Jump to ratings and reviews
Rate this book

Alanakyla: Tidak Mencari Pangeran

Rate this book
Alanakyla, sarjana mesin perempuan yang senang berkarir, realistis, kadang sarkastik dan berpendirian sekeras baja hasil pabrik baja tempatnya bekerja. Walau ia tidak menaruh pria sebagai faktor penting dalam hidupnya, bukan berarti hidupnya kering pria. Selain kerumunan „bapak-bapak karyawan pabrik baja“, ada Ray, pria beristri yang menolong karirnya, ada Savir, teman sejak kuliah dan ada Vigo, si tukang potret merangkap insinyur.

Lalu? Apa yang terjadi? Baca saja kisah lengkapnya di novel ini yang sudah beredar sekarang!

( Alanakyla dapat dibeli langsung di GRAFINDO : +21 46829111 - bagian penjualan/regional 2
atau 4619151 -langsung ke bagian penjualan CP: Dwi)

402 pages, A5 Paperback

First published December 1, 2008

1 person is currently reading
12 people want to read

About the author

Kusumastuti

26 books18 followers
She was in primary school when her first poem was published in a magazine. Over the years she has had hundreds of articles and short stories published in many magazines, newspapers and online media. She is currently the author of over twenty books in a variety of genres, including children's, young adult and romance.

Published Books and e-books:
25* Kenali Perasaanmu / Know Your Feelings (ELEX Media Komputindo, 2024)
24* Kumpulan Cerita Sains Sehari-hari untuk Anak (BIP, 2024)
23* 50 Aktivitas Mengasah Emosi Anak: Panduan Lengkap dan Praktis bagi Orangtua (BIP, 2024)
22* Sukses Mendidik Anak ala Homeschooling (BIP,2021)
21* Petualangan SONIA Membuat Kielbasa (Rumah Asap, 2019)

20* 500 Cara Membenahi Perilaku Anak (BIP, 2019)
19* Petualangan SONIA Membuat Bratwurst (Rumah Asap, 2018)
18* Thomas in The New World (Little Lights Studio GmbH, 2018)
17* Among the Pink Poppies (BIP, 2017)
16* 25 Inspiring Christmas Stories for Children / Sukacita Kasih Natal (BIP, 2015)

15* Berlabuh di Lindoeya (GPU, 2015)
14* Denting Lara (BIP, 2015)
13* Blue Vino (GPU, 2013)
12* Mendidik Anak ala Homeschool - 52 Aktivitas Menyenangkan Belajar Sains (BIP, 2013)
11* Mendidik Anak ala Homeschool - 52 Aktivitas Untuk Meluaskan Wawasan Anak (BIP, 2012)

10* Mendidik Anak ala Homeschool - 52 Aktivitas Untuk Memacu Otak Anak Berpikir Cepat (BIP, 2012)
09* Mendidik Anak ala Homeschool - 52 Aktivitas Untuk Membuat Anak Aktif & Lincah (BIP, 2012)
08* Mendidik Anak ala Homeschool - 52 Aktifitas Untuk Membuat Anak Pede & Kreatif (BIP, 2012)
07* OLEZ - Vienna untuk Cinta (Ufuk Publishing House, 2012)
06* Buku Panggung Boneka: Ayo Ke Kebun Binatang (Erlangga for Kids, 2011)

05* 3 Sahabat - Misteri Pharao Matahari (Erlangga for Kids, 2010)
04* 3 Sahabat - Misteri AEIOU (Erlangga for Kids, 2009)
03* The Last Pirate Boy / Bajak Laut Terakhir (Erlangga for Kids, 2009)
02* Erfolgreich Stricken OHNE Strickkenntnisse (mit Knitting Loom) (lulu, 2009)
01* Alanakyla - Tidak Mencari Pangeran (Grafindo, 2008)

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
7 (25%)
4 stars
8 (29%)
3 stars
6 (22%)
2 stars
3 (11%)
1 star
3 (11%)
Displaying 1 - 4 of 4 reviews
41 reviews10 followers
April 14, 2009
Alanakyla : beautifully imperfect.

