Jump to ratings and reviews
Rate this book

B: Kumpulan Cerita

Rate this book
Ia merasa seperti kelinci abu-abu muda yang ditarik dari dalam topi panjang oleh pesulap berbaju setelan wool hitam. Sebelumnya, ia tersembunyi dalam gelap pekat lalu kupingnya terpegang lalu tubuhnya terangkat lalu ia dihujani cahaya.
“B," kata lelaki itu. “Namamu B.”
Saat itu, ia terlahir kembali.

Hitam, putih, abu-abu.
Kelinci seperti apakah kamu?
Masukilah labirin liang, lalu temukan,
siapakah dirimu sesungguhnya.

180 pages, Paperback

Published February 1, 2022

5 people are currently reading
42 people want to read

About the author

Sasti Gotama

8 books10 followers
Sasti Gotama adalah seorang dokter yang mencintai aksara. Ia gemar mengintip sisi tergelap jiwa manusia dan melukiskannya dalam deretan karya. Karyanya telah dibukukan dalam Kumpulan Cerita Penafsir Mimpi (Indigo Publisher, 2019). Cerpen-cerpennya telah tersiar di media cetak dan media online Indonesia.

Bukunya, Mengapa Tuhan Menciptakan Kucing Hitam (Diva Press, 2020), masuk dalam 5 besar buku sastra pilihan Tempo 2020, menjadi nominee Penghargaan Sastra Badan Bahasa Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi 2021, dan pemenang I Hadiah Sastra “Rasa” 2022.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
21 (28%)
4 stars
46 (63%)
3 stars
6 (8%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 17 of 17 reviews
Profile Image for Sunarko KasmiRa.
293 reviews6 followers
August 24, 2023
B merupakan KumCer karya Sasti Gotama yang terusun menjadi sebuah kolase-kolase kesialan yang dikemas dengan sajian cerita yang memikat.

Cerpen 1
Bercerita tentang efek trauma sexual harrasment seorang wanita muda yang beranggapan anak laki-laki berusia 10th yang seringkali membeli donat kentang buatannya adalah anaknya yang diadopsi oleh sebuah keluarga 10th silam. Yang sebenarnya terjadi, anaknya meninggal karena disekap oleh dirinya sendiri yang mengalami baby blues.

Cerpen 2
Bercerita tentang ironi seorang pekerja pabrik yang meyakini dirinya mempunyai kekasih yang sempurna. Pada faktanya kekasih yang dianggapnya sempurna itu adalah dirinya sendiri. Ia berusaha mengkamuflasekan kesedihan atas kesendirian yang begitu dalam atas sebuah romansa yang menyakitkan.

Cerpen 3
Mengisahkan tentang seorang gadis korban pelecehan seksual oleh suatu pengajar lembaga pendidikan tempat dimana ia menuntut ilmu. Si gadis memilih menepi bersama kekasihnya yang setia memberikan support, namun oleh karena tugas sang kekasih harus meninggalkannya ke Kalimantan. Naasnya, dalam perjalanannya menuju Kalimantan sang kekasih dikabarkan tewas tenggelam bersama kapal yang ditumpanginya. Si gadis depresi dan memutuskan bunuh diri.

Cerpen 4
Berkisah tentang tokoh Freud yang sedang berupaya menerjemahkan mimpi buruk seorang klien bernama Lin. Secara garis besar cerpen ini bercerita tentang ketimpangan gender yang dikisahkan dalam bentuk belenggu batas dan banyaknya larangan yang ditujukan pada kaum perempuan.

Cerpen 5
Mengisahkan tentang krisis identitas yang dialami tokoh sin. Pengalaman pelecehan seksual oleh ayah tirinya menjadikan ia hidup dalam kegamangan identitas yang sulit baginya untuk memutuskan sisi mana yang akan ia pilih. Pada suatu ketika ia bertemu dengan tokob Lan yang memberi Sin nama baru yaitu B (Baik). Sin merasa, ia berhak mendapatkan pengampunan pada kesempatan kedua yang dimilikinya.

