Jump to ratings and reviews
Rate this book

Komsi Komsa

Rate this book
Sam, pemuda Indonesia yang berniat mengenyam pendidikan militer di Saipan, sudah memutuskan mati sebelum seorang dokter Amerika menyelamatkan dan mengirimnya ke Tanah Paman Sam untuk menjadi manusia berpendidikan. Tetapi, Sam malah terjebak utang judi pada mafia. Demi melunasi utangnya, Sam terjerumus dalam serangkaian pekerjaan penyelundupan, mulai dari narkotika, orang, hingga ratusan pucuk senjata. Bahkah, perannya menjadi sentral dalam berbagai perang saudara dan konflik yang terjadi pada periode 1950-an di dunia internasional. Sam pun harus mengungkap siapa sutradara besar di balik semua tugas klandestin yang memanjang dari Amerika, Tibet, India, Vietnam, Afrika Utara, hingga rencana yang melibatkan pembunuhan Bung Karno.

364 pages, Paperback

Published January 1, 2021

9 people are currently reading
61 people want to read

About the author

E.S. Ito

3 books86 followers
E.S. ITO lahir pada seribu sembilan ratus delapan puluh satu. Ibunya adalah seorang petani, bapaknya adalah seorang pedagang

E.S. Ito merupakan gabungan dari singkatan nama asli pengarang dan nama panggilannya. E.S. atau Eddri Sumitra, atau nama lain yang bisa kita temui di milis adalah Edori. Sedang Ito, itu panggilan kecilnya di rumah. Eddri Sumitra putra Minang tulen, kelahiran Magek, Kabupaten Agam yang tak begitu jauh dari Kota Bukittinggi.

Eddri mengenyam pendidikan di SMA Taruna Nusantara di Magelang, sekolah plus yang dikenal dengan karakter pendidikan ketentaraan. Dia angkatan TN ke-7. Menurut teman-temannya, "anaknya biasa aja. Gak terlalu menarik perhatian. Anaknya sedang-sedang saja." Minatnya pada sejarah sudah tampak semasa SMA. Lulus dari SMA Taruna Nusantara, Eddri tidak berminat untuk meneruskan studinya di AKABRI sebagaimana layaknya siswa-siswa taruna lainnya. Alasannya, “Saya tipikal pembangkang. Tak mau nanti asal nembak orang!” Itu sebabnya, Eddri kuliah di FE UI angkatan '99 sebelum akhirnya fokus menjadi penulis. Eddri pernah tercatat sebagai Eddri Sumitra Koordinator Bidang I BEM UI/ Wakil Mahasiswa untuk Tim Evaluasi Pendanaan dan Alternatif
Pendanaan UI (2003).

Novel pertamanya Negara Kelima terbit tahun 2005. Dua tahun kemudian dia menulis novel keduanya yang cukup direspon baik oleh pasar yakni Rahasia Meede.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
30 (48%)
4 stars
22 (35%)
3 stars
9 (14%)
2 stars
1 (1%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 24 of 24 reviews
Profile Image for hvmaniora.
45 reviews5 followers
December 19, 2021
“Comme ci comme ca begitu kata orang Prancis, Boy.”
“Komsi komsa?”
“So-so. Begitu-begitu saja, Boy. Mau merdeka mau dijajah sama saja.”
— halaman 14.

Sampurna Ning Ingsun atau Sampurasun, hm, atau lebih nyaman disapa dengan Sam selalu berjalan di atas karpet keberuntungan. Walau niat awalnya untuk mengenyam pendidikan militer di Saipan gak kesampaian, kuliahnya di LA pun mulai berantakan, “keahlian” lain yang dimilikinya masih memungkinkan Sam untuk mendongakkan kepala.

Utang-utangnya yang melimpah karena pertaruhan di meja judi bisa dibayarnya dengan mudah lewat jasa penyelundupan. Sam selalu punya cara. Menemukan koneksi dan mengajak kerja sama tanpa dikenai rasa curiga. Namun, orang-orang yang memanfaatkannya terkadang memang bajingan, beberapa kali Sam dijebak masuk dalam lingkaran setan. Perjalanan Sam untuk melepaskan dirinya dari lingkaran itulah yang membangun serunya cerita.

Kisah yang—bagiku—cukup kompleks ini dikemas dengan bahasa yang lugas. Banyak sindiran di sana-sini juga yang gak jarang membuatku bingung; antara mau terkikik geli atau diam merenung dan meratapi nasib.

