Ini buku kedua Al Ries yang saya baca setelah "The Fall of Advertising & The Rise of PR". Di buku ini Al dan Laura Ries masih menyoroti masalah-masalah pemasaran dengan beragam contoh kasus yang ada (kebanyakan dari industri otomotif di Amerika Serikat), namun kali ini mereka lebih menekankan pada perbedaan kecenderungan pola pikir antara dua tipe organisasional perusahaan.
Mereka menulis, selalu ada dua macam persaingan abadi di dalam setiap ruang-ruang rapat di seluruh dunia. Pertama, manajer-manajer bertipe manajemen yang banyak menggunakan belahan otak kiri. Mereka cenderung bersikap rasional, hati-hati, analitis, dan sangat memuja riset, data dan fakta. Kedua, manajer-manajer bertipe pemasaran yang sering menggunakan belahan otak kanan. Mereka cenderung eksentrik, kreatif, berani mengambil risiko, dan banyak menggunakan intuisi. Contoh manajer bertipe manajemen adalah hampir semua CEO perusahaan. Sedangkan Steve Jobs disebut-sebut merupakan contoh manajer bertipe pemasaran yang paling ideal.
Sebagai salah satu tokoh pemasaran kelas dunia, tentu saja kita bisa menebak bahwa buku ini cenderung memihak kepada manajer bertipe pemasaran. Ya, Al Ries menyajikan banyak kisah gagal yang ditenggarai karena perusahaan lebih memilih strategi yang bertipe manajemen dibanding pemasaran. Tetapi saya melihat semuanya masih disajikan dengan cukup proporsional, bahkan Al Ries juga memasukkan sebuah cerita anomali dimana ada sebuah perusahaan kelas dunia yang membuatnya terheran-heran karena justru makin berkembang pesat sekalipun menggunakan cara-cara dan pola pikir bertipe manajemen.
Ini buku yang menarik dan pasti akan membuka persepsi Anda. Seperti buku sebelumnya, Al dan Laura Ries menulis buku ini dengan bahasa yang mudah dimengerti dengan contoh kasus-kasus yang menarik. Hanya saja, saya pribadi masih lebih menyukai buku mereka sebelumnya, "The Fall of Advertising & The Rise of PR" :-)
Buku ini menulis, para manajer bertipe pemasaran lebih cocok memulai sebuah bisnis baru karena mereka memiliki mental seorang entrepreneur. Sementara, para manajer bertipe manajemen lebih cocok untuk meneruskan sebuah bisnis yang sudah berjalan mapan.
Sekilas seperti: bingung mau memilih sebuah BlackBerry atau sebuah iPhone.