Cerpen 6
Bercerita tentang Ji yang pada suatu ketika kehilangan bawang yang seharusnya ada diantara barang belanjaan yang dibelinya sepulang kerja. Ia menjadi kocar-kacir karena baginya bawang adalah segalanya untuk setiap masakan yang dibuatnya. Sedari kecil, ibunya menjadikan sempurna adalah standar yang harus dimiliki Ji, melalui metafora bawang ibunya mendidik Ji menjadi sosok yang sempurna tanpa cela. Namun, kesempurnaan itu justru yang menjadikan rumah tangganya dengan Lex menjadi hambar tanpa rasa. Karena diam-diam, Lex ternyata merindukan kejutan-kejutan yang tak pernah disukai oleh Ji.

Cerpen 7
Menceritakan sekelompok para penyintas candu heroin yang sedang dalam usahanya untuk sembuh dari ketergantungan. Disela-sela kisah mereka, ada satu kisah ketergantungan antara tokoh Ryby dan Tan yang melibatkan perasaan. Dimana ketika keduanya memutuskan untuk saling menyudahi karena saling merasa sudah cukup dan merasa sembuh. Namun, Ryby merasa justru merasa sosok Tan yang semula diharapkan menjadi penawarnya beralih menjadi sosok heroin yang memberinya candu. Naasnya, candu itu akan pergi meninggalkan Ryby untuk selamanya.

Cerpen 8
Memotret tentang keadaan sebuah keluarga yang sudah retak, namun si tokoh istri tetap memilih untuk bertahan didalam bahtera yang hampir karam demi masa depan Luna, anak semata wayangnya. Ketabahan sang istri diuji berkali-kali ketika ART hariannya yang bernama Eka gemar meminjam baju/gaun si istri tanpa ijin untuk pergi bersama suaminya. Ia memilih menabahkan diri dan bertahan walaupun si suami pada akhirnya menjadikan si ART tersebut istri mudanya.

Cerpen 9
Hilang dan atau dihilangkan adalah tema yang diangkat pada cerpen ini. Seorang dokter yang vokal dalam menyampaikan isu kemanusiaan tiba-tiba hilang dan tak pernah kembali. Tak satupun media yang memberitakan kehilangannya. Diam-diam sang istri masih menantinya meskipun ia sudah bersuami lagi. Harapannya seketika pupus, dimana ia berharap sebuah kehangatan namun yang didapati justru torehan luka baru. Dimana suami barunya ternyata berkaitan erat dengan suaminya yang hilang bertahun-tahun silam.

Cerpen 10
Bercerita tentang kuasa seorang polisi berpangkat yang menyalahgunakan jabatan untuk melakukan tindakan tercela yaitu menghamili Lastri istri dari Rinto yang notabene adalah sahabat dekatnya. Dengan tanpa merasa berdosa, si polisi enggan mengakui perbuatan bejadnya. Kecintaan Rinto yang begitu dalam membuatnya memilih bunuh diri dan menyusul istri beserta anaknya yang telah lebih dulu menghadap sang kuasa.

Cerpen 11
El akan segera berulang tahun ke 4, ayahnya Rob lupa untuk membelikan kue dengan spesifikasi yang sudah dijelaskan Jo sebelumnya. Hal itu memicu perang dingin lainnya dimana sebelumnya Rob kepergok selingkuh. Jo terjebak dalam posisi dan situasi yang tidak menyenangkan. Ia harus terlihat bahagia untuk menyambut ulang tahun anaknya, sekaligus meredam amarah akibat kelakuan suaminya yang dianggapnya tidak kooperatif dalam mengurus El, sang buah hati.

Cerpen 12
Perihal domestik memang selalu estetik dan menggelitik. Seorang dokter patologi sedang terburu karena ingin menemui Rindang, kekasih gelapnya yang notabene adalah juniornya. Tanpa disangka, seorang pasien yang adalah pembesar banyak mau sepertinya akan menghalangi pertemuan mereka. Dilain sisi, sang istri si dokter mengabari anaknya sakit dan muntah-muntah. Lantas mana yang harus ia pilih? Segera bergegas menemui kekasih gelapnya atau segera pulang menyelamatkan sang anak.

Cerpen 13
Kurasa memang sekat antar dimensi memang begitu tipis. Tak ayal simpang siur tentang benar dan takhayul begitu santer tersiar. Entah benar memang si tokoh ibu di tangkap "antu-antu" hutan. Atau justru betul kata tetangga, ia pergi bersama laki-laki lain untuk dijadikannya istri ketiga di Pulau Jawa. Namun diketemukannya Maksum di hutan dalam dekapan kuda berwajah istrinya dan lilitan ular sanca membuat si tokoh ayah goyah dan bahkan mempercayai jika istrinya benar di tangkap antu-antu hutan.