Siapkan koper dan beberapa helai baju, #novelkomsikomsa akan mengajak kita berkeliling ke berbagai negara. Bukan hanya untuk mengekor kisah Sam, tapi juga menilik sejarah dari masing-masing tempat kita bertandang. Detailnya deskripsi yang ditulis oleh E.S. Ito membuatku ikut merasakan ketegangan dan ketakutan. Halaman-halaman novel ini seringkali kubolak-balik dengan ekspresi terperangah! Aku gak tau berapa lama waktu yang dihabiskan oleh penulis untuk melakukan riset di baliknya sampai dapat membuat uraian yang begitu rinci. Kagum! Kagum banget!
Profile Image for Haryadi Yansyah.
Author 14 books64 followers
September 1, 2023
Lewat katebelece dari Ndoro -orang yang membesarkannya, di usia ke-23 tahun, Sam tiba di Pulau Saipan, Mariana tempat Marpi Point Field, pangkalan udara milik Angkatan Laut Amerika berada. Harapannya, Sam dapat dididik menjadi prajurit.

Sayang, ijazah palsu yang ia gunakan ketahuan. Jelas mau tak  mau ia akan terusir dari sana. Namun, alih-alih kembali ke Jakarta, Sam memilih keputusan lain: bunuh diri.

"Maka, yang terbaik adalah menjadi tiada. Agar tiada beban harus dipikul sepanjang usia. Biarkan ini jadi uusannya dengan Sang Pencipta." Hal.3.

Untungnya, Ted Williams, seorang dokter dari WHO yang berada di Saipan dalam penelitian penyakit tropis menyelamatkannya. Tak hanya menghentikan upaya bunuh diri Sam, ia juga memberikan harapan baru kepada Sam.Yakni kesempatan untuk berkuliah di Amerika Serikat.

"Silakan kau putuskan sendiri. Pulang ke negerimu sebagai pecundang atau terbang malam ini ke Amerika dan membangun mimpi baru untuk bangsamu." Hal.4.

Sam kemudian memutuskan untuk menerima tawaran Ted. Di Amerika Serikat, dia berkuliah di UCLA (Universitas California, Los Angeles) jurusan ekonomi. Siapa sangka, kehadiran pemudia dari Asia Tenggara ini ternyata banyak menarik perhatian para profesor di sana.

Para profesor ini berusaha membenamkan nilai-nilai kapitalisme Amerika sehingga siapapun yang berhasil melakukannya, akan mendapatkan kredit tambahan patriotisme. Dengan kondisi seperti ini, Sam berada di atas angin. Tanpa kehadiran penuh pun nilainya akan bagus. Banyak orang yang ingin berteman/mendekatinya. Termasuk perempuan-perempuan yang menaruh perhatian khusus kepadanya.

Namun, keadaan tentu saja tak selalu berpihak kepadanya. Saat kemudian mahasiswa dari Asia lainnya berdatangan, Sam mulai terpinggirkan. Dosen pun tak lagi bermurah hati memberikan nilai tinggi jika ia tak mengusahakannya.

Di tengah kebosanan, sialnya Sam terjerumus perjudian. Di sebuah tempat perjudian dia berkenalan dengan Angus. Pria botak dan kaya itu pula yang menyelipkan uang 3000 dolar ke sakunya sebagai modal awal.

Di meja judi, adrenalin Sam memuncak. Dan, dengan kecerdasannya, Sam dengan mudah menguasai teknik berjudi sehingga dia seringkali menang.

"Judi itu seperti politik. Kau harus pintar-pintar mengelola harapan." Hal.17

Walaupun Sam berjanji dalam hati itu kali pertama dan terakhir dia berjudi, sayangnya ia pula yang dengan cepat mengenyahkan janji itu. Dengan atau tanpa kehadiran Angus, Sam berkali-kali datang ke arena perjudian.

Lalu, begitu Sam berada di atas angin, dengan cepat pula dia terjerembab ke dalam jurang. Ia kalah berjudi dan meninggalkan utang yang sangat besar kepada seorang lintah darat bernama Mickey Kohen.

Sam yang selama ini tinggal di hotel pun mulai kesulitan untuk bertahan. Pihak hotel ingin memperkarakannya. Beruntung, Angus kemudian menyelamatkan dengan melunasi tunggakan itu. Setidaknya satu masalah dapat teratasi.

Lantas, apa yang diinginkan Angus sebagai timbal balik? Apa betul Angus murni melakukannya sebagai bantuan kepada seorang teman?

