menyerbu buku-bukunya bahkan sebelum bukunya terbit?

Seperti biasa, rasa penasaran membawa saya pada pembelian buku yang sebenarnya bukan genre yang saya sukai. Seri musim Ilana Tan lengkap dengan Seasons to Remember dan Sunshine Becomes You pun saya beli bahkan tanpa membaca sinopsis atau membaca salah satunya terlebih dahulu. Padahal dengan membaca satu novelnya saya bisa tahu cocok-tidaknya dengan selera saya. Saat terlanjur membeli semua itu, saya mulai membaca sinopsisnya, dan saya merasa sinopsisnya lebay. #terpuruk

Hanya In a Blue Moon yang belum saya punya, karena saat itu bukunya belum terbit. Saya memutuskan tidak membelinya dulu sebelum saya selesaikan semua buku Ilana Tan yang terlanjur saya miliki. #sigh Setelah menunda membaca mereka, karena saya merasa agak mual dengan sinopsis-sinopsisnya, saya pun akhirnya mulai membuka Spring in London. Namun baru halaman awal bab 1, saya menemukan catatan kaki "baca Summer in Seoul", dan saya pun akhirnya membaca Summer in Seoul terlebih dahulu.

.
...
.....
.......
.........

Anggap saja titik-titik di atas adalah cara saya menahan umpatan yang ingin saya lontarkan pada dua halaman pertama bab 1 novel SiS ini. Bagaimana tidak, seorang tokoh diceritakan "mengembuskan napas panjang" tiga kali dalam dua halaman tersebut! "Ya, Tuhan, Dahlian yang lain?!" Seru saya dalam hati. Ingin sekali mengganti kata "panjang" menjadi "terakhir" pada tiga kata yang diulang terus-menerus itu supaya tamat langsung novelnya. Selesai. Fin. The End. Titik. -_-

Tidak sampai di situ saja pengulangan kata tidak penting dalam novel ini. Masih ada kata "mendesah", "mengembuskan napas", "menarik napas panjang", "menarik napas", dst, yang juga cukup sering muncul. #sigh Meskipun kemunculan kata-kata tersebut tidak sesering kata "resah" dalam novel Promises Promises-nya Dahlian, tetap saja membuat saya capek ketika menemukannya lagi, lagi dan lagi. GRRR...

Saat membaca novel SiS ini, saya tidak merasakan suasana Koreanya sama sekali. Bahkan suasana Seoul yang sempat digambarkan oleh penulis terkesan sangat dangkal dan membuat saya sebagai pembaca tidak dapat membayangkan suasananya dengan baik. Walaupun nama-nama tokohnya mayoritas nama Korea, tetap saja nuansa Koreanya tidak terbangun dengan baik. Penyebutan nama tempat perbelanjaan di Korea tidak membantu sama sekali. Nama kampus tempat tokoh utama cewe, Han Soon Hee alias Sandy, kuliah tidak disebutkan. Nama butik tempat Sandy bekerja sambilan kalau tidak salah juga tidak disebutkan. Hanya ada nama bosnya saja yang dipanggil dengan sebutan Mister Kim. Hmmm... Nama tempat-tempat seperti hotel atau pantai tempat dua tokoh utama menghabiskan waktu juga tidak disebutkan. Padahal, kalau penulis mau mencari sedikit lebih banyak di internet nama-nama tempat wisata di Korea, mungkin akan lebih baik. Daripada hanya menggambarkan sebuah pantai indah tapi tidak jelas bagaimana suasana di pantai tersebut selain sepi. -_-

Kata dalam bahasa Korea yang disisipkan terlalu sedikit, terlihat sekali pengetahuan penulis tentang Korea dan bahasanya masih terbilang minim. Selama pembacaan saya terhadap novel ini, saya menganggap penulis sama sekali tidak berhasil menciptakan suasana Koreanya. Bukannya menggambarkan suasana Korea, penulis terlihat seperti hanya membayangkan suasana Korea tanpa benar-benar pernah merasakan tinggal di Korea. Entahlah, saya juga tidak tahu apakah penulis pernah ke Korea atau tidak sebelum menulis novel SiS ini, tapi kalau pernah apalagi menetap (tepatnya pada musim panas), kesan saya terhadap novel ini mau tidak mau menjadi lebih buruk lagi, bukan?

Ceritanya ya, cinta-cintaan gitu. Sebenarnya konsep ceritanya lumayan sih, tidak terlalu buruk meskipun hampir sama dengan konsep yang ada di novel Celebrity karya Jeong Su Hyun. Tapi konflik yang disajikan cukup berbeda, walau penyelesaian masalahnya sama-sama tidak jelas, tiba-tiba selesai begitu saja. Keunggulan Celebrity hanya karena suasana Koreanya benar-benar tergambar dengan baik, tidak bisa dibandingkan dengan SiS karena penulis Celebrity memang orang Korea.

Sebenarnya saya ingin menyarankan pada penulis supaya menulis dengan setting Indonesia saja, supaya suasananya bisa lebih tergambar dengan baik. Tapi ternyata ada juga beberapa bagian novel ini bertempat di Indonesia, tepatnya Jakarta. Dan suasana Jakartanya? Lagi-lagi nihil. Nama rumah sakitnya apa? Hebat sekali Kang Young Mi (teman Sandy) dan Jung Tae Woo (tokoh utama cowo) yang tidak bisa berbahasa Indonesia sama sekali, bisa mengingat dengan tepat nama rumah sakit di Indonesia. Nyebut kata rumah sakit saja kurasa sudah harus berulang kali baru bisa deh. Lain lagi kalau nama rumah sakitnya disebut dan rumah sakitnya memiliki nama berbahasa Inggris. Ya, mungkin memang begitu. Anggap saja begitu deh. #ribet

Ada beberapa adegan lebay dalam novel ini. Saat di rumah sakit di Jakarta, Jung Tae Woo ngomong panjang-lebar kalimat-kalimat romantis ke Sandy yang masih tidak sadarkan diri dengan bahasa Korea. Disaksikan oleh Tara, sepupu Sandy, yang sampai nangis waktu dengar Tae Woo ngomong "sarang hae" dengan penuh perasaan ke orang tidur. -_- Kemudian ada adegan Tae Woo menyewa seluruh tempat di restoran hotel terkenal di Jakarta--tidak disebutkan juga nama hotelnya--yang saya kira akan ada acara lamaran istimewa di situ tapi ternyata... hanya ada ucapan "sarang hae" ke Sandy yang sudah sembuh. -_- Ya ampun... LEBAY BANGET!

