Cerita kedua dari New York series ini menurutku berat banget😂 di akhir cerita pertama udah nebak-nebak, siapa sosok yang muncul di kerumunan saat pemberkatan pernikahan selesai. Karakter yang ku kira bakal happy ending taunya amblas malah berubah 180°🤯 ditambah konflik kerajaan makin memanas, belum lagi antek-antek kekaisaran yang lalu, hubungan Leo dan Mama yang belum bisa dikatakan membaik. Forest dengan segala pemikiran liarnya dan aksi nekatnya yang bikin tegang. Dan hari-hari patah hati yang sesuai dengan karakter Cecil dan cerita Angstnya. DUH. Sejujurnya baca nqais ini drains your energy so be prepared.
Aku cukup puas, malah dibilang puas sih sama akhirnya. Ketika Leo dan Forest bertemu lagi di Museum untuk berkenalan secara baik seperti yang Leo harapkan.
Kesimpulan, cerita ini gak akan membuat kamu kecewa dan mikir “ah mending berhenti di buku pertama aja!” ataupun membuat kamu bahagia “akhirnya mereka bersatu!”. Cerita ini ada ditengah-tengah, dengan ending yang sebenernya bisa jadi opening untuk kisah selanjutnya. Pendapatku pribadi, lebih baik series ini berakhir di nqais aja. Kebahagiaan Leo dan Forest setelahnya cukup berkembang di pikiran dan hati pembaca tapi aku sadar motto Cecil “i don’t make perfect characters” jadi i’m counting on you for the next book ce🤞🏻
This entire review has been hidden because of spoilers.
with this book, i can feed my hunger of angst and the same time learn about life✋ i think cecil wants to emphasize where as a person you should be comfortable in your own skin then you will bloom and grow much greater than you can imagine. surely its not easy but the only person that can change you is you. i love how cecil translated that journey into each character esp forest. if you are also in the same path of feeling unworthy and need some (light) awakening, this book is for you. the humors also my cup of tea LOL sneaky, cheeky, somehow weird but still acceptable. some of the scenes i think a bit „dipaksa“ tho but all in all still a good read for me
I like it more than the first book. I like how people called Leopold, Raden Mas, i like the conversation between Forest and Gia about 5 tanda pria sedang jatuh cinta, even though it was heartbreaking, i like when Forest said “Berikan aku memiliki kesempatan untuk mencintaimu dengan benar di hidup ini.” And i LOVE the ending, mungkin beberapa orang bakal gak suka, but I always liked these kind of endings, you never know what’s next, but you’re excited for it. Another good book from Ce! ⭐️⭐️⭐️⭐️
This entire review has been hidden because of spoilers.
Layout-nya sangat rapi, khas Ce Cecil banget. Klasik dan rapi-nya tuh elegan gitu (ngerti gak 🤣). Font-nya aku suka banget (kayanya Californian FB vibes gitu, tapi Ce Cicil punya cara kreatif untuk membangun layout-nya sendiri) yang ngasih kesan royalcore vibes gitu. Dan karena ceritanya tentang kekaisaran Rusia di era modern, pasti vibes-nya akan dibuat sedemikian rupa.
Plot twistnya sangat unik. Belum pernah aku baca novel dengan twist kerajaan Indonesia (walau Ttagiantabiantara itu fiksi) yang ujungnya jadi ada kaitan sama Rusia. Jembatannya adalah di orang tua si Leopold inilah—Arviana Agnibrata yang menikahi Derek Romanov. Awalnya aku ga nyangka banget odd combination tetapi masuk-masuk aja. Malah unik! Ce Cecil emang jago sambung-menyambung twist nih yang aku paling salut!🤎🤎
Setiap kali baca NQAIS, aku selalu ingat "The Swan" dari Claude Debussy sebagai perwakilan jika karakter Forest Shahbat dijadikan musik klasik. Sedangkan kalau Leopold Romanov, "Nocturne no. 1 in B Flat Minor Op. 9 no. 1" dari Chopin🎹
Aku sangat rekomen buat kalian yang suka novel dengan nuansa royalcore Rusia yang kuat tapi tetap arif lokal.
Namun kelemahannya karena buku Cecillia Wang kebanyakan series dan merupakan sequential story (cerita yang beranak-pinak), ditambah pula akses pada pembelian buku sebelumnya sangat kecil atau hampir tidak mungkin dilakukan (ingat, dia eksklusif!), mungkin kalian akan kesulitan untuk memahami karakter tambahan yang ada disebut di buku ini, karena beberapa dari mereka datang dari seri yang berbeda namun berkaitan.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Buku kedua dari Mr. Fitzwilliam Darcy? I'm Your Elizabeth Bennet ini menurut aku masih sama seperti buku pertama ya, excellent. Karakter pemeran utama pria di dalam buku kedua ini di gambarkan semakin baik and the ending is quite clear and beautiful.