상처 입은 여린 마음을 글로써 어루만지는 작가 정여울. 그녀는 심리학이라는 주제를 인문학과 접목시키며 내면 깊숙한 곳에 잠들어 있는, 하지만 불시에 고개를 들이밀어 마음을 어지럽히는 아픔의 자국들을 따듯하게 보듬어왔다. 『상처조차 아름다운 당신에게』는 그러한 정여울의 ‘토닥임’이 가장 빛을 발하는 심리 에세이다. 격월간 문학잡지 《Axt》에 연재했던 ‘정여울의 심리학 상담소’를 중심으로, 중독·공포·분노 등 우리를 무너뜨리는 인간의 세 가지 심리에 대해 집중적으로 다룬 글을 함께 묶었다.
정여울은 이번 신간을 통해 오랜 시간 축적된 지난한 아픔들이 어른이 된 자신에게까지 커다란 영향을 미치고 있었음을 솔직하게 털어놓는다. 나아가 어린 시절의 상처를 고스란히 간직하고 있는 마음속 ‘내면아이’를 보듬는 과정이 트라우마를 극복하는 데 있어 얼마나 중요한 것인지에 대해서도 역설한다. 또한 그간 융 심리학에 깊은 관심과 애정을 보여온 만큼, 다양한 문학 작품과 신화, 영화 등을 심리학적 관점으로 풀어내며 건강한 마음 치유를 향한 길을 제시하고 있다. 특히 이번 책이 갖는 특별함은 각 챕터가 끝나는 페이지에서 잘 드러난다. 바로 정여울이 묻고 독자가 답하는 ‘글쓰기 시간’. 작가가 글쓰기를 통해 위로받았듯, 독자들 또한 질문에 대한 답을 써내려가며 그동안 외면해온 내면의 그림자를 들여다보고, 자신의 감정에 대해 깊이 생각해볼 수 있는 치유의 시간을 가지게 될 것이다.
Dari awal merasa sangat relate sama buku ini, karena lumayan mirip sama hidupku sendiri, bahkan alasan untuk belajar Psikologi pun sama 😅 Bedanya penulis anak sulung sedangkan aku bungsu. Tapi kemudian membaca 340 halaman buku self improvement ini jadi agak berat dan nggak senikmat baca lembar-lembar awal, kenapa ya, mungkin karena banyak penjelasan yang terulang, tapi yang membuat menarik dan tetap baca adalah kisah yang mengikuti setiap bab nya, jadi banyak tau kisah tokoh-tokoh terkenal, legenda, mitologi Yunani juga cerita dari buku atau film yang pernah dibaca dan ditonton penulis yg digali kembali untuk memberikan contoh dan pembelajaran sesuai sama pembahasan. Buku ini termasuk detail dan lengkap, dari pembahasan tentang trauma dan luka itu sendiri, ego manusia, juga tentang ekstrover dan introver. Buatku terjemahannya pun enak dibaca dan dipahami. Buku ini juga cukup membantu untuk mengenali diri sendiri apalagi buat yg sedang bergumul dengan luka.
Buku ini menjelaskan secara detail bagaimana trauma terbentuk, dan menekankan bahwa trauma terbentuk lebih rentan saat masa kanak-kanak. Kenapa? Bisa lihat penjelasannya di buku ini yaa, hehe. Karena itu pula, mungkin pembahasan mengenai 'inner child' terasa dibahas berulang-ulang sampai saya sebagai pembaca pun melewati titik jenuh membaca.
Di buku ini juga saya mendapatkan banyak hal yang sangat berkaitan dengan kehidupan di usia dewasa ini. Cukup membantu saya untuk menemukan ' 'sebab-akibat' permasalahan dan kesulitan yang dialami akhir-akhir ini.
Epilog yang diberikan oleh penulis juga memberi kesimpulan, bahwa sejatinya rasa syukur sangat membantu kita untuk berdamai dengan diri sendiri, yang di dalamnya terdapat trauma dan ketakutan pada rasa kebahagiaan.
Sejujurnya, buku ini sangat membantu bagi orang-orang yang mungkin saja sedang berjuang untuk pulih dari traumanya. Sayangnya, buku ini terjemahannya terkesan 'kaku', sehingga ga gampang untuk dipahami dalam sekali baca saja. Mungkin perlu berulang-ulang kali dibaca agar bisa mengerti tentang apa yang sedang penulis bicarakan. Uniknya, penulis beberikan lembar journalining di akhir masing-masing bab untuk diisi oleh pembaca berkaitan dengan pembahasan pada bab-bab tersebut. Ada beberapa cerita yang dibawakan oleh penulis di setiap babnya berdasarkan buku-buku-buku yang dibaca penulis. Semuanya ternyata relate dan membantu pembaca untuk memahami topiknya. Buku ini juga membantu pembaca untuk bisa memahami makna luka dan untuk tidak takut berkonfrontasi dengan luka itu sendiri. Membuat pembaca memahami bahwa luka atau trauma itu tidak selamanya menjadi musuh, namun ia bisa menjadi teman yang akan membuat kita menjadi lebih kuat dari sebelumnya.
Meski lumayan tebal dan memerlukan konsentrasi, buku ini memberikan pemahaman mendalam: hidup tidak sepenuhnya hanya bisa hitam atau putih. melarikan diri maupun menyembunyikan luka dan trauma bukanlah solusi, karena suatu saat akan kembali menjelma menjadi mimpi buruk, menusuk dari belakang dan mengacaukan keseharian kita yang damai. selain trauma, kita di juga di ajak untuk menyadari karakter kita apakah dilandasi jati diri, atau ego semata.
