Jump to ratings and reviews
Rate this book

Still...

Rate this book
Bima---si cowok macho yang suka panjat gunung---emang terkenal playboy, suka mengintimidasi, dan posesif. Kalau udah naksir cewek, dia langsung ngajak jalan. Nggak peduli tuh cewek naksir dia atau nggak. Dan tanpa bilang cinta, Bima menyatakan Fani sebagai pacarnya.

Fani menerima Bima karena terpaksa. Tapi ketika rasa tertekannya udah di puncak, dia minta putus dari Bima! Jelas Bima nggak mau ngelepas Fani, tapi Fani ngotot. Di saat Fani bebas merdeka, Bima patah hati. Di saat Fani nemuin gebetan baru, Bima merenung. Cowok itu sok tegar, sok baik-baik aja, sok memegang prinsip pantang bilang cinta, padahal hatinya sakit.

Sebenarnya Bima nggak sepenuhnya melepas Fani. Fani juga nggak benar-benar membenci Bima. Ketika di suatu siang Bima ketemu cewek itu, Bima nggak sanggup menutupi kata hatiny"Aku cinta kamu, Fan. Sekarang. Mudah-mudahan sampai nanti....

Di dunia penulisan novel Teenlit, nama Esti Kinasih punya "kekuatan" di hati penggemarnya. Gaya bahasanya yang lincah, serta kisahnya yang romantis dan seru, menjadi pemikat utama. STILL... merupakan kelanjutkan kisah CEWEK!!! yang sudah ditunggu-tunggu pembaca.

224 pages, Paperback

First published January 1, 2006

118 people are currently reading
2212 people want to read

About the author

Esti Kinasih

16 books866 followers
Mantan karyawan sebuah bank ini tidak sengaja menemukan jalan sebagai penulis. Berawal dari hobinya sebagai pecinta alam, Esti sering menyendiri untuk mencari ide dan inspirasi menulis.

Karyanya yang pertama, Fairish, sudah memasuki cetakan ke-10, dan akan disinetronkan oleh TV7.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
1,012 (34%)
4 stars
835 (28%)
3 stars
798 (26%)
2 stars
238 (8%)
1 star
77 (2%)
Displaying 1 - 30 of 180 reviews
Author 2 books13 followers
May 4, 2014
Buat saya, novel Esti Kinasih semuanya keren. Terutama novel Cewek!!! dan Still... yang menjadi sekuelnya.

Tapi saya jauh lebih suka yang novel pertamanya. Di novel ini, pembahasan tentang Bima dan Fani jadi fokus utama. Sedangkan di novel cewek!!! hampir semua tokoh mendapatkan porsi seimbang (walaupun kisah Langen-Rei sedikit punya porsi lebih banyak).

Di sini, diceritakan kalau Fani sudah lelah dengan hubungan sebelah tangan Bima. Dan dengan berbagai macam cara, Fani berusaha lepas dari Bima. Sayangnya, sikap posesif Bima yang berlebihan membuat cowok itu melakukan apa saja untuk tetap mempertahankan Fani.

