Webnovel Naver Terpopuler #1 tahun 2018 Webnovel Naver genre romance Terlaris #1 tahun 2018
Apa yang akan kaulakukan jika kau diberi kesempatan kembali ke masa lalu? Apakah kau akan berusaha mengubah masa depan demi menyelamatkan nyawa seseorang?
Lee Yeon-woo berharap setelah ia dan Kang Seon-jae memutuskan menjadi suami istri yang sesungguhnya dan tidak akan bercerai, ia bisa menyelamatkan suaminya dari takdir yang kejam. Namun, ada beberapa hal yang terjadi di “masa depan lain” masih terjadi sekarang. Jadi, Yeon-woo belum boleh lengah.
Seakan usaha melawan takdir saja tidak cukup, Yeon-woo dan Seon-jae juga harus menghadapi ancaman dan mimpi buruk dari masa lalu. Apakah perkawinan mereka bisa bertahan melewati semua rintangan takdir? Apakah mereka bisa mendapatkan akhir yang bahagia selama-lamanya?
Melanjutkan buku pertama yang menggantung banget endingnya. Buku kedua ini lebih banyak menunjukkan penyelesaian permasalahan kedua tokoh utamanya yang sebagian besar ada di masa lalu. Juga menjawab banyak banget pertanyaan yang dilontarkan di buku pertama.
Perkembangan tokoh yang paling terlihat adalah Yeon Woo. Yang awalnya terlihat pemalu, penakut kini jadi lebih berani dan mulai melawan orang-orang yang menindasnya. Karena ada sedikit unsur fantasy-nya juga disini jadi memang agak tidak biasa beberapa penyelesaiannya.
Cerita yang bagus sih menurutku dan tidak sabar melihat webtoonnya karena sampai sekarang sih tidak melenceng jauh.
Yang dilakukan Yeon-Woo ketika kembali ke kehidupannya saat Seon-Jae, sang suami, masih hidup, adalah untuk membuat kehidupan Seon-Jae berakhir bahagia, alias tidak meninggal. Seon-Jae meninggal dunia tertabrak bus di depan mata Yeon-Woo setelah mereka resmi bercerai. Yeon-Woo tidak bisa menghilangkan rasa bersalah di hatinya saat Seon-Jae meninggal ketika berusaha untuk menyelamatkan cincin perkawinan mereka yang menggelinding ke tengah jalan. Yeon-Woo heran, mengapa Seon-Jae masih mempertahankan cincin pernikahannya padahal mereka telah bercerai? Bahkan, yang membuat Yeon-Woo semakin sedih adalah ketika ada kiriman bunga di hari ulang tahunnya. Ternyata, Seon-Jae telah memesan bunga tersebut dari jauh-jauh hari sebelum kematiannya. Maka, saat Yeon-Woo berhasil kembali ke masa berbulan-bulan lalu ketika ia mengajukan cerai kepada Seon-Jae. Yeon-Woo bertekad akan menolong Seon-Jae agar tetap hidup.
ᵣₑᵥᵢₑ𝔀
Sebuah romance ala Korea yang menurutku membawa angin segar ke dalam konflik permasalahannya. Di dalam buku ini tidak ada miskomunikasi apalagi drama mertua jahat. Semua karakter di dalam buku ini loveable, kecuali beberapa karakter saja yang memang mendapat porsi antagonis di dalam buku ini. Kalau kalian menyukai cerita romance dengan kehidupan keluarga yang harmonis, kalian harus coba baca buku ini.
Awalnya aku merasa alasan Yeon-Woo dan Seon-Jae setuju untuk menikah ketika mereka baru saja bertemu terasa sangat terburu-buru. Namun, setelah masuk ke buku 2, barulah di sana aku paham mengapa Yeon-Woo mengambil tindakan segegabah itu untuk menikahi Seon-Jae. Hubungan Yeon-Woo dan Seon-Jae memang sangat dingin. Tidak ada satu pihakpun yang mau maju duluan (sebelum terjadinya kecelakaan). Yeon-Woo sangat penakut dan Seon-Jae lebih ke gemas melihat sikap Yeon-Woo yang penakut sampai mau ditindas. Tapi, saat Yeon-Woo bisa kembali ke masa lalu, Yeon-Woo yang bertekad untuk menyelamatkan Seon-Jae menjadi pribadi yang lebih berani, kuat, dan mandiri. Dari perubahan sikap Yeon-Woo inilah, Seon-Jae pun mulai berubah, dan hubungan mereka pun berubah. Aku senang karena kembalinya Yeon-Woo ke masa lalu tidak terasa sia-sia.