Niatnya cepat-cepat baca buku Ilana Tan lainnya, tapi saya takut keracunan kata-kata tidak penting mungkin akan bertebaran juga di buku Ilana Tan lainnya. Jadilah saya berlibur sehari dulu dengan membuat review ini dan membaca komik yang membuat saya tertawa. Hahaha...
Profile Image for Lila Cyclist.
855 reviews71 followers
September 21, 2011
Bermula dari tertukarnya hape dengan model dan ringtone yang sama. Selanjutnya….tau sendiri laaahhh. Tidak ada sosok antagonis yang nyebelin. Khas drama korea banget ya?

Eits…tapi ini bukan drama Korea. Melainkan novel dengan latar belakang Seoul tapi plot cerita yang Korean drama banget.

Yang pernah membaca novel Ilana Tan pasti tau seperti apa plot khas tulisannya. Ringan, romantic, twist khas korea and tentu saja happy ending. Oya, satu lagi, si cewek sepertinya selalu orang Indonesia dengan latar belakang ibu atau bapak yang orang Indonesia.

Well, benernya saya baru membaca 2 dari 4 novel musimnya: Winter in Tokyo dan Summer in Seoul. Yang kepengen saya tulis disini adalah judul terakhir, Summer in Seoul. Cerita seputar penyanyi terkenal dengan orang biasa yang kebetulan bukan penggemarnya secara tidak langsung mengingatkan saya pada kisah komedi Full House yang sangat melegenda bagi penggemar drama Korea, Yong Jae dan Ji Eun. Bedanya, ini bukan komedi melainkan kisah romantic tis tis tis….. ngga heran anak abege bakal menyukai kisah macem gini. Herannya saya yang sudah ngga abegeh kok ya masih termehek mehek dengan kisah begini hihihihi…

Han soon He alias Sandy (sumprit, saya belom membedakan mana nama cowok mana nama cewek untuk korea), adalah cewek Indonesia yang tengah belajar di Seoul. Secara kebetulan bertemu dengan Jung Tae woo, penyanyi idola Korea yang tengah stress karena gossip gay. Secara kebetulan, Sandy dan Jung Tae Woo tertangkap kamera wartawan sedang bersama, dan hilanglah gossip gay tersebut.

Kebetulan, Sandy bekerja pada seb uah butik terkenal dimana si penyanyi terkenal berlangganan. Bertemulah mereka kembali dan mereka setuju meneruskan acting mereka sebagai pacar di foto. Ya, hanya dI foto mereka berpacaran. Brenti pada pacaran di foto saja? Tentu tidaaaakk. Klise ya? But sweet. Halah…

Terus terang, saya selesai membaca novel ringan ini dalam waktu sehari kalo ditotal jamnya. Kurang mungkin malah. Dan saya baca novel ini di sela sela saya membaca novel gelap milik Neil Gaiman, Neverwhere. Bahasa yang sangat ringan serasa hanya nempel begitu saja, tanpa tersisa. Seperti pop corn. Manis dan gurih.

Beberapa kejanggalan seperti biasa saya temukan disana sini. Misalnya saja, sebagai public figure terkesan Jung Tae Woo sangat kuper, kurang pergaulan banget. Hari2nya hanya diisi promosi album, hadir dalam undangan televisi atau acara amal, makan bersama manajernya. Dunia luar sesame penyanyi, tidak disebutkan sama sekali.
Profile Image for Fredrik Nael.
Author 2 books45 followers
August 28, 2011
Ini adalah novel metropop (begitu tulisan di cover).
Gak bisa berharap banyak, selain memang berisi tentang romance.
Kisahnya sendiri kerasa terlalu fiktif untuk bisa dipercayai.
Tapi yaa... apa sih yang gak mungkin? xP

Alkisah Sandy yang baru putus sama pacarnya ketemu secara gak sengaja dengan manajernya Tae-Woo, seorang penyanyi K-Pop tenar yang sempat vakum beberapa tahun.
Ada insiden hanphone tertukar yang lalu membawa Sandy mengenal si penyanyi itu sendiri.
Tae-Woo yang lagi berusaha menghindar dari gosip kemudian memutuskan untuk "mempekerjakan" Sandy sebagai pacarnya. Mereka pun berpura-pura pacaran, sampai akhirnya jatuh cinta beneran...
Yaaa... standard drama Korea gitu lah...
Tapi di ending ada twist (yang std juga, IMO) yang pada intinya menjelaskan kenapa Sandy "ragu-ragu" terhadap Tae-Woo dan menunjukkan betapa jahatnya "pertemuan kebetulan" yang terjadi di antara mereka.

Gak ada yang spesial banget. Gak ada kejadian yang cukup sedih untuk bikin sedih. Jadi galau pun rasanya nanggung.
Satu hal yang sangat disayangkan adalah setting tempat novel ini yang terjadi di Korea, tepatnya di Seoul, yang ternyata gak banyak gunanya.
Setting masih berasa cuma tempelan. Ada bahasa Korea satu-dua yang disisipkan. Ada makanan dan budaya Korea satu-dua yang disisipkan. Tapi ya cuma itu, sekedar tempelan aja...

Namun story-telling-nya memang sangat lancar sehingga buku ini gak nyangkut terlalu lama di tumpukan dan bisa segera dipulangkan ke pemiliknya (ane minjem btw, karena teman ane merekomendasikannya).

