Ini memang hanya serial pendek. Kuroto sensei seolah memang ingin lekas berpisah dengan Endo kun :-/ Di jilid ini muncul satu tokoh sentral, Teruo yg hobi bikin kostum. Namun apa daya, seolah kehilangan jalan cerita, karakter ini tidak begitu berkembang. ARtwork Kuroto sensei cukup baik. Terutama kita bisa merasakan betapa resenya Endo dan lempengnya Kawauchi ^^ Namun sayangnya, dengan jatah dua jilid, pengembangan cerita terasa stack dan dipaksakan segera tamat sehingga di akhir unsur humornya tak bisa dikawal lagi.
Akhirnyaaaa selesai jugaaaa... Rasanya ngerjain ini lamaaaa banget... Salah sih, soalnya ngerjain naskah ini (yang dialognya berlimpah-ruah) dibarengi dengan naskah shojo yang dialognya sama berlimpah-ruahnya... ||orz
Terus! Kenapa! Salah satu tokoh penting malah baru dimunculin di pertengahan akhir jilid terakhir!?? Si tukang kostum itu! Padahal dia lucu, tapi karakternya jadi gak jelas saking mepetnya dimunculin... Uuurgh... Sayang banget, komik ini jelas terlihat terlalu terburu-buru ditamatin. Padahal satu jilid lagi masih oke, lah. Seenggaknya ke-5 tokoh sentralnya bisa dikembangkan lagi. Terus... sama romance-nya! Ugh, nangguuuung bangeeettt... (Gie, yang udah bikin "kapal-kapal" sendiri hanya dalam 2 jilid).
Endo cowok SMA yang bercita-cita menjadi Artis Hollywood, Ia berlatih akting dengan melibatkan (mengganggu) seisi sekolah.
Tingkah Endo semakin menjadi-jadi. Di awal chapter si calon artis papan atas sudah menyusahkan si sutradara, kapten bahkan guru, dengan peran akting yang aneh-aneh.
Tapi tanpa disangka, muncul karakter yang mampu membuat si Endo jengkel HAHAHA 😈 (evil laugh). Tejima, fans berat Endo yang suka diam-diam menjadi Paparazi (penguntit) memotret Endo.
Aku suka art karakternya terutama kapten, sebagai satu dari dua karakter yg normal. Untuk komedi aku kurang dapat kesan lecu dari karakter Endo sendiri.