PEKERJAAN-PEKERJAAN MUSTAHIL

Sam yang tadinya tinggal sendirian kini mau tak mau menerima tawaran Ted untuk tinggal di kediaman mereka. Ya ia terpaksa sebab tak punya uang lagi dan ia harus fokus mengejar ketertinggalan di kampus. Untunglah, Ruth, istri Ted sangat memperhatikannya. Ia yang sering ditinggal Ted bertugas pun merasa senang sebab kini punya teman mengobrol di rumah.

Sayangnya, Sunny, kaki tangan Mickey berhasil mengendusnya. Mati-matian Sam bekerja paruh waktu, utangnya terus berbunga dan ia mulai kewalahan. Saat itulah, Sunny menawarkan jalan keluar: Sam diminta menjadi kurir heroin. Dalam satu kali pekerjaan, semua utangnya langsung lunas.

Walaupun ini terdengar gila, namun di satu sisi Sam merasa ini kesempatan yang bagus. Bukan hanya untuk segera melunasi utangnya, namun pria yang senantiasa haus dengan adrenalin ini merasa penawaran yang diberikan Sunny dapat menguji segala aspek yang ada dalam dirinya.

Sam menerima tawaran itu dan bergerak cepat mencari jalan untuk melakukan penyelundupan. Segala sektor ia pelajari. Termasuk kemungkinan distribusi lewat jalur udara yang kemudian memang ia pilih. Voila! Tugas itu berjalan sukses.

"Keberhasilan penyelundupan ini melambungkan nama Sunny di tengah-tengah dunia kriminal Los Angeles." Hal.25. "Sekarang utangku sudah lunas, bahkan bunga yang kau terima sudah berlipat ganda. Semua jaringan yang kubangun sekarang kau bisa kendalikan. Aku mau kembali fokus ke kampus," pinta Sam di tengah euforia Sunny. Hal.25.

Sayang, situasi kemudian menjadi rumit saat Sunny berhasil ditangkap oleh FBN (Federal Bureau of Narcotics). Jelas posisi Sam pun tak sepenuhnya aman. Di tengah tekanan Tegucigalpa, geng Latin penguasa penjara, Sunny meminta bantuan Sam untuk terakhir kalinya.

Bukan untuk menyelundupkan narkoba, melainkan menyelundupkan 50 orang Honduras masuk ke Amerika Serikat!

"Sunny terbiasa membaca air muka Sam. Dia tahu, anak muda itu selalu tidak bisa menahan diri dari petualangan baru!" Hal.27. Dan, lagi-lagi, bukan semata untuk mengamankan dirinya, Sam akhirnya menerima tawaran itu demi sebuah kepuasan menaklukkan tantangan.

SAM SEMAKIN TERJERUMUS DALAM JEBAKAN ADRENALIN

Dari sebuah permainan di meja perjudian itulah kisah perjalanan hidup Sam bermulai. Saat melakukan tugas menyelundupkan orang-orang Honduras, Sam berkenalan dengan banyak orang yang kemudian masing-masing menjeratnya untuk melakukan petualangan-petualangan di segala penjuru dunia tak terkecuali negara tempat ia sendiri berasal.... Indonesia.

Keterlibatan Sam di Indonesia mulanya terjadi saat Konferensi Asia Afrika berlangsung di Bandung. Di balik kesuksesannya, ternyata ada banyak peristiwa yang terjadi. Misalnya saja peledakan pesawat Kashmir Princess di Laut Cina Selatan yang membawa rombongan wartawan yang seyogyanya akan meliput acara KAA itu.

Namun, sebetulnya bukan wartawan itu target utama pelaku. Yakni Zhou En Lai, Perdana Menteri Republik Rakyat Tiongkok yang berhasil selamat karena tiba-tiba memindahkan perjalanan ke penerbangan lain. Rupanya, hal itu sengaja dilakukan karena rencana pembunuhan Zhou En Lai sudah tercium oleh intel mereka.

Serangkaian kekacauan pun rupanya dipersiapkan selama KAA berlangsung. Namun, hal itu berhasil digagalkan. Di kesempatan ini pula, Sam akhirnya berkenalan dengan Lalla, yang tadinya ia kira perwakilan dari delegasi India namun baru belakangan diketahui, perempuan yang menarik hatinya adalah seorang agen rahasia dan mesin pembunuh yang masih belum dapat dipastikan akan berpihak kepada Sam atau tidak.

Hidup Sam berloncatan sebegitu dinamisnya. Selepas dari Bandung, dia loncat ke Singapura dan terlibat dalam serentetan pembunuhan keji. Dari sana, ia mencari perlindungan ke India sebelum memprakarsai proses pengiriman senjata untuk kaum pemberontak di Tibet.