Lanjut? Kayaknya enggak deh.
Udah kebayang sih, hehehe.
;)
Profile Image for Fizah.
30 reviews9 followers
April 29, 2013
Judul : Summer in Seoul
Penulis : Ilana Tan
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit : Jakarta,2011
Tebal buku : 280 halaman

Tidak ada bacaan, searching sana searching sini.. Nemu ni judul.. Awalnya agak ragu melihat cover, judul dan haduh agak ke korea korean yaaa.. Tapi, ketika sudah dibaca anggapan itu sirna..

Well.. bukunya simple, banyak intrik, konflik yang tidak sederhana tapi ditampilkan dengan apik dan gak bikin yang baca merasa ke'berat'an dengan konflik yang ada.. Kerumitan flash back yang ada di buku ini biasa saja, justru lebih gampang untuk di cerna (menurut versi saya yaa)..

Ceritanya memang beberapa bisa di tebak, tapi ya tetep di setiap jalannya cerita wajib untuk dinikmatai karena bahasa yang digunakan dan alurnya..

3 setengah bintang untuk buku ini, tapi karena gak ada setengahnya jadi 3 ajja yaa.. Maaf ilana tan, saya hanya memberi 4 pada buku dengan plot bagus sekaligus memberi motivasi, 5 pada buku yang bener bener membawa kita ke dalam suasana tersebut..

So, 3 setengah bintang menurut saya sudah bagus sekali, belum lagi keinginan untuk mengulang ulang beberapa bagian pada buku ini.. :)
2 reviews
April 23, 2013
Judul : Summer in Seoul
Penulis : Ilana Tan
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit : Jakarta,2011
Tebal buku : 280 halaman
Sandy alias Han Soon-Hae adalah gadis blasteran Indonesia-Korea yang sedang kuliah di Seoul sambil bekerja di butik milik perancang busana terkenal,Mister Kim. Dan Jung Tae-Woo adalah penyanyi muda terkenal di Seoul yang muncul kembali setelah empat tahun menghindar dari dunia showbiz.
Sandy bertemu dengan Tae-Woo saat dia mau membayar belanjaannya di sebuah toko dan ponsel mereka tertukar saat ponsel keduanya berada di meja kasir,karena ponsel mereka memiliki bentuk dan nada dering yang sama persis. Kemudian Sandy datang ke rumah Tae-Woo untuk menukarkan ponsel mereka,walaupun itu sudah lebih dari jam sepuluh malam. Saat itu,Sandy sangat lelah dan stress karena dia habis lembur ,sehingga otaknya lumpuh dan dia tidak begitu memikirkan saat dia memutuskan untuk ke rumah Tae-Woo. Saat pulang,dia diantar oleh Tae-Woo dan Hyun-Shik,yaitu manajer Tae-Woo,sampai di halte.
Keesokan harinya,Sandy sakit demam,walaupun saat itu sedang musim panas. Saat Sandy sedang istirahat,tiba-tiba ponselnya berdering dan ternyata itu telepon dari Mister Kim yang menyuruhnya untuk ke butik,walaupun dia sedang sakit. Sandy disuruh untuk mengantarkan pakaian untuk dicoba oleh Jung Tae-Woo. Awalnya ia ragu saat harus bertemu dengan Tae-Woo,karena tadi pagi dia dikasih tahu temannya,Kang Young-Mi,tentang beredarnya foto Tae-Woo dengan seorang wanita. Young-Mi sangat terkejut karena dia adalah penggemarnya Jung Tae-Woo. Saat Sandy melihat foto-foto itu ternyata adalah foto dirinya kemarin malam yang sedang bersama Tae-Woo. Dia khawatir kalau Tae-Woo mengira dia terlibat dengan foto-foto di tabloid tersebut. Tetapi,akhirnya ia memutuskan untuk tetap menemui Tae-Woo dengan keyakinannya kalAU Tae-Woo tidak akan mengingat dirinya,karena pasti dia bertemu dengan orang baru setiap hari,jadi tidak mungkin kalau mengingat wajah semua oang yang dia temui. Ternyata dugaannya salah,ternyata Tae-Woo ingat dengan dirinya,setelah Tae-Woo melihat dirinya melepas topi yang ia pakai. Akhirnya mereka saling menyapa dan Tae-Woo meminta tolong kepada Sandy agar ia mau berfoto dengan Tae-Woo sebagai kekasihnya. Awalnya Sandy bimbang,tetapi akhirnya Sandy mau membantu Tae-Woo tanpa imbalan apapun. Kemudian Tae-Woo memberitahu kepada Hyun-Shik kalau Sandy bersedia untuk berpura-pura menjadi kekasihnya sesuai dengan usulan Hyun-Shik untuk membantah gosip Tae-Woo yang gay.
Karena sering bertemu dan berkomunikasi melalui ponsel,lama-kelamaan mereka saling menyukai dan saling perhatian satu sama lain. Suatu malam,setelah Tae-Woo selesai mandi,dai menonton televisi dan televisi tersebut menyiarkan kalau terjadi kebakaran di suatu apartemen,dia melihatnya dengan seksama dan diamenyadari kalau itu apartemen tempat Sandy tinggal. Tae-Woo pun langsung mengambil kunci mobil dan langsung pergi ke tempat kejadian untuk menemui Sandy. Tae-Woo menemukan Sandy di pinggir jalan,dia tidak apa-apa Cuma sedikit shock dengan apa yang telah terjadi.
Karena kebakaran itu,Sandy tinggal di rumah Tae-Woo untuk sementara sampai dia mendapatkan tempat tinggal. Suatu malam,Tae-Woo mengajak Sandy untuk makan malam di restoran mewah. Sebelum makan malam,Tae-Woo memberikan bunga mawar kepada Sandy dan Sandy sngat senang,karena Sandy suka bunga. Dan setelah makan malam,Tae-Woo juga mengajak Sandy untuk melihat kembang api di taman belakang restoran tersebut yang di tengah-tengahnya terdapat kolam renang yang besar.
Setelah sampai dirumah,Sandy meminta Tae-Woo untuk memainkan piano dan menyanyikan sebuah lagu untuknya. Tae-Woo pun menuruti permintaan Sandy.Setelah menyanyikan sebuah lagu,Tae-Woo memberikan sebuah ponsel kepada Sandy yang sama persis dengan miliknya yang hilang saat kebakaran,bahkan nomornyapun sama,agar Tae-Woo mudah untuk menghubungi Sandy. Dan Tae-Woo memberikan semuanya itu sebagai hadiah ulangtahun Sandy,tetapi Sandy tidak menyadari kalau itu semua untuk merayakan ulangtahunnya. Dia baru menyadari setelah Tae-Woo mengucapkan selamat ulangtahun kepada dirinya.
Beberapa hari kemudian,Sandy memberitahu Tae-Woo kalau dia telah mendapatkan tempat tinggal dan akan pindah besok,dan itu membuat Tae-Woo sedih. Satu bulan setelah Sandy pindah dari rumahnya Tae-Woo,Tae-Woo belum menghubunginya sama sekali. Setelah beberapa hari,tiba-tiba beredar kabar yang mengungkit kejadian empat tahun lalu tentang meninggalnya salah satu penggemar Tae-Woo saat jumpa penggemar akibat tertabrak mobil yang dinaiki Tae-Woo.ternyata penggemar yang meninggal itu adalah Lisa,kakak dari Sandy. Berita itu membuat Tae-Woo terkejut dan sedih. Kemudian Tae-Woo dan Sandy bertemu dan pergi ke sebuah pantai untuk meminta penjelasan dari Sandy tentang berita tersebut. Setelah mendengar penjelasan dari Sandy,Tae-Woo bertanya pada Sandy apakah dia menyalahkan Tae-Woo atas kecelakaan itu?,Sandy pun menjawab kalau dia tidak menyalahkan Tae-Woo dan dia yakin kalau Tae-Woo tidak bersalah.
Karena berita itu,Sandy memutuskan untuk pulang ke Indonesia untuk menenangkan diri.Tae-Woo juga pergi ke Amerika untuk mengunjungi kedua orangtuanya. Setelah stu minggu di Indonesia,Sandy bermaksud untuk kembali ke Seoul,tetepi ia mengalami kecelakaan dan membuatnya tidak sadarkan diri. Pada hari yang sama,Tae-Woo juga kembali ke Seoul. Tetapi setelah sampai di Seoul ,ia mendapat kabar kalau Sandy mengalami kecelakaan. Tae-Woo dan Hyun-Shik pun langsung berangkat ke Indonesia untuk melihat keadaan Sandy. Setelah sampai di Indonesia,mereka berdua langsung menuju ke rumah sakit dimana Sandy dirawat. Saat tiba disana,mereka bertemu dengan kedua orangtua Sandy dan ternyata kedua orangtua Sandy todak menyalahkan Tae-Woo atas meninggalnya Lisa. Selama di Indonesia,Tae-Woo selalu setia menunggu dan menemani Sandy sampai dia sadar.
Tujuh bulan kemudian,Tae-Woo mengajak Sandy ke Amerika untuk bertemu dengan kedua orangtuanya. Dan akhirnya Tae-Woo dan Sandy benar-benar menjadi sepasang kekasih,bukan sekedar puar-pura.