Akhirnya setelah menunggu dalam hitungan bulan, lewattitip orang ang mudik ke tanah air, sampai juga buku Alanakyla di tangan saya. Novel yang masuk kategori Chick-lit ini special buat saya, karena pengarangnya adalah mbak Kusumastuti, kakak kelas dari satu SMA, yang belum pernah saya kenal wajahnya, tapi kadang saya sapa lewat surat elektronik. Spesial buat saya karena buku ini terbit di Indonesia dari seorang penulis yang tinggal di Austria.

Lalu apakah isinya special juga?

Buku ini mengisahkan kisah cinta seorang perempuan bernama Alanakyla. Seperti namanya yang bukan nama orang kebanyakan, Kyla, begitu panggilannya bukan seorang gadis biasa. Ia adalah sosok gadis mandiri yang berani keluar dari pakem rumusan ‘standard nyaman’ perempuan Indonesia : ‘sekolah secukupnya+kerja kantoran+kawin+punya anak = orangtua bahagia+hidupku juga bahagia’. Ia seorang pemberontak dalam keluarga yang membuat ibunya menyesal karena tidak dapat memfoto-kopi persis putri sulungnya pada diri putri bungsunya ; ia seorang lulusan teknik mesin yang bekerja di pabrik baja, ia belum kawin walau jabatannya sudah tinggi di kantor dan tentu saja bayangan antar jemput anak ke sekolah belum ada di benaknya. Percintaannya dengan pria-pria pun kerap gagal karena ‘ketidakmampuannya’ memenuhi harapan pria-pria itu : wanita dengan standard nyaman. Kyla berbeda, dan ia harus berjuang menghadapi kenyataan bahwa ia berbeda. Satu pelajaran yang saya tangkap berulang-ulang dan saya dapatkan lagi dari buku ini adalah : Tidak pernah mudah menjadi BEDA!

Dari saat pertama saya membaca novel ini, satu hal yang langsung bisa dikenali dari sang penulis adalah cara penulisan yang sangat mengalir, sampai seakan-akan saya menonton sebuah film di depan mata. Mungkin faktor cover depan buku ini juga membantu, pose model di dalamnya benar-benar sesuai bayangan saya akan sosok Kyla. Penulis juga berhasil menggambarkan seorang Kyla, yang walau tomboy, tapi punya kecantikan yang memancar dari dalam dirinya. Langsung terbayang, sosok Kyla yang minus dandan dan aksesoris, tapi tetap atraktif.

Hal lain yang saya suka dari novel ini adalah cara penulis memberikan edukasi soal dunia kerja. Sosok Raymond dan kehidupan Kyla saat bersamanya banyak mengingatkan saya akan masa-masa kerja Kantoran di Jakarta, masalah yang sama, atasan yang berkelakuan sama, Raymond-raymond yang sama. ‘Hadiah’ Raymond untuk Kyla pun bisa dijadikan pelajaran tersendiri untuk para eksekutif muda perempuan yang masih bergulat dengan jenjang karir. Tak hanya itu, dengan mudah saya memahami cara kerja pabrik baja lewat analogy pembuatan kopi, atau mendapat sedikit tambahan ilmu tentang Austria. Menerjemahkan bahasa teknis ke dalam bahasa awam, saya rasa itu keahlian penulis yang cukup handal.

Namun, terus terang saya agak kecewa dengan akhirannya. ‘Too simple to be true’ Ya, maksudnya dengan segala komplikasi yang dihadapin Kyla karena ke'beda'annya itu, saya pikir dia bakal mendapatkan ‘ending’ yang 'beda' juga. Sosok Vigo bagaikan potongan puzzle yang begitu cocok melengkapi kehidupan Kyla, sangat cocok sehingga di halaman-halaman akhir saya mulai membaca dengan melewatkan beberapa halaman, berhubung sudah bisa menebak akhirannya.