Buat saya, yang keren di novel ini adalah karakter Bimanya yang benar-benar nyata. Di sini diceritakan dia agak psikopat dan Esti Kinasih menuliskan "kengerian" sisi psikopat Bima dengan sangat nyata :D
Profile Image for Edisty Friskanesya.
176 reviews19 followers
October 27, 2012
lima remaja labil dan satu lagi remaja labil dan semi-psikopat.eh,apa dua ya?
pertamanya saya minta dipinjemin yang CEWEK!!! (yang bagi orang2 the best-nya dari Esti) sama adek saya tapi dapetnya yg ini, yasudahlah..dan ternyata Still... ini sekuelnya Cewek!!! ya. jadilah saya dapet bocoran kisah Cewek!!! yang diringkas sama penulisnya di awal buku ini.
well, mungkin saya yang menua ya. I'm not impressed sama ringkasan Cewek!!! ini. Terlebih saat Langen dan Fani menggunakan rencana cadangan mereka untuk memaksa Rei, Bima, dan Rangga mengaku kalah. mbok ya kalo mau licik, liciknya yang pinteran dikit. masa malah jadi keliatan 'murahan' gitu.. *eh sori ngomel*
tentang Still-nya sendiri, alurnya cepet banget. saking cepetnya perpindahan adegan ke adegan lain bikin saya ngerasa nonton serial FTV daripada Baca sebuah buku. terus...karakter yang pasif kaya Fani cenderung pasraah banget dan yang dominan kaya Langen, Rei, Bima cenderung main ego. hmm...yakin ini tokoh-tokohnya anak kuliahan?
Profile Image for fuhtreh.
99 reviews3 followers
March 29, 2023
(3, 5/5) sumpah aku jg takut sama rei sama bima 😃😃😃😃 gila aja apa ya!! gatau mau ngomong apa abis baca ini intinya campur aduk udah deh ngga tau aku ini bagus kok page nya ngga banyak cuma 200an tapi 😃😃😃😃😃 banyak puncak komedinya heheheheheheh pusing gimana mau jelasinnya pake kata kata ngga tau malah bakal jadi pujian atau makian sama karakter cowonya 😃😃😃😃😃
Profile Image for Dea Devita Adli.
28 reviews14 followers
March 30, 2016
Kemarin liat buku ini waktu lagi beres-beres rak buku, terus histeris sendiri mendadak kepengen baca lagi gara-gara ini salah satu buku kesukaan pas masih jaman SMP
Aaaand I still love it!
Emang dari pertama paling seneng sama pasangan Fani-Bima xD
Si Fani yang pengen banget bisa putus dari Bima, tapi begitu putus baru sadar kalo ternyata dia sayang sama Bima, terus pas mereka sama-sama nunggu di tempat yang sama cuma biar bisa liat salah satu dari mereka ato bahkan cuma liat mobilnya aja di parkiran *duuuh*
Apalagi pas bagian Ijah nelpon Bima & bilang kalo si Fani sakit liver, padahal mah sakit gara-gara kebanyakan galau *ngakak* tapi gara-gara Ijah akhirnya mereka balikan lagiii, canggih lah emang si Ijah nih xD
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Mizuhara Aya.
8 reviews
September 22, 2011
sementara CEWEK!!! lebih humoris, di STILL, sekuelnya, ceritanya cenderung serius.
Esti Kinasih adalah penulis teenlit yang paling aku suka, dan semua bukunya selalu menakjubkan.
Di Still ini, semua permasalahan yang belum terselesaikan di teenlit sebelumnya diselesaikan di sini.
Agak kaget juga waktu baca ini, karena meskipun karakternya sama persis dengan CEWEK!!, tetapi sementara CEWEK lebih fun n konyol, Still lebih....apa ya...kelam mungkin.
two thumbs buat Esti kinasih


Profile Image for Nureesh Vhalega.
Author 20 books152 followers
March 4, 2020
Reread 2020

Pertama kali baca ini jaman SMP dan bingung karena ternyata buku 2 LOL. Aku ngeship Rei sama Langen banget. Reread iseng banget sih ini, bangun pagi buta, nggak bisa tidur lagi wkwkwk dan feelingnya masih kayak pas SMP dulu. Secara teknis sih banyak banget yang gatal pengen kuedit, tapi aku baca ulang buat mengingat kembali rasanya. Dan memang kerasa.
Profile Image for Miss Echa.
584 reviews13 followers
November 10, 2010
Hmmm wktu prtama baca sinopsisny... Lgsung terpikat lantaran temanya bad boy kena batuny... Pas aq baca.... Huaaa bima ny keran banget... Iri baget sm si fani... Andai si bIma itu nyata dan aq faninya... *ngarep,,, novel terbest esti nih menurutku...
Profile Image for Widhy Pratiwie.
127 reviews5 followers
November 25, 2010
suka bgt waktu bima blg "bullshit bgt org yg blg cinta gak harus memiliki. . .tauny bskny bunuh diri" gkgkgk typical bima bgt
Profile Image for Ten Alten.
61 reviews2 followers
Read
May 26, 2019
Kisah di buku ini lebih ringan dan santai daripada Cewek!!!. Bisa selesai sekali baca karena font-nya besar dan bukunya tipis.

Putusnya Langen dan Rei di sini membuat Fani menemani Langen hunting cowok. Bukan Langen dan dapet, malah Fani yang kecantol. Dan itu musibah!

