Jump to ratings and reviews
Rate this book

Cinta di Ujung Sajadah

Rate this book
Kenapa saya menulis buku ini?
Karena saya ingin menghangatkan kembali cinta ibu
di hati pembaca.

Rekan..., semoga buku ini maupun cd berisi senandung religi-nya
bisa menjadi teman baik di hari-hari ramadhan

salam

Asma Nadia
---------------

Namanya Makky Matahari Muhammad
dan Cinta menyimpan nama itu dengan baik di kepalanya.
Bukan karena salam yang diucapkan lelaki itu saat pertama bertemu.
Tetapi karena kehadirannya membawa pelangi dalam hidup Cinta.

Belasan tahun menjalani hidup sebagai piatu, Cinta bahkan tidak tahu wajah ibunya.
Ayah dengan sempurna melenyapkan setiap jejak perempuan terkasih itu.
Saat Ayah menikah dengan Mama Alia, dan membawa dua saudara tiri, Cinta semakin tersisih.

Ketika surga terenggut dari hari-hari Cinta, lelaki itu hadir.
Makky Matahari Muhammad yang humoris namun santun itu, mengenalkannya pada dunia lain yang memberi kebahagiaan. Hingga sebuah rahasia besar belasan tahun terbongkar dan Cinta harus menempuh perjalanan jauh yang memisahkannya dari laki-laki itu.

Ketika seluruh harapan menemui jalan buntu, Cinta berjuang.
Mencari kekuatan dalam sujud-sujud panjang.
Menelusuri jejak surga yang dirindukan
hingga tuntas saat senja di Madinah

--------


Harga Rp. 44.500,-

Baca Novelnya, Dengarkan Lagunya...
Bonus CD
Cinta di Ujung Sajadah,
lirik/ Asma Nadia
Bestari dan Nurastiani
Widjoyo

348 pages, Paperback

First published January 1, 2008

34 people are currently reading
500 people want to read

About the author

Asma Nadia

101 books1,622 followers
Asma Nadia
Education: Bogor Agricultural University (IPB, 1991)
Home FAX: +622177820859
email: asma.nadia@gmail.com

Working Experiences: I was working as a CEO of Fatahillah Bina Alfikri Publications, and Lingkar Pena Publishing House, before starting AsmaNadia Publishing House (2008)

Writing residencies: in South Korea, held by Korean literature translation institute (2006) & and in Switzerland held by Le Chateau de Lavigny (2009)

Writing Workshop:
- Conducting a creative writing (novel), Held by Republika News Paper, 2011
- Writing workshop instructor for (novel) participants from Brunei, Singapore, Indonesia, Malaysia, held by South East Asia Literary Council (MASTERA), July, 2011
- Conduct a writing workshop for Indonesia Migrant Workers in Hongkong (2004,2008, 2011), and for Indonesian students in Cairo, Egypt (2001, 2008), and University of Malaysia.
- Giving a creative writing workshop for Indonesian’s students in Tokyo, Fukuoka, Nagoya, Kyoto (November 2009).
- Giving writing workshop in Manchester; Indonesia Permanent Mission in Geneve; Indonesian Embassy in Rome, and for Indonesian students in Berlin (2009)
- Held a writing workshop with Caroline Phillips, a Germany writer, in World Book Day 2008

Performance:
- Performing two poems for educational dvd (Indonesian Language Center) 2011.
- Public reading: (poem) in welcoming Palestine’s writers in Seoul, 2006;
- Public reading short story in Geneve 2009, Performing monologue in Mizan Publishing Anniversary 2008, Ode Kampung Gathering in Rumah Dunia, etc.

Awards and honors:
1. Istana Kedua (The Second Palace), the best Islamic Indonesia novel, 2008
2. Derai Sunyi (Silent Tear, a novel), won a prize from MASTERA (South East Asia Literary Council), as the best participant in 10 years MASTERA, 2005.
3. PREH (A Waiting), play writing published by The Jakarta Art Council, honored as the best script in Indonesian’s Women Playwrights 2005
4. Mizan Award for the best fiction writer in 20 Years Mizan (one of Indonesian’s biggest publishers)
5. Asma Nadia profile was put as one of the 100 distinguished women publishers, writers and researchers in Indonesia, compiled by well-known literary critic Korrie Layun Rampan, 2001.
7. Rembulan di Mata Ibu (The Moon in the Mother’s Eye, short stories collection), won the Adikarya IKAPI (The Indonesian Book Publishers Association) Award, 2001
9. Dialog Dua Layar (Two Screen’s Dialogue, a short story collection), won the Adikarya IKAPI (The Indonesian Book Publishers Association) Award, 2002
10. 101 Dating, a novel, won the Adikarya IKAPI Award, 2005
11. The most influential writer 2010, awarded by Republika News Paper
14. BISA Award for helping Indonesia Migrants Workers who wants to be writers (held by Be Indonesia Smart and Active Hongkong)
15. Super Woman MAG Award 2010
16. One of ten most mompreneurship 2010, by Parents Guide Magazine

Summary of translations of work into other languages:
1. Abang Apa Salahku (published by PTS Millennia SDN.BHD 2009)
2. Di dunia ada surga (published by PTS Millennia SDN.BHD 2009)
3. Anggun (published by PTS Millennia SDN.BHD 2010)
4. Cinta di hujung sejadah (published by PTS Millennia SDN.BHD 2011)
5. Ammanige Haj Bayake (Emak Longs to Take The hajj), NAVAKARNATAKA PUBLICATIONS PVT. LTD, 2010 (in south indian language/Kannada)