Sam memang kemudian dikenal sebagai orang yang lihai memasok senjata. Selama perang berlangsung di satu tempat, itu berarti kesempatan baginya untuk mengeruk keuntungan. Ialah Angus, orang yang dulu pernah membantunya yang lalu memberikan jalan bagi Sam untuk melakoni jalan hidup seperti sekarang. Bagi Sam, Angus tak hanya sebagai teman dan penyelamat. Namun dia menganggap pria itu sebagai gurunya.

Sayang, Sam yang tak pernah tertarik untuk mengusik segala sesuatu yang terjadi di Indonesia lagi-lagi terjebak dalam situasi yang rumit. Dia diharuskan membunuh Soekarno saat presiden pertama Indonesia itu melakukan kunjungan kenegaraan ke Jepang.

Sam berada di posisi yang serba salah. Sebab, kematian Soekarno akan berdampak sangat buruk bagi Indonesia dan Jepang. Tak hanya itu, perperangan antar saudara pun dengan mudah akan terjadi, apalagi selama ini sedikit banyak ada andil Sam dalam proses pemasokan senjata.

Siapa yang berani menjamin jika pertumpahan darah antarsaudara sebangsa se tanah air tidak ada kaitannya dengan apa yang ia selama ini lakukan, bukan?

"Dalam dunia bawah tanah, utang budi adalah cemeti yang bisa mengubah manusia menjadi iblis atau mengubah setan menjadi malaikat Hal.272.

Lantas, apa yang kemudian dapat Sam lakukan demi mencari jalan keluar yang terbaik?

NOVEL THRILLER DENGAN RANGKAIAN KISAH NYATA

Komsi Komsa sebetulnya penyederhanaan kata Comme ci comme ca, kata dalam bahasa Perancis yang berarti begitu-begitu saja/so-so. Ini adalah novel ketiga E.S Ito yang sebelumnya pernah menggemparkan dunia sastra tanah air lewat novelnya Rahasia Meede yang berkisah tentang misteri emas VOC yang ada di perut Jakarta. Novel keduanya -Negara Kelima, sayangnya saya belum baca.

Namun satu yang pasti, ketiga novel itu bicara banyak tentang sejarah. E.S Ito memang pandai meramu apa yang terjadi di masa lalu (tahun 1950-an) ke dalam bentuk fiksi yang menarik dan padat seperti Komsi Komsa ini.

Idealnya, saat membaca, saya dapat langsung melakukan pengecekan di internet. Tapi rasanya dalam satu halaman saja ada banyak sekali fakta sejarah yang dituliskan. Saya hanya mengecek beberapa demi kenikmatan membaca. Misalnya saja, saat dia membahas tentang Kashmir Princess yang meledak, setela saya cek, ternyata itu benar-benar pesawat yang seyogyanya terbang menuju Indonesia.

Saat dikisahkan Sam bertemu seorang musisi asal Sumatra Barat di Singapura bernama Zubir, saya langsung teringat kalau pencipta lagu kebangsaan Singapura -Majulah Singapura, memang orang dari Indonesia.

Lalu, semua organisasi rahasia dunia, spionase dsb, adalah organisasi-organisasi yang betul-betul ada. Bahkan nama tokoh-tokoh pentingnya pun tak disamarkan.

Mendekati akhir novel, E.S Ito menyebutkan pula soal Opeasi HAIK yakni campur tangan CIA dalam pemberontakan PRRI dan Permesta di Indonesia. Betapa ya, sejak dulu-dulu, CIA ini banyak terlibat dalam peristiwa bersejarah di sudut-sudut dunia.Inilah hebatnya E.S Ito yang dapat meramunya menjadi satu dan memintalnya lewat benang merah yang utuh sehingga "pelajaran" sejarah dapat disajikan dalam kisah thrilling semenarik ini.

Walau begitu, bukan berarti tidak ada hal-hal yang dapat saya soroti kelemahannya. Misalnya saja, di satu sisi Sam dengan mudah berpindah ke banyak negara tanpa harus memikirkan visa. Namun, di bagian lain, visa menjadi satu yang krusial dan harus dipersiapkan secara khusus.

Kisah Sam di kawasan-kawasan ketinggian India dan Tibet juga digambarkan tanpa cela. Sam tak pernah diceritakan punya kendala AMS (Acute Mountain Sickness) alias penyakit yang biasanya menyerang orang di tempat ketinggian. Padahal, di buku-buku lain yang menceritakan pengalaman ke Tibet atau daerah pegunungan, sering disebutkan jika tokohnya harus melakukan beberapa cara dan beradaptasi dulu untuk menaklukan AMS ini.