Bima bisa memaksakan cinta. Baginya, cinta sejati itu mempertahankan orang yang dia cinta, mati²an dan dengan cara apa pun. Bima tidak akan membiarkan Fani lepas. Meski Fani merasa kek tahanan gitu kalo sama Bima. Bullshit kalo merelakan si dia bahagia tapi diri sendiri hancur karena melepaskan.

Di buku ini kisah mereka semua selesai. Hanya aja aku agak kurang srek dengan karakter Rangga yang agak berubah. Selebihnya, suka banget. Masih pakai setting kampus. Banyak quotes!! Alurnya pas, nggak cepet dan nggak lambat. Interaksinya natural, aku suka. Di sini aku makin suka Bima, meski dia sempat kek orang psiko gitu saking posesifnya. Tapi pas dia gentleman gitu, huhuhu aku tambah jatuh cinta. 😆❤
Profile Image for nasya.
829 reviews
February 14, 2021
asli mellow banget ini:( sedih banget pas bagiannya bima-fani:((
Profile Image for Karima.
69 reviews
May 12, 2025
Bener-bener baca buku ini cuma dalam waktu kurang dari 3 jam saking serunya! Bacanya ikut nyesek :( tapi untungnya dapat ending yang sangat manis untuk Bima-Fani dan Rei-Langen.
Profile Image for Jessica Rianna.
31 reviews
April 8, 2020
Hmm, di bawah lampu temaran di tengah hujan. Awalnya aku pikir buka goodreads buat nunjukin ke supir gocar, hello mass, gue ini pencinta buku dan akhirnya gue ngeluarin buku lama ini entah dari mana.


Still..
Ini bukan cerita pertama mba Esih yang pernah aku baca. Masih terekam gimana usilnya karakter Atta eh atau siapa ya itu kembarannya. Yah, ternyata aku nggak terlalu ingat juga. Maafkan ya.

Saya kira Rei itu si orang pertama karena cerita tentang dia diceritakan cukup alot didepan. Padahal udah baca blurbnya juga, kalau ini tentang Bima dan Fani. Entah kenapa aku jadi berharap Fani sama Rei aja deh, persetan dengan persahabatan mereka.

Buat Bima, kesanku dari awal : Sakit jiwa ini orang. Fani juga ada terlalu bodoh atau gimana ya sebenarnya. Narasinya memang nunjukin Bima seseram itu sih. Tapi rasanya aku pengen banget Fani ngelawan Bima sekali aja. Sayang banget dia bukan Langen yang siap nantang Bima meskipun takut juga.

Penyelesaiannya jelas pakai hati banget. Karakter mereka jujur, terbuka dan nggak lari kemana-mana. Karena seperti yg kubilang, andai aku Langen, Bima sudah pasti bertekuk lutut padaku.

Terima kasih mba Esti untuk ceritanya.
Maaf bintangnya cuma 4 karena aku agak pusing dengan banyaknya narasi. Overall, cerita ini oke deh.

Ps : Mba, saya jarang-jarang loh kasih review. Eh, mungkin lebih mirip curhatan yang maksa kali ya.. hehehe
Profile Image for Aya Murning.
162 reviews22 followers
May 12, 2013
5 stars! it was awesome!
awesome telah mengoyak hatiku... *halah*

first, maaf baru sempat menulis review padahal ini kubaca berapa tahun yg lalu. sudah lama sekali.

kalau pada review "CEWEK!!!" saya bilang bahwa saya kurang ngerasain romansa cinta. nah, di sini terbayar sudah. lunas nas nas! memuaskan!

dari covernya saja sudah pasti tau lah itu siapa, ya kan?
yup! tepat sekali. itu Bima dan Fani. sudah pasti cerita di sini akan lebih fokus pada perjalanan kisah cinta Bima dan Fani. dua pasang yg lain bukannya tidak diikutkan, ada juga sih, tapi sayangnya cuma sedikit sekali :( tapi tak apa, kekecewaan itu bisa tertutupi dengan uniknya kisah Bima dan Fani.