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
121 (24%)
4 stars
183 (37%)
3 stars
144 (29%)
2 stars
37 (7%)
1 star
8 (1%)
Displaying 1 - 30 of 63 reviews
Profile Image for Rizki Nurhidayah.
1 review5 followers
April 14, 2013
Cerita yang sangat bagus, menyentuh, tentang perjuangan seorang anak bernama Cinta yang rindu akan kehadiran sosok ibu kandungnya. Dengan membaca buku ini, kita akan tahu bagaimana arti seorang ibu dari kacamata seorang anak, yang bahkan tidak pernah tahu sosok ibunya seperti apa. Tidak hanya itu, kehidupan Cinta pun tidak mulus seperti seharusnya. Hidup bersama dengan ibu dan saudara tiri yang jauh dari kata baik, dan sikap sang ayah yang terkesan menutup-nutupi siapa sosok ibu kandungnya. Perjuangan Cinta yang penuh air mata dalam mencari siapa dan di mana sosok Ibu berada dan diselingi kisah persahabatan, kekeluargaan, dan cinta membuat buku ini mengajak kita merasakan bagaimana rasanya berada di posisi Cinta karena terjebak emosi yang sangat mengalir dituliskan dalam buku ini. Salut buat mbak Asma Nadia, karya-karya selalu saja menginspirasi saya :)
Profile Image for Ayla Zf.
4 reviews1 follower
January 17, 2016
Judul : Cinta di ujung Sajadah
Oleh : Asma Nadia
Tahun : 2008

Merupakan sebuah novel bergenre remaja dengan alur maju mundur, yang menceritakan kisah sederhana seorang gadis bernama cinta. Ia menjalani hari-hari nya tanpa merasakan kehangatan belaian kasih seorang ibu. ia tak tahu apa-apa soal ibunya, kecuali sebuah fakta bahwa: ibunya telah meninggal.
Ia Hidup bersama ayah yang dingin- yang sayangnya sering tak berpihak padanya, bersama mama Alia ibu tirinya yang cuek dan 2 saudara tirinya Anggun dan Cantik yang selalu menghembuskan kebencian dan sering menyulut pertengkaran dengannya. Hanya Mbok Nah- seorang ibu tua yang kerja membantu di rumahnya lah yang menjadi sandarannya, pelindungnya,juga ibu kedua baginya.
Syukurnya, ia memiliki dua sahabat yang baik sejak kecil, Neta dan aisyah . Hanya saja rasa rindu akan sosok ibu selalu saja membuatnya sedih, terlebih ketika ia melihat betapa besar cinta Ibu teman-temannya kepada anak-anak mereka. iapun melampiaskan kerinduannya dengan mulai memotret semua ibu. Mulai dari ibu teman-temannya hingga ibu2 kantin di sekolahnya.

Hidupnya mulai berwarna, ketika seorang pria bernama Makki Matahari Muhammad menyapa nya. keramahanya, belagu-nya, kebiasaannya tak pernah meninggalkan shalat jum'at serta ketertarikannya pada dunia potografi yang cukup menyedot perhatiannnya.

Sebuah babak baru, berawal dari niatnya untuk menjadi anak yang membanggakan bagi ibunya , saudara tirinya yang tega mengerjai nya- menggunting jelek rambut indahnya saat ia tengah tidur, Makki yang pergi meninggalkannya tanpa satu patah katapun dihari ulang tahunnya, keputusannya untuk berhijab, kebahagiaannya menemukan foto ibu nya, hingga pengakuan Mbok Nah bahwa ia pernah berkirim surat dengan ibunya. 7 tahun lalu. Sebuah fakta,bahwa Ibunya masih hidup.!!

Cinta akhirnya memutuskan untuk menemukan sendiri ibunya. berbekal sebuah alamat yang tertera di amplop usang . Pencarian panjang nan melelahkan itu dimulai. Mengenalkannya pada sosok Adji-pemuda sok akrab yang ditemuinya di kereta. pemuda yang rupa nya sangat membantu-yang mengingatkannya
" apapun kata orang. ibumu tetap ibu. sosok yang lebih dari berhak untuk mendapatkan bakti dan kasih sayang anaknya-juga perhatianmu".
amplop itu membawanya ke jakarta., bandung hingga jogja. Harapan-harapan akan bertemu ibunya kian besar, rindu yang membuncah. ketika ia mulai menemukan titik terang . Namun ketika pencariannya telah sampai- Hanya pusara ibu yang dapat ia temui. Memiliki masa lalu yang kelam- membuat ibu nya memilih untuk tidak menemui sang anak- tak ingin anaknya terluka- dan membiarkan dirinya menanggung rindu hingga akhir hayatnya.

novel ini cukup bagus terutama bagi kaula muda. Ada banyak ibrah yang bisa diambil. ada Berbagai macam potret ibu di novel ini, Menceritakan sosok Cinta-anak yang berbakti pada ibunya-meski ia tak pernah berjumpa. cerita mengenai keikhlasan, kerelaan hati menerima kenyataan, cinta pun menghajikan ibunya ke tanah suci.

Kisahnya juga berakhir manis- cinta akhirnya berjodoh dengan lelaki yang selalu menjaga nasihat akhir ayahnya- menjaga diri dari hal2 yg dilarang Allah.
" seburuk apapun yang kamu lakukan,nak. ingatlah kamu menyandang nama muhammad." ya. Dialah Makki suaminya kini. teman masa muda-tetangga sebelah rumahnya. End

suhailah A
Profile Image for Nashtiti Aliafari.
35 reviews60 followers
July 26, 2013
Terkadang alurnya bisa ditebak, terkadang mengejutkan. Apik, mengalir, dan banyak memberi keteladanan disana-sini dengan cara yang tidak kita sadari. Keran air mata kebuka waktu baca buku ini, subhanallah, jadi keinget Ibu saya. :')
Profile Image for Andi Lintang.
225 reviews17 followers
December 20, 2024
TENTANG BUKU INI
Cinta, gadis SMA yang selama belasan tahun tidak pernah mengetahui identitas dan beradaan ibu kandungnya, tinggal bersama ayah, ibu tiri, dan dua saudari tirinya. Di rumah ia selalu diperlakukan semena-mena oleh ibu dan saudari tirinya.
Namun, Cinta tak memperdulikan itu. Ia masih punya Mbok Nah, sahabat-sahabat di sekolahnya, dan Makky; pemuda yang baru saja pindah ke rumah sebelah. Mereka menjadi periang hati Cinta yang tidak di dapatkan dari keluarganya.
Hingga saat Cinta menginjak usia 17 tahun, ada gejolak batin yang membuncah dalam diri Cinta. Dibarengi dengan terkuaknya rahasia tentang ibunya yang selama ini tidak ia ketahui.