Kelebihan :
Sangat romantis dan mengharukan. Cocok untuk menghilangkan kejenuhan dan amanat yang dapat kita ambil adalah kita tidak boleh menyalahkan orang lain atas apa yang terjadi pada kita sebelum kitan mendengarkan penjelasan dari orang tersebut.
Kekurangan :
Ceritanya terlalu rumit dan membingungkan,karena sering flashback.
Profile Image for Indri Octa Safitry.
Author 1 book18 followers
July 1, 2021
4.3 🌟

Yeay finish juga baca novel ini. Kali ini re read versi novelnya. Setelah punya lengkap seri 4 musim

Rasanya masih sama manisnya seperti aku pertama kali membaca saat SMA dulu. Kisah Tae Woo dan Sandy yang berjalan begitu saja. Walau aku udah tau ada twistnya tapi aku tetap menanti. Juga ada beberapa scene yang samar-samar jadi selalu mikir 'abis ini gimana ya?' bahkan aku berpikir 'ah, ternyata scene ini ada di novel ini toh' karena saking udah lawasnya agak lupa pernah baca di mana scene tertentu. Jadi, aku tetap excited baca novel ini

Emang sih, novel ini manis beda dengan novel seri 4 musim lainnya. Ini novel pertama seri 4 musim yg terbit setelah ku runut. Aku menyayangkan kuliah Sandy yang tidak dijelaskan ambil jurusan apa? Juga kegiatan kampusnya yg hanya sebagai tempelan aja. Justru lebih terlihat sebagai pekerja di butik mister Kim. Tapi, baca novel ini emang ringan dan page turned jadinya nggak butuh lama aku menghabiskan bacaan ini
Profile Image for Karina.
171 reviews32 followers
October 13, 2020
Setelah bertahun-tahun baru membaca ulang buku ini lagi, saya gak menyangka kalau saya akan tetap suka sama ceritanya. Summer in Seoul ini masih terasa semanis waktu pertama kali saya baca, meski memang, ada beberapa poin yang lebih saya perhatikan sekarang:

1. Gaya bertutur Ilana Tan masih memikat, mirip bahasa terjemahan. Tapi ada beberapa konteks yang menurut saya agak sedikit... berlebihan (walaupun pas SMA menurut saya oke-oke aja), kayak misalkan penggunaan kalimat 'Mendadak Tae-Woo merasa susah bernapas', padahal Sandy cuma bilang mungkin dia masih menyimpan perasaan ke mantannya. Memang gak mengganggu banget, tapi bagian-bagian kayak gitu sengaja saya percepat bacanya supaya gak mempengaruhi momen-momen lain yang menurut saya manisnya pas.