Terlepas dari dua faktor itu, secara keseluruhan Komsi Komsa tentu saja novel yang bergizi dan sangat direkomendasikan. Walau rasanya belum menyamai kehebatan Rahasia Meede, lewat Komsi Komsa ini, saya ingin terus membaca karya-karya dari beliau. Ya, yang terdekat mungkin mau beli Negara Kelima dulu, kali ya!

Skor 8,6/10


Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Kisah Perdagangan Senjata dan Rencana Pembunuhan Soekarno dalam Novel "Komsi Komsa"", Klik untuk baca:
https://www.kompasiana.com/omnduut/62...
Profile Image for Dion Yulianto.
Author 24 books196 followers
March 6, 2022
Fakta dan peristiwa bersejarah di dunia tahun 1940 - 1950an dirajut jadi fiksi sinematik yang bergerak cepat.
Profile Image for Bening Pertiwi.
Author 2 books2 followers
January 18, 2022
Karakter utama di novel ini bernama Sam, terlihat modern kan? Eits, ternyata nama lengkapnya Sampurna Ning Ingsun atau Sampurasun. Sebuah ucapan yang biasa ada di kebudayaan Sunda. Sam diceritakan sebagai karakter yang agak bar-bar.

Sam kecil diambil dan dijadikan anak asuh oleh seorang priyayi Jawa, tetapi tinggal di Bandung. Tumbuh sebagai anak cerdas, tidak membuat Sam puas. Masa remajanya justru diwarnai dengan beragam pengalaman. Dari penjaga club malam hingga perjudian.

Merasa tidak sanggup lagi mendidik anak asuhnya, Ndoro—ayah asuh Sam—akhirnya meyakinkan Sam untuk iktu mengenyam pendidikan militer di Saipan. Sayangnya, rencana ini hanya rencana. Sam gagal di tahap awal lantaran ijazah palsu. Tapi seorang dokter militer baik hati justru menawarkan dunia baru baginya, kuliah di Los Angeles.

Semua tampak mudah awalnya kan? Tapi nyatanya, Sam adalah Sam. Bukan Sam namanya kalau tidak menjadi magnet bahaya. Alih-alih kuliah dengan benar, Sam justru terlibat dalam berbagai masalah baik di meja judi ataupun penyelundupan. Keahlian yang dipelajarinya saat masih berada di Bandung.

Review lengkap cek blog ya di https://www.beningpertiwi.com/2022/01...
Profile Image for Tsugaeda (Ade).
Author 8 books117 followers
June 6, 2022
Saya mengikuti E.S. Ito hampir sejak awal beliau menerbitkan buku pertamanya. Karya favorit saya Rahasia Meede. Lalu setelah lama tak menerbitkan novel lagi, akhirnya muncul pula Komsi Komsa.

Kelebihannya dulu ya: kepiawaian ES Ito meramu kisah berlatar sejarah kembali terbukti. Banyak trivia2 lucu tentang kisah sejarah dibawakan dengan enak di sini. Kemudian pilihan menjadikan cerita ini jadi cerita petualangan, berbeda dengan thriller seperti novel sebelumnya, menurut saya adalah keputusan yang asik.

Tapi,
Mungkin karena ekspektasi saya yang membayangkan ini bakal jadi another Rahasia Meede, maka saya memang kurang puas. Saya merasakan dua masalah:
1. Tokoh utamanya masih sulit masuk di akal saya. Di tahun segitu? Di Indonesia? Aslinya hanya orang biasa? Tapi bisa begitu? How?
2. Plot2 penting yang bisa menunjukkan/meyakinkan pembaca kalau tokoh utama memang jagoan malah tidak diceritakan (misalnya jadi kurir narkoba, menyelundupkan imigran, dll). Tiba2 sudah berhasil saja. Tidak tahu caranya gimana. Pokoknya bisa. Pembaca cukup percaya saja.

Ditunggu next project-nya, Uda!
Profile Image for Ariel Seraphino.
Author 1 book52 followers
December 25, 2021
Awal bacanya sebenarnya tidak begitu kenal dengan nama penulisnya, tetapi begitu baca hingga seperempat pertama mulai terasa serunya. Komsi Komsa adalah kisah petualangan Sam, pemuda Indonesia yang melanglang buana ke berbagai negara di dunia pada periode tahun 1950-an. Petualangan Sam melibatkan berbagai kisah nyata dalam sejarah di mana Sam menjadi pemain penting di dalamnya. Sebutlah tentang bagaimana para delegasi Konferensi Asia Afrika pertama kali mendapatkan jamuan khusus selama acara berlangsung. Atau tentang bagaimana Sam bisa menjadi tokoh penting dalam pemberontakan di Kuba.
E.S. Ito dikenal sebagai penulis dengan genre fiksi sejarah yang karya terakhirnya adalah Rahasia Meede dan mendapatkan sambutan yang bagus dan kali ini beliau kembali hadir dengan genre yang sama, karena mutlak pada kesukaan beliau pada sejarah. Komsi Komsa adalah novel petualangan seru yang perlu kamu koleksi, deh.
Profile Image for Aidi Aik.
48 reviews1 follower
January 9, 2022
Baca buku ini berasa lagi nonton film action
Deg-deg'an, apa yang bakal terjadi selanjutnya.