PENOKOHAN
Cinta memiilki perawakan yang ideal (tidak terlalu cantik, tapi tidak jelek juga; tidak gemuk dan tidak kurus). Dia gadis yang periang. Dia selalu sabar saat ibu tiri (mama Alia) dan 2 saudari tirinya (Cantik dan Anggun) berulah dan menimpakan kesalahan pada Cinta. Tapi di balik kesabarannya, dia juga bisa melawan.
Cinta memiliki sahabat karib di sekolah; Neta dan Aisyah, serta pembantu rumah tangga di rumahnya yang mengurusnya sejak kecil; Mboh Nah.

Makky adalah pemuda yang suka memakai topi baseball dan menyelipkan sebatang rumput di sela-sela bibirnya. Setelah pindahan, ia menjadi akrab dengan Cinta karena mempunyai hobi yang sama; fotografi. Dia senantiasa mengajari Cinta semua hal yang berbau fotografi. Adiknya, Salsa, juga sangat akrab dengan Cinta layaknya adik-kakak.

POV DAN SETTING
Cerita dibuka oleh tokoh ‘Saya’ (sudut pandang orang pertama), yang mewawancarai sosok Cinta, Perempuan paruh baya yang mengelola dan tinggal di panti asuhan. Wawancara inilah yang membawa Cinta Kembali ke masa SMA-nya, momen-momen penting dalam hidupnya, hingga ia berusia 17 tahun dan terkuaknya fakta tentang masa lalu keluarganya. Kisahnya dinarasikan dari sudut pandang orang-ketiga.
Latar waktu yang disajikan kira-kira awal tahun 2000-an (menilik buku ini terbit dari tahun 2005), ditandai dengan belum adanya sarana media sosial, dan para tokoh menggunakan telepon dan SMS dalam berinteraksi jauh.
Latar tempatnya adalah di Bogor, tempat tinggal keluarga Cinta, sekolah, dan sahabat-sahabatnya. Setelah rahasia tentang ibunya terungkap, ia menjelajahi kota Jakarta, Bandung, dan Jogja sendirian demi mencari fakta tentang ibu kandung yang selama ini disembunyikan darinya.

GAYA BAHASA
Novel ini termasuk genre teenlit, yaitu tokoh-tokohnya yang berusia remaja. Bahasa yang digunakan penulis sangat nyaman dibaca. Apalagi aku menemukan lebih banyak dialog dibandingkan deskripsi atau narasi yang membuat ceritanya lebih hidup.
Novel ini menggunakan bahasa baku untuk narasinya, dan bahasa santai sehari-hari untuk dialognya. Tidak ada bahasa gaul dan bahasa kasar yang berlebihan, makanya novel ini aku komendasikan sekali untuk semua kalangan.
Untuk format bukunya, font yang digunakan besar-besar dan book-spine nya dapat terbuka 180° jadi enak untuk dibaca tanpa harus ditahan pakai tangan.

----------------------

“Banyak orang yang telah ditinggal pergi ibunya, rela menukar apapun asal bisa hidup bersama ibu, memeluk dan menciumnya sehari lagi.” hlm. 220

#lintangbookreview

Hidup Cinta layaknya Cinderella. Bukan seorang gadis yang menjadi putri kerajaan, tapi hidup Cinderella sebelum bertemu pangeran. Hidup bersama ibu dan dua saudari tiri yang luar biasa jahil dan jahat kepada Cinta. Tapi, bukan itu yang membuatnya lemah. Dia masih bisa sabar dan tegar, bahkan melawan dan membela diri saat berhadapan dengan mereka. Cinta lemah karena rindu. Rindu kepada ibu kandung yang seumur hidup tak pernah ia ketahui wajah dan keberadaannya.

Hidup Cinta disibukkan dengan sekolah dan bergaul dengan sahabat2nya. Ditambah kedatangan Makky, cowok yang baru saja pindahan, makin mewarnai hari2 Cinta karena mereka memiliki hobi yang sama, yaitu fotografi. Aku dihadapkan dengan kegemasan mereka yang sepertinya saling suka, tapi tidak mau mengungkapkan. Makky pun tak pernah berani untuk menyentuh Cinta. Tipe2 halal romance ga sih

Terungkapnya fakta tentang ibu kandungnya, mendorong Cinta untuk menapaki jejak2 ‘kehidupan’ ibunya, dari Jakarta, ke Bandung, lalu Ke Jogja. Perjalanan itupun membuat Cinta banyak mencermati realitas kehidupan, terutama terkait peran para ibu. Cinta mengunjungi pasar2, perkampungan, sampai tempat pel*acuran. Cinta menemukan peran ibu yang menyayangi dan mencintai anaknya dengan caranya sendiri, tapi juga tidak sedikit peran ibu yang tak ‘seideal’ di pikirannya. Aku sampai menitikkan air mata saat membacanya.

Yang aku merasa kurang hanya pada pergantian alur (karena alurnya maju-mundur) yang tiba2, kadang membuatku bingung dan harus membaca ulang. Selebihnya, ceritanya cukup page-turning. Ada plot yang bisa ditebak, ada juga plot-twist yang membagongkan sekaligus menyayat hati.
Profile Image for Refinbl.
3 reviews
March 25, 2020
[Cinta diujung Sajadah]

Judul : Cinta diujung Sajadah
Penulis : Asma Nadia
Penerbit : Buku Republika
Tahun terbit : cetakan 2 th 2020
Halaman : 381 hal

Okeee selesai juga baca buku ini dalam 2 hari🙌

Ada yang sudah pernah membacanya? Buku ini diterbitkan ulang tahun 2020 loh, dengan cover yang so cute, warnanya menyatu banget sama perempuan, hihi

Cerita ini memiliki alur mundur, dan seluruh plot ceritanya benar-benar di ceritakan dengan apik oleh bunda Asma Nadia. Kisah ini menceritakan tentang perjalanan seorang perempuan demi menelusuri jejak surga, yang seperti puzzle besar, yang harus diselesaikan menjadi sebuah lukisan yg entah akan jadi seperti apa dan juga kisah hijrahnya.