Cerpen 14
Demi terlihat sempurna didepan kekasihnya, sang calon pengantin wanita rela mengiris lemak demi terlihat pasnya kebaya yang akan ia kenakan pada saat hari pernikahan. Namun usahanya sia-sia, sebab kesempurnaan yang diusahakannya tetap terlihat kurang sempurna dimata si calon suami.

Cerpen 15
Afasia yang diderita sang suami menyebabkan rumah tangganya retak. Sang istri pun pergi meninggalkan rumah tanpa tahu kapan ia akan kembali. Satu-satunya hal yang membuat si suami merasa waras yaitu tawa riang Mina di sebuah gawai yang ia miliki. Suatu ketika, ia terlupa untuk mengisi daya gawai tersebut. Ia kehilangan tawa Mina.
Cerpen 16
Menyatukan 2 visi yang berdeda dengan latar trauma yang menjerat dengan hebat menjadikan sepasang kekasih (Hanung & Genia) memilih untuk berhenti tidak melanjutkan niatan mereka untuk menikah.

Cerpen 17
Bercerita tentang Luz yang menjadi korban penculikan oleh mantan asisten rumah tangga orang tuanya. Beruntung ia bertemu dengan tetangga seorang polisi yang sedang menyamar dan melakukan investigasi kasus penculikan atas dirinya. Namun sehubungan dengan orang tua kandungnya yang sudah berpisah ia harus melanjutkan hidupnya dengan tinggal di panti asuhan.

Cerpen 18
Menceritakan perjuangan Rimfa ditengah masa kritisnya pada saat terdampak pandemi. Sang suami, Iso terus setia mendampingi disisinya. Ia ingin menunda kepergian sang istri dengan memintanya menyebutkan bilangan Fabbonici.Namun, penuhnya fasilitas kesehatan menjadikan Rimfa tidak bisa ditangani dengan cepat. Pada saat itu, ia tahu bahwa hidupnya sudah tidak lama lagi.

Cerpen 19
Bercerita tentang maraknya wabah demam yang menyerang serentak. Obat-obatan menjadi langka, jika ada pun harganya melonjak berpuluh kali lipat. Beruntung Dal dapat membeli obat yang dibutuhkan Lam. Namun naasnya, virus itu ternyata tak memberi ampun dan menulari Dal.
Cerpen 20
Setelah berselang 40 tahun, Bar dan Rat kembali bertemu. Usia mereka sudah pasti tak lagi muda, namun kenangan dimasa remaja masih tersimpan dan sekarang menuntut untuk dibuka. Rat yang dulu diyakini Bar terlalu mengawang untuk dimiliki nyatanya itu hanya tak diberanikan saja oleh Bar untuk mengungkapkan perasaan cintanya. Apalah daya, terlambat memang selalu saja berbuahkan sesal.

Cerpen 21
Menceritakan tentang kecurigaan seorang suami mendapati istrinya menerima tamu melalui pintu belakang. Bermacam spekulasi bermunculan, utamanya kecurigaan sang istri selingkuh. Namun, apa yang dilakukan oleh si istri justru diluar dugaan. Istrinya hanya sedang belajar memasak dari seorang kawan. Demi menjaga perasaan si suami dan demi terlihat sempurna ia menutupi semuanya.

NB : Silakan pilih kesukaanmu.
Profile Image for Ika Putri.
65 reviews1 follower
April 26, 2023
4,8/5
Kelak kau akan tau bahwa tidak semua orang memiliki pilihan. Bagi beberapa orang, pilihan adalah kemewahan, dan kau memiliki kemewahan

Terdiri dari banyak cerpen dan all of them is amazing.
Favoriteku di cerpen ini sih yang "Tak ada donat kentang di bulan" disini aku amaze banget sama cara penulis menyambung-nyambungkan berbagai hal untuk "pengibataran". Kayak kok nemuu aja, also kesandung plotwist 2 kali kayak kaget ditengah cerita kok udah dikasih clue yang mentereng eh tapi endingnya...