Dua minggu total kuhabiskan buat baca novel ini. Karena emang ga bisa aku baca cepet cepet. Banyak keponya, buka buka google, yutub.
Seru sih ceritanya 👍
3 reviews
January 16, 2022
Template a la magnum opus ES Ito, Rahasia Meede, masih dipakai di sini. Para protagonis yang bebas ternyata hanyalah bidak (atau di novel ini disebut bagal) dari kepentingan politik (atau kekuasaan) yang lebih besar. Sayangnya, tokoh utama kita, Sam, menjelajah agak terlalu banyak tempat sehingga kedalaman latar tidak sehebat Jakarta-nya atau Banda-nya Rahasia Meede...meskipun perwatakan/karakterisasi tokoh-tokoh tetap terasa sama kuat. Ada kisah cinta, hubungan orang tua dan anak, kita tetap dapat merasakan getaran emosinya di sepanjang cerita.

Yah, meskipun tidak ada kabar jelas kapan cetak ulang Rahasia Meede dilakukan, kejutan dari "Dan Brown Indonesia" berupa novel yang sama sekali baru ini tetap berkesan.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Andris Sambung.
39 reviews3 followers
January 26, 2022
Buku E.S Ito sekali lagi, dia berhasil membawa pembacanya larut dalam cerita. Dibawa berpetualang oleh Sam keliling Dunia, konflik demi konflik,konspirasi,mata2 dan segudang peristiwa menakjubkan hadir dalam buku ini. Ito memang piawai meramu cerita, detail akan tempat, drama dan ketegangan dalam porsi yang pas. Komsi Komsa jadi buku kedua yang saya baca dari karya ES Ito ini. Pertama sudah tentu Negara Kelima, yang tak kalah bagus juga. Buku2nya kerap beririsan dengan dunia intelijen dan klandestin. Menggabungkan fakta yang terjadi dengan fiksi, dijahit dengan cerita satu kesatuan, yang membuat pembaca membuka info lain tentang apa yang terjadi sebenarnya dengan dunia nyata dan yang terjadi di dalam buku inj. Menarik karena kita mendapat pengetahuan tambahan tentang sejarah khususnya
Profile Image for Karim Nas.
Author 2 books29 followers
July 24, 2022
Such a wasted potential. The protagonist could've been the star of its own series of interesting novels. But instead, his story was impatiently told in a bland & flat collection of adventures. Historical facts were splattered very generously in almost every page, it almost felt like I was reading an encyclopedia. And there were no emotional attachment, no vivid description of the environment, no deeply enganging interaction between the main characters. Not to mention the numerous typos & misspelling (djabela or djellaba?). If only Sam's story were told in several books, dwelling deeper in his struggles across the globe, he could've been a legendary fictional character, like Jack Ryan, Jason Bourne, or even James Bond whose author were mentioned in the novel. One can only imagine.
Profile Image for Truly.
2,764 reviews13 followers
December 14, 2021
Dari Pulau Saipan, Tibet, India, Afrika, Praha, Amerika, hingga Jakarta. Saya mengikuti jalan pemikiran dan langkah kaki Sam, seakan candu. Memabukkan. Membuat penasaran sampai lembar terakhir.

Ah, ya! Semula saya mengira penulis terinspirasi dari kisah Mr Bond ketika menciptakan sosok Sam. Tapi bagaimana jika sebaiknya? Kisah Mr Bond justru diciptakan dari sosok Sam.