Melalui kisah ini, kita diajak menelusuri lorong waktu, menjejak setiap titian rindu, hingga rindu sampai pada tempat tujuan. Benar-benar seakan kita ikut serta didalamnya. Dan sungguh, benar-benar membolak-balikkan hati, gejolak perjalanan yang ada, dari senang, sedih, kecewa, bahagia, semua menyatu. Cinta, kebencian, kekecewaan, persahabatan, dan kasih sayang, semua terasa!
Cinta dan kasih sayang disini gak melulu soal pasangan ya! Tapi lebih besar dari itu, cinta dari seorang yang telah sudi mengandung selama 9 bulan.

"Entah lelaki mana yang Dia kisahkan sekali ini: yang tenggelam dalam pertobatan tersebab melintas kekhilafan yang gagah menentang fitnah dan muslihat bujuk rayu atau yang meminta selimut karena di lidahnya tersimpan amanat?"
- Hal 45

Hampir di setiap bagian awal babnya, terselip kata-kata seperti diatas, yang akan membuat kita jadi menerka-nerka, kisah seperti apalagi dibalik sajak indah ini? Makin penasaran deh!

Bunda Asma Nadia dengan kepiawaian yg dimiliki, membuat Endingnya, that GREAT! Tak bisa berkata apa-apa, sempurna. Sungguh tak terduga.
Profile Image for R-Qie R-Qie.
Author 4 books9 followers
April 16, 2019
Cinta, gadis manis yang tak sempat mengenal ibu kandungnya, hidup bersama ayah yang dingin serta ibu dan saudara-saudara tiri yang bersikap buruk. Meski sering dihinggapi kesedihan, ia tumbuh menjadi gadis ceria dan memiliki banyak teman. Hingga misteri tentang keberadaan ibunya membawa gadis itu menjelajahi kota demi kota untuk mencari jejak surganya berada.

***

Saat melihat cover dan membaca blurb, saya mengira hanya akan disuguhi kesedihan demi kesedihan. Kenyataannya, banyak hal-hal kocak dan segar yang dihadirkan penulis. Gaya bahasa khas Asma Nadia mengalirkan kisah penuh makna dalam novel ini. Beragam emosi diramu dengan racikan yang pas hingga mampu menghadirkan tokoh-tokoh berkarakter kuat dan jalan cerita bagus. Puzzle-puzzle misteri yang disusun, menambah daya tarik tersendiri. Empat bintang.

***
Profile Image for Yoca Maghrifa.
1 review
August 29, 2017
ass, sebelumnya saya yoca fitria magrifa ingin minta bantuannya pada teman-teman semua yang pecinta buku khususnya yang telah membaca buku novel cinta di ujung sajadah karya asama nadia, saya ingin minta tanggapan dari teman-teman semua mengenai novel ini, karena saya sedang melakukan penelitian tentang tanggapan pembaca mengenai novel cinta di ujung sajadah, saya menggunakan bukunya kak asma nadia karena buku-bukunya begitu banyak menginspirasi dan saya memilih bukunya yang ini karena ceritanya tidak begitu ke soal percintaan tetapi lebih ke keluargaan.
bagaimana menurut teman-teman tentang tokoh, tema, alur dan gaya bahasa yang digunakan dalam cerita tersebut ?
bagaimanakah kesan yang didapat dalam novel tersebut?
terimakasi partis
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Bina Izzatu Dini.
99 reviews4 followers
October 22, 2017
Asal nyamber buku ini dari rak tanpa baca sinopsisnya, karena melihat nama "Asma Nadia". Sudah lama tidak membaca buku beliau.

Baca judulnya, saya kira novel ini akan penuh cerita romansa remaja menye-menye, tapi rupanya saya salah besar.

Novel ini menceritakan tentang pencarian seorang anak untuk menemukan ibunya yang sudah belasan tahun terpisah, dibumbui beragam cerita tentang wanita bergelar ibu lainnya. Endingnya bisa ditebak, banyak elaborasi yang tidak perlu (sebutlah ketika Cinta depresi di Jogja, penjelasannya memakan 2 halaman sendiri, langsung saya skip hehe. Atau elaborasi tentang dunia fotografi dengan istilah yang terlalu teknis). Tapi tetap menyenangkan bisa membaca karya Asma Nadia yang ini, dan pastinya sarat makna.
Profile Image for Syu.
40 reviews
March 4, 2022
Sebuah kisah yang amat menarik. Mudah untuk difahami walaupun sering bertukar latar masa dan tempat dalam satu masa.

Ending yang tidak tergantung. Alhamdulillah. Cuma ending agak sedikit tidak memuaskan hati saya kerana tidak menceritakan dengan detail kenapa Ayuningsih meninggalkan Cinta sewaktu kecil. Walaupun ada beberapa hint, tetapi tetap tidak puas bagi saya.

Kemudian, ending tentang Papa, Mama Aliaa, Anggun, Cantik dan Makcik Nah juga tiada. Adakah Papa akan menceritakan sesuatu kepada Cinta tentang masa lalu? Apa yang terjadi antara Cinta dan keluarga tirinya selepas itu? Siapa sebenarnya yang memotong rambut Cinta dan mengapa?

Apa-apapun, buku ini memang sangat menarik dan saya sangat suka 😁
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for nadinosaurus.
271 reviews4 followers
July 9, 2021
Karena ini novel remaja, jadi sentuhan islaminya menurut saya tidak sepekat novel-novel Bunda Asma Nadia yang lain. Mungkin karena Cinta, si tokoh utama, baru hijrah di pertengahan buku.