⚘️Bukan hanya yang memiliki trauma saja yang bakal relate membaca buku ini. siapapun kemungkinan bisa cocok baca buku ini sebab trauma bisa saja tidak hadir dari kejadian serius maupun bisa muncul meski bukan dari pengalaman buruk sendiri.
aku sendiri membaca perlu fokus tinggi entah karena terjemahannya atau karena emang daya tangkapku sudah mulai menurun krn kondisi tertentu.
Buku yang bagus, menarik secara judul dan juga design covernya.
untuk halaman-halaman awal sangat membantu untuk mengatasi trauma diri dan juga membantu mengklasifikasikan self problem dengan pendekatan dan metode yang bisa kita temui dibeberapa karya lain seperti film, music, lukisan, buku atau novel karya orang lain dengan melihat dari sudut pandang pendekatan trauma.
jika ingin benar-benar paham buku ini, maka perlu waktu untuk bersabar membacanya, karena terjemahannya dihalaman tengah sampai akhir cukup membuat otak lelah untuk memahami maksud dari kalimat yang tertulis, terlebih lagi banyak bahasan dan istilah yang berulang-ulang, entah memang begitu dari buku aslinya atau memang terjemahannya yang kurang bagus.
namun dengan segala kekurangannya, buku ini mempunyai kelebihan dan value yang tetap sangat membantu untuk mengatasi trauma.
I really love this book. At first, it was hard to read because there was a lot of knowledge to be understood inside. You really need to focus reading this. I also think that it is not the type of book that you should read when you are vulnerable in some ways. For me, it triggers a lot of things inside me when I read this, especially when I was crashed by the world. I think you can read this after you pass your grieving or sad stage but still confuse how to manage your emotions. This book provides very practical ideas to deal with your emotions. I also love the stories provided in the book. It feels like I read other novels or ancient stories. It was somehow amusing and made the rest of the knowledge inside bearable to digest.
Buku yang akan memeluk dan membelai kita saat sedang terluka, marah, atau bersedih. Buku ini akan mengajari kita bagaimana caranya mengonfrontasi luka sehingga menjadi sesuatu yang tidak menakutkan lagi, bagaimana cara memelihara dan merawat luka sehingga luka itu justru akan menjadi sesuatu yang lebih menguatkan kita. Seringnya aku membaca buku ini saat sedang marah atau bersedih, dan ketika membacanya rasa marah dan sedihku itu perlahan mereda. Buku yang akan selalu aku baca saat sedang merasa tidak baik-baik saja.
Buku ini mengajak kita untuk perlahan bisa melepaskan setiap luka yang pernah terjadi dimasa lalu dengan mulai mengajak innerchild kita berbicara. Karena setiap luka dan masalah yang pernah terjadi dimasa lalu dapat membentuk pribadi yang berbeda dimasa depan. Menumpuk luka dan masalah bukanlah hal yang baik
Meluapkan masalah kepada orang lain dalam bentuk emosional juga bukan hal yang bijak. Coba mengenal diri dan menyembuhkan diri dengan cara berbicara dengan diri sendiri tentang setiap luka yang pernah terjadi merupakan salah satu langkah awal yang baik
Bukunya bagus, relate dengan kehidupan sendiri😂 walaupun lumayan lama juga aku bacanya ntah mungkin karena terasa berat mengingat trauma2 masa lalu. Suka dengan cara penyampaiannya tentang sesuatu, detail jadi paham situasinya kayak gimana walaupun ada yang harus dibaca berapa kali sampe paham.
Cara berkenalan dengan diri sendiri yang memiliki luka batin dan trauma. Diringkas dengan bahasa yang mudah di pahami
- beberapa ada related dengan aku, bahwa berdamai dengan diri sendiri salah satunya adalah merawat luka batin dari trauma, tidak hanya memberikan sebuah tulisan, penulis juga memberikan sebuah lembaran kosong dan di beri pertanyaan, seakan-akan mengajak berbicara sisi dari si pembaca.
- belajar untuk mendengarkan dari sisi lain yang terabaikan di diri sendiri
- secara tidak langsung,.memberitahukan bahwa mengexplore diri itu memang di butuhkan untuk merasakan bahagia bliss
Baca buku ini karena ada keinginan buat nyembuhin suatu trauma dan luka batin. Penulis bercerita tentang pengalaman dalam menghadapi traumanya, banyak membahas ilmu psikologi, cara berkenalan dengan diri sendiri, luka batin, dan trauma.
Sayangnya terjemahannya lumayan kaku, jadinya harus nyoba baca beberapa kali baru ngeh maksudnya apa. Overall buku ini bagus dan membantu banget buat orang yang sedang bergumul dengan luka.
Buku ini bagus untuk para pemilik trauma yang ingin memahami dan meredakan bahkan memulihkan trauma yang mereka miliki. Banyak juga referensi cerita atau kisah yang dapat diambil hikmahnya dari beberapa film/buku yang penulis rangkum dalam buku ini. Banyak juga istilah-istilah psikologi yang dapat diketahui oleh pembaca. Namun karena terjemahan yang mungkin kurang 'luwes' membuat buku ini jadi terkesan bertele-tele. Namun sejauh ini hal dan motivasi yang didapatkan dari buku ini sangatlah bermanfaat.