2. Malam sewaktu apartemen Sandy kebakaran, bukannya Lee Jeong-Su seharusnya ada di sana? Dia sempat bilang kalau dia mau nungguin terus sampai Sandy buka pintu, kan? Mungkin, dia pulang kali, ya. Capek nunggu lama-lama.

3. Menurut saya, puncak konfliknya bisa lebih dikembangkan sedikit lagi biar lebih gereget. Soalnya bagian ini terasa singkat banget, dan penyelesaiannya pun terkesan agak mudah.

Meski begitu, terlepas dari ketiga poin di atas, saya menikmati buku ini banget. Penggambaran latarnya memang masih terkesan asal tempel alias kurang dideskripsikan, tapi dari segi plot cerita, menurut saya buku ini sudah rapi dan oke. Tokoh-tokohnya pun sudah dikembangkan dengan cukup baik. Kehadiran Kang Young-Mi sebagai sahabat Sandy juga menurut saya pas banget. Saya bahkan sejujurnya cukup suka sama karakter Mr. Kim, dan sempat berharap kalau doi bakal dikasih peran lebih.

Kesimpulannya, saya memang masih suka buku ini. Kebetulan-kebetulan yang terjadi memang agak terlalu banyak, tapi buat saya hal itu gak masalah. Dan kalau ditanya, apa suatu hari saya akan reread buku ini lagi, jawaban saya adalah: tentu saja. Baca buku ini menyenangkan banget. Ditambah, ada perasaan nostalgic yang kental karena sewaktu masih SMA dulu, ada masanya ketika saya keranjingan mengulang buku-bukunya Ilana Tan. Hal itu jelas banget merupakan poin plus.
Profile Image for Hanifah.
6 reviews
July 13, 2012
Jung Tae-Woo penyanyi Seoul yang comeback setelah kejadian yang memilukan dalam karirnya sebelumnya malah dihadapkan & diingatkan kembali kepada kejadian tersebut namun dengan hal dan situasi yang berbeda, yaitu cinta. Dan cinta itu adalah Sandy.
Menurut saya, cerita dan alurnya menarik dan unik dengan cara bertemu yang tak biasa dan berujung pada pekerjaan sebagai fotomodel yang berpura-pura menjadi pacar sang artis. Meskipun sudah bisa ditebak, tapi saya menikmati sekali ceritanya, keunikan, dan kekonyolan hubungan dari kedua insan tersebut.
Meskipun saya tidak begitu menyukainya namun kemunculan tokoh mantan pacar Sandy bisa menjadi bumbu-bumbu dalam cerita tersebut. Selain itu juga adanya kebetulan Young Mi melihat akting Sandy di televisi menurut saya oke lah bisa hehe.
Namun, untuk kejadian empat tahun lalu yang memilukan itu jujur tidak terlalu bisa ditebak karena menurut saya penulis hanya memberikan clue yang sedikit dan kabur. Tapi, menurut saya hal tersebut pas dengan memberikan clue kabur dari awal namun kejelasan di tengah kebelakang karena tidak membuat saya kehilangan momen hubungan Jung Tae-Woo dan Sandy tanpa dibayangi masa lalu.
Yang terakhir, meskipun belum sempat saya duga, ternyata Ilana Tan juga membawa hal yang membuat buku ini menjadi nyata. Dengan adanya kematian Lisa, lalu Sandy yang kecelakaan, akhirnya membuat saya langsung berpikir bahwa yes, Ilana Tan berarti memang akan memberikan hal-hal semacam ini di buku-bukunya. Fyi, saya membaca Autumn in Paris duluan sebelum novel yang menjadi seri kesatu ini.
Menurut saya ada kecenderungan berupa fan fiction sih kalo tentang artis-artis gini, tapi penulis bisa menjadikannya berbeda dan lebih. Ringan & romantis. Dan nyata.
9 reviews
January 28, 2011
Buku pertama dari seri musim Ilana Tan sekaligus buku terakhirnya yang saya baca. Saya.. suka banget! Ceritanya manis sekali, dan saya sangat menyukai karakter Sandy. Tipe gadis yang kalem dan tenang, tapi bisa juga terlihat begitu manis dalam balutan cerita yang dikemas oleh Mbak Ilana. Terus, saya cinta Jung Tae-Woo! Betapa karakter si cowok membekas di hati saya. Bagaimana perhatiannya dia, bagaimana cara dia menyatakan perasaan, bagaimana dia memperlakukan Sandy, bagaimana dia mengatasi masalah, bagaimana dia menyanyi, bagaimana dia kesal... semuanya sungguh saya suka. Membaca cerita ini, sungguh membuat saya senyum-senyum sendiri. Saya tidak bohong, ini serius. Dan lagi saya juga tidak gila. Buku ini menurut saya adalah kebalikannya AiP, yang bisa membuat saya menangis. Tangisan saya dihempaskan disini, dan senyuman-senyuman liar malah hinggap ke bibir saya. Jung Tae-Woo resmi saya anggap sebagai karakter cowok terfavorit dari empat seri musim Mbak Ilana. Dia manis sekali, dan omong-omong, saya mau lho jadi angka sembilannya :3

Yah, ceritanya tentang bagaimana Sandy, gadis blasteran Indonesia-Korea, yang terjebak dalam kisah hidup Jung Tae-Woo, penyanyi tampan yang terkenal. Bermula dari perasaan bohongan, berakhir pada perasaan nyata. Namun kisah cinta mereka tak semudah yang dibayangkan. Banyak konflik, dan terutama kisah beberapa tahun lalu yang masih membekas dalam ingatan keduanya. Cerita ditutup dengan amat sangat manis. Terutama di bagian epilog. Saya.. suka banget (udah dua kali ngetik kayak gini)!