Pesannya sampai tanpa menggurui, lewat dialog-dialog Cinta dan teman-temannya yang asyiik banget!

Twist di akhir bikin saya nangis kejer. Yaah, bagaimanapun status dan kondisi orang tua, mereka ttp memiliki hak atas bakti, doa, dan cinta anaknya. Karena Allah Sang Maha Cinta, telah menanamkan cinta pada hati Ayah Ibu, utuh dan sempurna, serta menjadikan mereka pintu surga bagi anak-anaknya
Profile Image for Shabrillah .
35 reviews
September 15, 2021
Sebenarnya, aku udah baca buku ini dari zaman baheula kali ya! Mungkin pas aku masih SD(?) Anyways, suka sama penokohan karakter utamanya yang gak lembek ketika dijulidin mama dan saudara tirinya, tapi tetap lemah lembut. Namun, setelah aku baca dan ingat ulang, aku kurang bisa ngerasain feel setelah tau kenyataan tentang ibunya Cinta. Karena sedikit tentang tokoh ibunya Cinta di awal bab sehingga waktu mendapati kenyataan tentang ibunya, jadi sedikit kurang prihatin. Tetap saja, Romance ya lucu, khas mbak Asma Nadia deh, pokoknya. Sukses terus mbak Asma!
Profile Image for Ayatin Anisa.
47 reviews2 followers
March 27, 2020
novel ini ringan dan konflik cukup klise tapi entah kenapa nggak bikin bosan.

Alur majunya mulus dengan sedikit sandungan-sandungan yang bisa kubilang 'ya gitu'.

Namun, hal yang kusuka dari novel Asma Nadia adalah sarat makna. Di beberapa adegan, ada hal yang bikin terenyuh, hal yang bikin bersyukur bahkan penyesalan 😣
Profile Image for Wan Amanina.
32 reviews
August 23, 2021
"Tapi pilihan, memang tidak untuk dimengerti, melainkan untuk dihormati"


Plot twist di akhir ceritanya bikin nangis!
Profile Image for acer.
27 reviews
August 27, 2021
Ceritanya lembut dan sangat menyentuh, ada part yg bikin keluar air mata :(
Profile Image for Hanifah .
113 reviews5 followers
July 7, 2023
Ibu akan berusaha membuat anak bangga pada dirinya. Belajar banyak hal untuk memperbaiki dan memantaskan diri bahwa saya adalah ibu terbaik bagi anaknya. 💛💛
Profile Image for Aisha Shiefa.
45 reviews
December 6, 2023
Cerita ttg keluarga yg dibalut dengan nuansa islami. Berkisah tentang Cinta yg merindukan sosok ibu kandung yg tidak pernah ia ketahui selama hidupnya. Ia tinggal bersama ayah, ibu tiri dan dua saudara tiri. Ayahnya yang sibuk hampir setiap waktu, ibu tiri yg tidak menyayanginya serta dua saudara tirinya yg tidak pernah menyukai dirinya. Hanya Mbok Nah, asisten di rumah yg mengerti dan menyayangi Cinta. Dari Mbok Nah lah Cinta merasakan cinta dan kasih sayang yg tulus. Kendatipun hidup di rumahnya tidak menyenangkan namun Cinta memiliki sahabat yg baik dan pengertian. Mereka adalah Neta dan Aisyah. Selain itu hadirnya Makky, tetangga baru Aisyah mewarnai hari-harinya. Juga Salsa, adik Makky yg kian dekat dengan Cinta. Suatu malam di hari ulang tahun ke 17 nya Cinta mengetahui fakta bahwa ibunya masih hidup. Berbekal petunjuk seadanya dari Mbok Nah, Cinta segera memulai perjalanan mencari jejak keberadaan ibunya. Pencarian tersebut membawa Cinta mengarungi Jakarta, Bandung hingga Jogja. Dlm perjalanan tersebut ia bertemu Adji yg membantu pencarian ibunya.

Cerita yang heartwarming dan ringan sehingga cocok dibaca oleh semua umur. Konfliknya ringan namun bunda Asma Nadia mampu mengembangkan menjadi cerita yg apik. Banyak diksi indah yg semakin mempercantik cerita ini. Dibalut dgn romance tipis-tipis antara Cinta dan Makky yg membuatku gemas.

Endingnya benar-benar plot twist dan mengandung bawang.
Profile Image for wita.meydiana.
12 reviews
March 14, 2024
"...apa pun kata orang ibumu tetap ibu, sosok yang lebih dari berhak untuk mendapatkan bakti dan kasih sayang anaknya, juga perhatianmu!". - Adji (Hal. 202)

Buku ini menceritakan kisah gadis piatu bernama, Cinta. Cinta hidup bersama dengan Papa, Mama Alia, dua saudara tirinya (Anggun dan Cantik), dan Mbok Nah.

Semenjak Papa menikah lagi dengan Mama Alia dan membawa dua anak kesayangannya, hidup Cinta tidak baik-baik saja, setiap hari selalu ada saja masalah dengan dua saudara tirinya, mereka berdua selalu yang memulai berbuat onar kepada Cinta, Cinta pun selalu terkena semprot emosi Papanya ketika bertengkar dengan dua saudara tirinya. Iya, Papanya selalu membela mereka berdua. Beruntungnya, Cinta di kelilingi teman-teman yang sangat baik, ada Neta, Aisyah, dan juga Makky. Oh, ya, Mbok Nah juga yang sangat sayang pada Cinta.