Hubungan Yeon-Woo dan Seon-Jae sangat dewasa. Mereka mengomunikasikan hal apapun terhadap satu sama lain. Aku suka dengan karakter Seon-Jae di buku 2. Ia menjadi suami suportif yang selalu mendukung Yeon-Woo tanpa membantunya melalui koneksi yang dimilikinya. Ada kalanya, Seon-Jae menggunakan koneksinya. Tapi, tak jarang juga Seon-Jae membiarkan Yeon-Woo mengambil keputusannya sendiri. Kalian sama sekali tidak akan menemukan drama tidak penting di dalam buku ini.
*𝐏𝐞𝐠𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐤𝐚𝐩𝐚𝐤 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐮𝐬𝐮𝐤 = ungkapan yang berasal dari cerita rakyat yang berarti waktu berlalu begitu saja tanpa disadari
Salah satu momen terbaik di buku ini adalah ketika Yeon-Woo, si Jenius Bodoh, selalu salah mengungkapkan peribahasa Korea. Sampai Seon-Jae berkali-kali harus membenarkan ucapannya 😂. Aku ikut tertawa kecil melihat kelakuan Yeon-Woo yang satu itu, meskipun aku gak paham sama peribahasa Korea.
Cukup banyak momen-momen indah yang aku suka di dalam buku ini, yang akan kubagikan ke kalian dengan cara swipe left aja, ya 😊
Overall, buku ini tuh romantis dan gak bikin stress waktu baca. Tetapi ada beberapa kekurangan yang membuatku gak bisa kasih 5 bintang, diantaranya tarik ulur hubungan Yeon-Woo dan Seon-Jae yang cukup lama sampai bikin buku ini jadi tuebel banget. Aku bukan fans buku romance tebal. Romance 500 halaman aja menurutku udah tebal, apalagi buku ini yang kalau ditotal sampai 899 halaman 😱. Bukunya tidak page turner, membuat progres bacaku jadi lambat. Terakhir, alur time travelnya sulit dipahami alias bikin pusing. Tapi, buatku itu gak terlalu masalah asalkan time travelingnya gak sia-sia. So, 4 stars for this book!
@nebookreview __ Memang yaa... kalau sudah terlanjur jatuh hati, setebal apapun halaman bukunya pasti lebih cepat tuntas dibaca. __ Aku suka cara penulis mengembangkan karakter Yeon Woo, yang semulanya terlihat berusaha menguatkan diri, menyimpan segalanya sendiri, namun akhirnya pertahanan itu pun runtuh. Ia akhirnya berani mengungkap segala perlakuan buruk yang perna dialaminya. Menjadi wanita yang berani dan hebat. __ Lebih suka dengan buku keduanya, karena terdapat lebih banyak hikmah yang bisa dipetik dan beragam konflik di dalamnya. Tidak hanya menceritakan kisah romansa pasutri muda, namun juga mengangkat konflik kejahatan seksual yang dialami Yeon Woo pada masa lalu, di buku ini seolah mengajarkan pembaca bahwa "harga diri wanita itu sangat penting dan harus dijunjung tinggi." __ Menurut aku, keseluruhan alur cerita di novel ini masuk akal terjadi di dunia nyata, tapi kecuali satu. Tokoh Seonjae belum tentu ada di dunia nyata🤭 __ Novel ini seolah diperuntukkan untuk kaum perempuan. Salah satunya memberikan pesan bahwa" Jika kau bertemu orang yang tepat, maka kau akan dijunjung tinggi, dilindungi, dan diperlakukan selayaknya ratu di dalam hidupnya." __ Semua misteri yang ada di buku ini terpecahkan, bahkan diceritakan pula bagaimana kelanjutan kehidupan para tokoh figuran yang ada. Akhir yang manis untuk semua tokoh yang ada. __ Rate: 5/5🤍
A story of a woman who witnessed the sudden death of her recently ex-husband. Then she walks up 100 days before the accident. This story had twists and turns, which I really enjoyed it. Now, there are trigger warnings that I'll add below. The 1st half of the story was interesting, full of mystery and romance. Then, the 2nd half was so engaging and fast-paced. I definitely enjoyed it more than the beginning. This story wasn't perfect. There were things I didn't agree with or enjoyed of the plot. That being said, I am happy I read it, and THE ART WAS BEAUTIFUL! 🫶🏽
Minor Spoilers Everything PG-13 rated ⚠️Trigger Warning ⚠️ ◇Grief ◇Miscarriage ◇Kidnapping ◇Death (car accident, fire) ◇Emotional and Physical Abuse
Content Warning ❤️ ◇Three fade to black scenes of a married couple.
Feeling: B aja. Endingnya oke sih, tp ya begitu aja.
Klo mau fantasy, kenapa ga sekalian fantasinya full sampe si rambut kuning terlahir lg jadi anak mereka? Tp yaudahlah.