Wajib baca bagi para remaja pencari cinta (apa-apaan, sih)!
Profile Image for Sinusitis.
5 reviews2 followers
Read
January 7, 2009
buku ini bagus sebetulnya, dari temanya, etc.

hanya satu kekurangannya. penulisnya kurang mendalam dan mendetail dalam melukiskan segala sesuatu. misal dalam melukiskan hubungan antara Tae Woo dan Soon Hee, melukiskan situasi, etc.

andai hubungan antara kedua tokoh utama bisa dilukiskan lbh mendalam & mendetail lagi, this book will be perfect.

intinya, yg dilukiskan disini hanya "garis besar" hubungan mereka berdua saja.
Profile Image for Leila Rumeila.
999 reviews28 followers
August 6, 2023
1st read lupa baca kapan, in between JHS and SHS.
3⭐ as a whole story.

2nd read August 2023.
Actual 3.5⭐
Masih lebih suka ini sedikit dibanding Autumn in Paris.
AiP terlalu gloomy vibenya. SiS ini lebih cheerful and ada fun-nya dibanding AiP.

*Listened the audiobook by Storytel*
Profile Image for Thifa Lathifah.
163 reviews
July 23, 2016
Re-read gara2 udah mulai lupa ama ceritanya. Jadi pas baca lagi rasanya mirip kayak pertama kali baca XD
Profile Image for Alma (Diary of a Booklover).
65 reviews45 followers
December 23, 2015
Hm... This book made me very very happy, but I felt like the quality of the content isn't that great. It reminded me soo much of fanfiction that I can't take it seriously as a book.
Profile Image for athiathi.
367 reviews
August 7, 2022
"Kau akan baik-baik saja. Percayalah padaku."

AKHIRNYA SELESAI!
Oh astaga, aku rasa.. aku kembali dibuat jatuh cinta dengan karya Ilana Tan.

Saat membaca novel ini, awal-awal aku cukup bingung. Aku sadar bahwa alurnya lumayan cepat karena bukunya sendiri tidak terlalu tebal.

Meski begitu, ketika konflik sudah muncul ke permukaan, emosiku sukses dipermainkan. Benar-benar luar biasa! Aku terharu, senang, sedih, pun bahagia.

Menurutku juga, novel ini punya beberapa bagian yang mengagetkan! Aku tidak percaya kalau akan sampai ke situ. Namun, itulah yang membuatnya berkesan.

Sandy dan Tae-Woo, mereka begitu manis. Aku tak henti dibuat berdebar. Kehangatan mereka seolah menyelimutiku di sela-sela waktu yang melelahkan.

Aku sangat menikmati buku ini!
1 dari 4 buku untuk series ini telah kuselesaikan.
Kalau begitu, terima kasih dan sampai jumpa 💛✨
Profile Image for Yusda Annie.
221 reviews32 followers
February 27, 2021
DONE!! 3 ⭐⭐⭐

- sbg novel debut Ilana Tan, buku ini mayan oke. Meski supertelat bacanya tp asiknya ttp kerasa, lucu dan gemes. Meski menurutku masih kerasa instalove dan 50an halaman jelang endingnya serasa kehilangan irama(?), tp tetep #SummerInSeoul kurekomendasikan buat yg suka bacaan ringan. Kalau boleh bilang, aku lbh suka SIS ini ketimbang TSAI.. 🤞✌️💛✨
Tapi beneran, novel ini memulihkan moodku yg sempat anjlok.. Suka Jung Tae Woo dan Sandy.. 🥳✨🙌
Profile Image for Caca.
106 reviews1 follower
April 13, 2025
13 years old me would be happy reading this untuk dibaca diumur yang sekarang rasanya malah cringe dan sorry banget ini terlalu klise malah jatuhnya kayak ffn korea yang aku baca pas lagi demam kpop sandy definitely so y/n coded mungkin ekspetasi aku aja yang ketinggian karena ini opening book aku buat season series ilana yang terkenal dan ternyata gak cocok di aku dan selesaiin ini buku butuh pengorbanan banget.
Profile Image for Bunga ✿.
185 reviews11 followers
December 15, 2021
Kayaknya ngga bakal jadi favoritku di series ini, tapi tetap sukses bikin baper hahahah :')
224 reviews
September 7, 2010
Sudah di posting di http://sinopsisuntukmu.blogspot.com/2...

Jung Tae-Woo seorang penyanyi muda yang terkenal di Korea Selatan. Setelah 4 tahun menghindari showbiz, ia kembali muncul untuk meramaikan dunia entertainment. Sambutan penggemar tetap antusias seperti dulu. Namun, media massa malah menggosipkan dirinya gay karena tidak pernah terlihat bersama seorang wanita. Untuk membantah gosip tersebut manajernya menyusun ide untuk membuat Tae-woo terfoto bersama wanita dalam kencan rahasia. Pertanyaannya adalah, siapa wanita yg mampu memoranda gadis misterius Tae-woo?

Sandy a.k.a Han Soon-hee gadis blasteran Indonesia-Korea kebal sama sekali dengan pesona Tae-woo sebagai seorang penyanyi yg begitu dikagumi banyak orang. Secara kebetulan, ia bertemu Tae-woo karena handphone mereka tertukar. Kemudia, terfoto oleh paparazzi dan timbul gosip baru bahwa dia pacar Tae-woo.

Pekerjaan Sandy di butik membuatnya harus bertemu dengan Tae-woo. Tanpa basa-basi, Tae-woo memintanya untuk berperan sebagai kekasih rahasia di foto. Dengan mudahnya Sandy setuju asalkan wajahnya tidak kelihatan. Seharusnya Tae-woo curiga karena Sandy cepat menyetujui permintannya. Padahal masa lalu mereka berdua berkaitan erat.

Judulnya Summer in Seoul. Wah… Tumben nih ada novel Indonesia yg cerita ttg korea selatan. Mengambil setting di korea selatan, tempat gelombang Korean wave berasal cukup bikin aku berimajinasi ttg Kdrama. Jarang bgt aku nemuin org yg bikin cerita seperti ini. Selain quavi dgn Seoul Cinderella dan Marrying AIDS sama sapa-tuh-namanya-anak-lautan-pokoknya yg ngarang cerita dgn imajinasi Jae-hee dan yg jadi chun-hyang tokoh2nya.