"Lelaki yg kutemui kebanyakan jelmaan Joko Tarub, la mengendap-endap, mencuri selendang, lalu menjadikan bidadari yg ia temui sebagai makhluk bumi. la minta sang bidadari tinggal di rumahnya, memasak untuknya, bisa la tiduri kapan saja. la tak ingin menjadikan bidadari tetap menjadi bidadari. Bidadari seharusnya bisa terbang, tetapi Joko Tarub tak ingin bidadari terbang. Menyedihkan sekali, bukan? Tak ada yg salah dg perempuan yg rela menjadi bidadari yg didomestikasi seperti kucing asalkan dia bahagia."

Suka banget sama gaya penulisannya kak Sasti, dibanding buku pertama menurutku buku ini pesan tersirat dan isu-isu yang diangkat lebih dalem. Not only about Lgbt tapi juga tentang penculikan demonstran, patriarki, poligami, trauma pasca kelahiran, pemerkosaan, dan beberapa diantaranya adalah ttg how man treat woman in their relationship kayak perempuan yang dituntut sempurna, dikekang, harus serba bisa, nurut dll. So I think this book is more complicated than the first book. But still all is amazing.

"Tuhan menjanjikan surga bagi istri yg rela berbagi. Dan aku tahu, kamu wanita yg baik." Saya tidak menjawabnya karena tidak mampu. Bagaimana bisa saya menentang apa yg diizinkan Tuhan? Saya masih terdiam selama bermenit-menit yg terasa selamanya, dan ia pun menganggap itu sebagai persetujuan."

Meskipun begituu, karakteristik seorang Sasti Gotama tetep ada bangett selain gaya bahasa dan pemilihan diksi yang penuh perumpamaan, pesan pesan tersirat yang berlapis, dan plotwist-plotwist tak terduga yang bener bener bikin 😳😳 duarrr.
Profile Image for raafi.
928 reviews449 followers
July 21, 2024
Setelah mencicipi Mengapa Tuhan Menciptakan Kucing Hitam yang membuat saya tertarik pada polah manusia yang apa adanya, saya mencoba buku yang berisi 21 cerita pendek ini. Saya kembali dibuat terpukau dengan cerita-cerita yang disampaikan di dalamnya.
Profile Image for Amaya.
93 reviews5 followers
December 21, 2022
Cerita-cerita dalam B sangat menarik sekalipun sebagian besarnya diramu dari premis yang sederhana. Penulisnya piawai menjalin cerita dengan akhir yang mengejutkan. Saya bersorak gembira karena berhasil menebak akhir cerita berjudul "Pintu Belakang" (sebab di cerita-cerita lainnya sayalah yang selalu dibuat terkejut dengan pelintiran alurnya😁)

Cerita-cerita favorit saya antara lain:
1. Tak Ada Donat Kentang di Bulan--yang mengingatkan saya betapa kasih sayang sekalipun menyimpan bahaya;
2. Bawang--yang mengingatkan saya betapa cinta yang sempurna adalah cinta yang paling rapuh;
3. Jendela--yang menunjukkan pada saya betapa di hadapan cinta, manusia (dengan segala luka-lukanya) tetaplah yang terkuat;
4. Luz tak Ingin Pulang--yang menunjukkan pada saya bahwa sebagian orang lebih memilih dicintai sekalipun oleh orang yang salah dengan cara yang salah, ketimbang tidak dicintai sama sekali;
5. Sore Hari ketika Waktu Telah Pergi--yang mengingatkan saya bahwa kesendirian yang membebaskan selalu lebih baik dibanding cinta yang mengekang.

Cerita-cerita dalam B, sekalipun berangkat dari problem sehari-hari, sebagian di antaranya memuat isu yang besar dan penting hingga kontroversial sebagai latar konflik. Sebut saja, isu postpartum disorder pada cerpen "Tak Ada Donat Kentang di Bulan"; tragedi penculikan dan penghilangan paksa tahun '65 pada cerpen berjudul "Hiu"; isu LGBTQ pada cerpen "Kado" dan "B"; atau isu keagamaan yang memisahkan dua orang yang saling mengasihi pada cerpen "Sore Hari ketika Waktu Telah Pergi".

Sebagaimana semua cerita yang sudah kita baca, B juga berkisah tentang kasih sayang, kehilangan, kerinduan, kesepian, dan usaha-usaha untuk mempertahankan hal-hal yang dipercayai.