Cinta sudah di tinggal oleh ibunya sejak masih kecil. Cinta sama sekali tidak mengetahui sosok ibu kandungnya, yang Cinta tahu ibunya sudah meninggal saat Cinta masih kecil, selama belasan tahun Cinta selalu bertanya-tanya bagaimana sosok ibu kandungnya, bertanya kepada Papanya selalu saja mengelak dan tidak ingin membahas, "yang sudah berlalu jangan di bahas" katanya dengan nada agak sedikit marah, Cinta tidak puas mendengar jawaban dari Papa, kemudian Cinta menanyakan hal yang sama kepada Mbok Nah, "bagaimana sosok ibu Mbok? Baik tidak? Cantik tidak?", begitu pun jawaban Mbok Nah selalu sama "Cantik, Non. Baik, Non" dan Cinta tidak puas juga, Cinta berhenti bertanya hal itu tetapi hati kecil tidak bisa di bohongi, masih penasaran.

Tepat pada ulang tahun ke tujuh belas, Cinta mendapatkan sesuatu dari Mbok Nah, foto Ibunya menggendong Cinta saat masih bayi, dan memberikan amplop lusuh dari ibunya Cinta sekitar tujuh tahun lalu yang di kirim kepada Mbok Nah, Cinta awalnya heran dan mengelak tidak mungkin karena ibunya sudah meninggal saat dia masih bayi, Cinta berfikir "mungkin ibu masih hidup". Cinta marah telah di bohongi oleh orang yang disayanginya, Mbok Nah dan Papa.

Cinta memutuskan mulai mencari ibunya, menelusuri kota Jakarta dan Bandung dalam waktu beberapa hari, selama dalam perjalanan mencari ibunya, Cinta selalu berdo'a dan mendekatkan diri kepada Allah, semoga bisa bertemu ibunya. Titik terang mulai terlihat beberapa orang mengenali ibunya, tapi nihil ibunya tidak di temukan di kedua kota tersebut. Cinta memutuskan melanjutkan pencarian ke Yogyakarta, karena ada seseorang yang mengatakan ibunya Cinta ada disana. Akhirnya pertanyaan Cinta selama belasan tahun terjawab di kota gudeg tersebut, Cinta mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada ibunya.

Menurutku ini buku yang seru, bahasanya ringan sekali untuk di baca, saat membaca buku ini perasaan bercampur aduk. Kesal, senyum, dan nangis bercampur. Aku yang biasa baca buku lumayan agak lama tapi saat baca buku ini cuma semingguan lebih. Cocok banget buat anak remaja yang suka baca buku nih.

Mohon maaf apabila ada kesalahan dalam penulisan review buku ini

Semoga sedikit review ini bisa bermanfaat
Profile Image for Hilya Asyahidah.
12 reviews
June 21, 2014
# I Like it
Sebutlah Cinta, seorang gadis yang hanya mempunyai ayah dan ibunya tidak diketahui keberadaannya. Ayahnya yang menikah lagi dengan seorang janda beranak 2, yang merupakan bekas mantan model. Ibu tirinya cinta mempunyai nama Alia dan mempunyai anak yang bernama Anggun dan Cantik. kasih sayang ayahnya kepada cinta semakion berkurang setelah keberadaannya ibu tiri dan anak tirinya itu. Cinta mendapat perhatiaan penuh dari pembantunya yang bernama Mbok Nah, mboknya ini sudah ada sejak Cinta masih kecil. Selain Mbok Nah ada juga yang perhatian penuh kepada Cinta seperti sahabatny dan orang tua sahabat-sahabat Cinta. Anggun dan cantik selalu iri kepada Cinta. Ia mengambil koleksinya yang sudah susah payah di kumpulkannya sejak Cinta masih kecil. Cinta dipertemukan dengan seorang lelaki tampan yang bernama Makky yang hanya mem[punyai seorang ibu dan 1 adik perempuannya. Adiknya Makky sering sekalibermain bersama Cinta, Adiknya Makky bernama Salsa. Salsa adalah seorang gadis yang masih kecil, dia slalu menjadi penghibur Cinta jika cinta sedang merasa sedih.
Setelah Cinta bertambah dewasa Cinta lebih ingin mengetahui keberadaan ibunya yang sebenarnya. Ia juga sering sekali menanyakan kepada Mbok Nah tenang ibunya. pada saat itu Mbok Nah belum berani menceritakan kepada Cinta tentang apa yang sebenarnya terjadi. Pada akhirnya Mbok Nah menceritakan kepada Cinta dan memberikan sebuah amplop yang berisi sebuah kertas kosong, Mbok Nah pun tridak tahu apa maksud kertas kosong tersebut. Di amplop tersebut terdapat alamat. Keesokan harinya Cinta kabur untuk mencari alamat itu, tanpa mengetahui Mbok Nah dan para sahabatnya. ia mencari kemana-mana dari Bandung ke Jakarta ke Yogyakarta dan akhirnya dia ke Bali dan sudah ditemani orang sahabatnya yang ikut menyusul cinta. Dibali dia menemui sebuah rumah yang ditinggali oleh seorang nenek-nenek tua yang buta, lalu dia menceritakan tentang inbunya yang sebenarnya, ternyata ibunya Cinta sudah meninggal dan makamnya berada di belakang rumah nenek-nenek itu.
Novel ini sangat bagus untuk dibaca, novel ini memberikan kita hikmah untuk selalu bersabar disaat kita mendabat cobaan.
menurut saya kelemahan didalam novel ini adalah alur yang tidak jelas, dan kelebihannya adalah mempunyai teka-teki yang sangat bagus. penulisnya menulis novel ini sangat menarik :D
Profile Image for Lailaturrahmi.
154 reviews18 followers
June 25, 2014
"Kasih Ibu sepanjang jalan, kasih anak sepanjang galah."
Mungkin peribahasa itu tak asing bagi kita, tetapi terkadang ada saja yang mengusik hati untuk tidak memberikan bakti yang selayaknya bagi ibunda.

Melalui tokoh Cinta yang punya tekad kuat untuk membahagiakan sosok perempuan yang melahirkannya, saya dibawa ke dalam kisah yang hangat dan berliku. Ada Neta dan Aisyah, sang sahabat, ada Makky, lelaki yang tak lepas dari kamera dan rumput, ada Adji yang agak slengekan tapi perhatian. Juga ada Papa, Mama Aulia, Cantik, dan Anggun, serta Mbok Nah yang mengisi kehidupan Cinta di rumah dengan segala permasalahannya.