Setelah sekian lama mendengar akan ada karya baru, akhir muncul juga. Wajib dikoleksi.

https://trulyrudiono.blogspot.com/202...
Profile Image for Gita.
115 reviews2 followers
January 2, 2023
Menurut saya tidak sebagus dua buku sebelumnya (mungkin tergantung selera), karena ini juga genre baru dari penulis ini. Sempat hampir menyerah dipertengahan karena berasanya kisah Sam cuma disitu-situ saja dari misi satu ke misi lainnya, untung saya berhasil bertahan menamatkan buku karena bagian favorit saya justru di bab terakhir. Bab terakhir juga yang bikin rating buku ini naik buat saya, awalnya saya berniat kasi 3, jadinya 4 karena plot twist dibelakang. Cukup mengobati kekecewaan karena menurut saya kurang bagus dibanding dua buku sebelumnya
Profile Image for davvinzy.
12 reviews
January 7, 2025
Gue gatau siapa itu E.S. Ito sebelum gue iseng beli buku ini di toko buku karena tertarik sama sinopsisnya, "Apenih? Rencana pembunuhan Sukarno?". Saat itu gue lagi tergila-gila banget sama apapun yang berbau politik, jadi yauda gue belii. Ternyata pas gue baca ini tuh gila banget, ini buku yang bikin gue jatuh cinta sama beliau dan setelahnya tertarik buat baca buku dia yang lain :((

Bayangin kamu diajak keliling dunia sambil belajar fakta sejarah konflik internasional pasca perang dunia II, tapi ini dalam buku fiksi. Jujur sebagai orang yang dicekcoki dari mata pelajaran sejarah saat SMA kalau aliran kiri itu setannya nauzubillah, pandangan gue terhadap komunis buta banget pada saat itu, percaya bahwa mereka jahat. Makanya pas baca buku ini, gue hah heh hoh, "Bukannya komunis yang jahat, ya?" pikir gue lugu (bodoh, sih). Secara gak sadar, buku ini berhasil bawa gue ke dunia yang lebih luas, ke dunia yang tidak mengkotak-kotakkan sesuatu jadi sebatas hitam-putih, baik-jahat. Secara gak sadar, buku ini bikin gue pengen tahu lebih banyak tentang sejarah sebenarnya, dan kemudian gue putuskan untuk membeli dan membaca "Jakarta Method" untuk mengetahui kebengisan kapitalisme menghancurkan komunisme di era pasca wwII ((ini bahas nanti lah)). Intinya, buku ini NGEBUKA MATA GUE dan berhasil bikin gue, "Ih lu oon banget ya ternyata gak tau beginian.", thanks bapak Ito...

Sam, lu bolang banget sumpah, ril bocah petualang. Bukan cuma judi uang, lambat laun dia jadi lebih sering judi nasib dan nyawa. Heran gue, tapi ya SERU BANGET SIH. Sekali nyawa yang dipertaruhkannya aman dia bakal ulangin hal itu lagi, gaada puasnya, adiktif banget ya. Gabole judi ya kawan, haram. AKU SUKA BANGET BUKUNYA. Aku namatin ini di bangku depan perpus kampus sampe malem, sampe dinyamukin. Dipikir-pikir, kayaknya ini hisfic pertama yang gue punya deh...
Profile Image for Ridho Arisyadi.
27 reviews2 followers
January 2, 2024
Sebuah masterpiece lainnya dari ES Ito.

Dengan corak yang sama dengan Dua buku sebelumnya, Rahasia Meede dan Negara Kelima, ES Ito kembali membawa pembacanya ke banyak Zaman yang berbeda. Membawa para pembaca ke kejadian masa lampau yang familiar di buku sejarah, namun dari sebuah sudut yang berbeda.

Komsa Komsi bercerita tentang seorang laki laki dari Bumi Priangan bernama Sam - Sampurasun. Keahlian bawaan dari lahir membawa Sam berkeliling dunia dan berbaur pada banyak kejadian penting di catatan sejarah. Tokoh Tokoh rekaan yang berada disekeliling Sam sangat mudah digambarkan oleh alam imajinasi kita karena kelihatan ES Ito dalam menyusun paragraf. ES Ito juga sangat detail dan tidak Ada salah penulisan sedikitpun terhadap penggambarannya. Bagaimana topic Hamborg tetap konsisten menggambarkan karakter Ben.

(edited : Saya kemudian membaca reviu lainnya terhadap buku ini. Beberapa hal minor yang menjadi kritis adalah Bagaimana seorang pemuda Indonesia bisa berhasil menyeludupkan senjata, membeli pesawat, dan tal mustahil lainnya tanpa dijelaskan dengan rinci strategi yang digunakan. Dari pengalaman saya bergaul dalam umur yang masih belum terlalu pengalaman ini, Hal tersebut sangat mungkin terjadi. Hanya bermodalkan uang, telpon sana telpon sini. :v)

Meski digambarkan seperti robot, ES Ito tetap berhasil memberikan sisi humanist dari Sam yang tetap bisa jatuh cinta yang kemudian menjadi salah satu Penutup yang apik.