Bima dengan perawakan tinggi, besar, gondrong, berbulu, bahkan pembantunya Fani menjulukinya gundoruwo. Bima menyukai Fani, terus mengejar Fani tapi Fani sendiri tidak menyukai Bima. Bima orang yg nekat. suka kalap. so, dari pada jadi sasaran dan bisa memakan korban luka-luka, maka Fani mau saja meladeni apa maunya Bima. eits, ini bukan maladeni hal yang macam-macam ya. jika pasangan lain merasa berbunga-bunga ketika disambangi pacar ke rumah di malam minggu, Fani justru senang jika Bima tidak usah datang dan lebih memilih menyuruh Bima pulang. oh, pasangan yg unik.

singkat cerita, ada bagian di mana Fani menolak Bima. Bima jadi uring-uringan. muali menjadi perokok akut lagi. ini bagian favorit saya. ini juga bagian yg paling saya ingat dari buku ini. Bima berniat memasang tato di dada kirinya. tepat di bagian jantungnya. ketika ditanya mau gambar apa? Bima hanya menjawab kira-kira begini,
"terserah gambar apa, abstrak saja. gue cuma pingin ngerasain sakitnya tepat di bagian jantung gue."
oh jleb! gara-gara ini saya jadi tambah sesenggukan dibuatnya. duh, kasihan si Bima :(

lalu ada pula fase di mana Fani mulai merasa gamang dengan perasaannya sendiri terhadap Bima. dia mulai mepertimbangkan semua sikap manis Bima selama ini. selebihnya... bacalah sendiri :D
Profile Image for Tiara Orlanda.
201 reviews18 followers
September 16, 2015
Buku ini sad story, which is favorit aku. Jadi inti cerita sedih di buku ini adalah selama Rei dan Langen putus dan selama Fani dan Bima putus. Aku kurang suka dengan cover Still. Buku ini menggunakan POV 3. Selain kedua pasangan ini, Still juga memuat tentang Febi dan Rangga walaupun porsinya tidak banyak. Ending-nya Still happy ending.

Dan aku selalu suka kalimat-kalimat Esti Kinasih dalam menggambarkan situasi :)
Profile Image for Febrianti Pratiwi.
59 reviews7 followers
October 26, 2014
lebih suka Cewek! di Cewek banyak adegan yang bikin ngakak, tapi di sini sukses bikin nyesek :( two thumbs up, mbak esti! aku udah baca semua bukunya, and I've been waiting for JUM too long. please, stop PHP, mbak :"(
2 reviews
Read
April 19, 2013
geregetan banget waktu baca buku ini.ngulang baca udah hampir 5 kali tapi gak bosen juga.
Profile Image for Ika.
103 reviews3 followers
October 2, 2017
Bima —si cowok macho yang suka panjat gunung— emang terkenal playboy, suka mengintimidasi, dan posesif. Kalau sudah naksir cewek, dia langsung ngajak jalan. Nggak peduli tuh cewek naksir dia atau nggak. Dan tanpa bilang cinta, Bima menyatakan Fani sebagai pacarnya.

Fani menerima Bima karena terpaksa. Tapi ketika rasa tertekannya udah di puncak, dia minta putus dari Bima! Jelas Bima nggak mau ngelepas Fani, tapi Fani ngotot. Di saat Fani bebas merdeka, Bima patah hati. Di saat Fani nemuin gebetan baru, Bima merenung. Cowok itu sok tegar, sok baik-baik saja, sok memegang prinsip pantang bilang cinta, padahal hatinya sakit.

Sebenarnya Bima nggak sepenuhnya melepas Fani dan Fani juga nggak benar-benar membenci Bima. Ketika di suatu siang Bima ketemu cewek itu, Bima nggak sanggup menutupi kata hatinya.
.
Aku nostalgia baca novel ini. Kak Esti ini merupakan 1 dari sekian penulis yang aku favoritkan meskipun belum semua novelnya aku punya.
.
Still ini sekuel dari kisah Cewek!! Walaupun aku udah baca Cewek!! dari beberapa tahun lalu, semoga ceritanya masih ingat 😂😂😂😂
.
.
Rei, Bima dan Rangga, mereka bersahabat, sama-sama mencintai gunung dan sama-sama menganggap bahwa gunung itu dunia yang mutlak untuk cowok yang artinya terlarang untuk cewek.