PS: Buku ini tersedia di iPusnas
Profile Image for Rahman.
165 reviews22 followers
October 23, 2024
Pengalaman kedua melahap karya-karya Sasti; penulis generasi baru yang karya-karyanya kufavoritkan. Buku kedua ini tentu lebih matang dari buku pertamanya. Hampir tak ada cerpen-cerpen yang tak kusukai, tapi yang kujadikan favorit:
1. Tak Ada Donat Kentang di Bulan
2. Ramai
3. Laut Tak Meminjam, Ia Mencuri
4. Ke Mana Antu-antu Pergi?
Profile Image for Meta Morfillah.
668 reviews23 followers
October 9, 2025
Judul: B
Penulis: Sasti Gotama
Penerbit: Diva Press
Dimensi: 180 hal, cetakan pertama 2022, edisi digital ipusnas
ISBN: 9786232936270

Buku kedua karya penulis, dengan isu sosial lebih beragam. Ada 21 cerita pendek. Dua yang paling membekas di benak saya, cerpen pertama berjudul "Tak ada donat kentang di bulan" dan tentu saja "B". Isu tentang wanita dan depresi pasca melahirkan serta lelaki yang berusaha meredam nafsu predatornya setelah disodomi ayah tiri. Di cerpen "B", saya haru, bahwa sedikit saja keyakinan akan kebaikan seseorang/pujian bisa meneguhkannya dari jurang kemaksiatan besar. Yuk, latih memuji dengan tepat!

Rasanya kali ini, keseruan cerpen sudah diurut dari awal hingga akhir. Sebab saat saya terpukau lebih dari setengah buku, menjelang ending, ceritanya mulai biasa saja dan isu yang diangkat jadi kurang tajam. Pengayaan isu yang baru ditulis di buku ini seperti perusakan hutan oleh orang kota di cerpen "Ke mana Antu-antu pergi?", juga wabah covid di cerpen "Rindang sedang menunggu" dan "Fibonacci". Sisanya masih menitikberatkan pada isu patriarki, kedudukan wanita setelah menikah.

Kelebihan penulis yang paling saya sukai adalah pemilihan diksinya yang tidak vulgar meski menjelaskan sesuatu yang mungkin vulgar. Bisa jadi, bila tidak memahami, Anda tidak menangkap maksudnya. Juga keunikan nama tokohnya yang kebanyakan terdiri dari 3 huruf.

Cocok dibaca bagi yang suka kumcer dengan ragam isu sosial dan memiliki plot twist di ending.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#1hari1tulisan #bookstagram #oneweekonebook #resensibuku #reviewbuku #bacabuku
#kubusetengahtujuh #komunitasbukuseru #jagoankomplek_oktober #b #sastigotama #metamorfillah #fiksi
Profile Image for Nuhanuu.
9 reviews
November 1, 2024
Kalau kita mengacu ke makna 'jatuh cinta pada pandangan pertama', mungkin emang itu yang aku rasain setelah baca B karya Kak Sasti Gotama.

Berisi 21 cerpen, buku ini termasuk ke dalam kumpulan cerita pendek (kumcer). Mulai dari "Tidak Ada Donat Kentang di Bulan" sampai "Pintu Belakang", Kak Sasti bener-bener punya cara yang unik dan khas dalam menuangkan kisah-kisahnya. Beberapa diksi dan caranya menggambarkan sesuatu terkadang tuh ngingetin aku sama kumcernya Leila S. Chudori atau penulis yang seangkatan dengan beliau. Nyastra bangeeet, tapi aku suka bangeeet!

Beberapa cerita bahkan plot twistnya sedikit enggak ketebak. Penokohannya kuat sampai-sampai aku terjebak dan percaya gitu aja sama apa yang tokoh utama tiap cerita tuturkan. Padahal, kita semua tau, belum tentu yang tokoh itu tuturkan adalah hal yang sebenarnya terjadi. Bisa saja false believe mereka lagi bekerja untuk menarik simpati pembaca, kan? 🤣

Mungkin untuk sebagian orang, jalinan kalimat yang penulis rajut akan sedikit sulit dipahami. Selain karena pilihan diksinya yang tidak biasa, beberapa cerita digambarkan tidak secara jernih, sehingga pembaca harus bisa menangkap makna yang sebenarnya dari rangkaian kalimat yang tersaji.

