Meski nggak cantik-cantik amat, Nyx selalu mendapatkan cowok yang populer dengan taraf kegantengan dan ketajiran di atas rata-rata. Seperti cerita di negeri dongeng, kan? Fenomena ini yang membuatnya dibenci oleh anak-anak cewek di sekolah.
Gosip-gosip buruk tentang dirinya terus bertebaran, apalagi kali ini cowok itu Adi. Lelaki blasteran itu dikenal supertajir dan cool! Nyx nggak nyaman dengan semua komentar negatif teman-teman. Namun, untuk mengakhiri hubungan dan menjadi gadis penyendiri, Nyx juga merasa sayang. Ini benar-benar membuatnya frustrasi.
Bisakah Nyx mengabaikan segala permusuhan dari teman-teman dan lebih mementingkan perasaan? Apa Adi memang seberharga itu untuk ia perjuangkan?
Tadinya mau buat genapin bacaan tahun kemarin jadi 50 buku, tapi ternyata ketiduran haha. Jadi teringat sama artikel cewek di majalah CosmoGirl! yang padat dengan awareness akan stigma dan kepercayaan diri perempuan, sahabat suportif, plus dreamy (and rich) boys. Dari sisi fiksinya, inginnya sih bisa lebih mengenakan sepatu tokohnya biar merasakan sendiri alih-alih dijelaskan lagi oleh narator. Gaya bahasanya sangat santai, dan jumlah halamannya yang sedikit makin melancarkan minat baca. Momen-momen atau adegan Nyx lebih banyak diisi dengan dia dan orang lain (mama, Rosi, Adi, Mirza), jadi penasaran juga gimana dia sebenarnya kalau lagi sendirian dengan pemikirannya. Tokoh-tokohnya woke (complimentary) dan bisa jadi contoh buat target pembaca buku ini. Dan tidak perlu pedulikan ilustrasi sampulnya karena deskripsi fisik tokohnya bukan seperti yang digambarkan di situ 😅