Buku ini dihadiahkan oleh pemimpin rohani saya. Sosok yang sangat saya syukuri ada di hidup saya. Topik buku ini merupakan salah satu yang sangat saya senangi, Roh Kudus. Sejak awal tahun ini, cara saya bersikap dan berdialog dengan Tuhan mulai berorientasi pada peran Roh Kudus. Sosok dalam diri saya yang membantu saya menyetir kehidupan, mencari solusi dalam kesulitan, menenangkan disaat genting, teman, sahabat dalam fase hidup apapun. 9 buah Roh, selalu menggema dalam keseharianku. Gemaan lagu sekolah minggu yang membuat saya sangat mengingat hal ini:
"Kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Inilah buah Roh Kudus mengalir dalam hidupku. Kumau hidup dipimpin Roh Kudus. Setiap hari."
Saya selalu jadikan 9 buah Roh sebagai pokok cara hidup saya.
Buku ini memberikan perjalanan personal dari Pastor Philip Mantofa dalam bersahabat dengan Roh Kudus. Jatuh bangun persahabatan, dan jalinan yang terbangun saat ia berkhotbah. Seperti cara Pastor Philip berkhotbah dan buku lainnya yang sudah saya baca, ia memiliki storytelling yang sangat baik. Itu nilai yang saya tekankan dalam buku ini. Saya sendiri memiliki ekspektasi yang berbeda saat membaca ini. Saya berekspektasi mengenai kajian bagaimana Roh Kudus yang diposisikan sebagai sahabat beroperasi dalam kita, bagaimana relasi kita bertumbuh, dan seluk beluk lainnya. Namun, walau demikian, saya juga mengapresiasi bagaimana buku ini dibentuk seringkas mungkin dengan nilai-nilai yang konkrit juga.
Buku ini menceritakan awal mula penulis mengenal Roh Kudus, berupaya agar Roh Kudus memenuhi hatinya, lalu berlanjut bagaimana ia sekolah "Roh Kudus" untuk mengenal betapa ajaibNya Dia dan tugas-tugas yang harus penulis emban.
Penulis menyisipkan ayat-ayat dari Alkitab dimana sebagian besar ayat-ayat yg diambil tersebut merupakan hasil dari pencerahan selama pembelajarannya bersama Roh Kudus.
Buku yang sangat bagus, namun ada beberapa part yang sebenarnya saya agak skeptis, dan hesitate dengan pendapat penulis, seperti statement dia saat bertemu Lucifer, lalu pendapatnya mengenai Lucifer si Ular Tua yang bersama Hawa yg menurut saya sebagai orang awam masih meragukan...
Ada beberapa part yang saya akui saya merasa terharu dan benar-benar merasakan energi kasih dan ketulusan yang berasal dari penulis hingga menitikkan air mata, dan entah kenapa saya merasa saat penulis menuliskan part tersebut saya yakin ia sempat menitikkan air mata juga...
Akhir kata buku ini memang wajib dikatakan best seller dari Philip Mantofa. Semoga buku-buku seperti ini bisa dibaca oleh banyak orang, terutama orang-orang yang awam mengenai konsep Roh Kudus terutama orang-orang Kristen yg kadang menganggap bahasa roh itu merupakan akal-akalan dan drama sesat gerejawi..
Reread. Always a pleasure and a blessing to read about Christianity and the Holy Spirit. If you want to know more about the Holy Spirit and Its power, do read this book! God bless you❤