Ga pikir panjang seperti biasanya, aku beli nih novel barengan ma Kung Pao Chicken Love oleh La Mian di bukukita.com bulan lalu. Jadi penasaran, Sandy yg blasteran Indo-korea hasil nyatanya gmn ya? Keseluruhan, ide ceritanya bagus. Tapi gampang ditebak. Dari konfliknya yg ada kurang seru menurutku. Karena baca novel ini rasanya sama seperti nonton Kdrama. Nggak beda jauh.

Tapi jalinan kisah antara Tae-woo dan Sandy diceritakan dengan halus dan menarik. Awalnya aku malah ngira Sandy bakaalan suka sama Hyun-shik manajer Tae-woo tapi ternyata nggak. Trus ada konflik antara Sandy sama mantannya si Lee Jeong-Su dan pacar barunya di masa lalu, namun masih tepercik secuil ke permukaan. Lalu sikap Tae-woo yg super romantis dgn ngerayain ulang tahun Sandy sambil nyalain kembang api dsb. Whuuiiih… drama bgt!!

Dan satu lagi, novel ini berhasil menjadi sumber inspirasi quavi buat nyelesain novelnnya Seoul Cinderella. Sukses buat quavi :D
Profile Image for Fikriah Azhari.
362 reviews147 followers
August 2, 2024
“Kalau suatu saat nanti kau rindu padaku, kau mau memberitahuku?”
“Kenapa aku harus memberitahumu?”
”Supaya aku bisa langsung berlari menemuimu.”


actual rating: 4.5/5

Rasanya menyenangkan bahwa bahkan setelah bertahun-tahun, aku masih tersipu saat membaca Summer In Seoul. Baca ulang buku ini dalam rangka nungguin buku baru Ilana Tan yang katanya udah coming soon (semoga beneran tahun ini).

Selain memang buku pertama dalam Tetralogi 4 Musim, Summer In Seoul juga merupakan novel pertama yang kubaca, yang membuatku menyadari membaca buku menyenangkan, dan seingatku, sejak saat itu aku menjadikan Ilana Tan penulis favorit yang karyanya tidak pernah kulewatkan.

Summer In Seoul mengisahkan Jung Tae Woo yang meminta Sandy untuk menjadi pacar pura-puranya setelah rumor menimpanya tepat ketika dirinya akan comeback setelah 4 tahun. Bermain dengan media dan penggemar untuk menyajikan hubungan private-but-not-secret, Jung Tae Woo justru tidak menyadari bahwa dirinya sudah terlalu jauh terikat dengan gadis itu—bahkan sebelum mereka benar-benar bertemu, tanpa dirinya ketahui.

Membaca #SummerInSeoul saat ini seperti masuk ke sebuah ruang nostalgia. Mengingat buku ini pertama kali terbit di 2006, hal-hal seperti tabloid (sekarang kayaknya lebih sering disebut majalah ya), handphone flip, CD (yang kalau sekarang lumrahnya disebut album kali ya bagi para penggemar Korea), benar-benar seperti kembali ke masa lalu! Mungkin di satu sisi juga aku seperti kembali melihat sosokku ketika dulu pertama kali membaca buku ini.

Aku masih mendapati diriku tersenyum di setiap dialognya, narasi luwesnya, dan karakter yang membuatku ikut jatuh cinta! Tipikal bacaan ringan tidak bertele-tele yang tidak butuh waktu lama untuk diselesaikan. Terus excited juga waktu "ketemu lagi" sama Danny Jo dan Tara Dupont! Memang selalu menyenangkan menemukan rajutan benang merah Ilana Tan di setiap bukunya. Sepertinya aku perlu mengagendakan re-read keseluruhan seri ini.
Profile Image for Neta.
5 reviews
December 6, 2010
Kisah dimulai saat Sandy alias Han Soon-Hee, gadis blasteran Indonesia-Korea yang sedang berbelanja di sebuah toko, mendapati ponselnya tertukar dengan salah seorang pengunjung. Sandy segera mengembalikan ponsel itu dan menyadari bahwa ponselnya tertukar dengan Jung Tae-Woo, seorang penyanyi muda terkenal Seoul yang muncul kembali setelah empat tahun menghindari dunia showbiz.

Setelah insiden itu, mereka terus berhubungan karena Tae-Woo yang tengah digosipkan gay menyusun rencana bersama managernya, Park Hyun-Shik, untuk berfoto bersama Sandy sebagai kekasih rahasianya. Tanpa ragu, Sandy menyetujuinya asalkan wajahnya tidak terlihat.

Hari-hari musim panas sebagai “kekasih” Jung Tae-Woo dimulai. Hubungan keduanya semakin erat terutama saat apartemen Sandy terbakar. Jung Tae-Woo menyelamatkannya dan meminta Sandy untuk tinggal di rumahnya sampai Sandy mendapatkan apartemen baru.

Sementara itu, wartawan terus mencari berita tentang hubungan Tae-Woo dengan Sandy. Akhirnya diketahui bahwa Sandy adalah adik dari seorang penggemar Tae-Woo yang meninggal empat tahun lalu pada saat jumpa penggemar. Media menyebutkan bahwa Sandy hanya ingin membalas dendam terhadap Jung Tae-Woo sementara Jung Tae-Woo hanya ingin meminta maaf kepada Sandy atas insiden itu. Situasi semakin rumit ketika salah satu dari mereka mengalami kecelakaan lalu lintas dan tidak sadarkan diri.