Ceritanya mengalir dan enak dinikmati, serta sarat pelajaran tanpa kesan menggurui. Cinta di Ujung Sajadah mengingatkan saya bahwa kewajiban seorang anak untuk menghormati ibunya berlaku universal, tak peduli meskipun sang ibu belum mampu memenuhi kewajibannya seperti yang seharusnya. Juga ada inspirasi kisah persahabatan sejati yang bukan hanya mengenai bersuka cita untuk merayakan momen bahagia, melainkan juga tentang kesiapan untuk mengulurkan tangan saat sang sahabat mengalami kesulitan. Selain itu, ada sekelumit cerita perjalanan menemukan cinta sejati, yang ternyata tidak diawali dengan hubungan bernama pacaran, seperti yang dijalani orang-orang. Karena cinta sejati tumbuh di kala sepasang insan saling menjaga dan mencintai karena Allah SWT, bukan di dalam hasrat memiliki yang muncul dari dorongan nafsu.

Ada sedikit kekurangan pada bentukan istilah asing, tetapi tidak mengganggu. Plotnya memiliki twist, yang cukup membuat terkejut, meskipun mungkin bisa ditebak oleh pembaca yang peka. Dan karena novel ini berfokus pada cinta seorang anak kepada ibunya, saya rasa adalah wajar bila porsi kisah romantisnya tidak terlalu besar.
Profile Image for Anisah Zuhriyati.
Author 1 book5 followers
March 1, 2013
Ceritanya agak ngambang. Sayang banget, sudut padang ketiga serba tahu juga di beberapa tempat agar 'terlalu tahu' dan mengupas hal-hal yang sebenernya bisa ditunjukkan lewat hal yang lain daripada dijelaskan blak-blakan. Terkadang ngerasa kehicupan cinta terlalu menderita sekaligus terlalu mudah di beberapa cerita, seperti mendapat tumpangan di rumah ibu-ibu di bandung ketika dia sendirian malem-malem sampe bandung. Jakarta-bandung-jogja sendiri buat cinta yang baru pertama kali ke sana digambarkan sangat mudah. padahal kalo ada kerikil-kerikilnya selain nggak menemukan ibunya, pasti bakalan seru.

Yang janggal di buku ini :
Kenapa temen-temen cinta tiba-tiba bisa ada di jogja, tanpa tahu sebelumnya kalau cinta ada di jogja? (seenggaknya nggak diungkap di buku ini hal-hal yang menunjukan teman-temannya tahu) dan kok bisa ada adjie di situ? Padahal adjie nggak kenal sama temen-temen cinta.

Ceritanya kameranya Cinta Nikon FM 10 Slr manual gitu. Nah, tanpa pernah disebut-sebut Cinta ganti kamera atau apalah gitu, Cinta nunjukin gambar-gambarnya yang selama ini dia ambil dalam perjalanan jakarta-bandung-jogja. Nunjukin gambar itu ke makky di jogja. Sempet banget, nyuci foto sambil nyari ibunya. Hehehe

Saya harap sih, buat penulis sekaliber mbak asma, nggak menemukan hal hal yang bikin saya penasaran gila sebagai pembaca.
Tapi yang khas dari buku ini emang rasa mbak asma banget. saya jadi ingat pas baca serial aisyah putri dulu. pesan-pesannya tersampaikan lewat dialog sehari-hari tanpa menggurui. Itu yang selalu saya kagumi dari mbak asma
Profile Image for Zee.
16 reviews8 followers
March 26, 2016
sebuah kisah perjuangan seorang gadis bernama cinta dalam mencari sosok ibu yang hilang selama 16 tahun, dengan beraneka lika-liku kehidupan.
on page 143-144
"bagi cinta, inilah sedikit yang bisa ia lakukan untuk almarhummah ibu. upaya lebih dekat menggapai jejak surga membalas segenap kasih yang betapapun singkat, cinta yakin telah dicurahkan ibu dengan penuh perasaaan"
on page 268 (nasihat mendiaang ayah Makky)
"seburuk apapun yang kamu lakukan, nak..ingatlah, kamu menyandang nama Muhammad"
(dengan kalimat diatas, awalnya cukup merinding sih..karna nama itu kan selama ini umum, dan bahkan tidak terfikir dengan makna di balik nama itu..hiks..)
bisa dibilang cinderella modern dalam versi seorang hijabers,tapi harus diakui dengan prisip hidup yang sangat kuat. pantang menyerah, berjiwa muda, tegas menggambarkan sosok perempuan yang benar-benar tangguh. dan dalam buku ini, Allah senantiasa ada disamping Cinta, melalui teman-temannya, ibu teman-temannya yang selalu ada, hingga seorang Makky yang akhirnya melengkapi ending kehidupan Cinta. (harus diakui, Makky adalah sosok laki-laki idaman, dia bahkan menegukan dirinya agar tidak menyentuh Cinta hingga mereka"halal")
jika ingin lebih menghargai sosok ibu, buku ini reccomended banget..hiks..dan bikin nangis juga sih..
pokoknya great for all.
Profile Image for Aulia.
16 reviews2 followers
December 12, 2013
Perjuangan dalam mencari kebenaran, ditempuh dengan melewati jalan yang panjang.

Sinopsis:
Namanya Makky Matahari Muhammad
dan Cinta menyimpan nama itu dengan baik di kepalanya.
Bukan karena salam yang diucapkan lelaki itu saat pertama bertemu.
Tetapi karena kehadirannya membawa pelangi dalam hidup Cinta.

Belasan tahun menjalani hidup sebagai piatu, Cinta bahkan tidak tahu wajah ibunya.
Ayah dengan sempurna melenyapkan setiap jejak perempuan terkasih itu.
Saat Ayah menikah dengan Mama Alia, dan membawa dua saudara tiri, Cinta semakin tersisih.