Mereka bertiga sering kali mendapat protes dari pacar-pacar mereka karena memilih "mengapeli" gunung daripada sang pacar. Pacar-pacar mereka pun bersahabat. Langen, Fani dan Febi.
.
Ada satu peristiwa yang membuat Rei tidak bisa menerima apa yang dilakukan Langen pada saat perang terbuka tersebut.
.
"Kita selesai disini." — Hal. 36

Akhirnya Rei-Langen putus. Sebagai sahabat yang baik, Fani mengajak Langen untuk "berburu" cowok di taman kampus. Bukan Langen yang mendapatkan "mangsa" baru tetapi Fani dan itu bencana.
.
Fani suka sama cowok yang memberinya senyum itu, dan hal itu diketahui oleh Bima. Terjadilah kejar-kejaran antara Fani —yang didukung 4 sahabat baiknya— dan Bima.

Aksi kejar-kejaran itu membuat aku deg-degan lho hahaha.
.
"Tolong peluk aku. Dengan dua tangan kamu. Dengan badan kamu. Terima aku disana. Sebentar saja. Supaya aku ikhlas melepas kamu." — Hal. 102

Aku baper banget masa dengan adegan ini. Astaga.. Akhirnya Bima melepas Fani. Tidak seperti mantan Bima yang lainnya, Fani lepas tidak disertai rasa sakit hati. Bima lah yang merasakan nya.

Sampai-sampai ia sengaja men-tato dada kirinya hanya untuk merasakan sakit, jauh lebih sakit dari yang ia rasakan. Agar bisa mengurangi rasa bersalahnya.
.
Fani gembira setelah lepas dari Bima dan menjadi makin dekat dengan cowok yang memberinya senyuman, Ferry.

Namun kegembiraan Fani langsung lenyap begitu saja saat kencan selanjutnya, Ferry mengajak Fani ke hotel.
.
"Kamu naif apa bego sih? Bekas cewek Bima cuma pas untuk iseng doang, tau! Gila apa, serius sama cewek rusak?" — Hal. 141

Kejadian itu membuat Fani tersadar, berbulan-bulan bersama Bima, dirinya tidak pernah jatuh sampai ke situasi seperti ini.
.
Apakah Fani - Bima bisa menyelesaikan masalah diantara mereka?
.
.
Novel ini bercerita tentang 6 orang sahabat Rei-Langen, Bima-Fani, dan Rangga-Febi. Namun porsi Bima-Fani lebih banyak.
.
Bima, cowok macho yang suka panjat gunung, terkenal playboy, suka mengintimidasi dan posesif serta dominan, membuat Fani, pacarnya, tertekan.
.
Ketika rasa tertekannya berada di puncak, Fani meminta putus dari Bima. Walaupun Bima tidak mau melepas Fani, gadis itu tetap ngotot. Akhirnya Fani bebas merdeka terlepas dari Bima.
.
Bima termenung bahkan merenung ketika Fani menemukan gebetan baru. Begitu juga dengan Fani, gadis itu terpukul ketika mengetahui gebetan barunya ternyata musang berbulu domba. Kejadian itu membuat Fani merenung untuk hubungannya dengan Bima.
.
Namun mereka berdua tidak menyadari bahwa hati dan perasaan mereka saling "melihat" satu sama lain.
.
"Aku cinta kamu. Sekarang. Mudah-mudahan sampai nanti." — Hal. 180
.
Air mataku perlahan menitik ketika Bima mengucapkan kalimat ini pada Fani. Gue baper coy, gue baper.
.
"Berdiri di balik jendela auditorium itu juga udah lama. Abis aku cuma bisa ngeliat kamu dari sana." — Hal. 197
.
Selain kisah Bima-Fani, kisah Rei-Langen juga mencuri perhatianku. Rei memilih berpisah dari Langen karena ada satu kejadian yang tidak bisa diterimanya.
.
Rei yang terus-terusan melakukan penyangkalan, membuat Rangga dan Febi gerah. Mereka berupaya untuk menyatukan kembali Rei-Langen. Berhasilkah usaha itu?
.
Aku selalu suka dengan tulisan Kak Esti. Ceritanya sederhana namun dikemas dengan sangat apik sehingga aku larut dalam ceritanya. Merasakan sakit seperti yang dirasakan Bima. Merasa ketakutan saat Fani dikejar-kejar Bima.
.
4 thumbs untuk Kak Esti dan GPU. Terima kasih sudah melahirkan novel kece ini. Sukses terus.
Profile Image for P.P. Rahayu.
Author 1 book37 followers
March 2, 2021
Still...
oleh Esti Kinasih