Secara keseluruhan, novel ini sangat baik, namun tahapan penyelesaian konflik tidak diceritakan secara rinci.

tp tetep ajah nih novel mbuat aku snyum senyum sndiri ,wkk
Profile Image for el.
69 reviews47 followers
May 2, 2018
"Dalam bisbol ada sembilan pemain. Kurang satu saja tidak bisa. Sembilan artinya lengkap. Kenapa aku menyimpan nomor Sandy di nomor sembilan? Itu karena kalau ada dia, aku baru merasa benar, merasa lengkap. Dia nomor sembilanku."
—hal. 276

Han Soon-Hee—atau Sandy— dan Jung Tae-Woo bertemu karena insiden ponsel yang tertukar. Mereka kembali bertemu di butik Mister Kim—butik tempat Sandy bekerja. Setelah menghilang dari dunia hiburan, Jung Tae-Woo yang hendak mengeluarkan album terbarunya sedang digosipkan seorang gay akhirnya meminta tolong Sandy untuk menjadi pacarnya dalam foto. Ia butuh bantuan Sandy untuk menepis gosip yang ada.

Sandy pun setuju membantu karena ia penasaran pada Jung Tae-Woo. Insiden yang terjadi empat tahun lalu membuatnya penasaran pada sosok pria tersebut. Mereka melalui musim panas dengan berpura-pura sebagai sepasang kekasih sambil menyadari perlahan-lahan ada yang berubah pada mereka.

Sebagai buku pertama untuk mengawali seri musim milik Ilana Tan, buku ini bagus dan menarik. Suka dengan ceritanya yang ringan, lengkap dengan ciri khas tulisan Ilana Tan. Ceritanya menjadi manis dan menyenangkan. Sama seperti beberapa buku di seri ini, ada plot-twist berupa kedua tokohnya terhubung lewat kejadian di masa lalu. Aku suka dengan tokoh-tokoh yang ada, meskipun nggak ada yang aku favoritkan karena menurutku semua tokoh yang ada imbang, nggak ada yang mencolok atau mencuri hati lebih daripada lainnya.
Profile Image for Fhily.
Author 1 book44 followers
February 16, 2012
Astaga! saya baru sadar kalau saya sudah lama sedang membaca buku ini tapi saya tinggalkan begitu saja -______-v
sebenarnya ceritanya ringan, gaya bahasanya pun ringan dan gak neko-neko, tapi ._. karena ini berhubungan dengan korea dan saya tidak termasuk orang yang suka mengikuti arus trend korea yang lagi melejit untuk kalangan anak muda belakangan ini. Jadi saya kurang 'ngeh' dengan istilah-istilah dan nama-nama korea yang ada didalam novel ini ;_; terasa asing :O
Bagian yang saya suka itu malah yang akhir-akhir, apalagi yang dibagian sini:

“Anak bodoh. Kenapa menangis?” tanya Jung Tae-Woo sambil menghapus air mata di pipi Sandy dengan jarinya.
Sandy tidak tahu harus menjawab apa. Ia diam saja sambil memandangi wajah laki-laki di depannya.
Jung Tae-Woo menatapnya lurus-lurus. “Aku mencintaimu.”
Sandy tidak tahu bagaimana menggambarkan perasaannya saat itu. Yang ia tahu pipinya terasa panas, air matanya kembali mengalir, lalu Jung Tae-Woo mencondongkan tubuh untuk menciumnya.


kayaknya so sweet gitu deh :3
Sebenarnya mau ngasih bintang 3,5 (?), cuma karena banyak yang berbau korea dan saya kurang mengerti jadi tak kasih bintang 3 hehehe :)
Profile Image for Tien.
2,275 reviews80 followers
March 2, 2019
2.5 years ago I read Autumn in Paris which is actually the second book in this series and was absolutely heartbroken. It broke me so bad that I've been hesitating about reading other books by this author. It's time though and I'm glad I did! There were moments when I thought this would end with me sobbing my heart out again but I'm very happy to say that this book was a balm! If you're thinking of reading this series, I'd recommend book 2 first so you have something lovely to look forward to. I've yet to read books 3 & 4 so I may yet come back to revise this review ;)

Once again, I'd recommend this book to fans of J/K-dramas because sooo many moments in this book which were just,'oh, of course, there are only 2 of them at the restaurants' or 'ah, fireworks specially arranged by the guy' etc. Yeah, corny but it's that time of the month so I'm indulging and was happily satisfied. A cute romance with lots of fangirling over K-stars ;p

PS: This book is actually in Bahasa Indonesia but my language skill does not allow me to fluently review this book in same language - apologies.
Profile Image for Nnurull Ceemandjhaatetapdadiihtinx.
2 reviews6 followers
Want to read
April 25, 2011
Mulanya ponsel yang dimiliki Jung Tae-Woo tertukar dengan ponsel Sandy alias Han Soon-Hee, Sandy alias Han Soon-Hee panik,karena disamping dia mempunyai banyak masalah ponselnya pun tertukar dengan seorang laki-laki yang tidak ia kenal. Akhirnya ia memutuskan untuk mengambil ponselya ke rumah laki-laki itu. Setelah ia mengambil ponselnya,laki-laki itu bersama temannya Park Hyun-Shik mengantarnya ke halte untuk pulang.

Jung Tae-Woo adalah penyanyi muda terkenal di Seoul yang muncul kembali setelah empat tahun menghindari dunia showbiz. "Aku hanya ingin memintamu berfoto denganku sebagai pacarku," kata Jung Tae-Woo pada Han Soon-Hee yang ada di hadapannya itu.
Sandy alias Han Soon-Hee adalah gadis blasteran Indonesia-Korea yang sudah mengenali Jung Tae-Woo sejak awal, namun sedikitpun dia tidak terkesan.

Awalnya Jung Tae-Woo tidak curiga kenapa Sandy langsung menerima tawarannya. Sementara Sandy hanya bisa berharap ia tidak akan menyesali keputusannya terlibat dengan Jung Tae-Woo. Hari-hari musim panas sebagai "kekasih" Jung Tae-Woo dimulai. Perubahan rasa itu pun ada. Namun keduanya tidak menyadari kebenaran kisah empat tahun lalu sedang mengejar mereka.
Displaying 1 - 30 of 762 reviews

Join the discussion

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.