Ketika surga terenggut dari hari-hari Cinta, lelaki itu hadir.
Makky Matahari Muhammad yang humoris namun santun itu, mengenalkannya pada dunia lain yang memberi kebahagiaan. Hingga sebuah rahasia besar belasan tahun terbongkar dan Cinta harus menempuh perjalanan jauh yang memisahkannya dari laki-laki itu.

Ketika seluruh harapan menemui jalan buntu, Cinta berjuang.
Mencari kekuatan dalam sujud-sujud panjang.
Menelusuri jejak surga yang dirindukan
hingga tuntas saat senja di Madinah
Profile Image for Ariza.
98 reviews27 followers
January 26, 2016
Penceritaan tentang pencarian Cinta menjejaki ibunya yang tidak pernah dikenali sejak dari lahir lagi.
Kerinduan yang tulus terhadap ibunya membawa perubahan kepada diri Cinta kerana ingin sentiasa berbakti kepada ibunya walau dengan apa cara sekali pun. Penulis menimbulkan sifat ingin tahu kepada pembaca untuk mengetahui rahsia sebenar ibu Cinta dan pengakhiran apa yang bakal ditemuikan Cinta.

Sedikit twist di akhir cerita membuat pengakhiran yang lebih menarik.

Tapi aku agak kecewa dengan pilihan hati Cinta. haha.. (ada sedikitla unsur cintan cintun)

Unsur adik-beradik tiri yang jahat dan menjengkelkan. Tambah aku geram si Cinta ni baik hati sangat bagi aku. Mungkin dah tak ada gunanya melawan dengan Anggun dan Cantik. Tapi aku rasa perlu jugak sifat menentang dan membela nasib sendiri.

Tiada pengakhiran yang jelas tentang ayah Cinta,ibu tiri dan adik beradik tirinya, tapi tidak mendatangkan cacat cela bagi aku. Sama ada mereka berubah atau tidak. That will be the typical end I would say.

Karya yang sederhana, tapi baik sekali.
Profile Image for acha astecia.
64 reviews
June 14, 2015
biasanya saya tidak suka membaca buku dengan tokoh yg masih remaja. atau kalaupun bukunya sudah terbeli, biasanya saya akan membaca di awal dan diakhir saja.

namun berbeda dengan buku asma nadia yang satu ini. membacanya seolah2 mengerti betul kondisi yang sedang Cinta -tokoh utama- alami. bahasanya mengalir, konfliknya pun tidak bertele2 dan tidak 'dibuat2'

namun ada beberapa kritik kecil dari saya. dari awal saya membaca buku sampai akhir, saya masih binggung dengan sosok Makky. misalnya berapa umurmya, apa kegiatannya sehari2 dsb. begitu pula di akhir cerita ketika cinta bertemu ibunya, kurang banyak penjelasannya. padahal dari awal cerita masalahnya adalah Cinta yg ingin bertemu ibu. namun begitu bertemu ibu, sudah sampai disitu saja.

karya Asma Nadia yang satu ini sama seperti karya2nya yg lain, KEREN !
Profile Image for Ummu Auni.
664 reviews
September 23, 2011
Kisah yang tulus tentang Cinta yang sering dibuli saudara tirinya, ketemu cinta remaja, dan akhirnya ketemu ibunya, cinta sejati. Permulaan yang santai seperti kisah anak tiri yang diketepikan, jua kisah cinta remaja. Dan kemudian rentak penceritaan bertambah menduga minda taktala Cinta mencari ibunya. Terkutik perasaan membacanya, cuma saya hairan adakah ibu Cinta menyepikan diri kerana tidak mahu kisah silamnya timbul? Dan saya sangat hairan, adakah ibu Cinta memilih bergelumang dengan dosa setelah timbul keinsafan dalam dirinya. Itu persoalan yang mungkin pembaca perlu mencari jawapannya sendiri.
Profile Image for Siti Zulaichah.
19 reviews4 followers
July 22, 2013
rasanya saya harus obyektif dan jujur,
saya merasa kecewa dengan novel ini, ekspektasi saya sepertinya terlalu tinggi mengingat ini karya seorang Asma Nadia,
cerita terlalu biasa (kalo tidak bisa dibilang klise)
namun, saya cukup senang dengan tokoh2 yang ditampilkan terutama sosok Makky Matahari Muhammad, meski saya tetap merasa kurang untuk penggambaran tokohnya, dan saya merasa cukup terhibur dengan ending yang dibuat tak sederhana.

akan tetapi,terlepas dari isi novel, karena ini novel pemberian dari sahabat saya, novel ini menjadi bertambahnya nilai plus-nya :)
94 reviews45 followers
May 7, 2009
cerita tentang seorang gadis yang merindukan sosok ibundanya, yang belum pernah sekalipun ditemuinya.
Karna apa? mel pun ga inget? hhe
maklum, bacanya 'loncat kodok' :)
soale agak tertipu :p dengan cover&judul yang cukup provokatif n bikin penasaran...mengingat sejak best-sellernya Habibburahman dengan AyatAyatCinta-nya, makin menjamur buku2 berjudul cinta.. :)
tapi, eit..ga taunya..ceritanya 'teenage' banget..bner2 khas mba asma...
jadinya ya..baca sekenanya aja..
[sok dewasa banget..?:]
Profile Image for Antin Azizah ali.
26 reviews3 followers
June 13, 2015
Pertama liat buku ini ya. Covernya. Aku pikir isinya akan kaya ayat ayat cinta gitu. Tapi waktu liat penulisnya asma nadia. Aku yakin ini akan bagus dan beda. Aku udah baca asma nadia dari smp. Dari yg topiknya abg banget. Sampe rumah tangga banget. Dari serenade biru dinda sampe surga yang tak dirindukan.

Novel ini isinya ttg anak yg udah bertahun tahun terpisah dari ibu kandungnya. Ceritanya melakukan pencarian gitu.
Detailnya baca sendiri.
Displaying 1 - 30 of 63 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.