1.5/5 bintang

Sebetulnya, saya tidak tahu, atau lebih tepatnya lupa kalau Still... merupakan sekual dari Cewek!!. Pantas saja ada bagian-bagian yang menurut saya rumpang. Hal pertama yang saya sadari saat membaca novel ini adalah, mengapa kisah Bima dan Febi yang harusnya menjadi fokus, malah tertutup oleh kisah Langen dan Rei di awal cerita? Barulah saya memahami alasannya karena pada dasarnya penulis berupaya memberikan resolusi terlebih dahulu untuk kisah Langen dan Rei.

Entah mengapa, novel satu ini membuat saya lumayan sakit kepala. Dalam artian, banyak sekali tindakan-tindakan tokohnya yang cukup tidak masuk akal. Salah satu contoh, Bima dan Rei yang sama-sama abusif, keputusan Langen dan Febi untuk mengancam kedua pacarnya (meskipun di akhir Langen menegaskan alasannya), dan juga sikap Fani yang terlalu old-fashioned/. Jangan lupakan pula fakta bahwa Fani juga dengan santainya menerima Rangga kembali meskipun ia telah diduakan.

Selanjutnya, saya jadi mempertanyakan, kenapa bisa novel ini masuk kategori teenlit? Bagi saya, banyak hal yang seharusnya membuat novel ini tidak cocok menjadi novel teenlit. Masih ingat fenomena saat banyak cewek yang tergila-gila dengan tokoh bad boy yang berhati lembut dan posesif terhadap pasangannya? Sepertinya, novel ini menjadi salah satu pemicu.

Lain kali akan saya tambahkan pandangan saya lainnya kalau ada waktu. Yang pasti, novel ini belum bisa menjadi novel favorit saya untuk novel teenlit.
Profile Image for Biondy.
Author 9 books234 followers
August 5, 2022
Kesabaran saya ternyata lebih pendek saat menghadapi audio book ketimbang buku fisik. Kalau buku fisik, saya bisa lebih cepat skimming dan melewati bagian yang tidak menarik. Kalau di audio book, susah kalau mau melakukan hal serupa.

Saya baru sadar kalau buku ini adalah sekuel dari Cewek!!! setelah melihat-lihat ulasan yang lain. Pantas saja saya kebingungan dengan prolog buku ini yang terasa seperti kesimpulan dari satu buku tersendiri dengan cerita yang kayaknya sudah pernah kubaca.

Saya hanya tahan mendengarkan 3 bab pertama novel ini. Baru sesebentar itu saja saya sudah mendengarkan berbagai bentuk kekerasan seksual, fisik, dan mental yang semuanya disahkan dengan alasan 'kan mereka cowok'. Ew, sorry, I have no time for that bs.

Mungkin memang penulisnya mau mengangkat topik kekerasan dalam pacaran. Mungkin pada kelanjutan ceritanya akan ditunjukkan betapa salahnya pola pikir dan tindakan yang para tokohnya lakukan. Kalau lihat ulasan-ulasan lain di GR, banyak yang bilang kalau para tokohnya memang ada perubahan, tapi bagaimana eksekusinya tidak saya ketahui.