Satu lagi yang saya kehilangan adalah peran keluarga dan masa lalu Kyla di novel. Saya pikir di awal, karakter ibu Kyla yang otoriter akan lebih berkembang. Rasionalisasi Indonesia saya mengatakan kalau ibu-ibu seperti ibunya Kyla, tidak akan mungkin membiarkan begitu saja anak gadisnya lepas dari genggaman. Pasti ia akan selalu datang, menyambangi anaknya dan mencoba mengunduh alam pikirannya yang dianggapnya benar ke otak anaknya. Singkatnya, ibu-ibu seperti ibunya Kyla, pasti bakal mengejar anaknya sambil disuruh kawin! Tapi di bab-bab berikutnya, karakter si ibu, mbak Lia dan anggota keluarga lain cuma numpang lewat.
Selain itu beberapa karakter yang ada di bab sebelumnya seakan hilang begitu saja di bab berikutnya. Alur novel jadi seperti melompat, dan walau tidak kentara mirip kumpulan cerita pendek. Hidup Kyla seakan berakhir/berganti lembar yang benar-benar baru di setiap Bab-nya, padahal ya latar belakang dan masa lalu bukankah selalu membayangi masa sekarang? Saya kehilangan proses ke'dewasa'an-nya Kyla.

Terlepas dari itu semua, novel ini romantis, hangat tapi juga membuat otak semakin kaya. Kalau dipikir, novel ini adalah Kyla sendiri, cantik tapi tidak sempurna, beautifully imperfect, membuatnya menjadi salah satu novel yang tidak bisa saya letakkan sebelum sampai di halaman akhir (dan dijuluki ‘autistik’ oleh teman-teman karena saya sibuk membaca sendiri).

Proficiat buat penulis.



Profile Image for Stephanie.
85 reviews21 followers
May 14, 2009
tough girl seeking for love :)

itu tanggapan pertama setelah membaca novel yg membuat gw ga bisa tidur ampe jam 2 pagi saking serunya membaca :P

alurnya sedikit lambat di awal n agak kecepatan di akhir, saking penasaran ampe baca dgn kecepatan tinggi, eh endingnya koq cuma segitu (rasanya...) tapi tetap memuaskan koq

overall, gw suka ma novel ini krn memperlihatkan sudut pandang cewe tentang hidup

gw sependapat dgn pandangan bahwa, kalo emang mau serius n nikah, gw ga keberatan koq di rumah trus jadi ibu rumah tangga n ngurus anak, tapi jgn diputusin sendiri, diobrolin biar sepikiran...gitu...

mbak uti, great job for this novel, ditunggu lho mbak karya2 selanjutnya :D
Profile Image for Kusumastuti.
Author 26 books18 followers
August 5, 2012
Alanakyla in National Library of Australia : http://catalogue.nla.gov.au/Record/45...

--
Dari Erika, majalah CHIC, edisi 5-14 Januari 2009.
Berapa kali anda pacaran dan putus? Menemukan kenyataan bahwa sang katak yang kita cium menjadi pangeran penuntut dan egois. Ingin menjadikan kita sebagai perempuan seperti yang diinginkannya, dan bukan perempuan yang menjadi dirinya sendiri.

Lewat pengalaman Kyla, tokoh dalam buku ini, terpapar pengalaman jatuh bangun seorang perempuan mandiri dan smart ketika menjalin hubungan dengan berbagai tipe lelaki. Hingga suatu kali ia sempat bertekad tidak mau berpacaran lagi.

Kusumastuti menggambarkan perjalanan Kyla sangat memikat. Dengan dialog yang smart pula. Tentang pekerjaan Kyla sebagai insinyur mesin digambarkan dengan detil. Kusumastuti sendiri lulusan Jurusan Mesin Universitas Indonesia. Buat yang suka kisah romantis, buku ini menjadi pengisi waktu luang yang mengasyikkan.
Profile Image for Agnes.
27 reviews2 followers
November 4, 2009
hubungan cinta itu butuh usaha & perjuangan, tidak cukup hanya berkata cinta & segala tetek bengeknya di awal. Alanakyla bukan tipikal cwe romantis, namun dia mengharapkan laki2 yg bs memberikan perhatian, jujur & menunjukan komitmen pd hubungan.
Displaying 1 - 4 of 4 reviews