Masih Menunggu karya ES Ito berikutnya.
Profile Image for Rangga.
Author 2 books9 followers
September 2, 2023
Saya berusaha keras untuk menamatkan buku ini, dan bersungguh-sungguh untuk berusaha menyukainya, karena saya sangat menghormati E.S. Ito sebagai penulis setelah membaca Rahasia Meede.

Namun, walaupun saya berhasil menamatkan bukunya, saya gagal menyukainya.

Poin terbaik dari novel ini adalah latar sejarahnya, dan bagaimana keterkaitan antar satu kejadian dengan kejadian lainnya di berbagai belahan dunia. apik sekali.

Sam, sebagai protagonis, cukup 'oke' lah. Meskipun saya tidak yakin, kenapa karakter-karakter lain di dalam novel menganggap Sam sebagai orang spesial? tapi saya suka pada akhirnya Sam mendapatkan redemption arc-nya.

Yang saya tidak sukai adalah gaya penceritaannya. Novel ini menitikberatkan pada tahap persiapan. Setiap kali ada plot baru, E.S. Ito menceritakan dengan panjang lebar latar sejarahnya, kemudian dengan panjang lebar pula bagaimana Sam bisa terkait (atau terjebak?) dalam plot tersebut, dan bagaimana dia mempersiapkan aksinya. Namun setelah puluhan halaman latar dan persiapan, bagian eksekusi rencananya hanya dirangkum dalam satu-dua paragraf.

Begitu terus dalam berbagai plot di berbagai negara sepanjang buku, termasuk saat menceritakan bagian endingnya.

Saya jadi membayangkan bagaimana jika buku ini dibuat jadi seri, satu buku untuk satu plot. Mungkin akan jauh lebih baik.
Profile Image for Ayasha Nordiawan.
280 reviews5 followers
January 6, 2022
3.5

Trying out a new genre to kick off the year. Komsi Komsa, from "comme ci, comme ca", begitu-begitu saja. We're following Sam, a uni drop-out from UCLA who got caught up in debts and have to pay it off through assisting illegal activities (which sent him into a whirlwind of adventures).
There is some massive historical references in the book which was challenging to navigate, but it was packed and written in an action-filled way, with E.S. Ito's many different characters that created a web of connection between each other. An important examination into politics and history, this book looked at the domino effect of actions through the eyes of one man.
Profile Image for Ms.TDA.
241 reviews4 followers
July 23, 2025
Buku ini mengulik tidak hanya tentang sejarah berbagai negara di era 1950an, tapi tentang potensi Sam, seorang pemuda dari Indonesia berpetualang keliling dunia sambil mengeluti bidang intelejensi diberbagai segmentasi yg mana di penghujung nya, ia hanya sebuah kelinci percobaan oleh segelintir orang2 politik nan jauh diatas sana. Sebuah pengalaman membaca yg apik dan seru!! Berasa nonton James Bond + John Wick di setiap chapter2 nya 💥

“Sejuta tenaga hanya bisa membangun satu candi raksasa tetapi satu otak mungkin bisa mengubah Indonesia.”
Kata yang bijak namun mengandung boomerang yg pedih untuk dijalankan 🙃

4,2/5🌟
Profile Image for tia.
59 reviews4 followers
June 25, 2022
Selalu suka sama cara ES Ito bercerita. Setelah lebih dari satu dekade akhirnya ada buku baru lagi.
Kisah Sam yang berkeliling dunia tanpa rencana dan terlibat dalam peristiwa2 penting di era 50-60an. Kali ini belajar tentang gejolak dunia pada era itu. Setiap ada penjabaran tentang peristiwa baru selalu bertanya2, ini yang beneran terjadi yang mana ya?
Profile Image for Arya Dp.
59 reviews
February 22, 2025
Buku sejarah lebih tepatnya. Sejarah dunia yang dirajut dalam fiksi melalui tokoh Sam. Penuh petualangan, setiap babnya menawarkan petualangan berbeda.

Tapi, menurutku, intensitas dari setiap petualangannya tidak semuanya tinggi. Beberapa bagian lebih terasa seperti membaca teks sejarah.
Profile Image for Pipa.
235 reviews3 followers
Read
March 31, 2022
Keliling dunia di era 50-an, bersama tokoh Sam, Si Sampurasun.
Profile Image for Jimmy Ariesta.
24 reviews
June 1, 2022
berharap dapat suatu yang baru dan keren dari buku baru ES Ito. beberapa bab pertama sangat mengasyikkan tapi selesai di halaman terakhir saya malah bertanya-tanya: kok gini doang?
Displaying 1 - 24 of 24 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.