Di lain waktu, saya akan coba membaca buku fisik/digitalnya saja. Mungkin akan lebih membantu untuk melewati bagian-bagian yang membuat saya dnf buku audionya.
Profile Image for Ratna Sari.
308 reviews12 followers
September 30, 2017
"Kalo lo nggak bisa maafin, ya lebih baik lo lepas. Tapi, kalo lo nggak bisa ngelepas, ya cobalah untuk memaafkan." (hlm. 202)
🔹
Oke. Buku ini ternyata adalah sekuel dari buku sebelumnya yaitu "Cewek" toh (?) Whoa... maafkan tentang "kebutaan"ku ini 😅😅 Pantesan saja fokus bahasannya adalah masalah antara Bima dan Fani. Padahal, kalau dipikir-pikir yang seharusnya menjadi tokoh utama di masing-masing Geng Cowok dan Cewek ini adalah Rei dan Langen 😆 hehe... (walau memang sih di awal dan akhir cerita kembali ke tokoh sentralnya, Rei dan Langen 😊
🔹
Bima ini bikin galau ya. Awalnya aku sebel dan serem banget, tapi selanjutnya aku kok jadi kesemsem ya. Simpati banget sama keputusan dia untuk memperbaiki diri, bahkan sampai berani "tapak tilas" ke mantan-mantannya. Tapi, tetap ah aku masih suka sama Rei 😌 Uhuk..
🔹
Keseluruhan cerita di "Still" ini ringan untuk dibaca. Walau sudah lama sekali diterbitkan, dan sekarang sudah sampai ke cetakan kedua belas, tetapi kisahnya masih bisa dinikmati oleh pembaca barunya (termasuk aku 🙋) Seperti tak lekang oleh waktu. Selain itu, daya tarik utama novel "Still" ini adalah tokoh cowok-cowoknya yang anak gunung--yang identik "cowok banget". Berhasil sekali bikin baper cewek-cewek. Oh ya, walau ini buku kedua, tapi bisa berdiri sendiri loh. Jd buat yg blm baca buku pertamanya (kaya aku) masih bisa juga menikmati tanpa berpusing-pusing ria.
Profile Image for Herghina Azizah.
27 reviews
May 15, 2020
Beli karena sinopsis, agak ragu karena teenlit dan ternyata awal-awalnya ngebosenin :( Prolognya terlalu absurd dan panjang. Tokoh utama justru baru kelihatan di bab ketiga, sementara di sinopsis tertulis hanya tentang tokoh utama tanpa cerita tambahan dari tokoh pendamping. Tapi tokoh pendamping justru mendapat porsi cerita yang bukan hanya sekedar "pendamping" dan itu yang bikin bosen dan bingung. Seharusnya di sinopsis ditulis aja semua, bukan hanya fokus pada Fani dan Bima aja. Jujur, takut sama orang kaya Bima. He was so possesive, dan itu creepy buatku. Menariknya, kita bakal nemuin sedikit typo yang jarang banget ditemuin di novel-novel lain. Entah karena penulis atau editornya. Cuma sayangnya, ada beberapa kalimat rancu dan kurang efektif. Ingin kelihatan puitis tapi jatuhnya malah nggak jadi puitis :(
Profile Image for flowersjen.
10 reviews1 follower
December 2, 2021
Oke ... Bima emang nyeremin. Gak maksud membenarkan tindakan Bima yg emg pakboi bgt. Tapi setuju sama kata Rei. Setidaknya Bima gak pake 'topeng'. Cewek-cewek itu sendiri yang deketin Bima, kemudian ngayal bisa naklukin bahkan nundukin Bima.
Bima ini salah satu bukti nyata badboy yg dapet kita temuin di novel. Realitis! Apa adanya! Bima ngebuktiin kalo badboy bakal tetep jadi badboy, tapi sekalinya patah hati beuhhhh langsung tobat nasuha detik itu juga. Gak ada namanya badboy tobat cuma garagara cewek polos (apalagi murid baru hahahahahahaha) mereka tobat ... ya kalo udh ditampar realita aja.
Pesen buat cewek-cewek di luar sana yang masih ngayal bisa naklukin bahkan nundukin badboy. Elaaahh!!! Basi banget tauk. Bukannya naklukin, makan ati yang ada.

As alwayss, gaya bahasa dan kepenulisannya esti kinasih emg makjos bgt.
Profile Image for Aksa.
18 reviews2 followers
April 16, 2020
Maaf sebelumnya, ceritanya menurutku terlalu ehm.....

Ketika baca udah setengah lewat baru ngeh kalo sebenernya tokoh²nya tuh anak kuliahan, tapi pas baca rasanya mereka belum cocok dianggap anak kuliahan dengan sikap yg, yaaaa begitu.

