Audri terbiasa hidup aman dalam batasan-batasan yang dibuat ayahnya. Tidak pernah sekali pun terlintas di benaknya untuk membantah. Toh semua batasan itu dibuat untuk kebaikannya sendiri. Setidaknya, hingga dia bertemu Alistair.
Yang diketahui Alistair, tidak ada perempuan yang berhasil membuatnya menggunakan perasaan. Dia menyukai pacar-pacarnya, tapi tidak benar-benar ada yang membuatnya jatuh cinta. Setidaknya, sampai dia mengenal Audri.
Mereka berbeda. Namun, perbedaan itu menyatukan. Melengkapi. Memberi nyaman untuk satu sama lain. Sayangnya, ada satu perbedaan yang coba mereka abaikan. Memberi efek paling besar. Yang pada akhirnya membuat mereka harus memilih.
Alhamdulillah banget aku baca ini sesudah baca Renewed di KaryaKarsa. Soalnya kalau baca ini duluan aku kayaknya baper ke Al-Dri. Awalnya baper, sih. Tapi makin sini aku makin kesel sama Al. Wkwkwk. Apalagi pas tahu di cerita Ares-Kila. Duh makin kesel aja sama ni bocah 2. Tapi yasudahlah yang penting di Renewed aku hepi. Wkwwk.
Tapi overall, aku lega banget sih endingnya realistis dan ngga memaksakan satu sama lain. Aku sebenernya malah lebih baper ke cerita Zac sih di sini. Aku kek sediih banget karena Zac begitu. Kek tetiba kasian ke Tante Gina sama ke Abi. Aku lupa siapa nama suaminya Gina, wkwk.
Terus jujur, aku abis baca ini pengen tahu sih kisah Al gimana. Kisah Dri kan udah ada yak, wkwk.
Overall alurnya seru, ini menceritakan percintaan beda kepercayaan jadi bisa ditebak banget bakal susah buat dua tokoh ini bersama ya. So, ya even di dalam buku pun hal kayak gini susah buat dijalanin, dan ga ada jalan pintas nya. Ending dari buku ini juga open ending, pertama kalinya baca buku dengan ending kayak gini jadi ngerasa oh sesuatu yg baru sih. Halaman dari buku ini juga ga banyak jadi aku ngerasa straight point bacanya.
This entire review has been hidden because of spoilers.