Dari 21 kisah yang tersaji, buatku semuanya menyenangkan untuk dibaca. Rasanya unik, penuh dengan semangat dan idealisme penulis, sehingga karya-karya yang tersaji terasa hidup. Sukses sekali membawaku hanyut, menebak-nebak, dan berpikir di saat yang bersamaan 🤣
96 reviews1 follower
May 4, 2024
Lapisan identitas dan kompleksitas emosi karakter di tiap cerita patut diapresiasi. Ironisnya, aku kurang ‘nyantol’ dengan cerpen yang jadi tajuk bukunya. Pahit manis kisah yang dituangkan dengan energi yang macam-macam, membuatnya hidup.

Tiga cerpen favoritku: Kisah Kriminal Paling Memilukan, Sempurna, dan Pintu Belakang.
Profile Image for Laven.
347 reviews15 followers
March 16, 2023
"... Lagipula, Tuhan menjanjikan surga bagi istri yang rela berbagi. Dan aku tahu, kamu wanita yang baik."

Dari penggalan kalimat itu, rasanya sudah dapat menggambarkan kumpulan cerita dalam buku ini. Seperti membaca kisah mengenai orang-orang yang sakit dan 'sakit'.
Profile Image for Dea Evani A.
138 reviews3 followers
July 7, 2023
Penulisannya indah banget. Untuk cerita dengan plot sederhana, selalu ada shock factor menuju akhir cerita. Jujur gak kuat buat ngelanjutin ke cerita berikutnya karena sebagian besar cerita kerasa REAL banget.
Profile Image for Feiren.
57 reviews
October 30, 2024
Kumpulan cerpen paling berkesan untuk bulan ini, karena cerita yang mengangkat isu sederhana dikemas dengan gaya cerita yang unik. Meski banyak kiasan dalam seluruh cerpennya, tetapi masih bisa dipahami dengan baik. Selain itu, kisah yang disediakan juga berwarna dan tidak hanya soal isu itu saja.
Profile Image for Rara.
13 reviews2 followers
September 15, 2023
Cerpen favorit : Ceritakan Mimpi-Mimpimu kepada Freud, Fibonacci, dan Sore Hari ketika Waktu Telah Pergi.
Profile Image for Angelina Enny.
Author 12 books8 followers
February 27, 2024
Cerita-ceritanya sungguh menarik dan kaya, menelaah ke kejiwaan para tokohnya secara mendalam.
Profile Image for linath.
83 reviews20 followers
April 30, 2024
Berisi kumpulan cerita pendek. Penggunaan kata dan kalimat yang sangat apik membentuk paragraf yang baik.

Cerita dan latar yang beragam, meski begitu tetap membekas diingatan.
7 reviews
May 12, 2024
Sebagai buku Sasti Gotama pertama yang dibaca sebagai pemula, awal-awal saya butuh duduk sebentar mencerna tiap ceritanya 😭.
Profile Image for isa.
19 reviews3 followers
August 5, 2023
This is peak literature.

I really, really love how Gotama delivers all the narrations. I mean, who else has such an idea to write “…sesungguhnya Ninlah yang membuat hatinya mengembang seperti roti kebanyakan ragi.”, “Seharusnya ia sadar bahwa ia bukan metadon. Ia heroin dalam bentuk lain. Sialnya, aku kecanduan tanpa punya penangkal.” OR “Kini tirai sudah terbuka sepenuhnya, dan milyaran gelombang foton membedaki mata Rimfa tanpa ampun.” ???? I MEAN, THAT’S GENIUS. Metafora superdetail; menyandingkan dengan detail-detail yang terbilang remeh, tetapi tetap masuk akal. Her writing is surely my type.

B, berisi total 21 kumpulan cerita yang mengangkut isu dan kritik sosial— juga politik. Seluruhnya disajikan dengan sederhana sekaligus presisi. Eksekusi ceritanya tersusun jelas dan sempurna. It must be challenging to write one-shot stories with limited characters, but she executes it excellently. Besides, I can’t even tell my favorite story… I like them all equally. In conclusion, B is definitely a must read book. I highly recommend it!
Profile Image for Heru Prasetio.
210 reviews2 followers
September 4, 2025
Buku B: Kumpulan Cerita adalah antologi cerpen yang tajam, reflektif, dan berani menyentuh isu-isu sensitif. Sasti Gotama menunjukkan keahliannya dalam menggabungkan latar medis (sebagai dokter), metafora puitis, dan konflik sosial nyata—semua dibungkus dalam narasi satu-shot yang beresonansi kuat dengan pembaca. Buku yang menarik untuk dibaca.
Displaying 1 - 17 of 17 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.