Dilihat secara keseluruhan, ML dan FL kita mengalami perkembangan karakter selama cerita. Yaa bagus sih berubah jadi lebih baik, tp si ML anjir horny bet dah. Cape deh dikit2 nyosor dan mau bobo, kek otaknya kemaren2 bisa dikontrol, kenapa skg ga bisaaa.
Yeonwoo sih yg perkembangannya pesat. Berkat spoiler hidup, dia jd lebih berani.
Penasaran kenapa epilognya si Sara begitu ya? Kenapa ngajuin kontrak nikah? Apa karena dia liat Seon Jae berhasil, makanya mau niru?
habis baca yang pertama, aku langsung gas buat baca yang kedua. jujur, buku ini tuh bikin aku mikir pentingnya sebuah komunikasi dalam hubungan. apalagi ngeliat sonjae orangnya diam dan susah ditebak. yeonwoo orangnya juga terlalu bodo amat. tapi, pas yeonwoo tau kalo ada sesuatu yang bikin dia harus pisah sama sonjae dia gamau pisah dan mulai berjuang buat nyelamatin sonjae. nah disini mereka berdua mulai ada perkembangan dan saling intropeksi diri. aku gak nyesel buat kasih bintang 5
Setelah sekian lama akhirnya aku dapat menyelesaikan membaca buku ini haaaa berasa panjang banget deh. Apalagi suka ada pengulangan adegan dengan pov yang berbeda. Juga kadang bingung banget bacanya tiba2 lagi flashback aja atau muncul ke masa depan atau masa kini, bahkan masa lalu. Ga ada pembatas tiap adegan itu muncul. Setelah baca ini ga sabar dengan lanjutan versi webtoon nya.
This entire review has been hidden because of spoilers.
ekhh terlalu banyak spicy scenes :> is it love or lust? i cant tell the difference anymore. Tapi oke lah, cuman plotwistnya agak hah? hah? its always the red string theory :( agak bosan ya dengan plot itu, cm yasudah lah keren cuy ttp!!! cm agak aneh aja pas adegan ranting pohon menolong si cewe (?) i was confuse how to imagine it
Yeon Woo - Seon Jae akhirnya menjadi suami istri yang sesungguhnya. Perjuangan mereka agar bisa mengubah masa depan masih diuji juga dengan orang - orang yang menginginkan mereka hancur. Mereka pantas mendapatkan kebahagiaan yang selama ini mereka upayakan.
Mi webtoon favorito acabó. Lo volvería a leer? POR SUPUESTO. La explicación de todo, el mensaje >>>> Y jamás olvidaré a mi amado 🫶🏻✨️✨️✨️ simplemente perfecto (mi chico ideal 🫣)
Sama seperti buku pertama, syuka saya sama model2 cerita roman macam ini, sweet bikin senyam senyum kayak nonton Drakor. Yang penting terjemahannya enak , enjoy banget bacanya,, Seleraaaa 🙏❤️
Memang agak menyebalkan jika membuat akhir dari buku pertama menggantung ( cliffhanger parah, karena diakhiri pertanyaan). Langsung deh kurobek plastik pembungkus buku dan sikat baca. Oh ternyata, ini toh alasannya...
Karena di buku kedua ini mulai major topic banget. Menyadarkan kita world building novel ini bukan abal-abal, melainkan fantastis dan menyentuh!
"Ok Seung-hye sangat ahli merajut kebenaran dengan kebohongan. Membentuk sebuah cerita yang bisa dipercaya"
Tiap kali Seung-hye melakukan gaslighting, rasanya pengen saya gulingkan daripada saya yang guling-guling terus. Kelihatan banget dia sudah seperti cacing kepanasan gitu.
Ada banyak pelajaran, tapi inti yang saya resapi adalah tentang keterbukaan yang dapat memberikan sinyal kepercayaan terhadap seseorang. Membuat orang tersebut merasa dihargai dengan merasakan proses penerimaan dan bangkit kembali. Juga belajar tentang cara menghargai diri sendiri.
── ⋅ ⋅ ── ✩ ── ⋅ ⋅ ──── ⋅ ⋅ ── ✩ ── ⋅ ⋅ ──── ⋅ ⋅ ── ✩ ── ⋅ ⋅ ── Re-read 2024: AAA kukira aku bakal cuma skimming, ternyata tetep kubaca seakan bacaan pertama kalinya. Gak bikin bosen konflik dan challenge dari miskomunikasi yang mereka alami. Romance nya masih memiliki efek membuat pembaca berguling-guling hahaha.
When reading the first book and continuing the story like in a television drama. And it really makes me cringe watching it. I think this book is a must for the next kdrama. Because it's that good with a plot that makes you excited