Kurang suka dengan karakter tokoh²nya, tapi itu bisa jadi salah satu keberhasilan penulis juga dalam membentuk karakter yg bener² menjengkelkan kataku. Terlebih penulis berhasil menggambarkan sosok Bima yang agak horor. Terlalu posesif (dalam artian parah banget, sampai ngga terasa sweet lagi).

Sisi baiknya dengan 200 halaman lebih, ternyata masih membuatku mampu bertahan sampai halaman terakhir.

Mungkin buku ini bagus bagi orang lain, tapi tidak untukku.
Profile Image for Annisa Erou.
66 reviews1 follower
June 2, 2021
(This is a re-read)

Baca buku ini untuk pertama dan kedua kalinya bertahun-tahun yang lalu dan akhirnya memutuskan untuk baca ulang 2 hari belakangan ini!

1. Pendapat saya mengenai tubuh perempuan: kita punya hak sepenuhnya untuk menentukan apa yang akan kita lakukan, tidak akan kita lakukan, yang akan kita tunjukkan, dan yang tidak akan kita tunjukkan atas tubuh kita. Perempuan punya hak atas tubuh. Karena itu, apa yang Langen dan Fani lakukan atas tubuh mereka di atas gunung di tengah-tengah pendakian adalah hak Langen dan Fani. Bukan hak Rei, Bima, Rangga, keempat pendaki gunung yang kebetulan lewat, masyarakat, negara, atau siapapun juga.

2. Bima-Fani (setelah Bima berubah menjadi sedikit lebih manusiawi) are so cute 🥰 sejujurnya saya pribadi dari pertama sampai ketiga kali baca, selalu prefer buku ini (yang notabene adalah sekuel) daripada buku pertamanya karena dinamika Bima-Fani (di buku pertama, mereka fake soalnya hahaha).

Quite a nice, light, fast read.
Profile Image for Little Cornflakes.
30 reviews2 followers
September 21, 2020
Girls will always be girls.
Di novel ini, sisi manis dari ketiga cewek tadi keliatan banget. And I loveee it.
Langen yang sebenarnya capek ngadapin apa yang dia mulai, Fani yang ternyata sadar bahwa Bima lebih baik dari yang dia sangka, Rei yang keras kepala tapi sebenarnya sayang, Bima yang gengsian tapi akhirnya belajar merelakan.
Novel ini juga ga terlalu panjang ceritanya, jadi pas.
Soalnya konfliknya masih berawal dari Novel "Cewek" aja.

Tapi, endingnya sedikit bikin aku ga suka.
Terlalu banyak cerita manis yang ditampilkan, aku kan pengen berimajinasi sendiri.

Mba Esti, its nice to read your books ;)


Profile Image for Gladys Edward.
24 reviews
October 15, 2019
Benar-benar cerita yang keren banget! Setelah sekian lama, baru bisa baca cerita ini. Novel karya Esti Kinasih emang patut diacungi jempol. Still... Sekuel dari novel Cewek!!! di sekuel ini ada banyak perdebatan dan gengsi satu sama lain karena tak mampu mengutarakan isi hatinya. Benar-benar menguras emosi dan juga kesedihan yang amat dalam. Semuanya menyatu secara alami. Pokoknya keren!!! The best!
Profile Image for Chyntia Darongke.
127 reviews4 followers
May 18, 2017
beli edisi cover barunya dengan diskonan 30% Gramedia dalam rangka Hari Buku Nasional 2017. punya copy cover asli cetakan pertama, tapi ilang ketinggalan di kamar kos jaman kuliah :(( baca ulang lagi, padahal ada banyak buku ngantri di list TBR. tetap menghibur. tetap mengiris hati. tetap ngebuat ketawa-ketawa centil. i'm still in love with this ❤️
Profile Image for Syamsiarr NurElias.
3 reviews
July 1, 2017
gue lebih suka baca Cewek!!, ceritanya lebih lucu dan porsi setiap pasangannya seimbang. di karya Still ini, lebih banyak adegan FANI-BIMA. Dan gue adalah pembaca yg suka nge-Skip adegan yang gak gue suka. termasuk adegan Fani-bima ini. gue lebih suka baca interaksi antara Langen-Rei. lebih seru dan gak ngebosenin. jatuhnya juga gak terlalu lebay. tapi secara keseluruhan, lumayan kok.
Displaying 1 - 30 of 180 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.