Des reliques d'or, des pierres précieuses, des pièces d'argent..., commente le guide. Le seigneur de Roquépine reçut ce trésor en dépôt et l'enfouit dans une cachette connue de lui seul. Hélas ! il emporta son secret dans sa tombe... " " Wouf ! " fait Dagobert, réprobateur. Claude et ses trois cousins sont fascinés par ces explications. Venus visiter les ruines de Roquépine, les voici entraînés dans une passionnante chasse au trésor...
Great trip down memory lane. I owned a few of these Claude Voilier Famous Five continuations when I was a child and I feel as nostalgic for them as for the Enid Blyton originals.
The Five look for treasure missing from the time of the suppression of the Knights Templar. They have run ins with a pair of men who are also searching and go so far as to cut brake cables and cast boats adrift to stop the children.
Good fun. Would have liked a final showdown after the Five had found the treasure. They also did not drink enough ginger beer. But hey this one was written in the 70s and translated in the 80s so...
This story is very reminiscent of the original Blyton novels, with the Five finding themselves falling unexpectedly into a mystery and using their passion, will and appreciation of adventure to ultimately save the day, taking on both the mystery and older, smarter and stronger antagonists.
Overall, a delightful journey with the five that truly feels like a continuation of the original Blyton stories.
Seperti biasa, lima sekawan versi Claude Voilier ini lebih sederhana dan tidak detil ala versi aslinya. Kegiatan berlibur mereka dan orang tua George hanya menjadi latar belakang yang disebut sekilas, dibanding versi Enid Blyton yang ada detil aktifitas mereka. Bibi Fanny hanya dapat porsi satu kalimat saja sepanjang buku :D.
Ceritanya mulai seru ketika mereka terjebak di gua, sayang akhir ceritanya terlalu tiba-tiba, kurang epilog gitu deh.
Always enjoy a good treasure hunt with the Five. They did get themselves in a spot of trouble at the end but as always they got themselves out of it and found the treasure at the same time. All’s well that ends well!
This entire review has been hidden because of spoilers.
Sejujurnya ini karya Enid Blyton yang pertama kali saya baca. Telat ya? Tapi ga masalah lah ya. Nah, membayangkan kalau kisah ini benar-benar ada di dunia nyata.. ga usah anak-anak, buat orang dewasa juga seru ini mah. Bacaan ringan tapi seru. Sederhana tapi ga sesederhana itu juga ternyata. Sayangnya saya merasa kurang berkenan dengan diksi yang dipakai saat tokoh mencela/mengumpat. Menurut saya terlalu kasar untuk dibaca anak-anak dan karena itu akhirnya jadi pikir-pikir mau pinjamkan buku ini ke keponakan. Meski demikian sepertinya saya akan tetap kasih buku ini untuk mereka baca tetapi, dengan pendampingan. Oke, saya mau baca karya Enid Blyton yang lainnya :)
buku ini adalah perkenalan pertamaku dengan enid blyton, buku yang sudah lusuh dan menguning, terbitan lama dari penerbit gramedia.. menceritakan tentang persahabatan 5 sekawan (julian, dick, anne, george serta anjing mereka timmy) untuk menemukan harta karun rokwell yang tersimpan berabad-abad tahun yang lalu.. bahasa dalam buku ini sangat sederhana dan mudah dimengerti,mengantarkan kita masuk ke dalam petualangan lima sekawan tersebut, tentunya buku ini sangat asyik dibaca :D
Bagi generasi 80an pasti mengenal serial yang hebat ini,selalu ada petualangan baru dengan setting tempat yang berbeda,sangat deskriptif hingga terasa ikut berpetualang bersama "Famous Five" ini. Setiap ke Gramedia dulu, uang tabungan selalu saya pakai untuk membeli serial ini. Saya kira akan sangat bagus dan prospektif bagi penerbit Gramedia untuk re-release serial ini, ceritanya masih update kok buat anak-anak remaja sekarang...
Aku bacanya udah lama, waktu SMP kalo ga salah, tapi karya-karya Enid Blyton itu karya-karya spektakuler yang mendorong aku baca cerita-cerita (novel) petualangan dan detektif :) The Famous Five is one of the must-read-before-you-die series, cerdik sekali :)
Kubaca buku ini 15 tahun yang lalu, di sudut perpustakaan yang penuh dengan tumpukan buku. Sebuah buku kecil yang seukuran dengan telapak tanganku. Kisah pemberani sekelompok para remaja. Sedang dia di sana, dengan sweater ungunya.